Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Keadaan pribadi yang meringankan pidana dan dampaknya terhadap penyertaan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Keadaan pribadi yang meringankan pidana dan dampaknya terhadap penyertaan."— Transcript presentasi:

1 Keadaan pribadi yang meringankan pidana dan dampaknya terhadap penyertaan

2 MATINYA TERSANGKA/TERDAKWA Pada dasarnya Pidana bersifat Pribadi; sehingga bila tersangka/terdakwa mati, maka pidana itu tidak dapat diwariskan.

3 DALUWARSA Tidak dapat lagi dilakukan penuntutan terhadap SSO karena telah dilampauinya jangka waktu tertentu untuk melakukan penuntutan (Lihat Pasal 78 KUHP)

4 TENGGANG WAKTU DALUWARSA PENUNTUTAN Mulai dihitung sejak keesokan hari setelah Perbuatan dilakukan KECUALI: 1. Pemalsuan atau Perusakan uang 2. Psl. 328, 329, 330, 333 KUHP 3. Psl. 556 s.d. 558a KUHP

5 PENCEGAHAN (STUITING) DALUWARSA Tindakan penuntutan menghentikan daluwarsa Mulai tenggang daluwarsa yang baru

6 PENUNDAAN (SCHORSING) DALUWARSA Perselisihan Pra-yudisial Selama ditunda, perhitungan tenggang waktu daluwarsa berhenti untuk sementara waktu

7 GRASI Pasal 14 ayat (1) UUD’45: (setelah amandemen I) Presiden berwenang untuk memberikan grasi dan rehabilitasi dengan mempertimbangkan pendapat dari Mahkamah Agung UU yang mengatur: UU No. 22 tahun 2002 tentang Grasi (menggantikan UU No. 3 tahun 1950)

8 GRASI Pengampunan berupa perubahan, peringanan, atau penghapusan pelaksanaan pidana kepada terpidana yang diberikan oleh Presiden (Pasal 1 butir 1 UU No. 22 tahun 2002)


Download ppt "Keadaan pribadi yang meringankan pidana dan dampaknya terhadap penyertaan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google