Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Reduksi dan pengendapan  Reduksi: Cr +6 tidak mengendap sebagai Cr(OH) 6 oleh karena itu harus direduksi menjadi Cr +3 agar dapat diendapkan sebagai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Reduksi dan pengendapan  Reduksi: Cr +6 tidak mengendap sebagai Cr(OH) 6 oleh karena itu harus direduksi menjadi Cr +3 agar dapat diendapkan sebagai."— Transcript presentasi:

1

2  Reduksi dan pengendapan  Reduksi: Cr +6 tidak mengendap sebagai Cr(OH) 6 oleh karena itu harus direduksi menjadi Cr +3 agar dapat diendapkan sebagai Cr(OH) 3 Reduksi dilakukan dengan menambahkan bahan kimia yang bersifat reduktor. Setelah terreduksi sebagai Cr+3, diendapkan dg Ca(OH)2: 2Cr Ca(OH) 2 2Cr(OH) 3 + 3Ca ++

3 Berasal dari industri pelapisan logam: ● proses pelapisan logam ● proses finishing □ Ion tersebut dijumpai dalam air cucian pence-lupan asam chromat, dan sisa-sisa pencelupan proses electroplating & anodizing □ Bahan pencelup tsb terdiri dari CrO 3 dan H 2 SO 4 atau Na 2 Cr 2 O 7.H2O dan H 2 SO 4. □ pH bahan 0,5 dg kandungan Cr ppm

4  Ferrosulfat (FeSO 4 )  Natrium metabisulfit (Na 2 S 2 O 5 )  Sulfur dioksida (SO 2 ) □ Ferrosulfat dan natrium metabisulfit dapat dibubuh-kan secara kering maupun dalam bentuk larutan □ Sulfur dioksida didifusikan langsung ke dalam air dari tabung gas □ Reduksi chroom hexavalen sangat effektif dalam suasana asam, sehingga reduktor yang digunakan sebaiknya yang bersifat asam.

5  Jika ferrosulfat digunakan sebagai reduktor, ion ferro akan dioksidasi menjadi ion ferri Fe ++ Fe e  Jika metabisulfit atau sulfur digunakan sebagai reduktor, ion SO3 = akan diubah menjadi ion SO4 = SO3 = + ½ O 2 SO4 =

6  Reduksi Cr+6 dalam reaksi oksidasi-reduksi dengan ferrosulfat akan mengubah ion chrom menjadi chromtrivalen (Cr +3 )  Ion Ferro akan dioksidasi menjadi ion Ferri 2 Cr FeSO 4 Cr 2 (SO4) 3 + 3Fe e - Reaksi akan berlangsung secara cepat pada pH < 3. Sifat asam dari ferrosulfat sangat lemah pada peng- enceran yang tinggi. Oleh karena itu diperlukan penambahan asam kuat untuk mengatur agar pH reaksi lebih kecil dari 3

7 ► Penggunaan ferrosulfat sebagai reduktor mempunyai kerugian yaitu, yaitu akan terbentuk endapan Fe(OH) 3 dalam proses pengendapan selanjutnya dengan Ca(OH) 2. ► Untuk memperoleh hasil reaksi yang lengkap, dosis basa yang berlebihan perlu diberikan, yaitu sebesar 2,5 kali dosis teoritis.

8 ● CrO 3 + H 2 O H 2 CrO 4 ● 2H 2 CrO 4 + 6FeSO 4 + 6H 2 SO 4 Cr 2 (SO 4 ) 3 + 8H 2 O + 3Fe 2 (SO 4 ) 3 ● Na 2 Cr 2 O 7 + 6FeSO 4 + 7H 2 SO 4 Cr 2 (SO 4 ) 3 +7H 2 O + 3Fe 2 (SO 4 ) 3 + Na 2 SO 4 ● Cr 2 (SO 4 ) 3 + 3Ca(OH) 2 2Cr(OH) 3 + 3CaSO 4 ● Fe 2 (SO 4 ) 3 + 3Ca(OH) 2 2Fe(OH) 3 + 3CaSO 4

9  Secara teoritis, 1 ppm Cr +6 membutuhkan □ 16,03 ppm FeSO 4.7H 2 O □ 6,01 ppm H 2 SO 4 □ 9,48 ppm Ca(OH) 2 90% Lumpur endapan yang dihasilkan dalam reaksi: □ 0,38 ppm Fe(OH) 3 dari 1 ppm FeSO 4.7H 2 O □ 1,84 ppm CaSO 4 dari 1ppm Ca(OH) 2 □ 1,98 ppm Cr(OH) 3 dari 1 ppm Cr +6

10 Dengan kedua bahan reduktor tersebut, reduksi Chrom terjadi akibat bereaksi dengan H2SO3 yang terbentuk dalam reaksi : SO 2 + H 2 O H 2 SO 3 H 2 SO 3 akan berionisasi sbb.: H 2 SO 3 H + + HSO 3 - (H + )(HSO3 - ) = 1,72 x (H 2 SO 3 ) Apabila pH di atas 4, sulfit dalam bentuk H 2 SO 3 yang ada hanya 1% dan reaksi yang terjadi berlangsung lambat

11 Jika metabisulfit digunakan sebagai reduktor, garam tersebut akan terhidrolisa menjadi natrium bisulfit Na 2 S 2 O 5 + H 2 O 2NaHSO 3 NaHSO 3 Na + +HSO 3 - H 2 O H + + OH - Na + +HSO H + + OH - H 2 SO 3 + NaOH Pada reaksi tersebut dibutuhkan penambahan asam kuat untuk menetralkan NaOH yang terbentuk.

12  Hasil reaksi akan tergantung pada pH dan temperatur. □ Pada pH < 2 akan terbentuk Cr 2 (SO 4 ) 3 □ Pada pH = 3, Cr 4 (OH) 6 (SO 4 ) 3 yg terbentuk □ Pada pH = 6,5 akan terbentuk Cr(OH) 3. Reaksi reduksi dengan Sulfur dioksida: 2H 2 CrO H 2 SO 3 Cr 2 (SO 4 ) 3 + 5H 2 O Reaksi reduksi dengan Na-metabisulfit: 2H 2 CrO 4 + 3NaHSO 3 + 3H 2 SO 4 Cr 2 (SO 4 ) 3 + 3NaHSO 4 + 5H 2 O Reaksi pengendapan selanjutnya dengan kapur sama dengan yg berlangsung dengan Ferrosulfat

13  Secara teoritis, untuk menyisihkan 1 ppm Cr +6 dibutuhkan: □ 2,81 ppm Na 2 S 2 O 5 (97,5 %) atau 1,85 ppm SO 2 □ 1,52 ppm H 2 SO 4 □ 2,38 ppm kapur Ca(OH) 2 (90%)

14  Pada pH > 3, kapur yang dibutuhkan untuk netralisasi berikutnya akan berkurang  Pada pH = 8,0 - 9,9, Cr(OH) 3 betul-betul tidak terlarut. Dari beberapa pengamatan tercatat bahwa lumpur endapan yang terbentuk sebanyak % beratnya  Dalam air selalu terdapat oksigen terlarut. Oleh karena itu penambahan SO 2 harus dilakukan berlebihan yang diperhitungkan sebagai akibat oksidasi menjadi SO 4. H 2 SO 3 + ½ O 2 H 2 SO 4 Kelebihan dosis 35 ppm SO 2 biasanya cukup


Download ppt " Reduksi dan pengendapan  Reduksi: Cr +6 tidak mengendap sebagai Cr(OH) 6 oleh karena itu harus direduksi menjadi Cr +3 agar dapat diendapkan sebagai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google