Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 4 MM 46 1. MINTO WIYONO 2. ABRAHAM SITOMPUL 3. ISHFIHANA HAFNY 4. HENRI HARAPAN SARAGIH 5. MELINDA HANDAYANI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 4 MM 46 1. MINTO WIYONO 2. ABRAHAM SITOMPUL 3. ISHFIHANA HAFNY 4. HENRI HARAPAN SARAGIH 5. MELINDA HANDAYANI."— Transcript presentasi:

1 Kelompok 4 MM MINTO WIYONO 2. ABRAHAM SITOMPUL 3. ISHFIHANA HAFNY 4. HENRI HARAPAN SARAGIH 5. MELINDA HANDAYANI

2 LATAR BELAKANG PT. Pertamina EP PT Pertamina EP didirikan pada 13 September 2005 Kegiatan usaha di sektor hulu bidang minyak dan gas bumi, meliputi eksplorasi dan eksploitasi. WK Pertamina EP dikelola melalui TAC (Technical Assistance Contract) dan JOB EOR (Joint Operating Body Enhanced Oil Recovery) WK Pertamina EP terbagi ke dalam tiga Region, Sumatera, Jawa dan Kawasan Timur Indonesia (KTI). Memiliki enam Unit Bisnis Pertamina EP (UBPEP) yang terdiri dari UBPEP Lirik, UBPEP Jambi, UBPEP Limau, UBPEP Tanjung, UBPEP Sangasanga dan UBPEP Tarakan. Seluruh operasi JOB EOR dan TAC dikelola dari Pusat sedangkan own operation dikelola di Region masing-masing. Produksi Pertamina sekitar 120 ribu barrel oil per day (BOPD) untuk minyak dan sekitar million standard cubic feet per day (MMSCFD) untuk gas. Pertumbuhan produksi rata-rata 6-7 persen per tahun

3 PRODUKSI 1. Eksplorasi dengan mengembangkan konsep-konsep baru; 2. Mengaktifkan sumur suspended yang dulu diabaikan karena dinilai tidak ekonomis 3. Program EOR; 4. Memaksimalkan produksi. PRINSIP TATA KELOLA PERTAMINA EP Menciptakan kegiatan operasi yang ramah lingkungan dengan konsep HSE (Healthy, Safety and the Environment) ETIKA KERJA dan BISNIS Membangun budaya baru dengan tujuan menciptakan lingkungan kerja yang beretika. PEKERJA PERTAMINA EP Menitikberatkan pada peningkatan personal quality dan empowerment, dengan standar World Class People pada sumber daya yang ada. HUBUNGAN MASYARAKAT KOMITMEN Menjaga harmoni dan lingkungan hidup maupun lingkungan sosial. KESEHATAN, KESELAMATAN DAN LINGKUNGAN (HEALTH, SAFETY AND THE ENVIRONMENT) Penerapan Health, Safety and The Environment yang terintegrasi secara konsisten. CULTURE CHANGE Mensosialisasikan Culture Change di tubuh perusahaan

4

5 A. ANALYZING CULTURE ARTIFACTS Artifacts yang dapat diperoleh dari PT Pertamina EP adalah sebagai berikut: 1. Seragam pekerja yang spesifik untuk tenaga lapangan dan kantor unit 2. Teknologi eksplorasi GGR (Geology, Geophysical and Reservoir) 3. Background pekerja pendidikan teknikal sementara outsourcing untuk pekerjaan administratif. 4. Struktur organisasi yang kompleks. 5. Program culture change. ESPOUSES BELIEF and VALUES Penerapan Lima Perintah Harian BASIC UNDERLYING ASSUMPTIONS - Nilai unggulan Five M ( focus, integrity, visionary, excellence dan mutual respect ) - Tata nilai 3S ( Sincere, Strong, dan Sensible )

6 B. The Step of External Adaption and Survival 1. Mission and Strategy - Visi Repelita I ( ) : “ Respectable Cost Effective and Efficient Oil &Gas Producer” - Visi Repelita II ( ):”No.1 Oil & Gas Producer in Indonesia” - Visi Repelita III ( ):”PEP World Class” 2. Goals Culture Change Program Transformasi REPETITA II. Di dalam program organisasi baru, paket governance, risk and compliance, etika kerja & bisnis, paket teknologi informasi, dan paket benefit program. 4. Measurement Pencapaian target Visi 2011 sebagai produsen minyak dan gas bumi nomor satu di Indonesia 5. Correction Lima perintah harian yang harus dijalankan oleh seluruh jajaran di Pertamina EP. 3. Means - Strategic Planning Cycle Team - Organization Restructuring Cycle Team - PCDCA & Communication Cycle Team.

7 A. TROMPENAARS Model Pertamina EP berada pada kuadran Family yang memiliki karakteristik power oriented, personal, close relationship, hirarcical, power oriented, home-like work atmosphere, dan long term relationships of employee to company.

8 Risk LowHigh Feedback and reward Rapid Work-hard, play-hard culture Tough-guy macho culture Slow Process culture Bet-the- company culture B. DEAL and KENNEDY’s Cultural Model Pertamina EP berada pada kuadran Bet the company culture karena sifat pekerjaan yang beresiko tinggi dan membutuhkan biaya dan teknologi yang sangat tinggi sehingga dibutuhkan analisa dan perhitungan yang matang sebelum memulai suatu proyek.

9 C. GOFFEE and JONES’s Cultural Model Pertamina EP berada pada kuadran mercenary, dimana hirarki dijabarkan dengan jelas, terdapat perbedaan yang jelas antara personal dan kehidupan pribadi.

10 KESIMPULAN 1. PT Pertamina EP adalah salah satu anak perusahaan PT Pertamina yang menyelenggarakan kegiatan usaha di sektor hulu bidang minyak dan gas bumi, meliputi eksplorasi dan eksploitasi. 2. Berdasarkan teori level of Structure dari Schein, didapatkan analisa sebagai berikut: Artifacts, dilihat dari seragam, teknologi yang digunakan, latar belakang pendidikan, struktur organisasi Espouses Belief and Values, terdapat 5 butir perintah harian Basic Underlying and Assumptions, terdapat Nilai unggulan 5 M dengan nilai turunan 3 S 3. Pertamina EP juga telah melakukan THE STEP of EXTERNAL ADAPTION and SURVIVAL 4. Berdasarkan basic types corporate culture dari Trompenaars, Pertamina EP berada pada kuadran “family”, berdasarkan Deal and Kennedy, Pertamina EP berada pada kuadran “tough guy macho culture” dan berdasarkan model Goffee and Jones, Pertamina EP berada pada kuadran “mercenary”. 5. Berdasarkan basic types of corporate cultural, maka Pertamina EPadalah suatu perusahaan yang power oriented, personal, close relationship, hirarcical, power oriented, home-like work atmosphere, dan long term relationships of employee to company, membutuhkan feedback yang cepat, mempunyai risiko tinggi, membutuhkan biaya dan teknologi yang sangat tinggi.

11 REKOMENDASI 1. Agar budaya perusahaan yang telah dibangun dengan baik dapat di terjemahkan sampai pada kinerja pekerja secara individual, maka budaya ini harus disosialisasikan dengan baik dan menjadi prinsip-prinsip kerja yang dijalankan para pemimpin perusahaan. 2. Transformasi Pertamina EP dalam upaya untuk memperbaiki kinerja di semua lini khususnya dari sisi pendekatan manajemen, memilih pendekatan melalui solusi Orbex (Organizing For Business Excellence) 3. Untuk mendukung implementasi budaya perusahaan dan memudahkan dalam penelusuran permasalahan, setiap tahapan dan hasil kerja harus didokumentasikan dengan baik. 4. Pertamina EP harus membuat program reward & punishment yang lebih jelas dan terarah.


Download ppt "Kelompok 4 MM 46 1. MINTO WIYONO 2. ABRAHAM SITOMPUL 3. ISHFIHANA HAFNY 4. HENRI HARAPAN SARAGIH 5. MELINDA HANDAYANI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google