Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Sayifullah.  Alur utama : mazhab Klasik, mazhab Neo- Klasik, mazhab Keynes dan mazhab Neo- Keynes. Alur ini berkisar pada teori mikro dan teori makro.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Sayifullah.  Alur utama : mazhab Klasik, mazhab Neo- Klasik, mazhab Keynes dan mazhab Neo- Keynes. Alur ini berkisar pada teori mikro dan teori makro."— Transcript presentasi:

1 Sayifullah

2  Alur utama : mazhab Klasik, mazhab Neo- Klasik, mazhab Keynes dan mazhab Neo- Keynes. Alur ini berkisar pada teori mikro dan teori makro.  Alur kedua : mazhab Histrorismus, mazhab Institusionalisme dan mazhab Marxisme.  Alur ketiga : siklus ekonomi

3  Pemikiran Ekonomi Yunani Kuno : Plato ( SM), Aristoteles ( SM) dan Xenophon ( SM)  Pemikiran Ekonomi Skolastik : St. Albertus Magnus ( ) dan St. Thomas Aquinas ( )  Pemikiran Jean Bodin ( )  Mazhab Merkantilis : Thomas Mun ( ), Jean Baptist Colbert ( ), Sir William Petty ( ) dan David Hume ( )  Mazhab Physiokrat : Francois Quesnay ( ), Anne Robert Jacques de Turgot ( ).

4  Tata susunan ekonomi masyarakat : kegiatan perseorangan atau kegiatan satuan-satuan usaha harus diberi kebebasan untuk mengurus kepentingannya sendiri dan memperbaiki kedudukannya di bidang ekonomi.  Nilai dan harga barang, tingkat upah, tingkat sewa tanah, tingkat laba, satu sama lain ditentukan oleh peran kekuatan-kekuatan pasar.  Peran pemerintah hendaknya dibatasi pada prasarana pekerjaan umum, hukum, pertahanan, pendidikan dan jasa-jasa publik lainnya.  Para pemikir mahzab Klasik mendukung dan memperkuat tuntutan dan anjuran yang sebelumnya telah dikemukakan oleh pemikir mazhab Physiokrat.  Kebijakan yg dianjurkan : adanya perdagangan bebas, persaingan secara leluasa, kestabilan nilai mata uang berdasarkan standar emas, hukum perburuhan untuk melindungi wanita dan anak-anak.

5  A. Smith ( )  Jean Baptist Say ( )  David Ricardo ( )  Thomas Robert Malthus ( )

6  Dalam Mazhab Klasik, pembentukan harga ditentukan oleh faktor biaya produksi atau dari pihak pemasok.  Neo-Klasik mengutamakan segi permintaan yang dipengaruhi selera konsumen.  Dalam tingkat akhir, nilai suatu barang ditentukan oleh penilaian subyektif (faedah marginal) peminta/pembeli.  Berdasarkan penilaian subyektif ini dikembangkannya pengertian faedah marginal.  Mazhab Neo-Klasik I  aliran faedah marginal.

7  Herman Heinrich Gossen ( )  Aliran Austria (Universitas Wina) : Karl Menger ( ), Eugen von Bohm-Bawerk ( ), Friedrich von Wieser ( )  Aliran Inggris (Cambridge dan Oxford) : William Stanley Jevons ( ), Alfred Marshall ( ), Pigou ( ), Hicks (Oxford)  Amerika Serikat : John Bates Clark ( , Universitas Colombia), Irving Fisher ( , Universitas Yale), Frank W. Taussig ( , Universitas Harvard)  Aliran Lausanne, Swiss : Leon Walras ( ), Vilfredo Pareto ( )

8  Piero Sraffa ( , Cambridge, Inggris) : The Laws of Returns under Competitive Conditions (Economic Journal, 1926)  Joan V. Robinson ( , Cambridge, Inggris) : The Theory of Monopolistic Competition, 1933)  Edward H. Chamberlin ( , Harvard, AS) : The Economics of Imperfect Competition, 1933)

9  John Maynard Keynes ( ), Universitas Cambridge, Inggris  Alvin H. Hansen ( ), Universitas Hardvard, AS  Paul Samuelson (1915-…), Massachusetts Institute of Technology, AS  Simon Kuznet ( ), Universitas Columbia, Universitas Harvard, AS  Wassily Leontief (1906-…), Universitas Harvard, AS

10  Milton Friedman (1912-…), Universitas Chicago dan Hoover Institute  Robert Lucas, Universitas Chicago  Thomas Sargent, Hoover Institute  Robert J. Barro


Download ppt "Sayifullah.  Alur utama : mazhab Klasik, mazhab Neo- Klasik, mazhab Keynes dan mazhab Neo- Keynes. Alur ini berkisar pada teori mikro dan teori makro."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google