Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Proses Perancangan Celana Berpembalut (Nalut) UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2012 Oleh : Yuda Legawa 10303066.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Proses Perancangan Celana Berpembalut (Nalut) UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2012 Oleh : Yuda Legawa 10303066."— Transcript presentasi:

1 Proses Perancangan Celana Berpembalut (Nalut) UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2012 Oleh : Yuda Legawa

2 Latar Belakang Masalah Dalam menggunakan suatu produk kita akan selalu mencari yang lebih praktis baik dalam penggunaan maupun dalam penyimpanan, karena hal ini akan sangat meringankan beban kita dalam menggunakannya. Seiring dengan perkembangan jaman suatu produk akan selalu mengalami inovasi sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Karena keberhasilan industri dalam menghadapi persaingan ditentukan oleh keberhasilan dalam merancang dan mengembangkan produk yang sesuai dengan keinginan konsumen dan kecepatan industri tersebut dalam beradaptasi/ merespon perubahan keinginan konsumennya. Bagaiamana Proses perancangan tersebut dilakukan? Apakah produk yang dirancang efektif dan efesien? Tujuan Penelitian

3 Identifikasi Masalah  Mengidentifikasi keinginan konsumen.  Merancang proses pembuatan produk NALUT.  Menganalisis perancangan produk NALUT. Pembatasan Masalah Produk yang dirancang untuk wanita yang sudah menstruasi saja Produk yang dirancang terbuat dari kain catoon dan bahan serat Ukuran yang digunakan dalam perancangan produk ini adalah All Size

4 Flowchart Pemecahan Masalah

5 Tinjauan Pustaka Tahap ini dilakukan untuk lebih mengarahkan penelitian yang dilakukan. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk mendapatkan masukan-masukan, sehingga masalah yang akan diteliti dapat dipahami lebih baik dan dilaksanakan dengan terarah sesuai teori yang ada dan berhubungan langsung dengan permasalahan dalam penelitian ini. Identifikasi Masalah  Bagaimana proses perancangan tersebut dilakukan?  Apakah produk yang dirancang efektif dan efesien?

6 Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jawaban dari identifikasi masalah yang didapat, yaitu untuk mengetahui langkah apa saja yang harus dilakukan dalam proses perancangan dan pengembangan produk yang dibuat. Pengumpulan Data Mengumpulkan data yang diperlukan peneliti, data yang dikumpulkan berupa hasil kuesioner konsumen berdasarkan tingkat kepentingan dan kepuasan.

7 Perancangan Koesioner Perancangan koesioner digunakan untuk mengetahui apa saja yang diinginkan konsumen terhadap produk yang dirancang. Koesioner sangat mudah digunakan untuk pengumpulan data yang dibutuhkan dan berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai produk yang dirancang. Penyebaran Kuisioner Tahap Awal Sebelum kuisioner disebarkan, terlebih dahulu dilakukan penyebaran kuisioner pendahuluan atau tahap awal

8 Penentuan Jumlah Sampel Penentuan jumlah sampel merupakan suatu langkah awal sebelum melakukan penyebaran kuesioner yang mana penentuan jumlah sampel ini untuk mengetahui apakah sampel yang diambil telah mewakili populasi atau belum Penyebaran Kuisioner Tahap Akhir Setelah diketahui berapa jumlah kuisioner yang akan disebarkan, kemudian dilakukan penyebaran kuisioner Pengolahan Data Data-data yang telah dikumpulkan, selanjutnya diolah dengan mengetahui Daftar Kebutuhan dan Keinginan konsumen (Customer Needs) terhadap produk yang akan dirancang. Daftar Kebutuhan dan Keinginan konsumen (Customer Needs) Berisi data yang diperoleh dari hasil wawancara kepada konsumen, observasi. Daftar kebutuhan dan keinginan konsumen dibagi menjadi beberapa sub pokok, yaitu: mudah digunakan, nyaman, harga terjangkau, praktis, efesien dan efektif.

9 Analisis Analisis pada penelitian ini merupakan analisis dari pengolahan data, dan perancangan dan pengembangan produk yang akan dibuat. Kesimpulan dan Saran Tahap akhir dari penelitian ini adalah membuat kesimpulan dan saran. Kesimpulan merupakan intisari dari yang telah dilakukan. Sedangkan saran merupakan masukan bagi perusahaan berkaitan dengan penelitian yang telah dilakukan. Kesimpulan dan saran yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi peningkatan kualitas produk yang akan dirancang selanjutnya.

10 Pengumpulan dan Pengolahan Data Wawancara Observasi Pernyataan Misi Produk Identifikasi Kebutuhan Konsumen Data Mentah Hasil Penyebaran Kuisioner Pengumpulan Data Data Umum Responden Uji Validitas dan Reliabilitas Desain Produk Desain Alat Gambar Desain Produk Nalut Pengolahan Data

11 Pernyataan Misi Produk 1. Deskripsi Produk Produk Nalut tersebut terbuat dari bahan kapas dan berbagai motif yang menarik 2. Segmen Pasar UtamaWanita usia 15 – 40 Tahun 3. Asumsi - asumsi  Bahan utama terbuat dari Kapas  Praktis digunakan  Nyaman saat dipakai  Kuat dan tidak mudah robek 4. Pihak yang terkait  Perangcang  Pengguna Produk Pernyataan Misi Produk NoCustomer Need’s 1. Mudah digunakan 2. Bahan yang digunakan lembut 3. Cepat dalam menyerap cairan 4. Warna dan motif sangat menarik 5. Ukuran bervariasi 6. Bentuk yang unik dan menarik 7. Mudah dibersihkan 8. Kuat dan tidak mudah robek 9.Nyaman saat dipakai Daftar Kebutuhan Konsumen

12 Data Umum Responden KarakteristikJumlah% Usia Tahun Tahun Tahun Tahun Pendapatan/bulanKurang dari Rp Rp – Rp Rp – Rp – Lebih dari Rp Apakah Menggunakan Produk Nalut Ya Tidak Kenyaman Menggunakan Produk Nalut Ya Tidak Ketahanan Produk Nalut Dapat Menyerap cairan dengan cepat Tidak mudah bocor Karakteristik ProdukBentuk menarik Warna dan motif menarik Karakteristik Jumlah % Jenis nalut yang diinginkanThong Gistring Motif nalutBerenda Polos Bergambar Warna yang disukaiMerah Hitam Putih Kuning Warna Lain Ketahanan produkTidak mudah robek Kuat Bahan yang diinginkanKapas Jerami

13 Uji Validitas dan Reliabilitas Pengujian validitas dan reliabilitas diolah dengan menggunakan SPSS 12.0 for Windows. Uji validitas dilakukan dengan melihat adanya pembeda item (item discriminaty) yaitu menghitung korelasi antara masing-masing pernyataan dengan skor total dengan menggunakan rumus teknik korelasi “product moment” sebagai berikut : No.Kebutuhan dan keinginan konsumenr hitung r tabel KET. 1.Mudah digunakan0,5350,361VALID 2.Bahan yang digunakan lembut0,4290,361VALID 3.Cepat dalam menyerap cairan0,4790,361VALID 4.Warna dan motif sangat menarik0,6590,361VALID 5.Ukuran bervariasi0,6700,361VALID 6.Bentuk yang unik dan menarik0,6110,361VALID 7.Mudah dibersihkan0,6350,361VALID 8.Kuat dan tidak mudah robek0,5620,361VALID 9.Nyaman saat dipakai0,5210,361VALID UJi Validitas Kebutuhan dan Keinginan Konsumen Berdasarkan Tingkat Kepentingan

14 No.Kebutuhan dan keinginan konsumenr hitung r tabel KET. 1. Mudah digunakan 0,5830,361VALID 2. Bahan yang digunakan lembut 0,5290,361VALID 3. Cepat dalam menyerap cairan 0,7160,361VALID 4. Warna dan motif sangat menarik 0,6580,361VALID 5. Ukuran bervariasi 0,5230,361VALID 6. Bentuk yang unik dan menarik 0,4160,361VALID 7. Bentuk body elastis 0,5560,361VALID 8. Kuat dan tidak mudah robek 0,3950,361VALID 9. Nyaman saat dipakai 0,7110,361VALID Uji Validitas Kebutuhan dan Keinginan Konsumen Berdasarkan Tingkat Kepuasan Jenis Kuisioner Nilai Alpha Cronbach Tingkat Kepentingan Kebutuhan dan Keinginan konsumen0.734 Tingkat Kepuasan Kebutuhan dan Keinginan konsumen0.736 Hasil perhitungan reliabilitas kuisioner

15 Desain Alat Fungsi Bahan Dasar Produk Nalut Bahan utama yang digunakan adalah kapas dan serat kain. Dari gambar diatas diketahui bahwa pembalut yang digunakan untuk lapisan dalam produk Nalut tersebut diharapkan dapat memenuhi keinginan konsumen. Ketika dipakai bahan tersebut akan dapat menyerap cairan yang keluar dan tidak mudah tembus Fungsi komponen bahan Fungsi komponen diatas adalah bahan utama yang digunakan terbuat dari kain cotton yang lembut, gunanya agar konsumen merasa nyaman saat dipakai nantinya.

16 Gambar Desain Produk Nalut Tampak Samping Tampak Bawah Tampak Atas


Download ppt "Proses Perancangan Celana Berpembalut (Nalut) UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA BANDUNG 2012 Oleh : Yuda Legawa 10303066."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google