Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Anggaran Sediaan. 4/22/20152Cherrya Dhia Wenny, S.E. DEFINISI Sediaan adalah barang yang diperoleh dan tersedia dengan maksud untuk dijual atau dipakai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Anggaran Sediaan. 4/22/20152Cherrya Dhia Wenny, S.E. DEFINISI Sediaan adalah barang yang diperoleh dan tersedia dengan maksud untuk dijual atau dipakai."— Transcript presentasi:

1 Anggaran Sediaan

2 4/22/20152Cherrya Dhia Wenny, S.E. DEFINISI Sediaan adalah barang yang diperoleh dan tersedia dengan maksud untuk dijual atau dipakai dalam produksi untuk keperluan memproduksi dalam siklus kegiatan yang normal Anggaran sediaan adalah anggaran yang dibuat untuk sediaan.

3 4/22/20153Cherrya Dhia Wenny, S.E. Penyusunan Anggaran Sediaan Produk  Pada perusahaan terdapat sediaan produk jadi, sediaan produk dalam proses, dan sediaan bahan baku  Anggaran sediaan produk jadi dan sediaan produk dalam proses pada perusahaan manufaktur dapat dihitung dengan 2 cara, yaitu: Tingkat putaran sediaan Membuat anggaran produk

4 Sediaan Produk Jadi 1.Sifat penyesuaian jadwal produksi dengan pesanan ekstra 2.Sifat persaingan industri 3.Hubungan antara biaya penyimpanan di gudang dengan biaya kehabisan sediaan Sediaan barang dagangan 1.Sifat persaingan dagang 2.Hubungan antara biaya penyimpanan di gudang dengan biaya kehabisan sediaan 3.Ketersediaan barang di penyalur 4/22/2015Cherrya Dhia Wenny, S.E.4 Faktor yang Mempengaruhi Sediaan

5 Sediaan bahan baku 1.Anggaran produk 2.Harga beli bahan baku 3.Biaya penyimpanan bahan baku di gudang dlm hub dgn biaya ekstra yang dikeluarkan akibat kehabisan sediaan 4.Ketepatan pembuatan kuantitas standar bahan baku dipakai 5.Ketepatan leveransir dlm menyerahkan bahan baku yg dipesan 6.Jumlah bahan baku tiap kali pesan 4/22/2015Cherrya Dhia Wenny, S.E.5

6 4/22/20156Cherrya Dhia Wenny, S.E. MENYUSUN ANGGARAN SEDIAAN

7 A. Dengan Tingkat Putaran Sediaan Dimana : SPJX= sediaan produk jadi akhir J= jualan SPJA= sediaan produk jadi awal TPSPJ= tingkat putaran sediaan produk jadi 1. Sediaan Produk Jadi Akhir 4/22/20157Cherrya Dhia Wenny, S.E.

8 Dimana : SPDP= sediaan produk dalam proses akhir HPPJ= harga pokok produk jadi SPDPA= sediaan produk dalam proses awal TPSPDP= tingkat putaran sediaan produk dalam proses 2. Sediaan Produk dalam Proses Akhir 4/22/20158Cherrya Dhia Wenny, S.E.

9 Ilustrasi… Anggaran jualan tahun 2015 adalah sbb: Januari unit; Februari unit; Maret unit. Sediaan produk jadi awal sebanyak 100 unit. Perusahaan mengutamakan stabilitas produk dengan anggaran produk jadi selama 3 bulan sebanyak unit. Harga pokok produk jadi variabel Rp 10 per unit, harga jual produk jadi Rp 12 per unit, beban usaha variabel Rp 1 per unit. B. Dengan Membuat Anggaran Produk 1. Sediaan Produk Jadi Akhir 4/22/20159Cherrya Dhia Wenny, S.E.

10 Jualan Sediaan akhir Produk siap dijual Sediaan awal Produk jadi Produk jadi per bulan = 6.060/3 = unit /22/201510Cherrya Dhia Wenny, S.E.

11 Keterangan Triwulan Jan FebMar Triwulan I Jualan Sediaan akhir Produk siap dijual Sediaan awal Produk Jadi PT Tibung Anggaran Produk Triwulan I Tahun /22/201511Cherrya Dhia Wenny, S.E.

12 Anggaran Jualan : Januari1.000 unit x Rp 12 = Rp Februari2.000 unit x Rp 12 = Rp Maret3.000 unit x Rp 12 = Rp Anggaran sediaan produk jadi akhir : Januari1.120 unit x Rp 10 = Rp Februari1.140 unit x Rp 10 = Rp Maret 160 unit x Rp 10 = Rp Anggaran Laba Rugi Bentuk Panjang Harga pokok produk jadi per bulan x Rp 10 = Rp /22/201512Cherrya Dhia Wenny, S.E.

13 PT. Tibung Anggaran Laba Rugi Triwulan I Tahun 2015 Keterangan Januari (Rp) Februari (Rp) Maret (Rp) Triwulan I Jualan Harga pokok produk jadi Sediaan produk jadi awal (+) Produk siap jual Sediaan produk jadi akhir (-) Harga pokok jualan Margin kontribusi kotor Beban usaha variabel (-) Margin kontribusi bersih Beban tetap (-) Laba (rugi) (1.000)0 (impas) (impas) 4/22/201513Cherrya Dhia Wenny, S.E.

14 Biaya variabel per unit : Harga pokok produk jadi variabel per unitRp 10 Beban usaha variabel per unitRp 1 Biaya variabel per unitRp 11 + Maka, biaya variabel : Januari1.000 unit x Rp 11 = Rp Februari2.000 unit x Rp 11 = Rp Maret3.000 unit x Rp 11 = Rp Anggaran Laba Rugi Bentuk Pendek 4/22/201514Cherrya Dhia Wenny, S.E.

15 PT. Tibung Anggaran Laba Rugi Triwulan I Tahun 2015 Keterangan Januari (Rp) Februari (Rp) Maret (Rp) Triwulan I (Rp) Jualan Biaya variabel (-) Margin kontribusi Biaya Tetap (-) Laba (rugi) (1.000)0 (impas) (impas) 4/22/201515Cherrya Dhia Wenny, S.E.

16 2. Sediaan Produk dalam proses Akhir Data sediaan produk dalam proses awal Januari 2015 sebanyak 90 dan sediaan produk dalam proses akhir Maret 2015 sebanyak 75 unit. Tingkat penyelesaian sediaan produk dalam proses akhir direncanakan sama dengan awal, yaitu BBB 100%, BTKL 50%, dan BOP 50%. Sediaan produk jadi akhir Maret 2015 sebanyak 160 unit. Harga pokok adalah sebagai berikut : BBB Rp 2, BTKL Rp 4, dan BOPV Rp 4 Anggaran produk sebagai berikut: 4/22/201516Cherrya Dhia Wenny, S.E. Ilustrasi…

17 Keterangan Triwulan Jan FebMar Triwulan I Jualan Sediaan akhir Produk siap dijual Sediaan awal Produk Jadi PT Tibung Anggaran Produk Triwulan I Tahun 2015 Produk jadi Sediaan produk dalam proses akhir Produk dihasilkan Sediaan produk dalam proses awal Produk masuk periode ini + - Produk jadi tiap bulan = / 3 = Produk masuk periode ini = / 3 = /22/201517Cherrya Dhia Wenny, S.E

18 PT. Tibung Anggaran Produk Triwulan I Tahun 2015 (dalam unit) Keterangan Triwulan Triwuan I JanuariFebruariMaret Jualan1,0002,0003,0006,000 Sediaan produk jadi akhir (+)1,1201, Produk siap dijual2,1203,1403,1606,160 Sediaan produk jadi awal (-)1001,1201, Produk jadi2,020 6,060 Sediaan produk dalam proses akhir Produk dihasilkan/produk diproses Sediaan produk dalam proses awal Produk masuk produksi periode ini /22/ Cherrya Dhia Wenny, S.E.

19 Maka, Sediaan produk dalam proses akhir bulan : Januari : BBB = 85 x 100% x Rp2 = Rp 170 BTKL = 85 x 50% x Rp 4 = Rp 170 BOPV = 85 x 50% x Rp4 = Rp 170 Februari : BBB = 80 x 100% x Rp2 = Rp 160 BTKL = 80 x 50% x Rp 4 = Rp 160 BOPV = 80 x 50% x Rp4 = Rp 160 Maret : BBB = 75 x 100% x Rp2 = Rp 150 BTKL = 75 x 50% x Rp 4 = Rp 150 BOPV = 75 x 50% x Rp4 = Rp 150 4/22/201519Cherrya Dhia Wenny, S.E.


Download ppt "Anggaran Sediaan. 4/22/20152Cherrya Dhia Wenny, S.E. DEFINISI Sediaan adalah barang yang diperoleh dan tersedia dengan maksud untuk dijual atau dipakai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google