Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Teori Dualitas dan Analisis Sensitivitas

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Teori Dualitas dan Analisis Sensitivitas"— Transcript presentasi:

1 Teori Dualitas dan Analisis Sensitivitas
Ide teori dualitas ini adalah setiap persoalan programa linier memiliki suatu programa linier yang lain yang saling berkaitan yang disebut dengan “DUAL”, sehingga solusi pada persoalan pertama/awal (PRIMAL) juga memberikan solusi pada DUALnya.

2

3

4

5

6 Korespondensi antara primal dan dual diringkas sebagai berikut:
Koefisien dalam fungsi tujuan Primal menjadi konstanta ruas kanan pada Dual, tapi konstanta ruas kanan Primal menjadi koefisien fungsi tujuan pada Dual Setiap pembatas Primal ada satu variable Dual dan setiap variable Primal ada satu pembatas Dual. Tanda ketidaksamaan pada pembatas tergantung kepada fungsi tujuannya Fungsi tujuan berubah bentuk (maksimisasi menjadi minimisasi dan sebaliknya) Setiap kolom pada Primal berkorespondensi dengan baris pembatas Dual Setiap baris pembatas Primal berkorespondensi dengan kolom Dual. Dual dari Dual adalah Primal

7

8

9

10

11

12

13 x1 unrestricted in sign, x2 ≥ 0
Primal: Maksimumkan Z = 5x1 + 6x2 sbt 3x x = 5 -x x2 ≥ 3 4x1 + 7x2 ≤ 8 x1 unrestricted in sign, x2 ≥ 0 Standar Primal: Maksimumkan Z = 5 (x1’- x1’’)+ 6x2 Z = 5x1’- 5x1’’+ 6x2 Pembatas: 3x1’- 3x1’’ + 2x = 5 - x1’+ x1’’ x2 + s = 3 4 x1’- 4x1’’ + 7x2 +s = 8 x1’, x1’’…, x2, S2, S3 ≥ 0 x1 unrestricted in sign, x2 ≥ 0

14 Iterasi Basis X1 X2 X3 S1 R2 Solusi Z -(2M+5) (M-12) -(3M+4) -8M 1 2 10 -1 3 8

15 Solusi Dual Iterasi Basis y1 y2’ y2’’ S1 S2 S3 R1 R2 R3 Solusi w
(4M-10) (4M-8) (-4M+8) -M 21M 1 2 -2 -1 5 12 3 -3 4


Download ppt "Teori Dualitas dan Analisis Sensitivitas"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google