Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DISTRIBUSI FREKUENSI Daftar yang memuat data berkelompok disebut disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Data berkelompok adalah data yang.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DISTRIBUSI FREKUENSI Daftar yang memuat data berkelompok disebut disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Data berkelompok adalah data yang."— Transcript presentasi:

1

2 DISTRIBUSI FREKUENSI Daftar yang memuat data berkelompok disebut disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Data berkelompok adalah data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu.. A.PENGERTIAN DISTRIBUSI FREKUENSI Jadi, distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas-kelas interval tertentu atau menurut katagori tertentu dalam sebuah daftar.

3 Adalah distribusi frekuensi yang pembagian kelasnya dinyatakan berdasarkan data atau golongan data yang ada. PerusahaanFrekuensi Apple Compaq Gateway 2000 IBM Packard Bell Jumlah50 Tabel 4.2 Pembelian Komputer

4 B. BAGIAN-BAGIAN DISTRIBUSI FREKUENSI  1. Kelas-kelas ( class )  2. Batas kelas ( class limit )  3. Tepi kelas ( class boundary )  4. Titik tengah kelas ( class mid point )  5. Interval kelas ( class interval )  6. Panjang interval kelas ( interval size )  7. Frekuensi kelas ( class frequency )

5 1. Kelas – kelas. Kelas adalah kelompok nilai data atau variabel

6 2. Batas Kelas. Nilai-nilai yang membatasi kelas yang satu dengan kelas yang lain. Terdapat dua batas kelas, yaitu: a. Batas kelas bawah (lower class limit) terdapat dideretan kiri setiap kelas b. Batas kelas atas (upper class limit) terdapat dideretan kanan setiap kelas Batas kelas merupakan batas semu dari setiap kelas, karena di antara kelas yg satu dengan kelas yang lain masih terdapat lubang tempat angka tertentu.

7 3. Tepi kelas. Batas kelas yang tidak memiliki lubang untuk angka tertentu antara kelas yang satu dengan kelas yang lain. Penentuan tepi kelas tergantung pada keakuratan pencatatan data. Terdapat dua tepi kelas, yaitu: a. Tepi bawah kelas atau batas kelas bawah sebenarnya. b. Tepi atas kelas atau batas atas sebenarnya. Untuk Ketelitian sampai satu desimal, a. Tepi bawah kelas = batas bawah kelas – 0,5 b. Tepi atas kelas = batas atas kelas + 0,5

8 4. Titik tengah kelas. Angka atau nilai data yang tepat terletak di tengah suatu kelas. Titik tengah kelas merupakan nilai yang mewakili kelasnya. Titik tengah kelas : ½ (batas atas + batas bawah) kelas

9 5. Interval kelas. Selang yang memisahkan kelas yang satu dengan kelas yang lain.

10 6. Panjang interval kelas. Jarak antara tepi atas kelas dan tepi bawah kelas. 7. Frekuensi kelas. Banyaknya data yang termasuk ke dalam kelas tertentu

11 Contoh : Tabel 1. Modal PT.Angin Ribut Modal ( jutaan Rp)Frekuensi ( f ) Jumlah100 Sumber : Data fiktif

12 Dari contoh tabel 1 :  Banyaknya kelas : 5  Batas kelas : 50, 59, 60, 69,…..  Batas bawah kelas : 50, 60, 70, 80, 90  Batas atas kelas : 59, 69, 79, 89, 99  Tepi bawah kelas : 49,5 ; 59,5 ; …;89,5  Tepi atas kelas : 59,5 ; 69,5 ; …; 99,5  Titik tengah kelas : 54,5 ; 64,5 ; … ; 84,5  Interval kelas : 50-59, 60-69,…,  Panjang interval masing-masing 10  Frekuensi kelas adalah 16, 32, 20, 17 dan 15

13 C. PENYUSUNAN DISTRIBUSI FREKUENSI Distribusi Frekuensi dapat dibuat dengan mengikuti pedoman berikut : 1. Mengurutkan data. 2. Menentukan jangkauan (range) dari data. 3. Menentukan banyaknya kelas (k). 4. Menentukan panjang interval kelas. 5. Menentukan batas bawah kelas pertama. 6. Menghitung frekuensi kelas.

14 1. Mengurutkan data. Mulai dari data yang terkecil ke yang terbesar. Jangkauan ( R ) : Data terbesar – data terkecil 2. Menentukan jangkauan ( range ) dari data

15 3. Menentukan banyaknya kelas k = 1 + 3,322 log n k = banyaknya kelas n = banyaknya data Hasilnya dibulatkan, biasanya ke atas Dalam menentukan banyaknya kelas, usahakan :  Tidak terlalu sedikit, sehingga pola kelompok kabur.  Banyaknya kelas berkisar 5 sampai 15  Jika jangkauan terlalu besar maka banyaknya kelas antara 10 sampai 20.

16 4. Menentukan Panjang Interval Kelas Panjang interval kelas ( i ) :

17 5. Menentukan batas bawah kelas pertama Batas bawah kelas pertama biasanya dipilih dari data terkecil atau data terkecil yang berasal dari pelebaran jangkauan(data yang lebih kecil dari data terkecil), dan selisihnya harus kurang dari panjang interval kelasnya.

18 6. Menghitung frekuensi kelas. Menuliskan frekuensi kelas dalam kolom sesuai banyaknya data. Seluruh data harus dimasukan ke dalam kelas dan satu data tidak boleh masuk ke dalam 2 kelas yang berbeda.

19 Contoh Soal 1. Buat distribusi frekuensi dari data berikut :

20 Urutkan dari yang terkecil  terbesar Hitung k k = 1 + 3,322 log n = 1 + 3,322 log 40 = 1 + 5,322 = 6, 322  6 c = = 2,689  3

21 KelasMffrFk F L Fk F M 65 – ,5%7, – ,592,5 71 – ,577,5 74 – ,58547,5 77 – – Jumlah40100%

22 BuatHISTOGRAM GRAFIK lebih besar dan lebih kecil Hitung Q 3, D 6, P 30 Kemiringan & Keruncingan

23 Contoh Soal 2. Buat distribusi frekuensi dari data berikut :

24 ContohContoh

25 Batas Kelas Modal XffrFk F L Fk F M (1)(2)(3)(4)(5)(6) 30 – 3934,520,02 (2%)2%100% 40 – 4944, – 5954, – 6964, – 7974, – 8984, – 9994, Jumlah100100% Tabel 4.7 Frekuensi Hipotetis Modal Perusahaan (Jutaan rupiah)

26 Upah (Ribuan Rupiah) Banyaknya Karyawan f fr (%) fk (%) (kurang dari) fk (%) (lebih dari) (1)(2)(3)(4)(5) 50 – 59,99812,3 100,0 60 – 69,991015,427,787,7 70 – 79,991624,652,372,3 80 – 89,991421,573,847,7 90 – 99,991015,489,226,2 100 – 109,9957,796,910,8 110 – 119,9923,1100,03,1 Jumlah65100,0 ContohContoh 4.6

27 D. HISTOGRAM, POLIGON FREKUENSI, DAN KURVA 1. Histogram dan Poligon Frekuensi Histogram dan poligon frekuensi adalah dua grafik yang sering digunakan untuk menggambarkan distribusi frekuensi. Histogram : grafik batang Poligon frekuensi : grafik garis

28 2. Kurva Frekuensi Kurva distribusi frekuensi, disingkat kurva frekuensi yang telah dihaluskan mempunyai berbagai bentuk dengan ciri-ciri tertentu. Antara lain, simetris, tidak simetris, bentuk J, bentu U, Bimodal, Multimodal, dll.

29 E. JENIS-JENIS DISTRIBUSI FREKUENSI 1. Distribusi Frekuensi Biasa. a. Distribusi frekuensi numerik b. Distribusi frekuensi katagori 2. Distribusi Frekuensi Relatif 3. Distribusi Frekuensi Kumulatif a. Kurang dari. b. Lebih dari.

30 a. Distribusi frekuensi numerik Adalah distribusi frekuensi yang pembagian kelasnya dinyatakan dalam angka. Tabel 2 Pelamar Perusahaan X, 2004 Umur (tahun)Frekuensi 20 – – – – – Jumlah50

31 b. Distribusi frekuensi katagori Adalah distribusi frekuensi yang pembagian kelasnya dinyatakan berdasarkan data atau golongan data yang ada. PerusahaanFrekuensi Apple Compaq Gateway 2000 IBM Packard Bell Jumlah50 Tabel 3 Pembelian Komputer

32 Distribusi Frekuensi Relatif Adalah distribusi frekuensi yang berisikan nilai-nilai hasil bagi antara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan yang terkandung dalam kumpulan data yang berdistribusi tertentu. Rumusnya :

33 Distribusi Frekuensi Kumulatif Adalah distribusi frekuensi yang berisikan frekuensi kumulatif. Frekuensi kumulatif adalah frekuensi yang dijumlahkan. Distribusi frekuensi kumulatif memiliki grafik atau kurva yang disebut ogif.


Download ppt "DISTRIBUSI FREKUENSI Daftar yang memuat data berkelompok disebut disebut distribusi frekuensi atau tabel frekuensi. Data berkelompok adalah data yang."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google