Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MINERAL.  Apa itu mineral?  Fungsi mineral bagi kehidupan?  Sumber-sumber mineral?

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MINERAL.  Apa itu mineral?  Fungsi mineral bagi kehidupan?  Sumber-sumber mineral?"— Transcript presentasi:

1 MINERAL

2  Apa itu mineral?  Fungsi mineral bagi kehidupan?  Sumber-sumber mineral?

3  Makroelemen : kebutuhan > 100 mg/hari  electrolytes sodium (Na), potassium (K), calcium (Ca), and magnesium (Mg), and the nonmetals chlorine (Cl), phosphorus (P), sulfur (S), and iodine (I)  Mikroelemen : kebutuhan < 100 mg/hari  iron (Fe), zinc (Zn),manganese (Mn), copper (Cu), cobalt (Co), chromium(Cr), selenium (Se), and molybdenum (Mo).

4 Klasifikasi mineral berdasarkan fungsi fungsimineral Fungsi strukturalCa, P, Mg Terlibat pada fungsi membran Na, K Gugus prostetik pada enzim Co, Cu, Fe, Mo, Se, Zn Pada kerja hormonCa, Cr, Mn, I, Mg, Na, K Esensial tapi fungsi belum diketahui Si, Va, Ni, tin

5 ..lanjutan fungsimineral Mempunyai efek terhadap tubuh tapi esensinya blm jelas Fluorida, Litium Tidak diketahui fungsi nutrisinya, toksik bisa berlebihan Aluminum, arsenic, antimony, boron, bromine, cadmium, cesssium, germanium, lead, mercury, silver, strontium

6 Kalsium  Fungsi :  Mineralisasi tulang  Kontraksi otot  Fungsi pencernaan  Koagulasi darah: dibutuhkan untuk berfungsinya beberapa protein yang terlibat pada proses pembekuan darah

7 Klorin  Dalam bentuk ion klorida  Fungsi :  Menjaga fungsi pompa seluler  Produksi asam lambung (HCl)

8 Besi  Fungsi  transpor oksigen  Terdapat pada struktur heme pada subunit protein dari hemoglobin  Mengkoordinasi molekul oksigen kedalam heme dari hemoglobin sehingga bisa ditranspor dari paru-paru ke jaringan

9 Magnesium  Mineralisasi tulang  Membantu fungsi ATP  Semua ATP dalam sel mempunyai ikatan magnesium-fosfat  Kompleks Mg-ATP memungkinkan ATP untuk siap melepaskan Fosfat terminal (Y-Fosfat), menyediakan energi untuk metabolisme selular

10 Fosfat  Sistem elektrolit dalam tubuh, sebagai bufer dalam bentuk ion fosfat (PO 4 2– )  Mineralisasi tulang  Dibutuhkan pada penggunaan energi

11 Kalium  Sebagai elektrolit  regulasi pompa Na + /K + -ATPases  transmisi impuls syaraf di otak

12 Natrium  Elektrolit utama  bersama Kalium meregulasi pompa Na + /K + (ATP-dependent)  transmisi impuls syaraf di otak

13 Sulfur  Fungsi utama pada metabolisme asam amino  Modifikasi kompleks karbohidrat dalam protein dan lipid  sulfur berasal dari asam amino metionin

14 Tembaga  Terlibat dalam pembentukkan sel darah merah, sintesis hemoglobin, dan pembentukkan tulang  Produksi energi  Penyembuhan luka  Sensasi rasa  Warna kulit dan rambut  Terlibat pada produksi kolagen  penting pada pembentukkan kulit, tulang, dan jaringan penghubung

15 Iodin  Sintesis hormon tiroid  Berperan penting dalam regulasi energi metabolisme melalui fungsi hormon

16 Mangan  Terlibat reaksi pada metabolisme protein dan lipid  Menjaga kesehatan sistem syaraf  Penting untuk fungsi pencernaan, pertumbuhan tulang, dan sistem imun  Dibutuhkan dalan fungsi super oxide dismutase (SOD), enzim yang mencegah perusakan sel dari anion pengoksidasi

17 Molibdenum  Kofaktor dari enzim xanthine oxidase (katabolisme nukleotida purin), aldehyde oxidase, and sulfite oxidase.

18 Selenium  Memodifikasi aktivitas glutathione peroxidase  Membentuk selenocysteine yang berperan dalam sintesis protein

19 Seng  Kofaktor dari lebih 300 enzim yang terlibat dalam berbagai proses biokimia  Berinteraksi dengan hormon insulin  terlibat dalam regulasi kadar glukosa darah  Penyembuhan luka  Regulasi sistem imun  Kofaktor enzim antioksidan  Sintesis protein dan pembentukkan kolagen

20 KUIS VITAMIN  Apa beda makroelemen dan mikroelemen?  Tuliskan fungsi Zn?  Sebutkan 3 mineral yang terdapat pada tulang?  Mineral apa yang berperan pada transfer impuls syaraf di otak?

21 Sumber Mineral

22 AIR (H 2 O)  Sumber utama: Minuman Air dalam makanan padat Air dari reaksi oksidasi  Kebutuhan untuk orang dewasa: 2,4 liter/hari  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: g  Fungsi: bahan pelarut, komponen sel, dielektrikum, bahan pendingin, bahan yang mentranspor, pasangan reaksi

23 Natrium (Na)  Sumber utama: garam dapur  Kebutuhan sehari: 1,1 – 3,3 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 100 g Unsur Makro

24 Kalium (K)  Sumber: sayur, buah-buahan, padi-padian  Kebutuhan sehari: 1,9 - 5,6 g  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 150 Unsur Makro

25 Kalsium (Ca)  Sumber: susu, produk susu  Kebutuhan sehari: 0,8 g  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 1300 g Unsur Makro

26 Magnesium (Mg)  Sumber: sayuran hijau  Kebutuhan sehari: 0,35 g  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 20 g Unsur Makro

27 Klor (Cl)  Sumber: garam dapur  Kebutuhan sehari: 1,7 – 5,1 g  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 100 g Unsur Makro

28 Fosfor (P)  Sumber: daging, susu, padi-padian, sayur  Kebutuhan sehari: 0,8 g  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 650 g Unsur Makro

29 Belerang (S)  Sumber utama: asam amino yang mengandung S (Cys dan Met)  Kebutuhan sehari: 0,2 g  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 200 g Unsur Makro

30 Besi (Fe)  Sumer utama: daging, hati, telur, sayur, kentang, padi-padian  Kebutuhan sehari: 10 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 4 – 5 g Unsur Mikro

31 Seng (Zn)  Sumber utama: Daging, hati, padi-padian  Kebutuhan sehari: 15 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 2 – 3 g Unsur Mikro

32 Mangan (Mn)  Sumber: tersebar luas dalam berbagai makanan  Kebutuhan sehari: 2 – 5 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 0,02 g Unsur Mikro

33 Tembaga (Cu)  Sumber utama: daging, sayur, buah, ikan  Kebutuhan sehari: 2 – 3 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 0,1 – 0,2 g Unsur Mikro

34 Kobal (Co)  Sumber utama: daging  Kebutuhan sehari: runut (mikro)  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: < 0,01 g Unsur Mikro

35 Krom (Cr)  Sumber utama: ??  Kebutuhan sehari: 0,05 – 0,2 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: <0,01 g Unsur Mikro

36 Molibdan (Mo)  Sumber utama: biji-bijian, kacang-kacangan  Kebutuhan sehari: 0,15 – 0,5 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 0,02 g Unsur Mikro

37 Selenium (Se)  Sumber utama: sayur, daging  Kebutuhan sehari: 0,05 – 0,2 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: ?? Unsur Mikro

38 Iodium (I)  Sumber utama: ikan laut, garam dapur yang beryodium, air minum  Kebutuhan sehari: 0,15 mg  Kandungan dalam tubuh orang dewasa seberat 65 kg: 0,03 g Unsur Mikro

39 Flour  Sumber utama: air minum (sebagaian mengandung flour), teh, susu  Kebutuhan sehari: 0,0015 – 0,0040 mg Kebutuhan tidak di jamin

40  Kebutuhan sehari-hari berlaku juga untuk orang dewasa dan disebut kebutuhan rata -rata.  Tubuh dapat menyimpan bahan mineral:  Air dalam semua organ  Kalsium dalam bentuk apatit di dalam tulang  Iodium dalam bentuk tiroglobulin di dalam kelenjer gondok  Besi sebagai feritin dan hemosiderin di dalam sumsum tulang, anak limfa dan hati  Banyak lagi unsur-unsur yang dibutuhkan dalam jumlah kecil disimpan dalam hati

41  Sebagaian besar metabolisme mineral dikontrol oleh hormon, misalnya: pengambilan H 2 O, Ca 2+, PO 4 3-, penyimpanan Fe 2+, I -, dan pembuangan H 2 O, Na +, K +, Ca 2+, PO 4 3-  Anak-anak, wanita hamil, wanita menyusui dan orang sakit kebanyakan mempunyai kebutuhan bahan mineral yang relatif lebih besar dibandingkan laki-laki dewasa

42  Penyerapan bahan mineral dari makanan seringkali tergantung dari kebutuhan bahan mineral dan komposisi makanan  Suatu contoh untuk pengaruh makanan adalah kalsium. Penyerapan kalsium dirangsang oleh laktat dan sitrat, sebaliknya fosfat, asam oksalat, dan fitol dalam makanan menghambat pengambilan kalsium dengan cara pembentukan kompleks dan munculnya garam yang tidak larut

43 Kekurangan mineral  Sering terjadi dan disebabkan oleh berbagai keadaan: makanan tidak bervariasi, gangguan penyerapan, dan penyakit  Kekurangan kalsium dapat terjadi pada masa kehamilan, penyakit rakitis, osteoporosis  Kekurangan klorida diamati pada kehilangan Cl - ketika muntah

44  Kekurangan Iodium menyebabkan penyakit gondok  Kekurangan magnesium dapat disebabkan oleh gangguan pencernaan atau makanan yang tidak bervariasi, contoh pada alkoholisme  Kekurangan mineral-mineral yang sedikit dibutuhkan tubuh seringkali mengakibatkan gangguan pada gambaran sel darah merah, yaitu anemia. Kekurangan mineral

45  Hampir semua unsur makro dalam organisme berfungsi sebagai bahan pembangun dan elektrolit  Unsur mikro adalah kofaktor protein dan terutama enzim. Yang terutama penting secara kuantitatif adalah protein besi hemoglobin, mioglobin, dan sitokrom, begitu juga lebih dari 300 protein seng yang bermacam-macam

46 Kuis Mineral (II)  Tuliskan 2 macam mineral yang termasuk unsur makro, sebutkan jumlah kebutuhannya perhari  Tuliskan 2 macam mineral yang termasuk unsur mikro, sebutkan sumbernya  Jelaskan apa yang mempengaruhi penyerapan kalsium dari makanan.


Download ppt "MINERAL.  Apa itu mineral?  Fungsi mineral bagi kehidupan?  Sumber-sumber mineral?"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google