Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MENIMBANG:  Syarat-syarat dan tatacara permohonan pemberian izin Usaha Peternakan  perlu penetapan syarat-syarat teknis. MENGINGAT:  UU No.6 tahun 1967.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MENIMBANG:  Syarat-syarat dan tatacara permohonan pemberian izin Usaha Peternakan  perlu penetapan syarat-syarat teknis. MENGINGAT:  UU No.6 tahun 1967."— Transcript presentasi:

1 MENIMBANG:  Syarat-syarat dan tatacara permohonan pemberian izin Usaha Peternakan  perlu penetapan syarat-syarat teknis. MENGINGAT:  UU No.6 tahun 1967  PP No. 15 tahun 1977  PP No. 16 tahun 1977  Kepres RI No. 12/M Thun 1971  Kepres RI No. 44 dan 45 tahun 1974  Kepres RI NO. 47 tahun 1979  SK. Mentan No. 190/Kpts/Org/5/1975  SK Mentan No. 406/Kpts/Org/8/1980

2 LOKASI Pemukiman penduduk dan pet unggas lainnya, + 1 km Batas lokasi diberi pagar > 2 m. BANGUNAN-BANGUNAN: Penetasan, kandang anak ayam, dara, dewasa. Gudang pakan, laboratorium, ruang dan alat sanitasi Kantor, rumah jaga PENATAAN BANGUNAN : Jarak antar kandang beda umur > satu kali lebar kandang Tidak ada pencemaran dari kandang lain Rumah penetasan di luar komplek kandang atau > 50 m. Pd ruang penetasan ada r.penyimpanan telur, cuci alat, pengeraman, sexing, seleksi, pengepakan, kantor, yang dipisahkan dinding rapat Arus lalu lintas satu arah Bangunan lain bukan utk ternak harus berjarak > 50 m dari kandang.

3  Perlengkapan harus cukup, sesuai, bersih dan cuci hama.  Tempat makan dan minum  Brooder  Tempat bertelur  Mesin penetasan  Ruang penyimpanan telur+ alat pengukur suhu dan kelembaban  Ruang fumigasi telur  Alat pengobatan dan vaksinasi  Alat sanitasi  Incinerator  Tempat penyimpanan vaksin.

4 KHUSUS PEMELIHARAAN BIBIT :  Dalam satu kandang umur harus seragam  Tidak mencampurkan ayam dari satu kelompok ke kelompok lainnya.  Kompleks bebas dari ternak dan unggas lain  Parent stock harus berasal dari grand parent stock dengan SK dari instansi berwenang.  Induk sehat, bebas penyakit unggas  ket. drh  Tidak boleh melakukan persilangan tanpa ijin  Ada sarjana pet/drh bekerja penuh  Tidak ada pekerja rangkap antar kandang

5 Pakan :  Tidak boleh berasal dari peternakan lain  Sesuai persyaratan  Gudang pakan tertutup rapat + 50m dari kandang  Ada sumber air  Ransum yang dibuat di peternakan tidak boleh dijual. Telur :  Telur tetas 50 – 65 gram  Umur telur < 7 hari  Telur dari induk 28 – 72 minggu  Telur bersih, bentuk normal, shape index 1:2  Pengambilan telur 3 kali (pagi, siang, sore). Segera bawa keluar kandang.

6  DOC dipasarkan sebelum diberi makan dan minum.  DOC diterima konsumen < 60 jam.  Syarat doc, sehat, tidak cacat, bentuk dan warna seragam, Cara-cara pengurusan doc:  Ruang khusus, bersih, sucihama, berventilasi, bebas bahan/benda lain.  Kemasan bersih, ventiasi, sucihama, disegel, satu kalipakai  Kapasitas 105 ekor doc.  Kendaraan tertutup, bersih, ventilasi, suchama.  Label :Tanggal jam menetas Galur (strain) Jumlah isi kemasan Nama dan alamat perusahaan Nama pemesan/penerima + alamat Vaksinasi yang telah dilakukan Cap perusahaan pengirim.

7  Perusahaan memiliki flock pengujian jumlahnya < 10% dari jumlah induk  Hasil pengujian dari flock tidak dapat diperjual belikan  Lokasi pengujian di luar kompleks peternakan.

8 Wajib Sucihama dan Hapushama  Kompleks peternakan  Orang dan kendaraan yang keluar masuk kandang  Kandang bekas pakai > 2 minggu.  Telur dari kandang  Peralatan penetasan Induk :  Wajib uji penyakit Pullorum oleh Dispet Prop/ instansi yang ditunjuk.  NCD dan Diptheri DOC :  Vaksinasi Marek’s Disease

9 Punya sertifikat bebas Pullorum (1 th), dan NCD. Tatacara mendapat sertifikat :  Mengajukan permintaan uji ke Dispet Kab  Prop  Dispet Prop menunjuk Lembaga/Instansi mengambil sample.  Perush membayar biaya pengujian kepada Lembaga pemeriksa.  Hasil uji oleh Lembaga  Dispet Prop dengan tembusan ke perusahaan dan ditjen peternakan  Dispet Prop membuat sertifikat, tembusan ke Ditjen Pet.

10 PENGAWASAN :  Perusahaan buat laporan / 6 bulan ke Ditjen Pet/pejabat yang ditunjuk  Wajib melayani petugas yang ditunjuk Ditjen Pet. KETENTUAN PERALIHAN :  Perusahaan harus memenuhi ketentuan yang berlaku  Perusahaan yang berdiri sebelum SK  menyesuaikan PENUTUP :  Yang melanggar ketentuan SK  sanksi  SK ini mulai berlaku 21 Juli 1980


Download ppt "MENIMBANG:  Syarat-syarat dan tatacara permohonan pemberian izin Usaha Peternakan  perlu penetapan syarat-syarat teknis. MENGINGAT:  UU No.6 tahun 1967."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google