Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Cairan tubuh tdd : Cairan intra sel Cairan ekstra sel.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Cairan tubuh tdd : Cairan intra sel Cairan ekstra sel."— Transcript presentasi:

1

2 Cairan tubuh tdd : Cairan intra sel Cairan ekstra sel

3 Laki-lakiPerempuan Bayi Total air tubuh ( % ) intrasel ekstra sel Plasma Interstitial 16 30

4 Dalam cairan tubuh terdapat zat-zat Elektrolit Non elektrolit : -BM kecil: Glukosa -BM Besar : Protein Elektrolit terpenting dalam cairan ekstra sel adalah Na dan Cl, dalam cairan intrasel adalah K dan fosfat.

5 Kebutuhan air dan elektrolit setiap hari  Pada orang dewasa Air: ml/kgBB. Kenaikan suhu 1˚C ditambah 10-15%. Na: 1,5 meq/kgBB (100 meq/hari atau 5,9 gr) K: 1 meq/kgBB (60 meq/hari atau 4,5 gr)  Pada anak dan Bayi Air : Sesuai dengan berat badan 0-10 kg : 100 ml/kg BB kg : 1000 ml/kg BB + 50 ml/kg diatas 10 kg. >20 kg : 1500ml/kg BB +20 ml/kg diatas 20 kg. Na: 2 meq/kgBB K: 2 meq/KgBB

6 1.Untuk mengganti kekurangan cairan dan elektrolit. 2.Untuk memenuhi kebutuhan. 3.Untuk mengatasi syok. 4.Untuk mengatasi kelainan yg ditimbulkan krn terapi cairan yg diberikan. Terapi cairan perioperatif meliputi tindakan terapi yg dilakukan pada pra bedah, selama pembedahan dan pasca bedah.

7 P ERUBAHAN - PERUBAHAN FISIOLOGI TUBUH AKIBAT PEMBEDAHAN  Rangsangan terhadap kelenjar hipofise Peningkatan rangsang simpatis  Peningkatan sekresi Aldosteron  Peningkatan kebutuhan oksigen dan kalori

8 Cairan yang digunakan dalam terapi Cairan elektrolit : Cairan pemeliharaan Cairan pengganti Cairan untuk tujuan khusus Cairan non elektrolit: D5%, D10% Dapat sbg cairan pemeliharaan Cairan koloid = Plasma ekspander Hemaccel, expafusin, fimahes 6%, voluven

9 Cairan pemeliharaan  Mengganti cairan tubuh yang terbuang Dewasa : 1,5-2 cc /kgBB/jam Anak : 2-4 cc/kgBB/jam Bayi: 4-6 cc /kgBB/jam Neonatus : 3 cc /kgBB/jam Macam-macamnya : KaenMg 3, Triofusin 500/1000/ E 1000, Tutofusin, Triparen, D5%, D10%, D5%NaCl0,9%, D5%NaCl 0,45%, D5%NaCl0,225% dsb

10 Penatalaksanaan Pra bedah : Pra bedah : Sebelum dilakukan pembedahan harus diamati dan ditentukan penderita dalam kondisi normovolume Sebelum dilakukan pembedahan harus diamati dan ditentukan penderita dalam kondisi normovolume Pada penderita yang mengalami dehidrasi (akibat muntah, intake < atau ke 3 rd space) harus diresusitasi cairan dulu. Pada penderita yang mengalami dehidrasi (akibat muntah, intake < atau ke 3 rd space) harus diresusitasi cairan dulu. Penderita yang mengalami perdarahan hebat diupayakan tanda vital optimal. Produksi urin yang diharapkan 0,5 – 1 cc/kgBB/jam Produksi urin yang diharapkan 0,5 – 1 cc/kgBB/jam

11  Perhatikan : 1.Kekurangan cairan pra bedah 2.Kebutuhan untuk pemeliharaan 3.Bertambahnya insensible loss karena suhu kamar operasi yang tinggi 4.Translokasi cairan ke 3 rd space dan intersitial 5.Perdarahan

12 Penggantian cairan pada operasi : Ringan:4 cc/kgBB/jam Sedang:6 cc/kgBB/jam Berat:8 cc/kgBB/jam Sedangkan untuk bayi dan anak : 2/4/6 cc/kgBB/jam Prinsip pemberian cairan pada pembedahan : 1.Tanda vital stabil, prod urine 0,5-1 cc/kgBB/jam 2.Perdarahan 20 %dgn darah

13  Pengaruh hormonal menetap hg beberapa hr pasca bedah, dan mempengaruhi keseimbangan cairan dan elektrolit.  Bila penderita sdh dapat minum segera diberikan per-oral  Na : pemberian Natrium pada hari pertama pasca bdh krg dp kebutuhan pemeliharaan  Kalium : diberikan hr ke 2 pasca bedah ??,  Namun ttp diperiksa lab bila rendah harus segera dikoreksi

14 Yang harus pula diperhatikan adalah bahaya terapi cairan : - Masuknya mikroorganisme -Phlebitis -Pemberian yang berlebihan akan mengancam jiwa

15 SELAMAT BELAJAR Sampai Jumpa Kembali


Download ppt "Cairan tubuh tdd : Cairan intra sel Cairan ekstra sel."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google