Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

B. KOMUNIS Sistem ekonomi ini dipelopori oleh Karl Marx seorang filisof Jerman abad ke-19 “The citizens collectively own all athe country’s producetive.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "B. KOMUNIS Sistem ekonomi ini dipelopori oleh Karl Marx seorang filisof Jerman abad ke-19 “The citizens collectively own all athe country’s producetive."— Transcript presentasi:

1

2

3 B. KOMUNIS Sistem ekonomi ini dipelopori oleh Karl Marx seorang filisof Jerman abad ke-19 “The citizens collectively own all athe country’s producetive capacity, semua alat produksi dan suber-sumber ekonomi adalah milik bersama dibawah pengawasan pemerintah. C. SOSIALIS Tidak ada negara yang benar-benar menganut satu sistim ekonomi yang murni saat ini, tapi sudah bercampur dengan istilah Mixed Economic Systems. Dalam sistem ekonomi ini terdapat usaha swasta, usaha pemerintah dan perencanaan oleh pemerintah. Pemerintah tidak mungkin melepaskan seluruh kendali ekonomi kepada swasta, tetapi selalu mengatur dan mengarahkan. Misalnya dalam hal perdagangan luar negeri, kebijakan moneter dan perpajakan. Sistim ekonomi ialah:  Planned Economies, dalam hal ini pemeritah mengawasi kegiatan ekonomi dan semua semua faktor produksi, berupa labos, Capital, Entrepeneur dan Natural Reseources Pemeritah mengatur alokasi dari sumber-sumber.  Market economies, dalam hal ini berlaku mekanisme pasar yang dikendalikan ileh penjual dan pembeli. Mereka bebas menentukan apa yang akan dibeli, pada tingkat harga berapa, berapabanyak, sehingga harga cenderung mengikuti mekanisme pasar. Sistem ekonomi ini dikenel dengan bentuk Ekonomi Kapitalis. Ekonomi pasar ini, menghendaki adanya empat unsur yang dominan yaitu adanya rivate property rights, freedom of choice, profits and competition(Griffin,2000). Jadi unsur-unsurnya ada kepemilikan privat, bebas memilih, mengejar laba, dan adnya persaingan bebas.  Mixed Market Economies, dalam keadaan sistem ekonomi campuran ini dikenal bentuk socialism yang menggabungkan kedua sistem, ada planned dan ada mekanisme pasar. Ada sumber ekonomi dikuasai negara dan ada pula yang di privatisasi. Kemudian sistem ekonomi harus menjawab pertanyaan sebagai berikut: 1.Apa yang akan diproduksi? 2.Berapa jumlah yang akan diproduksi? 3.Bagaimana cara memproduksinya? 4.Siapa, mendapat apa?

4 Bisnis dalam masyarakat akn menjawab 2 dari pertanyaan diatas terutama dari para konsumen.Apa yang akan di produksi oleh produsen ditentukan oleh needs and wants konsumen masa kini.Pengertian neens and wants tersebut mwnjadi jawaban dari pertanyaan No.1 dan No.2 Needs=kebutuhan, artinya suatu rasa kekurangan yang perlu dipenuhi oleh barang dan jasa. Wants berarti suatu kebutuhan yang sudah dipengaruhi oleh budaya/kebiasaan tertentu. Pertanyaan ketiga dijawab ole hbisnis, karena: Menyangkut aspek teknologi. Dana yang tersedia. Pengelolaan dalam suatu usaha bisnis. Pertanyaan keempat ditentukan oleh daya beli masyarakat yang diukur dengan jumlah uang yang dimiliki. Artinya, orang yang memiliki daya beli kuat akan msmpu membeli barang atau jasa yang lebih bermutu dan lebih banyak jumlahnya dibandingkan dengan dengan orang yang kurang daya belinya. Kemampuan daya beli masyarakat dapat dikaji dengan penggolongan sbb:  Sub Marginal: Pembeli yang daya belinya/kekuatan dibawah harga pasar.  Marginal: Pembeli yang daya belinya sama dengan harga pasar.  Super Marginal: Pembeli yang daya belinya/kekuatan daya belinya diatas harga pasar

5 2. Hubungan Bisnis dan Masyarakat Bisnis dalam bentuk lembaga dapat dilihat dengan Circular Flow, Keterangan:  RTK= Menjual kepada RTP berupa jasa faktor produksi(Factor Service).  RTP= Membayar atas faktor produksi tersebut kepada RTK.  Jumlah yang diterima oleh RTK: Wages Salaries RTP RTK Alam, Tenaga, Modal, Skill Rente, Upah, Bunga,Laba Tenaga beli Barang dan Jasa

6  Jumlah barang atau jasa yang dihasilkan oleh RTP dibeli/mengalir ke RTK sebagai pengeluaran konsumsi RTK dan sebagai penerimaan RTP.  Barang atau jasa yang dihasilkan oleh suatu negara tidak hanya terdiri dari barang konsumsi saja tetapi juga terdiri dari barang modal. RTK membayar barang dan jasa ini dengan tenaga belinya, ini disebut daya beli efektif(Effective Demand), artinya permintaan terhadap suatu barang yang diikuti dengan membayar harga barang tersebut. Ada pula Potensial Demand, atau daya beli potensil atau permintaan potensil, yaitu permintaan yang baru merupakan keinginan saja belum diikuti dengan tindakan membeli karena belum cukup uang. 3. Badan Usaha dan Perusahaan Bila dilihat dari segi tujuan, badan usaha selalu bertujuan mencari laba, sedangkan perusahaan tujuannya ialah berproduksi. Sebagaimana didefinisikan, perusahaan ialah suatu kesatuan organisasi yang mengorganisir faktor-faktor produksi dengan tujuan berproduksi. Badan usaha mempunyai perusahaan sebagai alatnya untuk memperoleh laba, sedangkan perusahaan tidak perlu selalu punya badan usaha secara terpisah. Dari segi tempat tidak perlu selalu punya badan usaha secara terpisah. Drai segi tempat kediaman dapat dilihat bahwa tempat kedudukan badan usaha mementingkan segi-segi yuridis, dan tempat kediaman perusahaan mementingkan segi ekonomis. Seperti banyak badan usaha Belanda zaman dulu berkedudukan di Belanda sedangkan perusahaan-perusahaannya berada di Indonesia. Interest Profit Rent

7 4. Kolom-Kolom Perusahaan Di dalam RTP terdapat suatu urutan perusahaan mulai dari produsen bahan mentah sampai kepada konsumen. Ini disebut kolom-kolom perusahaan. Kolom-kolom perusahaan ini dapat digambarkan pada halaman berikut: PERKEBUNAN KARET PASAR PERDAGANGAN PEMBELIAN PASAR INDUSTRI BAN MOBIL PASAR PERDAGANGAN BESAR BAN PASAR PEDAGANG ECERAN PASAR KONSUMEN ALIRANBARANGALIRANBARANG ALIRANBARANGALIRANBARANG ALIRANUANGALIRANUANG ALIRANUANGALIRANUANG

8 Jadi kolom-kolom perusahaan berarti suatu urutan perusahaan, mulai dari produsen bahan mentah sampai kepada konsumen, yang memiliki dua aliran, aliran barang dari atas kebawah dan aliran uang dari bawah ke atas. Dalam praktik ada perusahaan yang sudah demikian besanya sehingga mencakup urutan- urutan dari kolom tersebut. Penggabungan kolom- kolom tersebut dinamakan integrasi, yaitu penggabungan menurut tingkat vertikal. Ada pula penggabungan menurut tingkat horizontal, ini disebut paralelisasi. Misalnya, sebuah toko eceran menjual pelbagai macam barang, atau sebuah industri seperti Philip Ralin, membuat televisi, radio, lampu dan alat-alatnya. Sebaliknya bisa pula terjadi spesialisasi, yaitu bila dalam suatu kolom terdapat barang khusus, misalnya pedagang eceran hanya menjual satu macam barang saja. Ada kemungkinan lagi terjadi differensiasi, ini merupakan kebalikan dari integrasi, yaitu dibukanya sutu cabang baru dari perusahaan.Misalnya, perusahaaan pedagang besar karena banyak menggunakan angkutan truk, ia membuka suatu cabang usaha angkutan. Dengan spesialisasi akan terjadi bedrijfis kolom(kolom perusahaan), dan dengan differensiasi akan timbul bedrijfstak(cabang-cabang perusahaan). Kedua istilah ini haruslah dibedakan baik-baik sebab sifat dan akibatnya berlainan. Kedua istilah ini timbul karena adanya perbaikan dari pembagian kerja. Misalnya, spesialisasi dalam perdagangan tekstil, orng spesial akan menjual sutera saja, tapi pasarannya tentu saja sangat terbatas. Demikian pula differensiasi, yaitu pemisahan proses produksi, perlu diketahui faktor diversitasnya.Faktor diversitas berarti perbandingan antar kapasitas yang tersedia dan kapasitas yang terpakai. Contoh: Misalnya sebuah perusahaan tenun mempunyai bagiab tenun dan celup. Mesin pintal ada 1000 buah, tetapi yang terpakai rata-rata 600 buah. Faktor diversitasnya: 600 = 0, Perbedaan yang terbaik ialah apabila faktor itu sama dengan 1. Dengan alasan ini bila dipertimbangkan, bagian pemintalan didefferesiansi menjadi suatu cabang yang berdiri sendiri, berusaha kerja penuh sambil menerima pekerjaan pemintalan diluar.

9 5. Penggabungan/kerjasama antara Perusahaan Penggabungan atau kerjasama antar perusahaan-perusahaan dilakukan dengan alasan membatasi persaingan. Kerjasama yang ada, antara lain: A.Kartel Kartel berarti suatu kerjasama antara perusahaan-perusahaan sejenis yang masing-masingtetap berdiri sendiri untuk waktu tertentu dengan tujuan menguasai pasar. Macam-macam Kartel: Kartel rayon(kartel wilayah) Kartel syarat Kartel harga Kartel kalkulasi Kartel pembelian(sindikat pembelian) Kartel penjualan(sindikat penjualan) Kartel produksi Kartel memiliki beberapa keuntungan dan kelemahan. Keuntungannya ialah:  Harga dapat dikuasai dan stabil.  Keuntungan terjamin.  Perusahaan masih bebas berdiri sendiri. Kelemahannya ialah:  Jika tidak diatur dalam perundang-undangan, bentuk kartel ini dapat menjurus ke arah monopoli yang akan merugikan masyarakat.  Kartel merupakan perusahaan terikat, tidak bebas lagi menaikkan atau menurunkan harganya.

10 B.Pool Pada perusahaan angkutan, guna mnentukan tarif-tarif trayek, kita mengetahui ada yang disebut dengan traffic pool dan money pool. Traffic Pool ialah memberikan jumlah muatan kepada anggota dalam setahun. Anggota yang lebih banyak memperoleh penumpang dari yang telah ditetapkan, harus menyerahkan penerimaannya kepada anggota yang kurang. Pada Money Pool, semua anggota harus menyerahkan seluruh pendapatannya kepada pool, kemudian dibagi-bagi menurut perbandingan tertentu. c.Trust Trust berarti penggabungan perusahaan yang tadinya berdiri sendiri, menjadi satu fusi, baik dipandang dari sudut ekonomi maupun dari sudut hukum.Penggabungan ini bisa dilakukan dengan cara: Datar(horizontal), misalnya industri sejenis digabungkan menjadi satu. Tegak(vertikal), perusahaan dalam kolom-kolom perusahaan digabungkan menjadi satu. Sejajar, misalnya usaha/perdagangan beberapa jenis barabg digabungkan. Tujuan didirikannya trust ialah untuk bekerja lebih efisien dan meningkatkanposisi oerusahaan dalam dunia persaingan. Trust memiliki keuntungan-keuntungan sebai berikut:  Perusahaan yang berjalan kurang efesien dan dapat ditutup.  Daerah operasiny dapat lebih luas.  Dapat diangkat pimpinan yang lebih cakap, dan manajer profesional yang mampu menerapkan teknologi mutakhir.  Perusahaan betul-betul berjalan atas efesiensi tinggi dan rasional.

11 D. Holding Company Latar belakang terbentuknya Holding Company ialah untuk pembagian resiko dan mempererat kerjasama antara perusahaan yang dikuasai daqn menyamakan deviden.Sebuah perusahaan induk Holding Company mempunyai puluhan bahkan rqtusan perusahaan dibawah kekuasaannya. Holding diperlukan untuk mengawasi dan mengalihkan perilaku anak-anak perusahaan agar usaha anak-anak perusahaan menjadi sinkron, tidak saling tindih dan sesuai dengan visi besar perusahaan induk Pembentukan holding company merupakan jawaban terhadap tantangan dunia usaha yang makin kompetitif, masing-masing perusahaan dapat bekerjasama menghadapi saingan perusahaan sejenis. Dalam hal ini Holding bertugas mengatur tindak laku dan disiplin tinggi, tetapi tetap memberi kebebasan dan keluwesan kepada anak-anak perusahaan. Holding hanya memberi arh kebijaksanaan memberikan dan mencairkan sumber dana guna mengembengkan Strategic Business Unit(SBU). Wewenag holding tidak mencampuri opersional SBU, agar tidak mencampuri sistem birokrasi usaha. Faktor Pendorong Berdirinya Holding Company a.Masalah perencanaan pajak b.Bisnis sinergi c.Aliansi Strategis d.Pemupukan Modal Pengawasan Holding Company a.Rapat pembicaraan business portofolio b.Rapat tentang keuangan c.Rapat mengenai personalia d.Rapat mengenai pengembangan image atau citra perusahaan

12 E. Corner and Ring Corner jika seorang dan Ring jika beberapa orang pembeli dan menahan sebagian besar dari persediaan barang tertentu kemudian mengurangkan penawaran, sehingga harga naik, dan memperoleh laba besar. Jadi tujuannya adalah spekulasi. F. Concern Concern ialah penggabungan beberapa perusahaan yang menurut hukum tetap merdeka menjadi satu kesaatuan, dipandang darisudut teknis tata perdagangan atau keuntungan. G. Joint Venture Menurut istilah bahasa asing, Joint Venture berarti berusaha bersama-sama. Sedangkan menurut ekonomi perusahaan adalah suatu bentuk gabungan antara dua pihak atau lebih yang mengumpulkan modal untuk mendirikan badan usaha dengan perjanjian tertentu.Joint Venture merupakan cikal bakal tumbuhnya Multi National Corporation. Tujuan didirikannnya Joint Venture adalah sbb:  Bagi perusahaan yang sejenis, mereka berusaha untuk mrngstur persaingan, agar dapat lebih menyesuaikan penawaran dengan permintaan konsumen.  Berusaha menghemat biaya produksi dan penjualan, agar dapat memperoleh harga pokok rendah.  Apabila gabungan ini telah menguasai pasar dan tidak ada persaingan lagi, tujuan akhir mereka yaitu memperoleh monopoli. Dorongan/motivasi suatu negara/perusahaan untuk Joint Venture dengan negara atau perusahaan lain adalah:  Untuk meningkatkan modal dengan cara penambahan mesin-mesin peralatan dalam proses [roduksi.  Memperoleh teknologi dalam proses produksi dengan tenaga ahli yang terdidik dan terampil.  Pengembangan pusat untuk meningkatkan hasil produksi. Contoh Joint Venture misalnya dalam bidang eksplorasi minyak, antara lain dengan Perusahaan Jepang dan Perusahaan Amerika.

13 H.Production Sharing Production Sharing merupakn suatu bentuk kerja sama atau gabungan badan usaha yang mengatur tentang pembagian hasil. Ada suatu perbedaan kalau dilihat dari segi pengertian itu sendiri yakni dalan Joint Venture tujuan penggabungan untuk mendirikan badan usaha (BU) dan dalam Produce Sharing gabungan daripada bahan usaha untuk bekerja sama dengan bagi hasil. Misalnya usaha bagi hasil antara Pertanmina dengan Caltex dan Shell dan pertandingan minyak di Pekan Baru dsn Plaju(Palembang). I.Kontrak Karya Kontrak karya merupakan suatu gabungan antara dua pihak dalam melskukan suatu perusahaanm, tetapi satu pihak tidak secara langsung bekerjasama dengan pihak lain, dalam menangani dan menjalankan suatu badan usaha dan perusahaan. Biasanya pihak pertama ialah pemerintah suatu negara, yang memberikan konsesi pada pihak swasta untuk melakukan usaha dengan perjanjian tertentu. Dalam hal ini, pemerintah tidak ikut serta dalam permodalan perusahaan. Perjanjian ini antara lain memuat mengenai: a)Daerah usaha perusahaan. b)Jangka Waktu. c)Jenis Perusahaan. d)Besar uang imbalan yang harus dibayarkan kepada pemerintah. J.Merger Merger merupakan salah satu kerjasama atau bentuk penggabungan(kombinasi/konsolidasi) antara dua atau lebih perusahaan(usaha) sejenis karena adanya persamaan kepentingan dan bertujuan untuk memperkuat kedudukan dan stabilitas perusahaan. Setelah Merger maka hanya ada satu nama perusahaan yang terus berdiri, sedang perusahaan-perusahaan dilebur hilang namanya, atau menjadi cabangnya.

14 6.Pertumbuhan Ekonomi Ada 4 kelompok yang membeli barang dan jasa, yaitu: 1.Konsumen 2.Pemerintah 3.Dunia bisnis itu sendiri 4.Orang asing

15 Jadi barang dan jasa, akan dibeli oleh konsumen sebanyak 65%, pemerintah 20%, dunia bisnis sendiri 14% dan orang asing sebesar 1%. Dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, akan meningkat pula standar hidup suatu bangsa. Keuntungan dari pertumbuhan ekonomi:  Memperluas lapangan kerja.  Meningkatkan penghasilan para pekerja.  Meningkatkan standar hidup.  Dapat membantu memecahkan masalah yang dihadapi okeh masyarakat. Beberapa aspek negatif dari pertumbuhan ekonomi:  Menimbulkan masalah bagi kelestarian lingkungan hidup.  Orang mulai berfikir secara realistis.  Menimbulkan gejolak-gejolak harga, dan dapat menimbulkan kenaikan harga. 7.Ciri-Ciri Bisnis Modern Ciri-ciri adanya bisnis modern ialah adnya spesialisasi, saling ketergantungan(interpedence) dan produk massal.  Spesialisasi Spesialisasi yaitu masing-masing tenaga kerja melakukan pekerjaan tertentu, sehingga mereka betul-betul ahli dalam bidang tersebut. Akan tetapi sistem spesialisasi mempunyai kelemahan, yaitu timbulnya kebosanan pada pekerja, sehingga mereka seringkali meninggalkan pekerjaan atau pindah ke perusahaan lain.  Interpedence Interpedence terjadi adanya bisnis yang sudah bergerak dalam bidang tertentu. Suatu perusahaan bergantung kegiatannya pada perusahaan lain. Misalnya pedagang besar, usahanya bergantung kepada para produsen, dan dia bergantung pula kepada perusahaan angkutan yang mengangkut barang. Dia juga sangat membutuhkan sarana telepon, pos, dan listrik yang dikerjakan oleh sektor lain.

16  Produksi Massal Produksi massal merupakan produksi yang dihasilkan dalam jumlah besar dan terus menerus dalam berbagai ukuran sehingga lebih mudah dipilih oleh konsumen. Produsen membuat barang-barang untuk orang-orang yang tidak dikenal. Oleh sebab itu, produsen harus mengetahui selera konsumen agar produksi yang dibuat secara massal mudah dipasarkan. Dengan adnya produksi massal dan barangnya laku dipasaran, akan timbul keuntungan, baik bagi bisnis itu sendiri maupunbagi masyarakat dan negara.Alasan mengapa bisnis selalu bisa meningkatkan produksinya dan juga selalu menciptakan barang baru ialah etrletak pada dua kata kunci yaitu Produksi dan produktivitas. Produksi diartikan sebagai usaha menciptakan barang dan jasa yang menambah kegunaan (utility) yang timbul dari produksi ini ialah: 1.Form Utility Form Utility yaitu mengubah bentuk barang menjadi barang baru, seperti dari kulit dirubah menjadi sepatu, dari karet menjadi ban mobil, dari tekstil menjadi kemeja, dsb. 2.Place Utility Place Utility yaitu kegunaan karena adanya perpindahan tempat, misalnya barang berpindah tempat darin satu kota ke kota lain, dari suatu desa kedesa lain. Beras yang diangkut dari pedalaman ke kota besar, akan meningkat kegunaannya, karena dikota orang banyak membutuhkan beras, dan harganya akan lebih meningkat dibandingkan dengan harga didesa dimana beras tersebut dihasilkan. 3.Time Utility Time Utility diartikan sebagai kegunaan karena adanya tenggang waktu. Misalnya pakaian musim dingin akan lebih meningkat kegunaannya pada waktu musim dingin daripada musim panas. 4.Possesion Utility Possesion Utility yaitu kegunaan yang meningkat karena adanya perpindahan hak milik dari penjual kepada pembeli. Misalnya, makanan di restoran akan meningkat kegunaannya apabila makanan itu berpindah atau dibeli oleh pembeli karena para penjual makanan itu sendiri yidak sanggup memakan makanan semua makanan tersebut. Bagi dianilai fisik makanan itu sendiri tidak ada, yang ada ialah nilai tukarnya, yaitu bila makanan itu ditukar dengan uang atau dijual.

17 Jika ditelaah lebih lanjut, pengertisn produksi dapat ditinjau dari dua sudut, yaitu: 1)Pengertian produksi dalam arti sempit, yaitu mengubah bentuk barang menjadi barang baru, ini menimbulkan form utility. 2)Pengertian produksi dalam arti luas, yaitu usaha yang menimbulkan kegunaan karena place, time dan possession. 8.Resiko Bisnis Beberapa resiko yang dipakainoleh bisnis ialah:  Perubahan Permintaan Produsen membuat barang secara massal, kemudian dijual kepasar. Jika terjadi perubahan permintaan konsumen karena berubahnya mode dan selera, maka barang tersebut tidak laku. Ini adalah suatu resiko yang harus dipikul oleh bisnis.  Perubahan Kongjungtor Perubahan Kongjungtor, yaitu adanya fluktuasi kegiatan ekonomi yang turun naik, dan merupakan siklus seperti gambar berikut: Peak Reccesion Depression Upturn

18  Persaingan Kegiatan bisnis yang dilakukan oleh suatu perusahaan tidak akan lepas dari pengamatan para saingannya. Para bembsnis tidak boleh lengan terhadap kegiatan-kegiatan yang sedang berkembang. Jika para pembisnis lalai memperhatikan saingan, maka dapat menimbulkan akibat yang fatal dan ancaman yang mematikan dari bisnisnya,  Lain-lain,seperti adanya perbaikan teknologi sehingga alat produksi yang kita pakai menjadi ketinggalan zaman. Akibatnya produksi yang dibuat tidak lagi disenangi oleh konsumen. 9.Consumerism=Konsumerisme istilah konsumerisme bukan diartikan sebagai hasrat konsumsi tinggi seperti yang banyak dikemukakan oleh media massa. Istilah yanh tepat untuk itu adalah konsumtifisme,bukan konsumerisme. Istilah konsumerisme ialah suatu paham yang berubah menjadi suatu gerakan karena adanya perlakuan produsen yang meragukan konsumen. 4 hak konsumen ~ hak untuk selamat ~ hak untuk memperoleh informasi ~ hak untuk memilih ~ hak untuk didengar Panca hak konsumen ialah : ~ hak atas keamanan dan keselamatan ~hak atas informasi ~ hak untuk memilih ~ hak untuk didengar ~ hak untuk mendapatkan lingkup hidup yang lebih baik

19 Keluhan-keluhan konsumen : Adanya ketidakpuasan menyeluruh di masyarakat Barang yang dijual tidak terjamin mutunya,tidak murni dan cacat Adanya penipuan melalui cara-cara promosi. Jaminan palsu garansi tidak ditepati Penipuan dalam penetapan harga Biaya reparasi mahal dan pekerjaan tidak rapih Tidak ada tem[at untuk mengadukan keluhan-keluhan Berita terlalu dibesar-besarkan. 1o. Hubungan bisnis dan pemeintah bagi beberapa pengusaha,mungkin pemerintah dianggap sebagai saingan, tetapi mereka gembira karena persaingan dengan pemerintah tidak begitu terbiasa dengan mengelola bisnis. Pemerintah mempunyai 4 peranan dalam dunia bisnis : 1.Sebagi pengatur dan pemaksa 2.Sebagai konsumen 3.Sebagai saingan 4.Sebagi pemberi subsidi Pemerintah sebagai pengatur dan pemaksa akan mengatur perusahaan mentaati dan menjaga lingkungan dari bahaya polusi,pelestarian alam,dengan menejement terpiji dalam berbagai bidang. Pemerintah sebagi konsumen. Pemerintah memiliki anggaran belanja yang terbesar dinegara kita. Dengan anggaran belanja tersebut sebagian digunakan untuk membeli barang dan jasa. Para produsen memanfaatkan dana besar yang ada dalam pemerintah,agar mereka dapat ditunjuk sebagai leveransi atau penjual buat pemerintah. Pemeintah sebagai saingan. Pemerintah menguasai bisnis tertentu, terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak.. Akan tetapi para pengusaha swasta diberi kesempatan bergerak dibidang tersebut. Pemerintah menguasai perusahhan air minum, listrik, telekomunikasi, pos, perbankan,kereta api,gedung-gedung, dan sebagainya.

20 ~ pemerintah sebagaipemberi subsidi. Subsidi diberikan oleh pemerintah agar kegiatan perekonomian berjalan semestinya 11. Sertifikat ISO setifikat ISO dikeluarkan oleh, International Standardization organization yang berkrdudukan di jenawa. Latar belakangnya adalah sebagi akibat dari pola perdagangan bebas yang akan dikembangkan dimasa yang akan datang.. Pabrik mengahasiljan produk sedemikian banyaknya, sehingga sulit menilai mana produk yang bermutu mana yang tidak. Salah satu cara untuk membedakannya ialah dengan memberikan sertifikat ISO. Jadi hanya produk-produk bermutu yang dapat memasuki pasar bebas. Mutu dan standar yang disyaratkan meliputu 2 jenis katagori yaitu pertama,priduk tersebut memenuhi standar tertentu,dan kedua, untuk beberapa komoditi industri tertentu perusahannya Untuk pencapaian mutu dalam SNI 9000 ini ada tiga unsur pokok yang akan melibatkan seluruh bagian falam menejement yaitu : 1.Kepemimpinan Manajemen dalam hal mutu perusahaan dalam hal ini termasuk komitment pimpinan perusahaan dalam kebijakan mutu yang konsisten tertulis dalam kalimat tidak lebih dari 13 kata, disahkan didokumentasikan,dimengerti,dan dipahami oleh seluruh karyawan perusahaan,dituangkan dalam slogan-slogan, ditempatkan / ditempel diruang rapat,kantin,diruang kerja dsb. Kemudian disediakan dana untuk pelaksanaan dan pengawasan pelaksanaan secara rutin dukungan terhadap proses produksi 2.Perusahaan harus dapat memberikan jaminan kepada pelanggan terhadap mutu produk waktu dan jumlah yang akan diserahkan serta pelayanan purna jual. proses yang menunjang terhadap proses produksi ini ialah: Faktor pembelian bahan baku dan bahan penolong Pengawasan atau pemeriksaan peralatan produksi Pengawasan terhadap penyimpananpembungkusan,pengepakan Pengendalian proses.

21 3.dokumentasi,audit mutu,tindakan koreksi dan pencegahan perusahaan harus memiliki dokumentasi sistem mutu, terjamin keakuratannya. Kemudian mengambil tindakan koreksi terhadap kesalahan terhadap pelaksanaan dan mengantisipasi tindakan pencegahan ISO Pemerintah mendorong agar perusahaan mencapai ISO 14000,yaitu suatu standar international mengenai sistem menegement lingkungan atau ekolabel. Alasannya karena 74 % ekspor indonesia diarahkan ke negara2 yang telah menerapkan ekolabel ini. Indonesia sudah memiliki Dewan Standarisasi Nasional dan membentuk Standarisasi Nasional Indonesia (SNI). ISO 9000 menjadi SNI 9000, ISO menjadi SNI untuk masa depan ISO akan melakukan pendekatan yang disebut Global Approach to testing and certification. Melalui pendekatan ini kegiatab pengujian dan sertufikasi merupakan kegiatan utama dalam mendukung mekanisme pasar international. Tujuan dan Keuntunagn Memiliki Sertifikat ISO 1.Terdapat jaminan mutu antara produsen dan konsumen.ada keseragaman dalam produk sejenis yang diperdagangkan dipasar international. 2.Adanya komitment dan tanggung jawab dari pimpinan dari karyawan perusahhan untuk menjaga mutu produknya dan selalu konsisten dalam pelaksanannya. 3.Menjaga kelestarian alam serta sumber daya alam yang sifanta sudah sangat langka. 4.Menigkatkan citra perusahaan,terhadap pelanggan dan pesaing dari produk sejenis. 5.Timbul perhatian terhadap sumber daya manusia yang bekualitas dalam perusahaan dan mengadakan pelatihan2 dalam meningkatkan kemampuan SDM tersebut. 6.Perusahaan menyediakan dana atu anggaran untuk meningkatkan mutu produk seta segala aspek penunjangnya. 7.Pengaruh dari penjagaan mutu oleh sebuah perusahaan akan mempengarihi pula perusahaan lainnya,terutama perusahhan pemasok bahan baku,yang juga harus menjaga mutu bahan banku yang dijualnya.


Download ppt "B. KOMUNIS Sistem ekonomi ini dipelopori oleh Karl Marx seorang filisof Jerman abad ke-19 “The citizens collectively own all athe country’s producetive."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google