Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pendahuluan. Bagaimana cara penyimpanan bilangan riil di dalam komputer? Berbeda - beda bergantung pada piranti keras dan compiler bahasa pemrogramannya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pendahuluan. Bagaimana cara penyimpanan bilangan riil di dalam komputer? Berbeda - beda bergantung pada piranti keras dan compiler bahasa pemrogramannya."— Transcript presentasi:

1

2 Pendahuluan. Bagaimana cara penyimpanan bilangan riil di dalam komputer? Berbeda - beda bergantung pada piranti keras dan compiler bahasa pemrogramannya Bilangan riil di dalam komputer umumnya disajikan dalam format bilangan titik-kambang

3 Pengertian Bilangan titik -kambang a ditulis sebagai : a = ± m x B p = ± 0.d 1 d 2 d 3 d 4 d 5 d 6...d n x B p Keterangan : m = mantisa (riil), d 1 d 2 d 3 d 4 d 5 d 6...dn adalah digit atau bit mantisa yang nilainya dari 0 sampai B – 1, n adalah panjang digit (bit) mantisa. B = basis sistem bilangan yang dipakai (2, 8, 10, 16, dan sebagainya) p = pangkat (berupa bilangan bulat), nilainya dari –P min sampai +P maks contoh, bilangan riil dinyatakan sebagai x 10 3 (basis 10 )

4 Bilangan titik kambang di dalam sistem biner dipresentasikan oleh komputer dalam bentuk word, dan setiap word punya ketelitian yang berbeda – beda. Pada komputer IBM PC, bilangan titik-kambang berketelitian tunggal (single precission) disajikan dalam 32 bit yang terdiri atas 1 bit sebagai tanda, 8 bit untuk pangkat dan 23 bit untuk mantisa. Sedangkan pada komputer IBM 370, bilangan titik- kambang berketelitian tunggal disajikan dalam 32 bit yang terdiri dari 1 bit tanda, 7 bit pangkat (basis 16), dan 24 bit mantis (setara dengan 6 sampai 7 digit desimal).

5 Bilangan titik kambang ternormalisasi Syarat : digit mantis yang pertana tidak boleh nol a = ± m x B p = ± 0.d 1 d 2 d 3 d 4 d 5 d 6...d n x B p Pada sistem desimal Pada sistem biner

6 Contoh : Tulislah bilangan dalam format titik kambang ternormalisasi dengan basis 10, basis 2, dan basis 16 Penyelesaian : = 2, Dalam basis 10 0, x 10 1 Dalam basis 2 0, x 2 2 Dalam basis B7E x 16 1

7 Pembulatan pada bilangan titik kambang Pemenggalan (copping) Pembulatan ke digit terdekat (in-rounding) Pembulatan

8 Pemenggalan (chopping) Misalkan a = ± m x B p = ± 0.d 1 d 2 d 3 d 4 d 5 d 6...d n d n+1 …x B p fl chop (a) = ± m x B p = ± 0.d 1 d 2 d 3 d 4 d 5 d 6...d n-1 d n x B p Contoh : = 0, … x 10 0 fl chop = 0, x 10 0 (6 digit mantis) Galatnya adalah 0, … Sedangkan untuk biner, pembulatan dilakukan berdasarkan bit yang diterapkan komputer, misalkan 32, 16, atau yang lain.

9 Pembulatan ke digit terdekat (in-rounding) Misalkan a = ± 0.d 1 d 2 d 3 d 4 d 5 d 6...d n d n+1 …x 10 p fl chop (a) = ± 0.d 1 d 2 d 3 d 4 d 5 d 6... x 10 p Dalam hal ini =, dan n genap, dan n ganjil

10 Contoh a= x Di dalam komputer 7 digit dibulatkan menjadi (a) = _____________________ Di dalam komputer 8 digit dibulatkan menjadi (a) = _____________________ Di dalam komputer 6 digit dibulatkan menjadi (a) = _____________________ Di dalam komputer 9 digit dibulatkan menjadi (a) = ______________________

11 Aritmatika bilangan titik kambang Aritmatika titik kambang Operasi penambahan Operasi pengurangan Operasi perkalian Operasi pembagian

12 Operasi penjumlahan dan pengurangan Hitunglah ,04381 dengan mantis 4 digit (basis 10) Hitunglah x x Hitunglah 3677 – 0,3283, dengan mantis 4 digit basis 10 Kurangi – , dengan 11 angka bena

13 Perkalian dan pembagian Tentukan hasil perkalian x 10 4 dengan x 10 1 Tentukan hasil dari ( x 10 3 )x ( x ) Tentukan hasil dari ( x )/( x )

14 Terima kasih


Download ppt "Pendahuluan. Bagaimana cara penyimpanan bilangan riil di dalam komputer? Berbeda - beda bergantung pada piranti keras dan compiler bahasa pemrogramannya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google