Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

OOP Java 03 Elemen Dasar Bahasa Java. Elemen Dasar Bahasa Java  Tipe Data  Operator  Kondisional  Loop  Instance var vs. Local var.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "OOP Java 03 Elemen Dasar Bahasa Java. Elemen Dasar Bahasa Java  Tipe Data  Operator  Kondisional  Loop  Instance var vs. Local var."— Transcript presentasi:

1 OOP Java 03 Elemen Dasar Bahasa Java

2 Elemen Dasar Bahasa Java  Tipe Data  Operator  Kondisional  Loop  Instance var vs. Local var

3 Tipe Data (1)  Terdapat tipe data primitif di Java yang bukan merupakan kelas

4 Tipe Data (2) Perbedaan Tipe Data Java dg C :  ada tipe boolean yg bernilai true/false  boolean != int  tipe int java seragam di setiap platform (int di c = 1 word, bisa berbeda antar platform)

5 Tipe Data (3) Type casting :  Tipe data default untuk literal floating point adalah double, tambahkan f untuk float (c: 3.14 = double, 3.14f = float)  Type casting (pengubahan tipe data bersifat temporer), dilakukan dengan cara menuliskan tipe data baru yg dikehendaki didepan data/variabel didalam tanda () : int x = 2; (float) x * 3.14;//x diubah jadi float

6 Tipe Data (4)  Di java terdapat tipe data primitif yg bukan merupakan objek (Java != bahasa pure OOP).  Tipe data primitif lebih efisien, sedangkan tipe data kelas lebih OOP.  Java menyediakan kelas pembungkus (wrapper class) supaya tipe data primitif dapat dimanipulasi sebagai objek, dan sebaliknya.  Contoh : int pInt = 420; Integer wInt = new Integer(pInt); //boxing int p2 = wInt.intValue(); //unboxing

7 Tipe Data (5)  Mulai Java 5 (1.5), sudah disediakan autoboxing & autounboxing, dimana boxing & unboxing akan dilakukan secara otomatis.  Contoh : int pInt = 420; Integer wInt; wInt = pInt; //autoboxing int p2 = wInt;//autounboxing

8 Primitive Data Type  boolean  byte  char  short  int  long  float  double Wrapper Class  Boolean  Byte  Character  Short  Integer  Long  Float  Double Tipe Data (6)

9 Operator (1)  Matematik: +, -, ++, --, *,/,% (modulus), unary + -  Perbandingan: ==, !=,, =, instanceof  Boolean: &&, ||, !  Bit: &, |, ~, >, >>> (unsigned shift)  Ternary: cond?true-expr:false-expr  Asignment: =, +=, -=, *=, /=, >=, >>>=, &=, |=  String: + (penggabungan string)

10 Operator (2)  >>>: unsigned shift right sign bilangan (bit terkiri) juga di-shift ke kanan  x instanceof b true jika x (objek) adalah instans dari kelas b

11 Operator (3)  Hirarki (urutan eksekusi) operator dan arah evaluasi (L to R = kiri ke kanan, R to L = kanan ke kiri) NoEvaluasiOperator 1R to L ~ ! ( ) 2L to R* / % 3L to R+ - 4L to R > >>> 5L to R = instanceof 6L to R== != 7L to R& 8 ^ 9 | 10L to R&& 11L to R|| 12R to L ? : 13R to L= *= /= %= += -= >= >>>= &= ^= |=

12 Operator (4)  Contoh penggunaan Ternary operator: public class CobaTernary { public static void main(String[] args) { int c, d; String s=null; c = -5; s = c > 0 ? "positif" : "negatif"; System.out.println("Angka " + c + " adalah " + s); d = c > 0 ? c : -c; System.out.println("Nilai absulut dari " + c + " adalah " + d); } }

13 Operator (5)  Contoh penggunaan loop for-each: public class CobaForEach { public static void main(String[] args) { int[] data = {3, 7, 2, 8, 4}; for (int c : data) System.out.print(" " + c); } }

14 Kondisional (1)  Simple if : if ( ) ;  Simple if else : if ( ) ; else ;

15 Kondisional (2)  Complex if – else if : if ( ) ; else if ( ) ; else ;

16 Kondisional (3)  switch : switch ( ) { case : ; [break;] case : ; [break;] default : ; [break;] }  bisa bertipe : byte, short, int, char, enum

17 Kondisional (4)  Latihan Buat kelas Nilai, yg diantaranya memiliki method untuk menghitung Nilai Akhir, dan Nilai Huruf Untuk Nilai Huruf buat dengan menggunakan if – else if

18 Kondisional (5)  Method hitung_NA() menghitung nilai akhir berdasarkan nilai UTS,UAS & KAT.  Method pencarian nilai huruf menggunakan if..else if  Method sebutan_nilai menghasilkan sebutan nilai berdasarkan nilai huruf, dengan menggunakan switch: ‘A’  “baik sekali”, ‘B’  “baik” ‘C’  “cukup” ‘D’  “kurang” ‘E’  “kurang sekali” Nilai +kelas : char +nilai_UTS : int +nilai_UAS : int +nilai_KAT : int +nilai_akhir : float +nilai_huruf : char +hitung_NA() : void +hitung_NH() : void +sebutan_nilai() : String

19 Looping (1)  for loops : for ( ; ; ) ;

20 Looping (2)  while loops : while ( ) ;

21 Looping (3)  do - while loops : do ; while ( );

22 Looping (4)  Loop flow control break : break [ ]; continue : continue [ ]; label : :

23 Looping (5)  for-each loop for ( : ) ;

24 Looping (6)  Contoh penggunaan loop for-each: public class CobaForEach { public static void main(String[] args) { int[] data = {3, 7, 2, 8, 4}; for (int c : data) System.out.print(" " + c); } }

25 Instance var vs. Local var (1)  Instance variabel (attribut) terletak didalam kelas diluar method, sedangkan local variabel didalam method.  Instance variabel otomatis di init, local variabel tidak

26 Instance var vs. Local var (2)  Kode berikut akan menghasilkan pesan error, meskipun kalau kita telusuri secara manual ini tidak akan error.  Evaluasi java lebih strict, dimana kode didalam if ada kemungkinan tidak dieksekusi. public int hitung() { int x = 3, y; if (x > 0) y = 1; return y; }

27 Instance var vs. Local var (3)  Jika instance variabel (attribut) tidak diinisialisasi pada konstruktor, maka akan otomatis di init dengan nilai awal sbb : Tipe AtributNilai awal byte0 short0 int0 long0L float0.0F double0.0D char‘\u0000’ booleanfalse semua reference typenull (array, string, objek)

28 Words for today Exercise leads to Mastery


Download ppt "OOP Java 03 Elemen Dasar Bahasa Java. Elemen Dasar Bahasa Java  Tipe Data  Operator  Kondisional  Loop  Instance var vs. Local var."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google