Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

OM SWATIASTU. Oleh : Kelompok 1 Anggota kelompok : 1.Luh Gde Krisna Dewi (1220025001) 2.Luh Putu Lina Widyastiti (1220025003) 3.Dewa Gede Aditya Rama.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "OM SWATIASTU. Oleh : Kelompok 1 Anggota kelompok : 1.Luh Gde Krisna Dewi (1220025001) 2.Luh Putu Lina Widyastiti (1220025003) 3.Dewa Gede Aditya Rama."— Transcript presentasi:

1 OM SWATIASTU

2 Oleh : Kelompok 1

3 Anggota kelompok : 1.Luh Gde Krisna Dewi ( ) 2.Luh Putu Lina Widyastiti ( ) 3.Dewa Gede Aditya Rama Prayoga ( ) 4.Made Shasmitha Pragmaningtyas ( ) 5.Made Intan Kusuma Dewi ( ) 6.Xaviera Narytha Banurea ( ) 7.Ni Kadek Ayu Asriratih Sudarma ( ) 8.I Gusti Ayu Putu Wiadnyani ( ) 9.Putu Pisca Merinda Dewi ( ) 10.Ni Kadek Ani Widiani ( ) 11.Ni Nyoman Astri Artini ( ) 12.I Made Prasta Gunada ( ) 13.I Gusti Ngurah Edi Putra ( ) 14. A. A. Istri Ratna Maadnyani Dewi ( ) 15. Sharryl Alicia Kainde ( ) 16.Ni Ketut Swandewi ( ) 17.Ni luh Eka Purni Astiti ( ) 18. Maria Lusia Kadek Puspita Sari ( ) 19.Artika Dewi Amri ( ) 20.Ida Ayu Putri Widya Lestari ( ) 21. A. A. Sagung Mas Aswinadewi ( ) 22.Desak Putu Laksmi Putri ( )

4 BAB I PENDAHULUAN Era Globalisasi Perkembangan teknologi Permainan Modern Dampaknya

5 1.2 RUMUSAN MASALAH 1.Bagaimana perubahan pola permainan anak – anak dari tradisional ke modern ? 2.Apa dampak yang ditimbulkan dari adanya perubahan pola permainan anak – anak dari tradisional ke modern terhadap kesehatan? 1.2 TUJUAN PENULISAN 1.Untuk mengetahui perubahan pola permainan anak – anak dari tradisional ke modern 2.Untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari adanya perubahan pola permainan anak – anak dari tradisional ke modern terhadap kesehatan?

6 1.2 MANFAAT PENULISAN 1.Menambah pengetahuan mengenai perubahan pola permainan anak – anak dari tradisional ke modern serta dampak yang ditimbulkan terhadap kesehatan 2.Memberikan informasi kepada masyarakat menganai perbedaan tradisional dan modern, sehingga dapat secara selektif memilih permainan yang memberikan dampak positif

7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 PERMAINAN TRADISIONAL DengklengBekelan Bakiak Petak Umpet Balap Karung Layang – layang

8 Game Online Play station

9 BAB III METODE PENULISAN 3.1 Sumber dan Jenis Data sumber pustaka yang relevan dengan topik permasalahan yang dibahas. Jenis data yang diperoleh berupa data sekunder yang bersifat kualitatif maupun kuantitatif. 3.2 Pengumpulan Data metode telaah pustaka 3.3 Analisis Data Teknik analisis data yang dipergunakan adalah analisis data deskriptif argumentatif. 3.4 Penarikan Kesimpulan Berikutnya ditariklah kesimpulan yan bersifat umum kemudian direkomendasikan beberapa hal sebagai upaya transfer gagasan.

10 BAB IV PEMBAHASAN 4.1 Perubahan pola permainan anak –anak dari tradisional ke modern Pengaruh perkembangan teknologi ( nilai – nilai kebersamaan, keseimbangan antara aktivitas otak dan fisik ) (Individual, permainan dengan teknologi yang canggih, kurangnya aktivitas fisik)

11 4.2 Dampak perubahan pola permainan tradisional ke modern terhadap kesehatan  Kecanduan Games (obesitas, kejang, gangguan postural, gangguan otot dan rangka)  Mata  Penurunan aktivitas otak  Pola tidur anak  Wasir atau ambeien  Berkurangnya metabolisme tubuh  Sindrom Carpal Tuner  Osteoporosis

12 BAB V KESIMPULAN dan SARAN 5.1 Kesimpulan 1. Perubahan pola permainan anak – anak dari tradisional ke modern merupakan suatu akibat dari adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih. Permainan tradisional merupakan permainan yang dimainkan oleh anak-anak secara tradisional dengan memanfaatkan alam dan berinteraksi dengan alam sekitarnya. Namun, permainan tradisional mulai ditinggalkan oleh anak – anak dan beralih menuju ke permainan modern. Dimana permainan modern lebih cenderung melatih aktivitas otak dibandingkan dengan aktivitas fisik. 2.Dampak perubahan pola permainan anak – anak dari tradisional ke modern terhadap kesehatan yaitu gangguan kesehatan mata, penurunan aktivitas otak, mengganggu pola tidur anak, Wasir atau Ambeien, Berkurangnya Metabolisme Tubuh, Sindrom Carpal Tunel, dan Osteoporosis

13 5.2 SARAN 1. Diharapkan permainan tradisional harus tetap dipertahankan, dilestarikan dan dikenalkan kepada anak-anak. Karena hal ini dapat membentuk psikomotorik anak dan perkembangan pola pikir anak dan kepribadian anak untuk bisa bersosialisasi terhadap lingkungannya dan sesamanya. Sehingga hubungan harmonis diantara semuanya dapat terjaga. 2. Bagi orang tua sebaiknya tidak melarang anaknya untuk bermain di alam terbuka dan membuang jauh-jauh pikiran kalau bermain di alam terbuka itu berbahaya. 3. Kurangi menggunakan peralatan game yang dapat mengganggu kesehatan anak dan daya psikomator anak seperti game online dan PS.

14 OM SHANTI, SHANTI, SHANTI OM


Download ppt "OM SWATIASTU. Oleh : Kelompok 1 Anggota kelompok : 1.Luh Gde Krisna Dewi (1220025001) 2.Luh Putu Lina Widyastiti (1220025003) 3.Dewa Gede Aditya Rama."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google