Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Aplikasi collecting Data Gambar Otomatis Dengan Enkripsi Twofish dan Steganografi Parity coding Menggunakan Android Devi Miasari / 1210135028.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Aplikasi collecting Data Gambar Otomatis Dengan Enkripsi Twofish dan Steganografi Parity coding Menggunakan Android Devi Miasari / 1210135028."— Transcript presentasi:

1 Aplikasi collecting Data Gambar Otomatis Dengan Enkripsi Twofish dan Steganografi Parity coding Menggunakan Android Devi Miasari / 1210135028

2 Latar Belakang Sistem collecting data gambar di PT.Adyawinsa Telecommunication and Electrical region East Java dilakukan secara manual, seperti:  gambar dikumpulkan dalam satu folder  pengiriman gambar menggunakan email  tidak adanya enkripsi Maka dari itu perlu dilakukan pembuatan sistem untuk mengefisiensi kinerja dalam pengumpulan gambar, serta menghindari kecurangan yang terjadi dalam pengambilan gambar, seperti: menggunakan gambar yang sudah ada (tidak update), gambar yang diambil tidak sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya.

3 TUJUAN 1.Membuat aplikasi yang dapat mengirim gambar yang dibutuhkan untuk report preventive maintenance secara cepat dan aman. 2.Membuat aplikasi yang dapat membaca letak, serta waktu secara otomatis. 3.Membuat aplikasi yang dapat melakukan enkripsi informasi yang dimiliki dengan menggunakan android. 4.Membuat aplikasi yang dapat melakukan steganografi pada gambar menggunakan android.

4 Perumusan masalah  Data yang digunakan sesuai dengan kebutuhan report preventive maintenance PT. Adyawinsa T&E.  Pemrograman disisi user menggunakan pemrograman android.  Menampilkan isi database sistem yang tersedia menggunakan Java Servlet Page.  Untuk menjaga keamanan datanya dilakukan system enkripsi menggunakan metode Twofish.  Untuk menjaga keamanan kunci twofish digunakan enkripsi AES.  Untuk menambahkan informasi kedalam gambar dilakukan proses steganografi dengan metode parity code.

5 batasan masalah  Aplikasi ini menggunakan sistem operasi android disisi client dan menggunakan bantuan JSP pada penampilan data.  Data yang digunakan diambil dari PT Adyawinsa Telecommunication & Electrical Region East Java.  Aplikasi peta yang digunakan ialah google map.  Sistem enkripsinya menggunakan metode Twofish dan juga AES.  Penggunaan Steganografi menggunakan metode parity code

6 TEori Twofish merupakan algoritma yang beroperasi dalam mode block. Algoritma Twofish sendiri merupakan pengembangan dari algoritma Blowfish. Perancangan Twofish dilakukan dengan memperhatikan kriteria-kriteria yang diajukan National Institute of Standards and Technology (NIST) untuk kompetisi Advanced Encryption Standard (AES). Twofish adalah sebuah block cipher 128 bit yang dapat menerima kunci dengan panjang variabel hingga 256 bit twofish

7 TEori twofish

8 TEori Steganografi merupakan teknik atau seni dan ilmu menulis pesan tersembunyi atau menyembunyikan pesan dengan suatu cara sehingga selain si pengirim dan si penerima, tidak ada seorangpun yang mengetahui atau menyadari bahwa ada suatu pesan rahasia.pesan Teknik parity coding adalah proses penghitungan bit-bit dengan kondisi even parity [4]. Hasil penghitungan dicek, apabila bit 1 berjumlah ganjil, maka nilai parity bitnya bernilai 1. Jika bit 1 berjumlah genap, maka nilai parity bitnya bernilai 0 Steganografi parity coding

9 Diagram sistem Gambaran umum

10 Diagram sistem SISI user

11 Tampilan login SISI user

12 Diagram sistem SISI admin

13 Tampilan login SISI admin

14 pengujian Pengambilan site_id berdasarkan GPS Sampel ke- Lama Waktu Komputasi (ms) 154 233 329 486 532 613 749 822 921 1089 Rata-rata 42.8

15 Hasil GPS

16 pengujian Proses enkripsi twofish Isi dataKunci Twofish Hasil EnkripsiHasil Dekripsi Waktu total yang dibutuh kan Enkripsi (Detik) Admin 100100 Feb 1, 2015 3:52:14 AM De.flexiprovi der.core.twof ish.TwofishK ey@39d26e 40 649961661693931655024365072 221949065467831003487114035 057013947396061759416923469 690748280580714571231429734 9641748 Admin 100100 Feb 1, 2015 3:52:14 AM 0.512 Admin 100100 Feb 1, 2015 3:54:43 AM De.flexiprovi der.core.twof ish.TwofishK ey@14db0a 7d 112569585806068733522752576 658216690352429050305027314 815271942176204323902109060 633003424798577416408450409 2832827 Admin 100100 Feb 1, 2015 3:54:43 AM 0.422 Admin 100100 Feb 1, 2015 3:55:21 AM De.flexiprovi der.core.twof ish.TwofishK ey@66f6736 f 114812622209328697421281486 204146822595725698971935551 425740698380762841426015307 826401282467728093383453308 24954301 Admin 100100 Feb 1, 2015 3:55:21 AM 0.34537 Devimia 100100 Feb 1, 2015 3:56:09 AM De.flexiprovi der.core.twof ish.TwofishK ey@c591ad a5 179805375217810035520899143 671441269015259385178066722 529483602453300626247289928 210858363214832622710836081 74722139 Devimia 100100 Feb 1, 2015 3:56:09 AM 0.777 Devimia 100100 Feb 1, 2015 3:56:57 AM De.flexiprovi der.core.twof ish.TwofishK ey@789b0d 0e 204239655792709687473256821 387880894965421206784293704 490117550362490810462734223 998380798309673870786356278 5229294 Devimia 100100 Feb 1, 2015 3:56:57 AM 0.392

17 pengujian Proses enkripsi twofish

18 pengujian Proses enkripsi AES Kunci TwofishHasil Enkripsi Waktu Enkripsi (Detik) Hasil Dekripsi Waktu Dekripsi (Detik) De.flexiprovider.core.t wofish.TwofishKey@3 9d26e40 25334B7698FDAD2AF9A46C0D1CFE D407A7A5DE5678D24288FE0172940 6F3DDE322AB887DC1AB4D9E5528A 34B2155F7FFE22F9A8E14CF4F4FA7 85A975E0DF5F8F 0.00237 De.flexiprovider.core.tw ofish.TwofishKey@39d2 6e40 0.00643 De.flexiprovider.core.t wofish.TwofishKey@1 4db0a7d 25334B7698FDAD2AF9A46C0D1CFE D407A7A5DE5678D24288FE0172940 6F3DDE3873A50251C0A7DBBED1E3 008399E9B0B3CEF84EC62DD7DDD DD31F36ACFDBB9 0.00205 De.flexiprovider.core.tw ofish.TwofishKey@14db 0a7d 0.00366 De.flexiprovider.core.t wofish.TwofishKey@6 6f6736f 25334B7698FDAD2AF9A46C0D2AF9 A46C0D1CFED407A7A5DE5678D242 88FE01729406F3DDE346F75E78FAA E1E908E57FEE9568F08F8F8A0CEE D029F89D4DB2E7 0.00465 De.flexiprovider.core.tw ofish.TwofishKey@66f6 736f 0.00631 De.flexiprovider.core.t wofish.TwofishKey@c 591ada5 25334B7698FDAD2AF9A46C0D1CFE D407A7A5DE5678D24288FE0172940 6F3DDE3D666DA16CFBC9D1DA74A E2078A063AA18DC9E98B562CA47D 3A42C29142ADD 0.00204 De.flexiprovider.core.tw ofish.TwofishKey@c591 ada5 0.00849 De.flexiprovider.core.t wofish.TwofishKey@7 89b0d0e 25334B7698FDAD2AF9A46C0D1CFE D407A7A5DE5678D24288FE0172940 6F3DDE39CE8E84B1FE07887459B21 69B6F5C2FDB79553F5E2705B9460C DBB73AC87C67 0.00799De.flexiprovider.core.tw ofish.TwofishKey@789b 0d0e 0.00332

19 pengujian Proses enkripsi twofish

20 pengujian Proses steganografi Gambar asli Gambar hasil stegano File gambar yang digunakan pengujian

21 pengujian Proses steganografi Nama Berkas Cover-Image Ukuran Berkas (KB) Waktu komputasi (detik) Adw562.75 Penstv32312.11 Ent78125.17

22 KESIMPULAN Berdasarkan dari hasil implementasi dan analisa sistem perangkat pada proyek akhir ini diperoleh beberapa kesimpulan sebagai berikut :  File hasil ectracting berupa file stego-image menunjukan tidak ada perbedaan jika dibandingkan dengan file cover-imagenya.  Pada saat embedding memerlukan waktu yang lebih singkat daripada saat extracting, hal ini dikarenakan bahwa pada saat extracting memerlukan waktu untuk mengecek bit satu per satu.  File gambar asli (cover-image) sebelum proses embedding dan setelah proses embedding menghasilkan file gambar (stego- gambar) yang sama persis, hampir tidak terlihat perbedaannya.  Terjadinya perubahan besar ukuran gambar pada saat dilakukan proses steganografi, yaitu semakin besar ukuran file gambar yang dihasilkan. Ini dikarenakan adanya penambhan data didalamnya.  Pada saat encrypt memerlukan waktu yang lebih singkat daripada saat decrypt, hal ini dikarenakan bahwa pada saat decrypt memerlukan waktu untuk mengecek bit satu per satu

23 TERIMA KASIH


Download ppt "Aplikasi collecting Data Gambar Otomatis Dengan Enkripsi Twofish dan Steganografi Parity coding Menggunakan Android Devi Miasari / 1210135028."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google