Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MUAMALAH ( HK KEPERDATAAN) OLEH AUNUR ROHIM FAQIH, SH., M.Hum.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MUAMALAH ( HK KEPERDATAAN) OLEH AUNUR ROHIM FAQIH, SH., M.Hum."— Transcript presentasi:

1 1 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MUAMALAH ( HK KEPERDATAAN) OLEH AUNUR ROHIM FAQIH, SH., M.Hum.

2 2 HUKUM MUAMALAH Bobot : 2 SKS. Tujuannya: Agar Mhs Memahami nilai, konsep Hukum keperdataan dalam islam Pokok Bahasan Pokok Bahasan 1. Pengantar hk Muamalah 1. Pengantar hk Muamalah A. Pengertian hukum Muamalah A. Pengertian hukum Muamalah B. Kedudukan Hukum Muamalah dlm Islam B. Kedudukan Hukum Muamalah dlm Islam C. sumber hukum Muamalah C. sumber hukum Muamalah D. Prinsip hukum Muamalah D. Prinsip hukum Muamalah E. Obyek hukum Muamalah E. Obyek hukum Muamalah 2. hak dan Pendukungnya 2. hak dan Pendukungnya A. Perbedaan hak dan kewajiban A. Perbedaan hak dan kewajiban B. Macam-macam hak B. Macam-macam hak C. Pewarisan hak C. Pewarisan hak D. Pendukung hak D. Pendukung hak E. Penghalang kecakapan E. Penghalang kecakapan

3 3 3. Benda dan Milik 3. Benda dan Milik A. Pengertian benda A. Pengertian benda B. macam-macam benda B. macam-macam benda C. Pengertian milik C. Pengertian milik D. Macam benda ditinjau dari pemilikannya D. Macam benda ditinjau dari pemilikannya E. Macam Milik E. Macam Milik f. Cara memperoleh Milik Sempurna f. Cara memperoleh Milik Sempurna 4. Akad (Hukum Perjanjian dalam Islam) 4. Akad (Hukum Perjanjian dalam Islam) A. Pengertian Akad A. Pengertian Akad B. Asas dalam akad B. Asas dalam akad C. Rukun/ unsur Akad C. Rukun/ unsur Akad D. Syarat sahnya Akad D. Syarat sahnya Akad E. Sighat akad E. Sighat akad F. Keinginan sepihak dlm akad F. Keinginan sepihak dlm akad G. Cacatnya dalam akad G. Cacatnya dalam akad H. Berakhirnya akad H. Berakhirnya akad

4 4 5. Macam-macam akad dan khiyar 5. Macam-macam akad dan khiyar A. macam-macam akad A. macam-macam akad B. Pengertian khiyar B. Pengertian khiyar C. Macam –macam khiyar C. Macam –macam khiyar 6. Hukum Bisnis syariah 6. Hukum Bisnis syariah A. Pengertian hukum bisnis syariah A. Pengertian hukum bisnis syariah B. Syarat dan rukun hk bisnis syariah B. Syarat dan rukun hk bisnis syariah C. macam-macam hukum bisnis syariah C. macam-macam hukum bisnis syariah D. Penyelesaian sengketa bisnis D. Penyelesaian sengketa bisnis syariah syariah

5 5 DAFTAR PUSTAKA Abdul Kadir Muhammad, Pengantar Hukum Perusahaan di Indonesia, 1995, Citra Aditya Bakti Abdul Kadir Muhammad, Pengantar Hukum Perusahaan di Indonesia, 1995, Citra Aditya Bakti Abdul Wahab Khalaf, Tarikh Al-Tassyri’ Al-Islami, Kairo, 1988 Abdul Wahab Khalaf, Tarikh Al-Tassyri’ Al-Islami, Kairo, 1988 A. Qadri Azizi, Hukum Nasional, Eklektisisme Hukum Islam dan Hukum Umum, 2004, Penerbit Teraju A. Qadri Azizi, Hukum Nasional, Eklektisisme Hukum Islam dan Hukum Umum, 2004, Penerbit Teraju ______________, Reformasi Bermashat, 2003, Teraju ______________, Reformasi Bermashat, 2003, Teraju Abdurrauf, Al-quran dan Ilmu Hukum Abdurrauf, Al-quran dan Ilmu Hukum A.Azhar Basyir, Prinsip-prinsip Hukum Muamalah A.Azhar Basyir, Prinsip-prinsip Hukum Muamalah , Refleksi Atas Persoalan Keislaman, 1993, Mizan , Refleksi Atas Persoalan Keislaman, 1993, Mizan _____________, Hukum Islam tentang Wakaf Ijarah Syirkah, 1987, Al Ma’arif _____________, Hukum Islam tentang Wakaf Ijarah Syirkah, 1987, Al Ma’arif , Riba, Utang-piutang, Gadai, 1987, al-,ma’arif , Riba, Utang-piutang, Gadai, 1987, al-,ma’arif Anisa’, Perlindungan Kepentingan kriditur dan Debitu dalam hukum Kepailitan di Indonesia Anisa’, Perlindungan Kepentingan kriditur dan Debitu dalam hukum Kepailitan di Indonesia Ascarya, Akad & Produk Bank Syariah, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2007 Ascarya, Akad & Produk Bank Syariah, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta, 2007 Bustanul Arifin, Pelembagaan Hukum Islam di Indonesia, 1996, Gema Insani Bustanul Arifin, Pelembagaan Hukum Islam di Indonesia, 1996, Gema Insani Hasbi AsH-Shidqy, Fiqh Muamalah Hasbi AsH-Shidqy, Fiqh Muamalah

6 6 Himpunan Fatwa Dewan Syariah Nasional Himpunan Fatwa Dewan Syariah Nasional Khairuman Pasaribu, Hukum Perjanjian Islam Khairuman Pasaribu, Hukum Perjanjian Islam Liquat Ali Khan Niazi, Islamic Contracts Liquat Ali Khan Niazi, Islamic Contracts Mahmud SYaltut, Al- Fatwa, Mesir, Darul Qalam Mahmud SYaltut, Al- Fatwa, Mesir, Darul Qalam Masyfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyyah, 1989 Masyfuk Zuhdi, Masailul Fiqhiyyah, 1989 Muhammad Ismail Yusanto, Menggagas Bisnis Islam, Gema Insani, 2002 Muhammad Ismail Yusanto, Menggagas Bisnis Islam, Gema Insani, 2002 Mohammad Daud Ali, 1993, Hukum Islam, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum di Indonesia, cet.5, Jakarta:PT Radja Grafindo Persada, 2007 Mohammad Daud Ali, 1993, Hukum Islam, Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum di Indonesia, cet.5, Jakarta:PT Radja Grafindo Persada, 2007 Purwasucipto, Pengertian Pokok Hukum Dagang, 1985, Jambatan Purwasucipto, Pengertian Pokok Hukum Dagang, 1985, Jambatan Radney Wilson, Islamic Business Theory & Practice, 1985, London Radney Wilson, Islamic Business Theory & Practice, 1985, London Sayis Sabiq, Fiqus Sunnah Sayis Sabiq, Fiqus Sunnah Samsul Anwar, Hukum Perjanjian Syariah Samsul Anwar, Hukum Perjanjian Syariah , Studi Islam kontemporer, , Studi Islam kontemporer, 2006

7 7 Tim Konsultan, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ( KHES), Bandung Tim Konsultan, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ( KHES), Bandung Wiroso, jual beli Murbahah, UII Press,2005 Wiroso, jual beli Murbahah, UII Press,2005 Tim Konsultan, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ( KHES), Bandung Tim Konsultan, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah ( KHES), Bandung Wahbah Zuhaili, Al- Fiqhul Islam wa Adillatuhu Wahbah Zuhaili, Al- Fiqhul Islam wa Adillatuhu Yuhaya Supraja, Filsafat Hukum Islam, 1993, Gunung Agung Yuhaya Supraja, Filsafat Hukum Islam, 1993, Gunung Agung

8 8 A. Pengertian hukum Muamalah B. Kedudukan Hukum Muamalah dlm Islam C. sumber hukum Muamalah D. Prinsip hukum Muamalah E. Obyek hukum Muamalah

9 9 Muamalah: Pergaulan hidup tempat setiap org melakukan perbuatan dlm hubungannya dengan org lain yg melahirkan hak dan kewajiban. Muamalah: Pergaulan hidup tempat setiap org melakukan perbuatan dlm hubungannya dengan org lain yg melahirkan hak dan kewajiban. Setiap org mempunyai hak yg wajib selalu diperhatikan org lain dan pada waktu yg sama memikul kewajiban yg hrs ditunaikan terhadap org lain Setiap org mempunyai hak yg wajib selalu diperhatikan org lain dan pada waktu yg sama memikul kewajiban yg hrs ditunaikan terhadap org lain Hk muamalah:Kaiadah-kaiadah hukum yg mengatur hubungan hak dan kewajiban dlm hidup bermasyarakat. Kaidah tersebut dimaksudkan guna menghindari terjadinya bentrokan antara berbagai kepentingan Hk muamalah:Kaiadah-kaiadah hukum yg mengatur hubungan hak dan kewajiban dlm hidup bermasyarakat. Kaidah tersebut dimaksudkan guna menghindari terjadinya bentrokan antara berbagai kepentingan Dalam kajian ini hk muamalah hanya membatasi aspek- aspek keperdataan yg menyangkut perihal org dan badan hukum, kebendaan, perikatan dn perdagangan serta ekonomi Islam Dalam kajian ini hk muamalah hanya membatasi aspek- aspek keperdataan yg menyangkut perihal org dan badan hukum, kebendaan, perikatan dn perdagangan serta ekonomi Islam DEFINISI MUAMALAH

10 10 Muamalah dengan pengertian pergaulan hidup tempat setiap orang melakukan perbuatan dlm hub dengan org lain merupakan bagian terbesar dlm hidup manusia. Oleh krn Islam menempatkan bidang muamalah sangat penting, hingga hadis Nabi mengajarkan “agama adalah muamalah” Muamalah dengan pengertian pergaulan hidup tempat setiap orang melakukan perbuatan dlm hub dengan org lain merupakan bagian terbesar dlm hidup manusia. Oleh krn Islam menempatkan bidang muamalah sangat penting, hingga hadis Nabi mengajarkan “agama adalah muamalah” Meskipun muamalah langsung menyangkut pergaulan hidup yg bersifat duniawi, namun nilai-nilai Islam tdk dpt dipisahkan, sebab pergaulan hidup duniawi mempunyai akibat ukhrawi kelak. Perhatikan ahkamul khamsah Meskipun muamalah langsung menyangkut pergaulan hidup yg bersifat duniawi, namun nilai-nilai Islam tdk dpt dipisahkan, sebab pergaulan hidup duniawi mempunyai akibat ukhrawi kelak. Perhatikan ahkamul khamsah Kudukunan muamalah dalam hukum sangat penting, ini dikarenakan setiap hubungan hukum yg dilakukan antar subyek hukum akan menimbulkan hak dan kewajiban, dan unt menghindari perselisihan maka mumalahnya harus melandaskan prinsip-prinsip syariah yg telah ditetapkan dalam nash ( qur’an, Hadist dan Ijtihad) Kudukunan muamalah dalam hukum sangat penting, ini dikarenakan setiap hubungan hukum yg dilakukan antar subyek hukum akan menimbulkan hak dan kewajiban, dan unt menghindari perselisihan maka mumalahnya harus melandaskan prinsip-prinsip syariah yg telah ditetapkan dalam nash ( qur’an, Hadist dan Ijtihad) Hukum Islam dalam memberikan aturan-aturan muamalah bersifat amat longgar guna memberikan kesempatan perkembangan kebutuhan hidup manusia. Akan tetapi kelonggaran itu jangan mengakibatkan kerusakan Hukum Islam dalam memberikan aturan-aturan muamalah bersifat amat longgar guna memberikan kesempatan perkembangan kebutuhan hidup manusia. Akan tetapi kelonggaran itu jangan mengakibatkan kerusakan KEDUDUKAN MUAMALAH DLM HK ISLAM

11 11 SUMBER HK MUAMALAH AL-QUR’AN AL-HADIS AL-IJTIHAD AL-QANUN/ PER-UU ALAM SEMESTA MANUSIABUMI- LANGIT

12 12 P PRINSIP MUBAH RINSIP SUKARELA RINSIP MENDATANGKAN MANFAAT DAN MENGHINDARI MADHARAT RNSIP KEADILAN, MENGHINDARI UNSUR PENGANIAYAAN, PENGAMBILAN KESEMPATAN DLM KESEMPITAN T TA’AWUN

13 13 PRINSIP-PRINSIP UMUM HUKUM ISLAM Prinsip Tauhid : Lihat Q 3: 64. 5: 44,45, : 60 Prinsip Tauhid : Lihat Q 3: 64. 5: 44,45, : 60 2: 185, 186, 2: 185, 186, Keadilan ( al ’adalah): Lihat Q.7:29;16:90;42:15. Keadilan ( al ’adalah): Lihat Q.7:29;16:90;42:15. 5:8-9. 3:17;2:177;23:8;5:1 42 :17 dan 57: 25. 5:8.6: 52, 5:8-9. 3:17;2:177;23:8;5:1 42 :17 dan 57: 25. 5:8.6: 52, Amar ma’ruf nahi munkar: lihat Q 3: 110 Amar ma’ruf nahi munkar: lihat Q 3: 110 Kebebasan/kemerdekaan (Al-Hurruriyah), : Kebebasan/kemerdekaan (Al-Hurruriyah), : Lihat Q:2:256., 2:256; 5:1;15:29;30:30;95:4;33:72 Lihat Q:2:256., 2:256; 5:1;15:29;30:30;95:4;33:72 Persamaan atau egalite (al- musawah) : Lihat Q.S. 49:13. 17:70 Persamaan atau egalite (al- musawah) : Lihat Q.S. 49:13. 17:70 Tolong menolong (al- ta’awun), : Lihat Q:5:2,. 48:9 Tolong menolong (al- ta’awun), : Lihat Q:5:2,. 48:9 Toleransi ( tasamuh) : Lihat Q: 60: 8-9 Toleransi ( tasamuh) : Lihat Q: 60: 8-9 Prinsip Musyawarah (al-syura): Lihat Q:3:159, al- syura 38 Prinsip Musyawarah (al-syura): Lihat Q:3:159, al- syura 38 Suka rela (‘An- taraadlin/ Al-Ridha) : Lihat Q. 4:29 Suka rela (‘An- taraadlin/ Al-Ridha) : Lihat Q. 4:29 Tertulis (Al-Kitabah), : Lihat Q 2: Tertulis (Al-Kitabah), : Lihat Q 2: Kejujuran dan Kebenaran (As-shidq) : Lihat Q.3:95, 33:70 Kejujuran dan Kebenaran (As-shidq) : Lihat Q.3:95, 33:70

14 14 QAWAIDUL FIQHIYYAH al- tahshiil wa al- ibqaa’ : Mencapai kebahagian hidup dan Mencapai kebahagian hidup danmempertahankannya jalb al- mashaalih wa daf- al mafaasid : Mengambil maslahah serta sekaligus mencegah kerusakan Al-Umuru bi maqa shidiha: Segala pekerjaan berkaitan dengan niatnya/tujuannya niatnya/tujuannya Al- ’Adatu al- Muhakkamah: Al- ’Adatu al- Muhakkamah: Adat istiadat dikokohkan Adat istiadat dikokohkan

15 15 PKPA FH. UII QAWAIDUL FIQHIYYAH Al ashlu fil muamalati wal’uquud ash shihhah,hattaa yaquuma Al ashlu fil muamalati wal’uquud ash shihhah,hattaa yaquuma daliilun ‘alaa tahrim wal buthlan. daliilun ‘alaa tahrim wal buthlan. ” Artinya hukum asal dari muamalah & perjanjian adalah sah ” Artinya hukum asal dari muamalah & perjanjian adalah sah sampai datangnya argumen yg Mengharamkan/ membatalkan sampai datangnya argumen yg Mengharamkan/ membatalkan Taghayurul ahkam bi taghayuril azminati wal amkinati Taghayurul ahkam bi taghayuril azminati wal amkinati wal ahwali ( hukum itu bisa berubah sesuai dg perubahan wal ahwali ( hukum itu bisa berubah sesuai dg perubahan zaman,tempat dan keadaan) zaman,tempat dan keadaan) al hukmu yaduru ma’a illatihi wujudan wa ‘adaman (hk itu al hukmu yaduru ma’a illatihi wujudan wa ‘adaman (hk itu berputar bersama illatnya baik ada maupun tiadanya hukum berputar bersama illatnya baik ada maupun tiadanya hukum Al-muhafazhah ‘ala al-qadim as-sahih wa al-akhzu Al-muhafazhah ‘ala al-qadim as-sahih wa al-akhzu bi al- jadid al-aslah bi al- jadid al-aslah memelihara yg lama yg baik, dan mengambil yg baru yg lebih baik memelihara yg lama yg baik, dan mengambil yg baru yg lebih baik

16 16 PKPA FH. UII QAWAIDUL FIQHIYYAH I’tibaru al- masahalih wa dar’u al- mafasid I’tibaru al- masahalih wa dar’u al- mafasid ” mengambil kemaslahatan dan mencegah kerusakan” ” mengambil kemaslahatan dan mencegah kerusakan” Menurut Izzuddin Abdissalam (wafat 660H) ulama besar Menurut Izzuddin Abdissalam (wafat 660H) ulama besar qawaidul fiqh dlm buku abdullah bin said Muhammad abadi qawaidul fiqh dlm buku abdullah bin said Muhammad abadi Al-luhajji, idhah Qawaid Fuqh, Al-luhajji, idhah Qawaid Fuqh, Tasharruful imam ‘ala ar-ra’iyyah manuthun bi al- mashlahah Tasharruful imam ‘ala ar-ra’iyyah manuthun bi al- mashlahah Kebijakan penguasa atas rakyatnya bergantung kepada Kebijakan penguasa atas rakyatnya bergantung kepada Kemaslahatan Kaidah ini bisa dipakai dalam pengambilan kebijakan namun Kaidah ini bisa dipakai dalam pengambilan kebijakan namun Tantangan yang besar adalah unt mencari kemaslahatan yg Tantangan yang besar adalah unt mencari kemaslahatan yg Hakiki (al- maslahah al- muhaqqaqah) Hakiki (al- maslahah al- muhaqqaqah) Al-muhafazhah ‘ala al-qadim as-sahih wa al-akhzu Al-muhafazhah ‘ala al-qadim as-sahih wa al-akhzu bi al- jadid al-aslah bi al- jadid al-aslah memelihara yg lama yg baik, dan mengambil yg baru yg lebih baik memelihara yg lama yg baik, dan mengambil yg baru yg lebih baik

17 17 ASAS-ASAS MUAMALAH HK YG MENGATUR HUB ANTARA PERORANGAN ATAU PIHAK YG MENYANGKUT HARTA ASAS TABA DULUL MANA FI ATAU AT-TA’AWUN/MU’AWANAH: memberikan keuntungan manfaat bersama, menciptakan kerjasama, memenuhi keperluan dalam rangka kesejahteraan bersama ASAS TABA DULUL MANA FI ATAU AT-TA’AWUN/MU’AWANAH: memberikan keuntungan manfaat bersama, menciptakan kerjasama, memenuhi keperluan dalam rangka kesejahteraan bersama ASAS PEMERATAAN. Adalah penerapan prinsip keadilan yang menghendaki agar harta itu tidak hanya dikuasai oleh segelincir org ( al- Hasyr 7) ASAS PEMERATAAN. Adalah penerapan prinsip keadilan yang menghendaki agar harta itu tidak hanya dikuasai oleh segelincir org ( al- Hasyr 7) ASAS ’AN TARA DIN ATAU SUKA SAMA SUKA. Lihat q 4:29, al- an’am 152, 2: 282. ASAS ’AN TARA DIN ATAU SUKA SAMA SUKA. Lihat q 4:29, al- an’am 152, 2: 282. ASAS ’ADAMUL GURAR. Tipu daya atau sesuatu yg menyebabkan salah satu pihak dirugikan ASAS ’ADAMUL GURAR. Tipu daya atau sesuatu yg menyebabkan salah satu pihak dirugikan ASAS AL-BIR WA AL- TAQWA. Saling menolong atas dasar kebajikan dan ketaqwaan ASAS AL-BIR WA AL- TAQWA. Saling menolong atas dasar kebajikan dan ketaqwaan ASAS MUSYARAKAH. Kerjasama antar pihak yg saling menguntungkan ASAS MUSYARAKAH. Kerjasama antar pihak yg saling menguntungkan

18 18 OBYEK HUKUM MUAMALAH HAK DAN PENDUKUNGNNYA HUKUM BENDA & MILIK ATAS BENDA HUKUMPERIKATAN MASALAH2KONTEMPORER DLM HUB KEPERDATAAN & PERDAGANGAN

19 19 A. Perbedaan hak & kewajiban B. Macam-macam hak C. Pewarisan hak D. Pendukung hak E. Penghalang kecakapan

20 20 MUAMALAH MEMBERIKAN KETENTUAN2 MUAMALAH MEMBERIKAN KETENTUAN2 TENTANG HAK DAN KEWAJIBAN TENTANG HAK DAN KEWAJIBAN HAK DAN KEWAJIBAN DUA SISI DARI SUATU HAL HAK DAN KEWAJIBAN DUA SISI DARI SUATU HAL HAK ADALAH KEPENTINGAN YG ADA PD PERORANGAN ATAU MASY ATAU PADA KEDUANYA YG DIAKUI SYARA’ HAK ADALAH KEPENTINGAN YG ADA PD PERORANGAN ATAU MASY ATAU PADA KEDUANYA YG DIAKUI SYARA’ BERHADAPAN DG HAK SESEORNG TERDAPAT KEWAJIBAN ORG LAIN BERHADAPAN DG HAK SESEORNG TERDAPAT KEWAJIBAN ORG LAIN HAK & KEWAJIBAN

21 21 HAQULLAH: BERTUJUAN UNT KEMANFAAT UMUM, HAL INI UNT MENUNJUKKAN BETAPA PENTINGNYA. MESKIPUN HASILNYA HANYA DINIKMATI ORNG TERTENTU. HAQULLAH: BERTUJUAN UNT KEMANFAAT UMUM, HAL INI UNT MENUNJUKKAN BETAPA PENTINGNYA. MESKIPUN HASILNYA HANYA DINIKMATI ORNG TERTENTU. ATAU PERINTAH DAN LARANGANNYA, TDK DPT DIGUGURKAN MANUSIA. TUJUANNYA UNT KEBAIKAN DLM HIDUP MASYARAKAT ATAU PERINTAH DAN LARANGANNYA, TDK DPT DIGUGURKAN MANUSIA. TUJUANNYA UNT KEBAIKAN DLM HIDUP MASYARAKAT HAQUN-NAS: SEGALA HAL YG BERHUB KEPENTINGAN SESEORG, YG TDK SECARA LANGSUNG MENYANGKUT KEPENTINGAN MASY. HAK INI DPT DIGUGURKAN OLEH MANUSIA SENDIRI HAQUN-NAS: SEGALA HAL YG BERHUB KEPENTINGAN SESEORG, YG TDK SECARA LANGSUNG MENYANGKUT KEPENTINGAN MASY. HAK INI DPT DIGUGURKAN OLEH MANUSIA SENDIRI HAQU HUMA ( HAQULLAH + HAQUN-NAS): HAK GABUNGAN, MEMILIKI DUA KEMUNGKINAN. 1. HAK ALLAH LEBIH MENONJOL DARI PD HAK MANUSI (CONT: HUKUMAN MENUDUH ZINA TANPA BUKTI YG CUKUP)). 2. HAK MANUSIA LEBIH MENONJOL DARI HAK ALLAH (CONT: QISHAS DALAM PEMBUNUHAN DAN PENGANIAYAAN SECARA SENGAJA) HAQU HUMA ( HAQULLAH + HAQUN-NAS): HAK GABUNGAN, MEMILIKI DUA KEMUNGKINAN. 1. HAK ALLAH LEBIH MENONJOL DARI PD HAK MANUSI (CONT: HUKUMAN MENUDUH ZINA TANPA BUKTI YG CUKUP)). 2. HAK MANUSIA LEBIH MENONJOL DARI HAK ALLAH (CONT: QISHAS DALAM PEMBUNUHAN DAN PENGANIAYAAN SECARA SENGAJA) MACAM-MACAM HAK

22 22 HAK KEBENDAAN ADALAH HAK YG LANGSUNG MENYANGKUT BENDA, SEPERTI HAK NAFKAH ISTRI DARI SUAMINYA. HAK PENJUAL MENERIMA HARGA PENJUALAN HAK KEBENDAAN ADALAH HAK YG LANGSUNG MENYANGKUT BENDA, SEPERTI HAK NAFKAH ISTRI DARI SUAMINYA. HAK PENJUAL MENERIMA HARGA PENJUALAN HAK BUKAN KEBENDAAN ADALAH HAK YNG TIDAK MENYANGKUT BENDA. SEPERTI HAK MINTA CERAI BAGI ISTRI, PERWALIAN, HAK MENGASUH ANAK DIBWH UMUR BAGI IBU HAK BUKAN KEBENDAAN ADALAH HAK YNG TIDAK MENYANGKUT BENDA. SEPERTI HAK MINTA CERAI BAGI ISTRI, PERWALIAN, HAK MENGASUH ANAK DIBWH UMUR BAGI IBU HAK KEBENDAAN & BUKAN KEBENDAAN

23 23 HAK TERBATAS: HAK YG TETAP MENJADI BEBAN DAN UTANG ATAS ORG MUKALLAF, YG BARU DIPANDANG BEBAS SETELAH DIBAYAR. MISL: HRG BARANG YG DIPERJUALBELIKAN,KADAR ZAKAT HARTA DLL. HAK TERBATAS: HAK YG TETAP MENJADI BEBAN DAN UTANG ATAS ORG MUKALLAF, YG BARU DIPANDANG BEBAS SETELAH DIBAYAR. MISL: HRG BARANG YG DIPERJUALBELIKAN,KADAR ZAKAT HARTA DLL. HAK TAK TERBATAS: HAK YG MENJADI KEWAJIBAN MUKALLAF TETAPI BUKAN MERUPAKAN BEBAN HUTANG. MISL: HAK ORG YG MEMERLUKAN PERTOLONGAN ORG LAIN. HAK TAK TERBATAS: HAK YG MENJADI KEWAJIBAN MUKALLAF TETAPI BUKAN MERUPAKAN BEBAN HUTANG. MISL: HAK ORG YG MEMERLUKAN PERTOLONGAN ORG LAIN. HAK YG TERMASUK HAK TERBATAS DAN TAK TERBATAS ANTARA LAIN MISL: HAK NAFKAH ISTRI ATAS SUAMINYA. APAKAH SUAMI YG MENGALAMI KESULITAN EKONOMI DAN TDK MAMPU MEMEBERIKAN NAFKAH KEPADA ISTRI APAKAH DIANGGAP HUTANG YG DPT DIGUGAT ? ULAMA BERBEDA PENDAPAT. HAK YG TERMASUK HAK TERBATAS DAN TAK TERBATAS ANTARA LAIN MISL: HAK NAFKAH ISTRI ATAS SUAMINYA. APAKAH SUAMI YG MENGALAMI KESULITAN EKONOMI DAN TDK MAMPU MEMEBERIKAN NAFKAH KEPADA ISTRI APAKAH DIANGGAP HUTANG YG DPT DIGUGAT ? ULAMA BERBEDA PENDAPAT. HAK TERBATAS & TAK TERBATAS

24 24 PADA DASARNYA HANYA HAK MANUSIA DAPAT DIWARISKAN. NAMUN DEMIKIAN SECARA HUKUM TIDAK SEMUANYA DAPAT DIWARISKAN, SEHINGGA ADA YG DPT DIWARISKAN DAN ADA YG TDK. PADA DASARNYA HANYA HAK MANUSIA DAPAT DIWARISKAN. NAMUN DEMIKIAN SECARA HUKUM TIDAK SEMUANYA DAPAT DIWARISKAN, SEHINGGA ADA YG DPT DIWARISKAN DAN ADA YG TDK. HAK YG TDK DAPAT DIWARISKAN ADALAH HAK-HAK YANG MENYANGKUT PRIBADI ORG TDK DAPAT DIPINDAHKAN KEPADA AHLI WARIS. SEPERTI HAK PERWALIAN HAK PERWAKILAN. HAK YG TDK DAPAT DIWARISKAN ADALAH HAK-HAK YANG MENYANGKUT PRIBADI ORG TDK DAPAT DIPINDAHKAN KEPADA AHLI WARIS. SEPERTI HAK PERWALIAN HAK PERWAKILAN. HAK YG DPT DIWARISKAN ADALAH HAK-HAK KEBENDAAN MISALNYA HAK JANGKA WAKTU UTANG-PIUTANG HAK YG DPT DIWARISKAN ADALAH HAK-HAK KEBENDAAN MISALNYA HAK JANGKA WAKTU UTANG-PIUTANG NAMUN PARA ULAMA BERBEDA PENDAPAT TENTANG JANGKA WAKTU UTANG PIUTANG. ADA YG MENEMPATKAN SEBAGAI HAK KEBENDAAN SEHINGGA DPT DIWARISKAN, ADA YANG MENEMPATKAN HAK PERORANGAN SEHINGGA TDK DAPAT DIWARISKAN DAN BERAKHIRLAH HUBUNGAN HUKUM KETIKA SALAH SATU PIHAK DALAM PERJANJIAN MENINGGAL DUNIA, SEHINGGA SELURUH HARTA KEKAYAANNYA SETELAH DIGUNAKAN UNTUK BIAYA PERAWATAN JENAZAH SISANYA UNT MELUNASI KEWAJIBANNYA. NAMUN PARA ULAMA BERBEDA PENDAPAT TENTANG JANGKA WAKTU UTANG PIUTANG. ADA YG MENEMPATKAN SEBAGAI HAK KEBENDAAN SEHINGGA DPT DIWARISKAN, ADA YANG MENEMPATKAN HAK PERORANGAN SEHINGGA TDK DAPAT DIWARISKAN DAN BERAKHIRLAH HUBUNGAN HUKUM KETIKA SALAH SATU PIHAK DALAM PERJANJIAN MENINGGAL DUNIA, SEHINGGA SELURUH HARTA KEKAYAANNYA SETELAH DIGUNAKAN UNTUK BIAYA PERAWATAN JENAZAH SISANYA UNT MELUNASI KEWAJIBANNYA. PEWARISAN HAK

25 25 AHLIYAH ADALAH KECAKAPAN. AHLIYAH ADALAH KECAKAPAN. 1. AHLIYATUL WUJUB: KECAKAPAN MENDUKUNG HAK. 1. AHLIYATUL WUJUB: KECAKAPAN MENDUKUNG HAK. 2. AHLIYATUL ADA’: KECAKAPAN MENGGUNAKAN HAK 2. AHLIYATUL ADA’: KECAKAPAN MENGGUNAKAN HAK AHLIYATUL WUJUB: SETIAP ORG SELAGI HIDUP DIANGGAP CAKAP MENDUKUNG HAK, BAHKAN ANAK DALAM KANDUNGANPUN DIANGGAP CAKAP NAMUN TAK SEMPURNA. IA HANYA CAKAP MENDUKUNG HAK YG DIPERUNTUKNYA; SEPERTI HAK WASIAT, WARISAN, HAK MENERIMA HASIL WAKAF, HAK KETURUNAN. DIA TDK DAPAT MEMIKUL KEWAJIBAN UNT ORG LAIN. AHLIYATUL WUJUB: SETIAP ORG SELAGI HIDUP DIANGGAP CAKAP MENDUKUNG HAK, BAHKAN ANAK DALAM KANDUNGANPUN DIANGGAP CAKAP NAMUN TAK SEMPURNA. IA HANYA CAKAP MENDUKUNG HAK YG DIPERUNTUKNYA; SEPERTI HAK WASIAT, WARISAN, HAK MENERIMA HASIL WAKAF, HAK KETURUNAN. DIA TDK DAPAT MEMIKUL KEWAJIBAN UNT ORG LAIN. AHLIYATUL ADA’ : KECAKAPAN MENGGUNAKAN HAK TERHADAP ORG LAIN ATAU KECAKAPAN UNT MELAKUKAN PERBUATAN-PERBUATAN HK. NAMUN KECAKAPAN ADA YG SEMPURNA DAN TDK SEMPURNA SESUAI DG JENJANG TAHAPAN HDP MANUSIA. AHLIYATUL ADA’ : KECAKAPAN MENGGUNAKAN HAK TERHADAP ORG LAIN ATAU KECAKAPAN UNT MELAKUKAN PERBUATAN-PERBUATAN HK. NAMUN KECAKAPAN ADA YG SEMPURNA DAN TDK SEMPURNA SESUAI DG JENJANG TAHAPAN HDP MANUSIA. TAHAPAN HDP MANUSIA: - MASA KANAK-KANAK SEBELUM TAMYIZ; MASA TAMYIZ SEBELUM BALIGH; MASA BALIGH SAMAPAI MENINGGAL DUNIA. DAN RASYID. DISAMPING ITU KESEHATAN AKAL, SAKIT INGATAN, AMAT DUNGU, DITARUH DIBAWAH PENGAMPUAN DSB. KEADAAN INI MEMPENGARUHI CAKAP DAN TDK CAKAPNYA ORNG. TAHAPAN HDP MANUSIA: - MASA KANAK-KANAK SEBELUM TAMYIZ; MASA TAMYIZ SEBELUM BALIGH; MASA BALIGH SAMAPAI MENINGGAL DUNIA. DAN RASYID. DISAMPING ITU KESEHATAN AKAL, SAKIT INGATAN, AMAT DUNGU, DITARUH DIBAWAH PENGAMPUAN DSB. KEADAAN INI MEMPENGARUHI CAKAP DAN TDK CAKAPNYA ORNG. AHLIYATUL ADA’ & AHLIYATUL WUJUB

26 26 PENGHALANG KECAKAPAN MELAKUKAN PERBT HUKUM MENGURANGI MENGUBAH MENGHILANGKN 1. GILA 2. RUSAK AKAL (MA’TUH) 3. MABUK 4. TIDUR 5. PINGSAN 6. SAFIH (PEMBOHONG) 7. DUNGU(GHAFLAH) 8. UTANG (PAILIT) 9. SAKIT YG MENYEBBKAN KEMATIAN

27 27 A. Pengertian benda B. macam-macam benda C. Pengertian milik D. Macam benda ditinjau dari pemilikannya pemilikannya E. Macam Milik F. Cara memperoleh Milik Sempurna

28 28 BENDA ADALAH SEGALA SESUATU YG MUNGKIN DIMILIKI SESEORG DAN DAPAT DIAMBIL MANFAATNYA DG JLN BIASA. BENDA ADALAH SEGALA SESUATU YG MUNGKIN DIMILIKI SESEORG DAN DAPAT DIAMBIL MANFAATNYA DG JLN BIASA. 1. YG TELAH MENJADI MILIK SESEORG. 1. YG TELAH MENJADI MILIK SESEORG. 2. BELUM SECARA RIIL MILIK SESEORG TTP ADA 2. BELUM SECARA RIIL MILIK SESEORG TTP ADA KEMUNGKINAN DAN DPT DIAMBIL MANFAATNYA DG JALAN KEMUNGKINAN DAN DPT DIAMBIL MANFAATNYA DG JALAN BIASA BIASA CAHAYA DAN PANASNYA MATAHARI,UDARA TDK TERMASUK BENDA MESKIPUN MANFAATNYA AMAT BESAR BAGI HIDUP MANUSIA CAHAYA DAN PANASNYA MATAHARI,UDARA TDK TERMASUK BENDA MESKIPUN MANFAATNYA AMAT BESAR BAGI HIDUP MANUSIA MANFAAT BENDA, SEPERTI MENDIAMI RUMAH, MENGENDARAI KERETA API DSB YANG SEMUA DAPAT DIMILIKI TETAPI BUKAN ZAT BEDANYA, MENURUT HANAFI TDK DIPANDANG SEBAGAI BENDA. NAMUN MENURUT MAZHAB SYAFI’I DAN HAMBALI DIPANDANG SEBAGI BENDA SEBAB SUMBER MANFAAT ADALAH BENDA YANG MUNGKIN DIMILIKI SECARA NYATA MANFAAT BENDA, SEPERTI MENDIAMI RUMAH, MENGENDARAI KERETA API DSB YANG SEMUA DAPAT DIMILIKI TETAPI BUKAN ZAT BEDANYA, MENURUT HANAFI TDK DIPANDANG SEBAGAI BENDA. NAMUN MENURUT MAZHAB SYAFI’I DAN HAMBALI DIPANDANG SEBAGI BENDA SEBAB SUMBER MANFAAT ADALAH BENDA YANG MUNGKIN DIMILIKI SECARA NYATA HUKUM BENDA

29 29 MACAM2 BENDASEGI DPT ATAU TDK DIPINDAHKAN SEGI DIGANTI SEGI BERNILAI ATAU TDK ‘UQAAR MANQUUL MITSLY QIEMY MUTAQAWAM GHAIRU MUTAQAWAM

30 30 MILIK: PENGUASAAN TERHADAP SESUATU, YG PENGUASANYA DPT MELAKUKAN SENDIRI TINDAKAN2 TERHADAP SESUATU YG DIKUASAI ITU DAN DAPAT MENIKMATI MANFAATNYA APABILA TDK ADA HALANGAN SYARA’ MILIK: PENGUASAAN TERHADAP SESUATU, YG PENGUASANYA DPT MELAKUKAN SENDIRI TINDAKAN2 TERHADAP SESUATU YG DIKUASAI ITU DAN DAPAT MENIKMATI MANFAATNYA APABILA TDK ADA HALANGAN SYARA’ PENGAMPU DAN WALI BAGI ANAK DIBAWAH UMUR TDK DPT DIPANDANG SEBAGAI PEMILIK ATAS BENDA YG MEREKA KUASAI UNTBMELAKUKAN PERBUTAN HK DLM KEDUDUKANNYA SEBAGAI PENGAMPU ATAU WALI, SBB IA HANYA DPT BERTINDAK SELAMA MASIH BERKEDUDUKAN SEBAGAI PENGAMPU ATAU WALI. BAHKAN TDK DPT MENGAMBIL MANFAATNYA UNT KEPENTINGAN DIRINYA. PENGAMPU DAN WALI BAGI ANAK DIBAWAH UMUR TDK DPT DIPANDANG SEBAGAI PEMILIK ATAS BENDA YG MEREKA KUASAI UNTBMELAKUKAN PERBUTAN HK DLM KEDUDUKANNYA SEBAGAI PENGAMPU ATAU WALI, SBB IA HANYA DPT BERTINDAK SELAMA MASIH BERKEDUDUKAN SEBAGAI PENGAMPU ATAU WALI. BAHKAN TDK DPT MENGAMBIL MANFAATNYA UNT KEPENTINGAN DIRINYA. ORG SAKIT INGATAN,PEMBOROS, DIBAWAH UMUR MEREKA ADALAH PEMILIK ATAS BENDA YG SEDNG DITARUH DIBAWAH KEKUASAAN ORG LAIN, MEREKA MENGALAMI HALANGAN SYARA’ YG TDK DPT BERTINDAK SENDIRI ATAS BENDA YG DIMILIKI. ORG SAKIT INGATAN,PEMBOROS, DIBAWAH UMUR MEREKA ADALAH PEMILIK ATAS BENDA YG SEDNG DITARUH DIBAWAH KEKUASAAN ORG LAIN, MEREKA MENGALAMI HALANGAN SYARA’ YG TDK DPT BERTINDAK SENDIRI ATAS BENDA YG DIMILIKI. HUB MANUSIA DG BENDA YG DIMILIKINYA ADALAH HUB ANTARA MILIK DAN YG DIMILIKI. HUB MANUSIA DG BENDA YG DIMILIKINYA ADALAH HUB ANTARA MILIK DAN YG DIMILIKI. MALIKIYYAH DITINJAU DARI ORANGNYA DAN MAMLUKIYYAH DITINJAU DARI BENDANYA MALIKIYYAH DITINJAU DARI ORANGNYA DAN MAMLUKIYYAH DITINJAU DARI BENDANYA HUKUM MILIK

31 31 MACAM2 BENDA BOLEH TIDAK DIMILIKI TDK BOLEH DISERAHKAN MENJADI MILIK ORG (KEP UMUM) PD DSARNYA TDK BOLEH, TAPI DIMUNGKINKAN KRN TERDPT SBB YG DI BOLIHKAN SYARA’ (TANAH WAKAF) SEWAKTU2 DPT MENJADI MILIK

32 32 MACAM2 MILIK SEMPURNA (TAAM) TDK SEMPURNA (NAAQISH) MILIK ATAS ZAT BENDA (RAQABAH) & MANFAATNYA (intifa’ah) CIRINYA: TDK DIBATASI WAKTU; PEMILIK MEMPUNYAIKEBEBASAN 1. MILIK RAQBAH (ZAT) TANPA MANFAAT 2. MILIK ATAS MANFAAT ATAU HAK MENGAMBIL MANFAAT DLM SIFAT MANFAAT DLM SIFATPERORANGAN 3. HAK MENGAMBIL MANFAAT BENDA DLM SIFAT KEBENDAAN= HAK KEBENDAAN

33 33 SYAKHSHY ‘AINY HAK GUNA PRIBADI, ATAU KARENA PRIBADI ORG TER TENTU, DIA YG MULA2 BERHAK MENGAMBIL MANFAAT, SEHINGGA BENDA KHUSUS BAGINYA, DAN TDK PINDAH KE LAIN HAK GUNA BARANG, KRN MATERI BARANGNYA, ATAU UQAR YG PDNYA DIKENAKAN HAK DAN HAK SELALU MENGI KUTI ‘UQARNYA KEMANA SA- JA BERPINDAH INTIFA’AT ( MLK MANFAAT)

34 34 INTIFA’AH SYAKHSHY IJARAH (PERSEWAAN) WAKAF I’ARAH (PEMINJAMAN) WASHIYAH (WASIAT)

35 35 HUQUQ AL IRTIFAQ : HAK IKUT SERTA MENGAMBIL MANFAAT ATAS PEKARANGAN ORANG LAIN HUQUQ AL IRTIFAQ : HAK IKUT SERTA MENGAMBIL MANFAAT ATAS PEKARANGAN ORANG LAIN MILIK ATAS MANFAAT BENDA DALAM SIFAT KEBENDAAN ATAU HAK2 KEBENDAAN ITU MENITIK BERATKAN PD SIFAT KEBENDAAN TANPA MEMPERHATIKAN FAKTOR ORANGNYA. MILIK ATAS MANFAAT BENDA DALAM SIFAT KEBENDAAN ATAU HAK2 KEBENDAAN ITU MENITIK BERATKAN PD SIFAT KEBENDAAN TANPA MEMPERHATIKAN FAKTOR ORANGNYA. HAK KEBENDAAN ITU MELEKAT PADA BENDA YANG DIAMBIL MANFAATNYA BUKAN PADA KEADAAN ORG YANG YG BERHAK ATAS MANFAAT BENDA ITU. HAK KEBENDAAN ITU MELEKAT PADA BENDA YANG DIAMBIL MANFAATNYA BUKAN PADA KEADAAN ORG YANG YG BERHAK ATAS MANFAAT BENDA ITU. HAK-HAK KEBENDAAN (HUQUQ AL- IRTIFAQ)

36 36 MACAM2 HUQUQ AL-IRTIFAQ HAQQUSY-SYIRB (HAK PENGAIRAN HAQQULMAJRA (HAK PENGALIRAN HAQQULMASIL (HAK PENGALIRAN SISA AIR HAQQULMURUR (HAK LALULINTAS HAQQULJIWAR (HAK BERTETANGGA)

37 37 MENGUASAI BENDA MUBAH MENGUASAI BENDA MUBAH MENGHIDUPKAN TANAH MATI. MENGHIDUPKAN TANAH MATI. BERBURU (AL- MAIDAH 1,2, 96) BERBURU (AL- MAIDAH 1,2, 96) MENGUASAI TAMBANG MENGUASAI TAMBANG AKAD PEMINDAHAN MILIK JUAL BELI, HIBAH, WASIAT, JUAL BELI, HIBAH, WASIAT, SHULUH, MASKAWIN DLL SHULUH, MASKAWIN DLL PENGGANTIAN MILIK DARI ORG YG MENINGGAL (WARISAN) KET DARI ALLAH TDK BISA DIROBAH KET DARI ALLAH TDK BISA DIROBAH SYUF’AH DLM SYIRKAH MILIK HAK MEMBELI DG PAKSA HAK MEMBELI DG PAKSA TERJADI DG KEKUATAN HK TERJADI DG KEKUATAN HK TDK PERLU SYARAT KERELAANTDK PERLU SYARAT KERELAAN BERLAKU PD BENDA TETAP DAN BERGERAK BERLAKU PD BENDA TETAP DAN BERGERAK CARA MEMPEROLEH MILIK SEMPURNA

38 38 A. Pengertian Akad B. Asas dalam akad C. Rukun/ unsur Akad D. Syarat sahnya Akad E. Sighat akad F. Keinginan sepihak dlm akad G. Cacatnya dalam akad H. Berakhirnya akad

39 39 KONTRAK/PERJANIAN/AKAD Istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu contracts. Dalam bahasa Belanda disebut dengan overeenkomst (perjanjian). Dalam Bahas Arab di sebut Akad Istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu contracts. Dalam bahasa Belanda disebut dengan overeenkomst (perjanjian). Dalam Bahas Arab di sebut Akad Menurut Van Dunne, perjanjian adalah :” Sesuatu hubungan hukum antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum”. Menurut Van Dunne, perjanjian adalah :” Sesuatu hubungan hukum antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum”. Pendapat Charless L. Knapp dan Nathan M. Crystal mengatakan: “Contract is, an agreement between two or more persons- not merely a shared belief, but common undersstanding as to something That is to be donein the future by one or both of them. Pendapat Charless L. Knapp dan Nathan M. Crystal mengatakan: “Contract is, an agreement between two or more persons- not merely a shared belief, but common undersstanding as to something That is to be donein the future by one or both of them. Dan dalam Black’s law Dictionary, contact adalah: “an agreement between two or more person which creates an obligation to do or not to do particular thing”. Artinya: kontrak adalah suatu persetujuan antara dua orang atau lebih. Kontrak itu menimbulkan sebuah kewajiban untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu secara sebagian. Dan dalam Black’s law Dictionary, contact adalah: “an agreement between two or more person which creates an obligation to do or not to do particular thing”. Artinya: kontrak adalah suatu persetujuan antara dua orang atau lebih. Kontrak itu menimbulkan sebuah kewajiban untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu secara sebagian.

40 40 PERIKATAN- PERJANJIAN ILTIZAM - AKAD Istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu. Dalam bahasa Belanda disebut dengan (perjanjian)/. Dalam Bahas Arab di sebut Istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu contracts. Dalam bahasa Belanda disebut dengan overeenkomst (perjanjian)/ het overeenkomst enrecht. Dalam Bahas Arab di sebut Akad Isatilah hk perikatan dlm bhs Belanda disebut dg Dalam Bahas Arab di sebut Isatilah hk perikatan dlm bhs Belanda disebut dg het verbintenissenrecht Dalam Bahas Arab di sebut iltizam Mustafa az-Zarqa’ – iltizam adalah keadaan dimana seseorang diwajibkan menurut hk syara’ unt melakukan atau tdk melakukan sesuatu bagi kepentingan orang lain Mustafa az-Zarqa’ – iltizam adalah keadaan dimana seseorang diwajibkan menurut hk syara’ unt melakukan atau tdk melakukan sesuatu bagi kepentingan orang lain asasnya adalah bebasnya dzimah Al- ashlu bara’atudz-zhimmah: asasnya adalah bebasnya dzimah Ps 1233 KUHPedt : Tiap perikatan dilahirkan baik karena perjanjian maupun karena uu ( baik karena uu semata atau karena kaitan dg org lain) Ps 1233 KUHPedt : Tiap perikatan dilahirkan baik karena perjanjian maupun karena uu ( baik karena uu semata atau karena kaitan dg org lain)

41 41 Tujuan Hukum dlm Konrak Syariah al-tahshi’l wa al-ibqa’ : mencapai kebahagiaan hidup dan mempertahankannya al-tahshi’l wa al-ibqa’ : mencapai kebahagiaan hidup dan mempertahankannya jalb al- masha’lih wa daf’ al- mafa’sid : mengambil maslahah serta sekaligus mencegah kerusakan jalb al- masha’lih wa daf’ al- mafa’sid : mengambil maslahah serta sekaligus mencegah kerusakan tujuan ini sudah disesuaikan dengan fitrah manusia dan fungsi dari semua daya fitrahnya tujuan ini sudah disesuaikan dengan fitrah manusia dan fungsi dari semua daya fitrahnya

42 42 MACAM-MACAM AL-ILTIZAM/ VERBINTENISS Al- iltizam bi ad- dain : Al- iltizam bi ad- dain : perikatan utang Al- iltizam bi al ’ain : Al- iltizam bi al ’ain : Perikatan benda Al- iltizam bi al ’amal : Al- iltizam bi al ’amal : Perikatan kerja/melakukan sesuatu Al- iltizam bi at-tautsiq: Al- iltizam bi at-tautsiq: Perikatan menjamin

43 43 RUKUN DAN SYARAT AKAD Terbentuknya suatu akad yg sah dan mengikat harus dipenuhi rukun akad dan syarat akad Rukun adalah unsur-unsur yang membentuk sesuatu, sehingga sesuatu itu terwujud karena adanya unsur- unsur tersebut yang membentuk Menurut ahli hukum kontemporer, rukun yang membetuk akad itu ada 4: Menurut ahli hukum kontemporer, rukun yang membetuk akad itu ada 4: 1. Para pihak yg membuat akad (al-’aqidan) 2. Pernyataaan kehendak para pihak (shighatul ’aqad) 3. Obyek akad ( mahallul ’aqd) 4. Tujuan Akad ( maudhu’ al- ’aqd)

44 44 Perbedaan pendapat tentang rukun akad Mazhab Hanafi: 1. Rukun akad adalah unsur pokok yg membentuk akad atau subtansi internal yg membentuk akad (ijab +kabul) 2. Unsur pokok yg membentuk akad pernyataan kehendak masing-masing pihak (ijab+kabul) 3. Para pihak dan obyek suatu unsur luar tdk merupakan esensi akad 4. Namun para pihak dan obyek akad tetap hrs ada untuk terbentuknya akad jumhur ulama, bahwa rukun harus terdiri dari empat macam seperti tersebut diatas

45 45 Az-Zarqa, Ahli hukum Islam modern Menggabungkan dua pandangan tersebut diatas Keempat unsur tersebut diatas dinamakan unsur akad dan salah satu unsur akad adalah rukun akad yaitu ijab dan kabul. Jd empat unsur akad terdiri dari a. Para pihak, b. Objek akad, c. Tujuan akad, d. Rukun akad Rukun akad adalah pernyataan kehedak para pihak, yaitu ijab dan kabul

46 46 SYARAT AKAD Syarat akad dibedakan menjadi 4 macam: 1. Syarat terbentuknya akad (syuruth al- in’iqad) 2. Syarat keabsahan akad ( syuruth ash- shihhah) 3. Syarat berlakunya akibat hukum akad (syuruth-an- nafadz) 4. Syarat mengikatnya akad (syuruth al- luzum)

47 47 SYARAT TERBENTUKNYA AKAD Masing-masing unsur/rukun akad yg membentuk akad memerlukan syarat agar unsur-unsur tersebut berfungsi untuk membentuk akad 1. Para pihak yg membuat akad (al-’aqidan) hrs tamyiz dan berbilang pihak (at-ta’adud) 2. Pernyataan kehendak para pihak (shighatul ’aqad) dg persesuaian ijab dan kabul (kesepakatan) dan kesatuan majlis 3. Obyek akad ( mahallul ’aqd) hrs memenuhi 3 syarat; dapat diserahkan, tertentu atau dapat ditentukan, dapat ditransaksikan 4. Tujuan Akad ( maudhu’ al- ’aqd) tidak bertentangan dg syara’

48 48 Syarat keabsahan akad ( syuruth ash-shihhah) Syarat keabsahan menjadi unsur penyempurna yg menjadikan suatu akad sah Syarat keabsahan dibedakan menjadi dua, yaitu syarat keabsahan umum yg berlaku terhadap semua akad dan syarat keabsahan khusus yang berlaku bagi masing-masing aneka akad khusus

49 49 SIGHAT AKAD (CARA IJAB KABUL DILAKUKAN) Sighat akad dengan lisan Sighat akad dengan tulisan Sighat akad dengan isyarat Sighat akad dengan perbuatan (contoh jual beli dg mu’athah) Syarat kebsahan dibedakan menjadi dua, yaitu syarat keabsahan umum yg berlaku terhadap semua akad dan syarat keabsahan khusus yang berlaku bagi masing-masing aneka akad khusus

50 50 SIGHAT AKAD DALAM Q:2:282 Tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, 1. tertulis. 2. ditulis oleh penulis adil apa adanya 3. bentuk dan isi ditentukan oleh para pihak 4. Pihak berhutang tdk boleh mengurangi hutangnya 5. Jika tidak mampu melakukan sendiri bisa diwakilkan pd org lain. 6. Dipersaksikan dua org saksi laki-laki. jika tak ada dua orang lelaki, Maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan 7. Saksi-saksi hrs sanggup memberikan kesaksian apa bila diperlukan. 8. Hutang besar/ kecil hrs ditulis sampai batas waktu membayar, hal itu lebih adil & lebih dekat kepada tdk (menimbulkan) keraguanmu. Jika mu'amalah secara tunai : 1. Boleh tidak tertulis. 2. Boleh tdk ada saksi dlm perjanjian jual beli 3. Penulis dan saksi tdk saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan adalah suatu kefasikan

51 51 SYARAT OBYEK AKAD TELAH ADA PADA WAKTU AKAD DIADAKAN DAPAT MENERIMA HUKUM AKAD DAPAT DITENTUKAN DAN DIKETAHUI DAPAT DISERAHKAN PADA WAKTU AKAD TERJADI

52 52 CATAT PADA AKAD PAKSAAN KEKELIRUAN PENIPUAN ATAU PEMALSUAN TIPU MUSLIHAT

53 53 KEBEBASAN MEMBUAT AKAD

54 54 MACAM-MACAM AKAD DITINJAU DARI SEGI SIFAT DAN HUKUMNYA DITINJAU DARI SEGI WATAK ATAU HUBUNGAN TUJUAN DG SIGHATNYA DITINJAU DARI SEGI AKIBAT HUKUMNYA

55 55 MACAM2 AKADSEGI SIFAT & HKNYA SEGI WATAK/ HUB TUJUAN DG SIGHATNYA SEGIAKIBAT-AKIBATHUKUMNYA

56 56 AKAD SAH AKAD SAH PEMBAGIAN AKAD YG TDK SAH MENJADI AKAD RUSAK DAN BATAL DARI PENDAPAT MAZHAB HANAFI MAZHAB LAIN: AKAD TDK SAH AKAD YG SAMA SEKALI DIPANDANG TDK PERNAH TERJADI OLEH KRN TDK MEMPUNYAI AKIBAT HK (TERMASUK RUSAK & BATAL) AKAD TDK SAH MACAM AKAD DARI SEGI SIFAT & HKNYA MENGIKAT PASTI MENGIKAT PASTI TDK BISA DI FASAKH MENGIKAT TDK PASTI MENGIKAT TDK PASTI DAPAT DI FASAKH BATAL BATAL RUSAK RUSAK

57 57 AKAD SAH AKAD SAH DILAKUKAN ORG CAKAP, OBYEKNYA DPT MNERIMA HK AKAD, DAN TDK TERDAPAT HAL2 YG MENJADIKANNYA DILARANG SYARA’ AKAD YANG DIBENARKAN SYARAK DITINJAU DARI RUKUN MAUPUN PELAKSANAANNYA KJETENTUAN YG MENJADI AKIBAT HKNYA TERJADI SEKETIKA KECUALI APABILA ADA SAYARAT KHIYAR

58 58 HARAM ZATNYA HARAM ZATNYA HARAM SELAIN ZATNYA IDENTIFIKASI AKAD YANG DILARANG TIDAK SAH AKADNYA 1.BABI 2.KHAMR 3.BANKAI 4.DARAH 1.TADLIS 2.TAGHRIR 3.IKHTIKAR 4.BAI’ NAJASY 5.RIBA 6.MAISIR 7.RISYWAH 1.TIDAK TERPENUHI TERPENUHI RUKUN DAN RUKUN DAN SYARAT SYARAT 2. TERJADI TA‘ALLUQR TA‘ALLUQR 3. TERJADI 2 IN 1 2 IN 1

59 59 MACAM-MACAM PERJANJIAN ISLAM AL- BAI’U/JUAL BELI AL- IJARAH/ SEWA-MENYEWA AL- TADAYUN/ UTANG-PIUTANG AL- MUZARA’AH/ MUSAQAH MUSARAKAH,MUDHARABAH (BAGI HASIL) AL- WADI’AH/ PENITIPAN BRG AL- KAFALAH/PENANGGUNGAN PENGANGKUTAN AL- IJARAH/KERJA AL- TAKAFUL/ASURANSI AL- WAKALAH/PEMBERIAN KUASA AL- SULHU/PERDAMAIAN AL- SAMSARAH/MAKELAR AL- RAHN/GADAI AL- SYIRKAH/PERSERAAN AL- SYIRKAH TA’AWUNIYAH/ KOPERASI

60 60 PERJANJIAN JUAL BELI PERJANJIAN JUAL BELI (AL- BAI’- AL-TIJARAH) AL- BAI’U ATAU ASSYRAA-U AL- BAI’U ATAU ASSYRAA-U Al- bai’u dalam istilah Syara’ : pertukaran harta dg harta secara sama rela, atau memindahkan milik dengan gantinya, menurut yg diizinkan islam Al- bai’u dalam istilah Syara’ : pertukaran harta dg harta secara sama rela, atau memindahkan milik dengan gantinya, menurut yg diizinkan islam KUHPdt: suatu persetujuan dengan mana yang satu mengikatkan dirinya unt menyerahkan sesuatu kebendaan, dan pihak yang lain unt membayar harga yang telah diperjanjikan (pasal 1457) KUHPdt: suatu persetujuan dengan mana yang satu mengikatkan dirinya unt menyerahkan sesuatu kebendaan, dan pihak yang lain unt membayar harga yang telah diperjanjikan (pasal 1457)

61 61 Al- Bai’u/ as-syraa-u istilah Syara’ : pertukaran hrt dengan harta secara sama rela/suka. Aatu Memindahkan milik dg gantinya, menurut yg diizin kan agama Islam Suatu persetujuan dg mana Yg satu mengikatkan dirinya unt menyerahkan suatu kebendaan dan pihak lain unt membayar harga yang telah di janjikan AL- BAI’U AT- TIJARAH JUAL BELI 1457 KUHPdt

62 62  Maalun/Harta: setiap yg dipunyai sendiri dan berguna. Punya kecenderungan hati padanya.  Milik sendiri : agar tdk diperjual belikan milik org lain  Ganti : agar tdk sama dg hibah atau pemberian atau hibah yg dapat diganti  Diizinkan atau makdzuun: agar terhidra pd jual beli yg dilarang agama islam AL- BAI’U AT- TIJARAH

63 63 Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba ( al- Baqarah 275) Usaha yng lebih baik ialah bila seseorg berusaha dg tangannya sendiri & setiap jual beli yg baik (tdk ada penipuan & penghianatan) = Hadis. Hukum Jual beli : menurut jumhur ulama’ :jawaz atau boleh, terjadi semenjak Rasulullah Jual beli bukan sekedar muamalah, tetapi ibadah, bila diniatkan unt melakukan anjuran berbuat ihsan kepada yg terkait DASAR HK JUAL BELI

64 64 DASAR HK JUAL BELI DASAR HK JUAL BELI (AL- BAI’- AL-TIJARAH) Q: 2:275: WA AHAL-LALLAHUL BAI’A WA HARRAMAR-RIBA: Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” Q: 2:275: WA AHAL-LALLAHUL BAI’A WA HARRAMAR-RIBA: Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” Hadis: : uasaha yg lebih baik ialah bila berusaha dengan tanganya sendiri (manidiri) dan setiap jual beli yang baik Hadis: afdhalul- kasbi ‘amalur-rajuli biyadihi wa kullu bai’in mabrurin : uasaha yg lebih baik ialah bila berusaha dengan tanganya sendiri (manidiri) dan setiap jual beli yang baik Hk jual beli menurut ijma’ ulama : jawaaz atau boleh dilakukan semenjak zaman rasulullah Hk jual beli menurut ijma’ ulama : jawaaz atau boleh dilakukan semenjak zaman rasulullah

65 65 ADANYA PARA PIHAK ADANYA OBYEK (UANG DAN BARANG ADANYA LAFAZ ( SIGHAH) RUKUN JUAL BELI SYARAT SAHNYA JUAL BELI SUBYEK BERAKAL,RELA, TDK MUBAZIR, BALIGH OBYEK: BERSIH,BERMANFAAT, MILIK SDRI, DPT DISERAHKAN DPT DIKETAHUI, TELAH ADA SIHGAH: UCAPAN, TULISAN, PERBUATAN, ISYARAT

66 66 RISIKO DLM JUAL BELI DLM HK ISLAM: KAPAN KERUSAKAN BRG ITU TERJADI ? KERUSAKAN BARANG SEBELUM SERAH TERIMA KERUSAKAN SUDAH SERAH TERIMA SUATU PERISTIWA YG MENGAKIBATKAN BARANG TSB (OBYEK) MENGALAMI KERUSAKAN DAN PERISTIWA ITU TIDAK DIKEHENDAKI OLEH KEDUA BELAH PIHAK. ATAU TERJADI KEADAAN YG MEMAKSA DILUAR JANGKAUAN PR PARA PIHAK KEWAJIBAN MEMIKUL KEWAJIBAN YG DISEBBKAN KRN SUATU KEJADIAN DILUAR KESALAHAN SATU PIHAK

67 67 KERUSAKAN TERJADI SETELAH DILAKSANAKAN SERAH TERIMA SEPENUHNYA MENJADI TANGGUNG JAWAB PEMBELI. PEMBELI BERKEWA JIBAN MEMBAYAR SESUAI YG TELAH DIPERJANJIKAN JIKA BRG RUSAK AKIBAT PERBUATAN PEMBELI MK JUAL BELI TDK FASAKH, PEMBELI BERKEWAJIBAN MEMBAYAR, KRN DIA YG MENJADI PENYEBAB KERUSAKAN JIKA AKIBAT PERBUATAN ORG LAIN, PEMBELI BOLEH MENENTUKAN PILIHAN JIKA AKIBAT PERBUATAN PENJUAL, PERBUAT BARANG ITU SENDIRI ATAU LANTARAN BENCANA KSRENS ALLAH JIKA SEBAGIAN RUSAK KRN PERBUATAN PENJUAL PEMBELI TDK BERKEWAJIBAN MEMBAYAR, SEDNG UNT YNG UTUH DIA BOLEH MENENTUKAN APABILA KERUSAKAN AKIBAT OLAH BRG, IA TETAP BERKEWAJIBAN MEMBAYAR. PENJUAL BOLEH ME- NENTUKAN PILIHAN ANTARA MEMBATALKAN ATAU MENGAMBIL SISANYA DG MEMBAYAR KEKURANGAN JIKA KERUSAKAN TERJADI AKIBAT BENCANA, YG BERAKIBAT KURANGNYA KADAR BRG TSB, PEMBELI BLH MENENTUKAN PILIHAN, ANARTARA MEMBATALKAN ATAU MENGAMBILSISA DG PENGURANGAN BIAYA BRG SESUDAH DISERAHKAN KERUSAKAN BRG SEBELUM DISERAHKAN

68 68 Simsar: org yang menjadi penghubung atau perantara yang memperlancar proses terjadinya jual beli antara pihak penjual dan pembeli. Simsar tdk bertentangan dengan hukum Islam LANDASAN SYARIAH: A. Imam Al- Bukhari mengatakan bahwa: Ibnu Sarin, Atha’, Ibrahim dan al- Hasan memandang bawa masalah perantara ini tdk bertentangan dengan syari’ah Is;amiyah ( Sayid Sabiq 12, 1988: 69) B. Ibnu Abbas berpendapat: tdk mengapa, seseorg berkata, juallah ini bagiku seharga sekian, (jika lebih) kelebihannya untuk mu c. Hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, abu daud dan al- Hakim dari Abu HUrairah: muamalah orang mu’min itu sesuai dg syarat mereka. AL- Simsar= (perantara= broker)

69 69 Garansi: tanggungan atau jaminan dari seorg penjual bahwa barang yang ia jual tersebut bebas dari kerusakan yang tidak diketahui sebelumnya Hukum Islam dapat menerima, LANDASAN SYARIAH: A. Ibnu Qayyim: ” ini merupakan kesepakatan dari mereka, bahwa jual beli sah dan boleh adanya syarat bebas cacat” (sayid Sabiq) B. Hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad, abu daud dan al- Hakim dari Abu HUrairah: muamalah orang mu’min itu sesuai dg syarat mereka. C. Kaidah Fiqhiyyah: Al-’adatu al- muhakkamah : adat istiadat itu diakui sebagai landasan hukum Garansi dalam perjanjian jual beli

70 70  Valuta Asing: mata uang luar negeri, seperti dolar, real. dsb, sebagai alat bayar luarnegri yg dalam dunia perdagangan disebut devisa  Saham termasuk efek (surat berharga yg dapat diperdagangkan seperi sertifikat & obligasi) ialah surat berharga sebagai tanda pemegangnya turut memiliki perusahaan yg mengeluarkan saham itu  Kurs: perbandingan nilai uangnya terhadap nilai uang asing.  Kurs saham seperti kurs valuta asing bisa berubah- ubah Kenurut hukum permintaan dan penawaran AL- BAI’U VALUTA ASING & SAHAM

71 71  Secara syar’I (m.Zuhdi), diperbolehkan, baik transaksinya dilakukan di bursa valuta asing atau efek maupun ditempat lain, karena memenuhi syarat dan rukunnya  Syarat & rukunnya: a. adanya ijab dan kabul yg ditandai dg cash and carry b. Kedua belah pihak mempunyai wewenang penuh melakukan perbuatan hukum c. Valuta asing dan saham telah memenuhi syarat unt menjadi obyek: suci barangnya, dapat dimanfaatkan,dijual oleh pemiliknya sendiri atau kuasanya/izin dari pemilik, dapat diserahkan dengan nyata,dpt diketahui harga & barngnya, brg sudah berada ditangan pemiliknya HUKUM AL- BAI’U VALUTA ASING & SAHAM

72 72 Penimbunan Barang: membeli suatu brg dengan jumlah besar, agar barang tersebut berkurang di pasar, sehinga harganya (brg yang ditimbun tersebut) menjadi naik, dan pada waktu harga naik baru kemudian dilepas(dijual) ke pasar, sehingga mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda Hukum Islam penimbunan tsb dilarang, sebab akan dapat menimbulkan kesulitan bagi masyarakat banyak, serta dg sendirinya akan menyusahkan bahkan dapat merusak struktur perekonomian masyarakat/negara. LANDASAN SYARIAH: A. Hadis yang diriwayatkan Raziim dalam al- Jami’nya menyebutkan bahawa nabi bersabda: sejelek-jelek hamba adalah sipenimbun, jiuka ia mendengar barang murah ia murka, dan jika barang menjadi mahal ia bergembira” B. Hadis yang diriwayatkan oleh abu daud, at-Tirmizi dan Muslim dari Mu’ammar bahwa nabi bersabda: siapa yang melakukan penimbunan ia dianggap bersalah. Sayid Sabiq yang termasuk kualifikasi Penimbunan brang: 1. brg yg ditimbun adalah kelebihan dari kebutuhannya berikut tanggungan unt persediaan setahun penuh. Seorg hanya boleh menimbun barang unt persediaan nafkah diri dan keluarga unt persiapan selama i th sepereti yg dilakukan Rasulullah 2. bhwa org tersebut menunggu saat memuncaknya harga brg agar ia dapat menjualnya dg harga yang tinggi karena org sangat membutuhkan barang tersebut 3. bhawa penimbunan dilakukan pada saat manusia sangat membutuhkan barang yg ia timbun. Bila barang itu ada ditangan pedagang tidak dibutukan manusia, amka hal itu tidak dianggap sebagai penimbun, karena tidak menimbulkan kesulitam Penimbunan Barang

73 73 MERABAHAH: AKAD JUAL BELI BARANG PADA HARGA ASAL DG TAMBAHAN KEUNTUNGAN YG DISEPAKATI. PENJUAL HARS MEMBERI TAHU HARGA PRODUK YG IA BELI DAN MENENTUKAN SUATU TINGKAT KEUNTUNGAN SEBAGAI TAMBAHANNYA. Jual beli ini dpt dilakukan secara memesan yg disebut dengan Murabahah kepada pemesan pembeli ( KPP). Menurut Imam Syafii disebut al- aamir bisy-syira’ (kitab al- umm) LANDASAN SYARIAH: A. Al- baqarah 275 (halalnya jual beli dan haramnya riba) B. Hadits: Tiga hal yg didalamnya terdapat keberkahan: jual beli secara tangguh, muqarradhah ( murabahah), dan mencampur gandum dg tepung unt keperluan rumah, bukan unt dijual ( HR Ibnu Majah) AL- MURABAHAH (DEFERRED PAYMENT SALE)

74 Penjual memberitahu biaya modal kepada nasabah Kontrak pertama harus sah sesuai denagn rukun yg ditetapkan Kontrak harus bebas dari riba Penjual harus menjelaskan kepada pembeli bila terjadi cacat atas barang sesudah pembelian Penjual harus menyampaikan semua hal yg berkaitan dengan pembelian, misalnya jika pembelian dilakukan secara utang Secara prinsip, jika syarat dalam 1,4, atau 5 tdk dipenuhi, pembeli memiliki pilihan: Melanjutkan pembelian seperti apa adanya Kembali kepada penjual dan menyatakan ketidak setujuannya atas barang yg dijual Membatalkan kontrak Bila produk tdk dimiliki penjual sistem yg digunakan Murabahah KPP, krn penjual semata-mata mengadakan brg unt memenuhi kebutuhan pembeli yg memesan Syarat Bai’ al- Murabahah

75 75 Nasabah yg mempunyai kemampuan secara ekonomis dilarang menunda penyelesaian utangnya Bila terjadi, dapat diambil tindakan hukum unt mendapatkan kembali utang itu dan mengklaim kerugian finansial yg terjadi akibat penundaan Hadis: ”yg melalaikan pembayaran utang (padahal mampu) maka dapat dikenakan sangsi dan dicemarkan nama baiknya ( semacam black list)” Jika nasabah dikatakan bangkrut/ pailit dan gagal menyelesaikan utangnya krn benar-benar tdk mampu dan bukan lalai, maka dapat ditunda pelunansannya ( Q;2:280) Penundaan pembayaran oleh debitur mampu

76 76 Murabahah KPP dpt diterapkan pd produk pembiayaan unt pembelian barang investasi, baik domistik maupun luar negeri. Seperti melalui L/C ( letter of cridit) Skema ini sederhana, banyak digunakan dan tdk terlalu asing bagi yg sudah biasa bertransaksi secara konvensional Bank syariah Indonesia banyak menggunakan murabahah secara berkelanjutan ( roll over/ evergreen), seperti unt modal kerja, padahal murahabah adalah kontrak jangka pendek dg sekali akad ( one short deal) Murabahah tdk tepat diterapkan unt skema modal kerja. Akad mudharabah lebih sesuai unt skema tersebut, sebabab mudharabah lebih memiliki fleksibelitas yang sangat tinggi Aplikasai Murabahah dlm Perbankan

77 77 Manfaat pd bank syariah antara lain memberikan keuntungan yg muncul dari selisih harga beli dari penjualan dg harga jual kepada nasabah, selain itu sistem murabahah dianggap sederhana yg memudahkan penanganan administrasi pad bank Risiko yg hrs diantisipasi: Defauld atau kelalaian: nasabah sengaja tdk membayar angsuran Fluktuasi harga komparatif. Sehingga jika harga barang naik, bank tdk bisa mengubah harga jual beli tsb Penolakan nasabah. Barng yg dikirim bisa ditolak oleh nasabah krn beberapa sebab. Oleh krn itu sebaiknya dilindungi dg asuransi Di jual : krn murabahah bersifat jual beli dg utang, mk ketika kontrak ditanda tangani barang itu menjadi milik nasabah. Maka nasabah bebas unt melakukan apapun termasuk menjual. Jika demikian risiko unt default akan besar Manfaat & risiko Bai’ Murabahah

78 78 BANK SKEMA BAI’ AL- MURABAHAHNASABAH SUPIERPENJUAL 1.NEGOISASI & PERSYARATAN PERSYARATAN 2. AKAD JUAL BELI 6 BAYAR 3. BELI BARANG4. KIRIM BARANG 5TERIMA BARANG & DOKUMEN

79 79 Pembiayaan Perusahaan melalui Bank Syariah Murabahah Murabahah Nasabah Bank Syariah Barang Permohonan pembelian Barang Supplier Bank membeli barang dari supplier Supleir mengirim barang kepada nasabah Akad jual beli suatu barang di mana penjual menyebutkan harga jual terdiri dari harga pokok dan tingkat keuntungan tertentu, harga jual tersebut disetujui oleh pembeli Jual Beli

80 80 AS- SALAM: PEMBELIAN BARANG YANG DISERAHKAN DIKEMUDIAN HARI, SEDANGKAN PEMBAYARANNYA DILAKUKAN DIMUKA LANDASAN SYARIAH: A. Al- baqarah 282 Ibn Abbas menjelaskan keterkaitan ayat tersebut dengan salam, hal ini sesuai dg ungkapannya: saya bersaksi bahwa salaf (salam) yg dijamin unt jangka waktu tertentu telah dihalalkan Allah pada kitabnya dan diizinkanNya, ia lalu membaca ayat tersebut. B. Hadits: Rasulullah dtg ke Madinah dimana penduduknya melakukan salaf (salam) dlm buah-buahan (untuk jangka waktu ) satu, dua, dan tiga th, lantas belau bersabda : barang siapa yg melakukan salaf (salam) hendaklah ia melakukan dg takaran yg jelas dan timbangan yg jelas pula, unt jangka waktu yg diketahui” Dari Shuhaib r.a, Rasulullah bersabda:Tiga hal yg didalamnya terdapat keberkahan: jual beli secara tangguh, muqarradhah (murabahah), dan mencampur gandum dg tepung unt keperluan rumah, bukan unt dijual ( HR Ibnu Majah) B. BAI’ AS- SALAM (IN- FRONT PAYMENT SALE)

81 81 MUSLAM : PEMBELI MUSLAM ’ALAIH : PENJUAL MODAL ATAU UANG MUSLAM FIHI : BARANG SIGHAT : UCAPAN RUKUN BAI’ AS- SALAM (IN- FRONT PAYMENT SALE)

82 82 SYARAT TERSEBUT PADA PASING2 RUKUN HARUS TERPENUHI SYARAT MODAL YG HARUS TERPENUHI ADALAH: 1. MODAL, KUALITAS, DAN JUMLAHNYA HRS DIKETAHUI DG JELAS; 2.PENERIMA PEMBAYARAN DILAKUKAN DI TEMPAT KONTRAK, PEMBAYARAN YG DILAKUKAN AL-MUSLAM (PEMBELI) TDK DIJADIKAN SEBAGAI UTANG PENJUAL, TDK SEBAGAI BENTUK PEMBEBASAN UTANG YG HARUS DIBAYAR DARI MUSLAM ’ALAIH (PENJUAL) HAL INI UNT MENGHINDARI PRAKTEK RIBA MELALUI MEKANISME SALAM SYARAT BARANG (MUSLAM FIIHI): HRS SPESIFIK & DPT DIAKUI SEBAGAI UTANG, HRS BISA DIIDENTIFIKASI SECARA JELAS, PENYERAHAN BRG DILAKUKAN DIKEMUDIAN HARI, BOLEH DITENTUKAN TGL PENYERAHAN, DITENTUKAN TEMPATNYA ATAU KEBIASAAN YG DITUNJUK, DILARANG PENGGANTIAN MUSLAM FIIHI DG BRG LAIN SYARAT BAI’ AS- SALAM (IN- FRONT PAYMENT SALE)

83 83 SALAM PARALEL: MELAKSANAKAN DUA TRANSAKSI BAI’ AS- SALAM ANTARA BANK DAN NASABAH, DAN ANTARA BANK DAN PEMASOK (SUPIER) ATAU PIHAK KETIGA LAINNYA SECARA SIMULTAN Dewan pengawas Syariah Rajhi Banking & Investment Corporation telah menetapkan fatwa yg membolehkan salam paralel dg syarat pelaksanaan transaksi salam kedua tdk bergantung pd pelaksanaan akad salam yg pertama Ulama kontemporer memberikan catatan atas transaksi salam paralel, kalau transaksi salam paralel dilakukan terus menerus dikhawatirkan akan menjurus pada riba BAI’ AS- SALAM PARALEL

84 84 ADA PERBEDAAN BESAR ANTARA KEDUANYA IJON : a. brg yg dibeli tidak diukur dan ditimbang secara jelas & spesifik; b. penetapan harga beli sangat bergantung kpd keputusan sepihak si tengkulak yg seringkali sangat dominan & menekan petanani yg lemah AS-SALAM: a. Pengukuran dan spesifikasi brg jelas (lihat hadis yg diriwayatkan Ibnu Abbas: ”brg siapa melakukan transaksi salaf (salam), hendaklah ia melakukan dg takaran yg jelas, unt jangka waktu yg jelas pula” b. Adanya keridhaan yg utuh antara kedua belah pihak, terutama dlm menyepakati harga ( lihat an-nisa 29) PERBEDAAN BAI’ AS- SALAM DG IJON

85 85 Biasanya digunakan pada petani dlm jangka waktu yg pendek Salam yg digunakan paralel antara petani, bank dan bulog Bisa terhadap barg industri seperti produk garmen (pakaian jadi) manfaat as-salam: selisih harga yg didapat dari nasabah dg harga jual kepada pembeli APLIKASI BAI’ AS- SALAM DLM BANK

86 86 PRODUSENPENJUAL SKEMA BAI’ AS- SALAMNASABAH BANKSYARIAH 4. KIRIM PESAN 5 BAYAR 2.PEMESAN BRG NASABAH & BAYAR TUNAI 1.NEGOISASI PESANAN DG KRITERIA 3. KIRIM DOKUMEN

87 87 ISTISHNA’: MERUPAKAN KONTRAK PENJUALAN ANTARA PEMBELI & PEMBUAT BRG. DLM KONTRAK INI, PEMBUAT BRG MENERIMA PESANAN DARI PEMBELI. PEMBUAT BRG LALU BERUSAHA MELALUI ORG LAIN UNT MEMBUAT ATAU MEMBELI BRG MENURUT SPISIFIKASI YG TELAH DISEPAKATI & MENJUALNYA KPD PEMBELI AKHIR. KEDUA BELAH PIHAK SEPAKAT ATAS HARGA SERTA SISTEM PEMBAYARAN, APAKAH PEMBAYARAN DILAKUKAN DIMUKA, MELALUI CICILAN, ATAU DITANGGUHKAN SAMPAI WAKTU MENDATANG. JUMHUR FUQAHA’ MENYATAKAN BAHWA BAI’ ISTISHNA’ MERUPAKAN JENIS KHUSUS BAI’ SALAM. BIASANYA DIGUNAKAN PADA MANUFAKTUR. DG DEMIKIAN KETENTUANNYA MENGIKUTI BAI’ SALAM BAI’ ISTISHNA’ INI AWAL MULANYA DIKENALKAN OLEH MAZHAB HANAFI PADA MULANYA TERMASUK AKAD YG DILARANG NAMUN DIBOLEHKAN ATAS DASAR ISTISHAN DAN KEMUDIAN DIIKUTI OLEH FUQAHA KONTEMPORER LANDASAN SYARIAHNYA MENGIKUTI BAI’ SALAM C. BAI’ AL- ISTISHNA’ ( PURCHASE BY ORDER OR MANUFACTURE )

88 88 BAI’ ISTISHNA’ TERMASUK AKAN YG DILARANG KARENA BERTENTANGAN PD SEMANGAT BAI’ SECARA QIYAS. DASRANYA, POKOK KONTRAK PENJUALAN HRS ADA DAN DIMILIKI OLEH PENJUAL, SEDANGKAN DLM ISTISHNA’ POKOK KONTRAK BELUM ADA ATAU TDK DIMILIKI PENJUAL NAMUN DISETUJUI ASAL ATAS DASAR ISTISHAN DG ALASAN: A. TELAH DIPRAKTEKKAN MASYARAKAT SECARA LUAS, TERUS MENERUS TANPA ADA KEBERATAN, DG DEMIKIAN TERMASUK KASUS IJMA ATAU KONSENSUS UMUM B. DLM SYARIAH DIMUNGKINKAN PENYIMPANGAN DARI QIYAS BERDASARKAN IJMA’ ULAMA C. KEBERADAAN ISTISHNA’ ATAS DASAR KEBUTUHAN MASYARAKAT, KRN BANYAK BARANG YG DIBUTUHKAN TDK TERSEDIA DIPASAR, SEHINGGA ORG MELAKUKAN KONTRAK AGAR DIBUATKAN ORG LAIN D. BAI’ INI SAH, SEBAB MELALUI ATURAN UMUM KEBOLEHAN KONTRAK SELAMA TDK BERTENTANGAN DG NASH. FUQAHA KONTEMPORER : SAH ATAS DASAR QIYAS DAN ATURAN UMUM SYARIAH, KRN MERUPAKAN JUAL BELI BIASA DAN PENJUAL MAMPU MENGADAKAN BARG PADA SAAT PENYERAHAN. PERSELISIHAN ATAS JENIS DAN KULITAS BRG DPT DIMINIMALISIR DG PENCANTUMAN SPESIFIKASI DAN UKURAN SERTA BAHAN MATRIAL YG DIGUNAKAN BAI’ AL- ISTISHNA’ DIMATA MAZHAB HANIFI

89 89 NASABAHKONSUMEN(PEMBELI) SKEMA BAI’ AL-ISTISHNA’PRODUSENPEMBUAT BANKPENJUAL 2. PEMBELI 1 PEMESAN 3. JUAL

90 90 DLM BAI’ ISTISHNA’, BISA PEMBELI MENGIZINKAN PEMBUAT MENGGUNBKAN SUBKONTRAKTOR UNT MELAKSANAKAN KONTRAK TSB. DG DEMIKIAN PEMBUAT DPT MEMBUAT KONTRAK ISTISHNA’ KEDUA UNT MEMENUHI KEWAJIBAN PD KONTRAK PERTAMA KONSEKUENSI MENGGUNAKAN KONTRAK ISTISHNA’ PARALEL: A. BANK SEBAGAI PEMBUAT KONTRAK PERTAMA TETAP MERUPAKAN SATU-SATUNYA PIHAK YG BERTANGGUNGJAWAB TERHADAP PELAKSANAAN KEWAJIBANNYA. DG DEMNIKIAN SEBAGAI SHANI’ PD KONTRAK PERTAMA, BANK TETAP BERTANGGUNGJAWAB ATAS KESALAHAN, KEKALLAIAN, ATAU PELANGGARAN KONTRAK B. TANGGUNGJAWAB TERHADAP BANK SEBAGAI PEMESAN. DIA TDK MEMPUNYAI HUB HK SECARA LANGSUNG DG NASABAH PADA KONTRAK PERTAMA. BAI’ ISTISHNA’ KEDUA MERUPAKAN KONTRAK PARALEL, DAN BUKAN MERUPAKAN BAIGIAN ATAU SYARAT PD KONTRAK PERTAMA. SEHINGGA KEDUA KONTRAK TERSEBUT TDK ADA KAITANNYA. C. BANK SEBAGAI SHANI’ BERTANGGUNGJAWAB KEPADA NASABAH PD KESALAHAN PELAKSANAAN SUBKONTRAKTOR DAN JAMINAN YG TIMBUL DARINYA. BAI’ AL- ISTISHNA’ PARALEL

91 91 PERBANDINGAN SUBJEKAS-SALAMISTISHNA’ATURAN& KETERANGAN HARGA SIFAT KONTRAK KONTRAK PARALEL MUSLAM FIH DIBAYAR SAAT KONTRAK MENGIKAT SECARA ASLI (THABI’I) POKOK KONTRAK SALAM PARALEL MASHNU’ BISA SAAT KONTRAK, DIANGSUR, KEMUDIAN HR MENGIKAT SECARA THABI’I ISTISHNA’ PARALEL BRG DITANGGUHKAN DG SPESIFIKASI CARA PENYELESAIAN PEMBAYARAN MERUPA KAN PERBEDAAN UTAMA SALAM MENGIKAT SEJAK SEMULA. ISTISHNA PENGIKAT UNT MELINDUNGI PRODDUSEN SEHINGGA TDK DITINGGALKAN OLEH KONSUMEN SERTA TDK TANGGUNGJAWAB SAH ASALKAN KEDUA KONTRAK SECARA HK TERPISAH

92 92 AKAD PEMINDAHAN HAK GUNA ATAS BARANG ATAU JASA, MELALU PEMBAYARAN UPAH SEWA, TANPA DIIKUTI DG PEMINDAHAN KEPEMILIKAN (OWNERSHP/MILKIYAH) ATAS BRG ITU SENDIRI AL- IJARAH SEWA MENYEWA

93 93 Q: 2:233, At-Talaq 6 H, Dari ibnu Abbas R menyatakan: saya bersaksi bahwa salaf (salam) yg dijamin untu jangka waktu tertentu tlh dihalalkan Allah pd kitab-Nya & diizinkan-Nya, lalu di baca ayat tsb. Ibnu Abbas meriwayatkan, R bersabda: berbekamlah kamu,kemudian berikanOlehmu upahnya kpd tukang bekam itu ( HR Bukhari Muslim). Dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah bersabda: “berikanlah upah pekerja Sblum keringatnya kering (HR Ibnu Majah) LANDASAN SYARIAH AL-IJARAH

94 94 MACAM-MACAM AL-IJARAH AL-’AIN (BENDA) AL-’AMIL (PEKERJA) AL- ASYKHAS

95 95 LEASING, BAIK OPERATING ATAU FINANCIAL NAMUN PD UMUMNYA BANK LEBIH MENGGUNAKAN MB PENGERTIAN 1.PERPADUAN ANTATAR KONTRAK JUAL BELI DAN SEWA 2.ATAU AKAD SEWA YG DIAKHIRI DG KEPEMILIKAN BARANG DITANGAN PENYEWA BENTUK APLIKASI 1.MEMILIKI BEBERAPA BENTUK, TERGANTUNG YG DISEPAKATI DLM KONTRAK. 2.CONTOH: AL- IJRAH DAN JANJI MENJUAL; NILAI SEWA YG DITENTUKAN DLM IJARAH; HARGA BRG DLM TRANSAKSI JUAL; KAPAN KEPEMILIKAN DIPINDAHKAN

96 96 SKEMA AL- IJARAH PESAN BELI OBYEK SEWA PESAN OBYEK SEWA 1 2 PENJUAL SUPLIER NASABAH BANK SYARIAH OBYEK SEWA 3 SEWA BELI B. MILIK A. MILIK

97 97 MANFAAT DAN RISIKO AL- IJARAH MANFAATNYA: UNT BANK, ADALAH KEUNTUNGAN SEWA DAN KEMBALINYA UANG POKOK RISIKONYA: 1.A. DEFAUL, NASABAH TDK MEMBAYAR CICILAN DG SENGAJA 2.R RUSAK: ASET RUSAK SEHINGGA MENYEBABKAN BIAYA PEMELIHARAAN BERTAMBAH, TERUTAMA BILA DISEBUTKAN DLM KONTRAK BAHWA PEMELIHARAAN HRS DILAKUKAN BANK. 3.BERHENTI: NASAB BERHENTI DITENGAH KONTRAK & TDK MAU MEMBELI ASET TSB, AKIBATNYA, BANK HRS MENGHITUNG KEMBALI KEUNTUNGAN & MENGEMBALIKAN SEBAHAGIAN KEPADA NASABAH

98 98 Perjanjian kerja: perjanjian yang diadakan oleh 2 org atau lebih yg mana satu pihak berjanji unt memberikan pekerjaan & pihak lain berjanji unt melakukan pekerjaan tersebut Klasifikasinya a. Perj unt melakukan jasa tertentu b. Perj kerja/perburuhan c. Perj pemborongan pekerjaan Ajir: Pihak yg melakukan pekerjaan Ajir khas: seorg atau beberapa org yg bekerja kepada seseorg tertentu Ajir Musytarak: org bekerja unt kepentingan org banyak Musta’jir : org yg memperoleh manfaat dari pekerjaan ajir AL- IJARAH PERJANJIAN KERJA

99 99 RAHN = JAMINAN UTANG ATAU GADAI MENAHAN SALAH SATU HRT MILIK PEMINJAM SEBAGAI JAMINAN ATAS PINJAMAN YG DITERIMANYA BRG YG DITAHAN MEMILIKI NILAI EKONOMIS PIHAK YG MENAHAN MEMPEROLEH JAMINAN UNT DPT MENGAMBIL KEMBALI SELURUH ATAU SEBAGIAN PIUTANGNYA AR- RAHN MORGTGAGE

100 100  SECARA ETIMOLOGIS: RAHN: TETAP, LESTARI. HABSU: PENAHANAN  ISTILAH: menjadikan brg yg mempunaui nilai harta menurut pandangan syara’ sebagai jaminan utang, hingga org yg bersangkutan boleh mengambil utang atau ia bisa mengambil sebagian (manfaat) barangnya itu (sayid Sabiq)  Pasal 1150 KUHPerdt: gadai adalah suatu hak yg diperoleh seseorg berpiutang atas suatu brg bergerak, yg diserahkan kepadanya oleh org yg berutang atau oleh org lain atas namanya dan yg memeberikan kekuasaan kepada si yang berpiutang itu unt mengambil pelunasan dari brg tersebut secara didahulukan dari pada org2 yg berpiutang lainnya; dg kekecualian biaya unt melelang barg tsb dan biaya yg dikeluarkan unt menylamatkan setelah brg itu digadaikan, biaya-biaya mana harus didahulukan AL-RAHN/AL-HABSU GADAI

101 101 Q: 2:283 Dari Aisyah, bahwa R membeli makanan dr seseorg Yahudi & menjaminkan kepadanya baju besi (Bukhari,Muslim) Anas r.a. berkata: R menggadaikan baju besinya kepd seorg yahudi di Madinah & mengambil darinya gandum unt Keluarganya (Bukhari,Ahmad, Nasa’I, Ibnu Majah) Dari Abu Hurairah, bahwa R bersabda;”apabila ada ternak digadaikan, punggungnya boleh dinaiki, air susunya deras boleh diminum (oleh penerima gadai), krn ia telah mengeluarkan biaya. Kpd org yg naik, minum, ia hrs mengeluarkan biaya perawatannya (HR.Janaah kecuali Muslim dan Nasa’I = Bukhari) Abuhuraira, R bersabda: “brg yg di gadaikan tdk blh ditutup dr pemilik yg menggadaikannya. Baginya keuntungan & Tanggungjawabnyalah Bila ada kerugian atau biaya ( HR Syafi’I dan Daruqutni) LANDASAN SYARIAH RAHN

102 102 MARHUN BIH PEMBIAYAAN MURTAHIN JAMINAN MURTAHIN BANK RAHIN NASABAH PEMOHONAN PEMBIAYAAN AKAD PEMBIAYAAN UTANG + MARK UP B. TITIPAN/GADAIAN PEMBIAYAAN A. C.

103 103 AL-WADIAH: etimologi: meninggalkan Istilah: sesuatu (dlm bentuk barang) yang ditingalkan seorang kepada orang lain unt dijaga (sayid sabiq) Perjanjian ini termasuk perjanjian riil, timbulnya hubungan hk setelah dilakukan perbuatan riil/nyata Dasar hukum: Q: 2:283: ”... Hendaknya org yang dipercaya menunuaikan amanah yg diberikan kepadanya” Hadis: dari Abu Huraiarah: bayarkanlah(kembalikanlah) petaruh (barang titipan) itu kepada org yang mempercayai engkau, dan janganlah sekali- kali engkau khianat meskipun terhadap org yang telah khianat kpdmu (sulaiman Rasyid 1990:308) Hukumnya: jaiz atau boleh Sunnah: apabila yg dititipi sanggup/mampu unt menjaga haram : Tdk mampu menjaga sebagaimana mestinya Makruh: apabila sipenerima merasa mampu akan tetapi merasa was- was apa bila tdk bisa amanah AL-WADI’AH PENITIPAN BARANG

104 104 RUKUN : Obyek : brg yg dititipkan tlh dimiliki secara sah, jika tdk tidak sah dan akan mendatangkan kemudharatan Subyek: memiliki capasity to act atau cakap bertindak menurut ketentuan hukum Lafaz: hrs diucapkan penyerahan dan ucapan penerimaan (ijab dan kabul) JAMINAN Sifat perjanjian ”percaya dan mempercayai mak tidak mesti pakai jaminan. Apabila brg musnah /rusak tdk berkewajiban unt menggantinya kecuali kelalian yg disengaja oleh pihak yg menerima Dasar hadis: Siapa yg dititipi tdk berkewajiban menjamin ( Sayis Sabiq Apabila penerima titipan meninggal ahli waris berkewajiabn unt mengembalikan kepada pemilik Apa bila pemilik brg tidak diketahui lagi, dan peneria titipan sdh berusaha mencari, mk barang yg dititipakan boleh dimanfaatkan un kemaslahatan unt keperluasn yg lebih penting dari yg penting Rukun dan Jaminan AL-WADI’AH

105 105 AL-TADAYUN: utang-piutang=pinjam-meminjam Istilah: Memberikan sesuatu kepada seseorg dg perjanjian dia akan membayar yg sama dg itu (sulaiman Rasyid 190:287) Pasal 1754 KUHPerdt: pinjam-meminjam adalah suatu perjanjian dg mana pihak yg satu memberikan kepada pihak yg lain suatu jumlah tertentu barag2 menghabis karena pemakaian, dengan syarat bahwa pihak yg belakangan ini akan mengembalikan sejumlah yg sama dari macam dan keadaaan yg sama pula Dasar hukum: Q: 5:2: ”... Hendaknya kamu tolong-menolong dlm kebaikan dan takwa.. Hadis: seorg muslim yg miutangkan seorg muslim dua kali, seolah-olah dia telah bersedekah kepadanya satu kali ( Sualaiman Rasyid, 1990:288) AL-TADAYUN UTANG PIUTANG

106 106 Subyek Hukum: Adanya yg berpiutang, dan berutang hrs org yang cakap unt melakukan perbuatan hk. Obyek : brg yg diutangkan disyaratkan berbentuk barang yg dpt diukur/ diketahui. Agar dikewmudian hari mudah unt mengembalikannya Lafaz: adanya pernyataan bagi kedua belah pihak Rukun dan syarat AL-tadayun

107 107 KELEBIHAN YG TDK DIPERJANJIKAN: kelebihan ini halal diterima bagi si berpiutang dan merupakjan kebaikan bagi yg berutang Dasar : HR Ahmad dan Tirmidzi dari Ibu Hurairah: Rasulullah telah mengutang hewan, kemudian beliau bayar hewan yg lebih tua umurnya: Rasulullah kemudian bersabda: org yg paling baik antara kamu ialah org yg dapat membayar utangnya dg yg lebih baik (Sulaiman Rasyid) 2. KELEBIHAN YG DIPERJANJIKAN Hukumnya tdk boleh/haram. Dasar: HR Baihaqi: tiap piutang yang mengambil manfaat maka ia semacam dari beberapa macam riba” HR Ibnu Majah, diceritakan Anas: seorg laki-laki telah mengutangkan suatu brg kepada temannya kemudian dia diberi hadiah oleh temannya lalu dia ditanya soal ini, maka ia berkata: Sabda Rasulullah: apa bila salah seorg diantara kami mengutangkan sesuatu kemudian diberi hadiah atau dinaikkan diatas kendaraannya, maka hendaklah jangan diterimanya hadiah itu kecuali diantara keduanya memang berlaku demikian sebelum terjadinya utang piutang. Melebihi pembayaran

108 108 SYIRKAH (PERSEKUTUAN) IBAHAH MILIK AKAD JABARIYAH IKHTIYARIYAH

109 109 SYIRKAH AKAD Persekutuan antara dua orang atau lebih yang timbul dengan adanya perjanjian AMWALA’MAL MUDHOROBAH SHANAI’ABDANTAQABUL ‘INANMUFAWADAH

110 110 Macam syirkah a’mal Syirkah Abdan: persekutuan tenaga/badan Syirkah Abdan: persekutuan tenaga/badan Syirkah Shanai’: persekutuan kerajian Syirkah Shanai’: persekutuan kerajian Syirkah taqabul: persekutuan meneria pekerjaan Syirkah taqabul: persekutuan meneria pekerjaan Syirkah Wujuh: persekutuan kepercayaan pihak ketiga pada para syuraka Syirkah Wujuh: persekutuan kepercayaan pihak ketiga pada para syuraka

111 111 Syirkah wujuh Persekutuan tanpa modal harta untuk membeli barang dengan pembayaran harga yang ditangguhkan kemudian menjual barang itu yang keuntungannya dibagi pada para anggota. Modalnya kepercayaan pihak ketiga kepada seluruh atau sebagian anggota persekutuan Persekutuan tanpa modal harta untuk membeli barang dengan pembayaran harga yang ditangguhkan kemudian menjual barang itu yang keuntungannya dibagi pada para anggota. Modalnya kepercayaan pihak ketiga kepada seluruh atau sebagian anggota persekutuan Tentang pembagian keuntungan, Hambali membolehkan berlebih kurang, tanpa memperhatikan tanggungan para anggota terhadap barang2 yg dibeli Tentang pembagian keuntungan, Hambali membolehkan berlebih kurang, tanpa memperhatikan tanggungan para anggota terhadap barang2 yg dibeli Hanafi: membolehkan berlebih kurang pembagian keuntungan, tetapi harus disesuaikan perbandingan berat ringan tanggungan terhadap barang yang mereka beli Hanafi: membolehkan berlebih kurang pembagian keuntungan, tetapi harus disesuaikan perbandingan berat ringan tanggungan terhadap barang yang mereka beli

112 112 Syirkah= sharikah=musyarakah partnership=participation finansing kemitraan=persekutuan=perkongsian Syirkah mulk = al-milk: kepemilikan bersama (co- ownership) dan keberadaannya muncul apabila dua org atau lebih memperoleh kepemilikan bersama ( joint ownership) atas sesuatu kekayaan tanpa terlebihdahulu membuat perjanjian kemitraan yg resmi. Penggunaannya baik secara ikhtiariyah (sukarela) atau jabariyah (terpaksa) Syirkah mulk = al-milk: kepemilikan bersama (co- ownership) dan keberadaannya muncul apabila dua org atau lebih memperoleh kepemilikan bersama ( joint ownership) atas sesuatu kekayaan tanpa terlebihdahulu membuat perjanjian kemitraan yg resmi. Penggunaannya baik secara ikhtiariyah (sukarela) atau jabariyah (terpaksa) Syirkah al-’uqud ( contractual partnership): kemitraan yg sesungguhnya,krn para pihak secara sukarela berkeinginan untuk membuat suatu perjanjian investasi bersama dan berbagi untung dan risiko. Kerugian dan keuntungan dibagi secara proposional sesuai dengan modal masing-masing yg telah diinvestasikan. Syirkah al-’uqud ( contractual partnership): kemitraan yg sesungguhnya,krn para pihak secara sukarela berkeinginan untuk membuat suatu perjanjian investasi bersama dan berbagi untung dan risiko. Kerugian dan keuntungan dibagi secara proposional sesuai dengan modal masing-masing yg telah diinvestasikan.

113 113 5 jenis syirkah al-’uqud Al- mufawwadhah: para mitra hrs dewasa; dana yg diinvestasikan hrs sama jumlahnya; masing2 mengemban tanggungjawab; menerima dan memikul bersama keuntungan dan kerugian; memiliki kewenangan penuh untuk bertindak bagi dan atas nama pihak lain; secara tanggung renteng bertangujawab atas kewajiban kemitraan sepanjang kewajiban tersebut timbul dari pelaksanaan bisnis kemitraan; masing-masing pihak dpt bertindak sebagai kuasadan penjamin ( kafil). Hal ini sama dengan firma (hanya modal yg disetor tdk hrs sama) Al- mufawwadhah: para mitra hrs dewasa; dana yg diinvestasikan hrs sama jumlahnya; masing2 mengemban tanggungjawab; menerima dan memikul bersama keuntungan dan kerugian; memiliki kewenangan penuh untuk bertindak bagi dan atas nama pihak lain; secara tanggung renteng bertangujawab atas kewajiban kemitraan sepanjang kewajiban tersebut timbul dari pelaksanaan bisnis kemitraan; masing-masing pihak dpt bertindak sebagai kuasadan penjamin ( kafil). Hal ini sama dengan firma (hanya modal yg disetor tdk hrs sama) Syirkah al-’inan : perjanjian kemitraan ( partnership) dua orang atau lebih memberikan modal baik dalam bentuk uang atau in kind, atau tenaga ( labour) atau kombinasi dari semuanya atau sebagian. Mitra tdk perlu dewasa; tdk memiliki saham yg sama dalam permodalan; tanggungjawab tdk sama; pembagian keuntungan tdk sama sesuai dengan perjanjian yg telah disepakati Syirkah al-’inan : perjanjian kemitraan ( partnership) dua orang atau lebih memberikan modal baik dalam bentuk uang atau in kind, atau tenaga ( labour) atau kombinasi dari semuanya atau sebagian. Mitra tdk perlu dewasa; tdk memiliki saham yg sama dalam permodalan; tanggungjawab tdk sama; pembagian keuntungan tdk sama sesuai dengan perjanjian yg telah disepakati Syirkah Abdan : para mitra menyumbangkan keahliannya dan tenaganya untuk mengelola bisnis tanpa memberikan modal Syirkah Abdan : para mitra menyumbangkan keahliannya dan tenaganya untuk mengelola bisnis tanpa memberikan modal Syirkah al- wujuh: para mitra moenyumbang good will, credit worthiness dan hubungan kontak-kontak mereka untuk mempromosikan bisnis mereka tanpa menyetorkan modal Syirkah al- wujuh: para mitra moenyumbang good will, credit worthiness dan hubungan kontak-kontak mereka untuk mempromosikan bisnis mereka tanpa menyetorkan modal Mudharabah: suatu transaksi pembiayaan yg melibatkan sekurag- kurngnya dua pihak, yakni fihak yg memiliki dan menyediakan modal guna membiayai proyek atau usaha ( shahibul mal rabb-al-mal) dan kedua, pihak pengusaha yg memerlukan modal dan menjalankan proyek atau usaha ( mudharib) Mudharabah: suatu transaksi pembiayaan yg melibatkan sekurag- kurngnya dua pihak, yakni fihak yg memiliki dan menyediakan modal guna membiayai proyek atau usaha ( shahibul mal rabb-al-mal) dan kedua, pihak pengusaha yg memerlukan modal dan menjalankan proyek atau usaha ( mudharib)

114 114 A. Pengertian hukum bisnis syariah A. Pengertian hukum bisnis syariah B. Syarat dan rukun hk bisnis syariah B. Syarat dan rukun hk bisnis syariah C. macam-macam hukum bisnis syariah C. macam-macam hukum bisnis syariah D. Penyelesaian sengketa bisnis D. Penyelesaian sengketa bisnis syariah syariah

115 115 BISNIS istilah bisnis sering di ekspresikan sebagai urusan atau kegiatan dagang. istilah bisnis sering di ekspresikan sebagai urusan atau kegiatan dagang. Kata ”bisnis” diambil dari bahasa Inggris Business yang berarti kegiatan usaha. Kata ”bisnis” diambil dari bahasa Inggris Business yang berarti kegiatan usaha. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bisnis diartikan: usaha dagang, usaha komersial dalam dunia perdagangan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bisnis diartikan: usaha dagang, usaha komersial dalam dunia perdagangan. Sedangkan dalam Black’s Law Dictionary disebutkan: Business: Employment occupation, profession, or commercial activity engaged in for gain or livelihood. Activity or enterprise for gain, benefit, advantage or livelihood….. Sedangkan dalam Black’s Law Dictionary disebutkan: Business: Employment occupation, profession, or commercial activity engaged in for gain or livelihood. Activity or enterprise for gain, benefit, advantage or livelihood….. Bisnis, diartikan sebagai keseluruhan kegiatan usaha yang dijalankan oleh orang atau badan secara terus menerus, yaitu berupa kegiatan mengadakan barang- barang atau jasa-jasa maupun fasilitas-fasilitas untuk diperjual belikan, dipertukarkan atau disewagunakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Bisnis, diartikan sebagai keseluruhan kegiatan usaha yang dijalankan oleh orang atau badan secara terus menerus, yaitu berupa kegiatan mengadakan barang- barang atau jasa-jasa maupun fasilitas-fasilitas untuk diperjual belikan, dipertukarkan atau disewagunakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan.

116 116 KONTRAK Kontrak bisnis, terdiri dari dua kata kotrak dan basinis. Kontrak bisnis, terdiri dari dua kata kotrak dan basinis. Istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu contracts. Dalam bahasa Belanda disebut dengan overeenkomst (perjanjian). Istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu contracts. Dalam bahasa Belanda disebut dengan overeenkomst (perjanjian). Menurut Van Dunne, perjanjian adalah :” Sesuatu hubungan hukum antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum”. Menurut Van Dunne, perjanjian adalah :” Sesuatu hubungan hukum antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum”. Pendapat Charless L. Knapp dan Nathan M. Crystal mengatakan: “Contract is, an agreement between two or more persons- not merely a shared belief, but common undersstanding as to something That is to be donein the future by one or both of them. Pendapat Charless L. Knapp dan Nathan M. Crystal mengatakan: “Contract is, an agreement between two or more persons- not merely a shared belief, but common undersstanding as to something That is to be donein the future by one or both of them. Dan dalam Black’s law Dictionary, contact adalah: “an agreement between two or more person which creates an obligation to do or not to do particular thing”. Artinya: kontrak adalah suatu persetujuan antara dua orang atau lebih. Kontrak itu menimbulkan sebuah kewajiban untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu secara sebagian. Dan dalam Black’s law Dictionary, contact adalah: “an agreement between two or more person which creates an obligation to do or not to do particular thing”. Artinya: kontrak adalah suatu persetujuan antara dua orang atau lebih. Kontrak itu menimbulkan sebuah kewajiban untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu secara sebagian.

117 117 Kontrak Bisnis Syariah Hukum bisnis syariah : didasarkan pada kata hukum syara’ dan bisnis. Hukum bisnis syariah : didasarkan pada kata hukum syara’ dan bisnis. Hukum syara : kata majemuk yang tersusun dari kata “hukum” dan kata “syara’”. Kata hukum berasal dari bahasa arab “hukum” yang secara etimologis berarti “memutuskan”, “menetapkan”, dan “menyelesaikan” Hukum syara : kata majemuk yang tersusun dari kata “hukum” dan kata “syara’”. Kata hukum berasal dari bahasa arab “hukum” yang secara etimologis berarti “memutuskan”, “menetapkan”, dan “menyelesaikan” Hukum syara’: seperangkat peraturan berdasarkan ketentuan Allah tentang tingkah laku manusia yang diakui dan diyakini berlaku serta mengikat untuk semua umat. Hukum syara’: seperangkat peraturan berdasarkan ketentuan Allah tentang tingkah laku manusia yang diakui dan diyakini berlaku serta mengikat untuk semua umat. Bisnis, diartikan sebagai keseluruhan kegiatan usaha yang dijalankan oleh orang atau badan secara terus menerus, yaitu berupa kegiatan mengadakan barang-barang atau jasa-jasa maupun fasilitas-fasilitas untuk diperjual belikan, dipertukarkan atau disewagunakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Bisnis, diartikan sebagai keseluruhan kegiatan usaha yang dijalankan oleh orang atau badan secara terus menerus, yaitu berupa kegiatan mengadakan barang-barang atau jasa-jasa maupun fasilitas-fasilitas untuk diperjual belikan, dipertukarkan atau disewagunakan dengan tujuan mendapatkan keuntungan.

118 118 KONTRAK Kontrak bisnis, terdiri dari dua kata kotrak dan basinis. Kontrak bisnis, terdiri dari dua kata kotrak dan basinis. Istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu contracts. Dalam bahasa Belanda disebut dengan overeenkomst (perjanjian). Istilah kontrak berasal dari bahasa Inggris, yaitu contracts. Dalam bahasa Belanda disebut dengan overeenkomst (perjanjian). Menurut Van Dunne, perjanjian adalah :” Sesuatu hubungan hukum antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum”. Menurut Van Dunne, perjanjian adalah :” Sesuatu hubungan hukum antara dua pihak atau lebih berdasarkan kata sepakat untuk menimbulkan akibat hukum”. Pendapat Charless L. Knapp dan Nathan M. Crystal mengatakan: “Contract is, an agreement between two or more persons- not merely a shared belief, but common undersstanding as to something That is to be donein the future by one or both of them. Pendapat Charless L. Knapp dan Nathan M. Crystal mengatakan: “Contract is, an agreement between two or more persons- not merely a shared belief, but common undersstanding as to something That is to be donein the future by one or both of them. Dan dalam Black’s law Dictionary, contact adalah: “an agreement between two or more person which creates an obligation to do or not to do particular thing”. Artinya: kontrak adalah suatu persetujuan antara dua orang atau lebih. Kontrak itu menimbulkan sebuah kewajiban untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu secara sebagian. Dan dalam Black’s law Dictionary, contact adalah: “an agreement between two or more person which creates an obligation to do or not to do particular thing”. Artinya: kontrak adalah suatu persetujuan antara dua orang atau lebih. Kontrak itu menimbulkan sebuah kewajiban untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu secara sebagian.

119 119 HK ISLAM :SYARIAH DAN FIQIH Hukum Islam mempunyai corak tersendiri yang bersifat sui generis (berbeda dalam jenisnya). Hukum Islam mempunyai corak tersendiri yang bersifat sui generis (berbeda dalam jenisnya). Adapun ciri-ciri hukum Islam salah satunya adalah mempunyai dua istilah kunci, yakni syariah dan fiqih. Adapun ciri-ciri hukum Islam salah satunya adalah mempunyai dua istilah kunci, yakni syariah dan fiqih. Syariah terdiri dari wahyu Allah dan sunnah nabi Syariah terdiri dari wahyu Allah dan sunnah nabi Fiqih adalah pemahaman dari hasil pemahaman manusia Fiqih adalah pemahaman dari hasil pemahaman manusia ahli usul fiqh: syariah adalah al-nushush al- muqaddasah (ajaran Islam yang sama sekali tidak dicampuri oleh daya nalar manusia) dalam al-quran maupun as-sunnah al-mutawatirah. Adapun Fiqh ialah pemahaman atau apa yang dipahami dari al-nushush al- muqaddasah ahli usul fiqh: syariah adalah al-nushush al- muqaddasah (ajaran Islam yang sama sekali tidak dicampuri oleh daya nalar manusia) dalam al-quran maupun as-sunnah al-mutawatirah. Adapun Fiqh ialah pemahaman atau apa yang dipahami dari al-nushush al- muqaddasah Syariah bersifat stabil (tsabat) sedang fikih bersifat dinamis (tathawur). Syariah bersifat stabil (tsabat) sedang fikih bersifat dinamis (tathawur). Memiliki hub sangat erat, dapat dibedakan tetapi tidak mungkin dicerai pisahkan. Syariah landasan fikih, fikih adalah memahaman tentang syariah Memiliki hub sangat erat, dapat dibedakan tetapi tidak mungkin dicerai pisahkan. Syariah landasan fikih, fikih adalah memahaman tentang syariah Hukum Islam mempunyai dua sifat al- tsabat dan al-tathawwar, Hukum Islam mempunyai dua sifat al- tsabat dan al-tathawwar,

120 120 Tujuan Hukum dlm Konrak Bisnis Syariah al-tahshi’l wa al-ibqa’ : mencapai kebahagiaan hidup dan mempertahankannya al-tahshi’l wa al-ibqa’ : mencapai kebahagiaan hidup dan mempertahankannya jalb al- masha’lih wa daf’ al- mafa’sid : mengambil maslahah serta sekaligus mencegah kerusakan jalb al- masha’lih wa daf’ al- mafa’sid : mengambil maslahah serta sekaligus mencegah kerusakan tujuan ini sudah disesuaikan dengan fitrah manusia dan fungsi dari semua daya fitrahnya tujuan ini sudah disesuaikan dengan fitrah manusia dan fungsi dari semua daya fitrahnya

121 121 HARMINISASI HUKUM Harmonisasi menunjukkan perhatian seimbang untuk menciptakan koordinasi serta penyesuaian diantara dua posisi yang berbeda. h harmonisasi juga akan membawa penyesuaian dan pencangkokkan antara dua posisi yang berbeda, karena tidak ada kebutuhan untuk mewujudkan harmonisasi diantara posisi yang sama Alasan mengapa harmonisasi diperlukan; pertama, karena keadaan darurat. Kedua, tidak wajar untuk meninggalkan undang-undang yang sudah ada. Ketiga, terdapat dua peraturan perundang-undangan mempunyai ruang lingkup yang sangat luas. Keempat, beberapa aspek dari undang-undang yang berbeda mempunyi persamaan dari segi matari dan tata caranya

122 122 WASSALAM SELAMAT BERIJTIHAD DAN BERJIHAD MENEGAKKAN HK PERDATA ISLAM SELAMAT BERIJTIHAD DAN BERJIHAD MENEGAKKAN HK PERDATA ISLAM

123 123 Ma’assalamah ilal- liqa’

124 124 Soal MID 1. Setiap subyek hukum yang hendak bermuamalah disamaping telah memiliki kecakapan dia harus memperhatikan prinsip-prinsip muamalah, agar muamlahnya tidak dikatakan cacat a. Kapan subyek hukum dikatakan memiliki ahliyatul ada’ dan ahliyatul wujub secara sempurna. Jelaskan dengan memberikan contoh. a. Kapan subyek hukum dikatakan memiliki ahliyatul ada’ dan ahliyatul wujub secara sempurna. Jelaskan dengan memberikan contoh. b. sebutkan 4 prinsip muamalah dan tiga prinsip yang terkandung dalam An- Nisa’ ayat 29 b. sebutkan 4 prinsip muamalah dan tiga prinsip yang terkandung dalam An- Nisa’ ayat 29 c. Kapan mumalah dikatakan cacat c. Kapan mumalah dikatakan cacat 2. Atmo mengambil kridit kepada Bank B sebesar 100 Juta dalam jangka waktu 5 th dengan jaminan Rumah tinggal dan lukisan. 2 th setelah mengangsur Atmo sakit. Pada saat sakit Candra (adik Atmo) meminta Atmo bersedia membuat wasiat untuk dirinya agar kelak rumah Atmo diberikan kepadanya. Candra yang nekat tersebut, tanpa sepengetahuan Atmo telah menjual rumah Atmo, padahal rumah tersebut sedang disewakan kepada Ponidi. 2 hari stelah penandatangan surat wasiat Atmo meninggal dunia dengan meninggalkan hutang kepada Bank B a. Apakah sisa jangka waktu pelunasan kridit ( 3 th) dapat beralih pada ahli waris. Jelaskan dengan menggunakan dua pendapat fuqaha a. Apakah sisa jangka waktu pelunasan kridit ( 3 th) dapat beralih pada ahli waris. Jelaskan dengan menggunakan dua pendapat fuqaha b. Apajkah rumah dan lukisan termasuk benda qimi atau mitsli. Jelaskan dengan akibat hukumnya b. Apajkah rumah dan lukisan termasuk benda qimi atau mitsli. Jelaskan dengan akibat hukumnya c. Apakah surat wasiat yg ditanda tangani Atomo untuk Candra dikatakan sah. c. Apakah surat wasiat yg ditanda tangani Atomo untuk Candra dikatakan sah. d. Apakah jual beli dapat membatalkkan sewa menyewa. Terangkan d. Apakah jual beli dapat membatalkkan sewa menyewa. Terangkan 3. Hukum Islam, lebih mengedepankan kewajiban dari pada hak, hal ini berbeda dengan hukum konvensional. Demikian juga hak milik dalam Islam tidak motlak dan tidak sekedar berfungsi sosial, tetapi berfungsi ibadah. a. Jelaskan, mengapa Hukum Islam lebih mmengedepakan kewajiban dari pada hak a. Jelaskan, mengapa Hukum Islam lebih mmengedepakan kewajiban dari pada hak b. Jelaskan masing-masing : maksud hak milik mutlak dan fungsi sosial dan berfungsi ibadah b. Jelaskan masing-masing : maksud hak milik mutlak dan fungsi sosial dan berfungsi ibadah

125 125 SOAL AKHIR SEMESTER 1. Dalam Muamalah, Akad dikatakan terjadi dan sah apabila telah memenuhi rukun dan syarat sahnya akad dan tidak mengandung unsur gharar, maisir dan ribawiyyah. a. sebutkan rukun dan syarat sahnya akad a. sebutkan rukun dan syarat sahnya akad b. Jelaskan dengan dasar syar’imya larangan akad yg mengandung unsur Gharar, maisir dan ribawiyyah b. Jelaskan dengan dasar syar’imya larangan akad yg mengandung unsur Gharar, maisir dan ribawiyyah c. Apakah jual beli valuta asing dan saham di bursa efek telah memenuhi syarat dan rukunnya akad. Jelaskan c. Apakah jual beli valuta asing dan saham di bursa efek telah memenuhi syarat dan rukunnya akad. Jelaskan 2. Khiyar dalam akad dimaksudkan guna para pihak dapat menentukan untuk melangsungkan atau tidak akad yang telah diadakan. Bahkan setelah khiyar diperintahkan untuk menggunakan sighah tertulis a. sebutkan perbedaan berikut syarat yang harus terpenuhi anatara khiyar cacat dan khiyar ta’yin, berikut dasar nashnya ( qur’an atau hadis) a. sebutkan perbedaan berikut syarat yang harus terpenuhi anatara khiyar cacat dan khiyar ta’yin, berikut dasar nashnya ( qur’an atau hadis) b. uraikan sighat akad tertulis menurut Al- Baqarah 282 b. uraikan sighat akad tertulis menurut Al- Baqarah Surat an- Nisa’ ayat 29 telah dijelaskan adanya 3 prinsip dalam akad. Jika terpenuhi kesepakatan kehendak dalam akad tdk akan cacat. a. Sebutkan 3 prinsip yang dimaksud dalam ayat 29 tersebut a. Sebutkan 3 prinsip yang dimaksud dalam ayat 29 tersebut b. sebutkan yang mengakibatkan akad itu cacat b. sebutkan yang mengakibatkan akad itu cacat 3. Perkembangan akad akhir-akhir ini perlu di dikaji secara mendalam, kerena kadang belum pernah terjadi pada masa Rasulullah dan para sahabatnya. Contohnya, perjanjian jual beli voluta asing, jual beli komuditi berjangka di bursa, dan praktek akad murabahah dll. a. jalaskan dasar kebolehan akad dilakukan sekalipun rasulullah belum pernah melakukan, sebutkan ayat qur’an atau hadis atau kaidah fiqhiyahnya a. jalaskan dasar kebolehan akad dilakukan sekalipun rasulullah belum pernah melakukan, sebutkan ayat qur’an atau hadis atau kaidah fiqhiyahnya b. Apakah jual beli voluta asing dan komuditi berjangka di bursa berjangka sah menurut hukum Islam b. Apakah jual beli voluta asing dan komuditi berjangka di bursa berjangka sah menurut hukum Islam c. berikan skema dan contoh dalam praktek murabahah c. berikan skema dan contoh dalam praktek murabahah

126 126 GjfBUã Gæ ?y ä- 3fJeã äi ã=1g1ã pã v w1 h =1 ä2fI vã ktÊ p=E2Q l qjfBUã p ktÊ p=E2Q l qjfBUã p äi ã=1g1ã p v w1h=1 v ã Hadis riwayat tirmidzi dari Amr bin Auf al- Muzani “perjanjian dapat dilakukan diantara kaum muslimin, kecuali perdamaian yang mengharamkan yang halal atau yang menghalalkan yang haram dan kaum muslimin terikat dengan syarat-syarat mereka kecuali mengaramkan yang halal dan menghalalkan yang haram”

127 127 ä~m9eã å=aoi Öæ=akfBioQ, =Y oi Öi ä~^eã h q} å =aoi Öæ=a unQ ufeã,=Y Ä kfBi rãp<Å u~5ã lqQð 9çReã hã8 äi 9çReã l qQð ufeã p “orang yang melepaskan seorang muslim dari kesulitannya di dunia, Allah akan melepaskan kesulitannya di akhirat, dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya, selama ia (suka) menolong saudaranya”

128 128 kfA p u~fQ ufeã d qA< lã unQ ufeãûM< <;6eã 9~RA ) ã oQ L ã=%oQ S~çeã äjmã d ä] Dari abi sa’id al- khudri radhiallah ‘anhu, rasululllah saw bersabda: “sesungguhnya jual beli itu hanya boleh dilakukan karena kerelaan kedua belah pihak” ( RH. Baihaqi, ibnu majah) Lihat Q:275,280. 4:29, 5:1-2

129 129 Qa’idah fiqhiyyah Ö1 äæ vã $ wiäRUã ð gI vã Ö1 äæ vã $ wiäRUã ð gI vã ätæ k}=7 2Qg~e 8 d9} lã vã ätæ k}=7 2Qg~e 8 d9} lã vã “Pada dasarnya segala bentuk muamalah itu boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengahramkannya” “Pada dasarnya segala bentuk muamalah itu boleh dilakukan kecuali ada dalil yang mengahramkannya”


Download ppt "1 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA MUAMALAH ( HK KEPERDATAAN) OLEH AUNUR ROHIM FAQIH, SH., M.Hum."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google