Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SPK/DSS adalah sistem informasi berbasis komputer yang menyediakan dukungan yang interaktif bagi manajer dan praktisi bisnis.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SPK/DSS adalah sistem informasi berbasis komputer yang menyediakan dukungan yang interaktif bagi manajer dan praktisi bisnis."— Transcript presentasi:

1 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SPK/DSS adalah sistem informasi berbasis komputer yang menyediakan dukungan yang interaktif bagi manajer dan praktisi bisnis selama proses pengambilan keputusan. Keputusan dibuat untuk menyelesaikan masalah. 3 Jenis masalah: Masalah terstruktur Masalah tidak terstruktur Masalah semi terstruktur 1

2 Pengambilan Keputusan Keputusan merupakan tindakan atau rangkaian tindakan yang harus diikuti untuk memecahkan suatu masalah. Jenis-jenis keputusan menurut Herbert A. Simon: Keputusan terstruktur berasal dari permasalahan dan kejadian-kejadian yang terstruktur. Keputusan tidak terstruktur berasal dari permasalahan atau kejadian yang tidak terstruktur (Tidak ada metode yang pasti untuk menangani permasalahan karena belum dibuat sebelumnya, sifat dasar dan strukturnya yang sulit untuk dipahami/rumit, atau karena tingkat kepentingannya sehingga harus ditangani secara khusus). 2

3 Tahap – tahap pengambilan keputusan menurut simon : 1.Kegiatan intelijen. Mengamati lingkungan untuk mengetahui kondisi – kondisi yang perlu diperbaiki. 2.Kegiatan merancang. Menemukan, mengembangkan dan menganalisis berbagai alternatif tindakan yang mungkin. 3.Kegiatan memilih. Memilih satu rangkaian tindakan tertentu dari beberapa yang tersedia. 4.Kegiatan menelaah. Menilai pilihan – pilihan yang yang lalu. Empat tahapan simon ini berhubungan dengan langkah – langkah pendekatan sistem. 3

4 4 SimonPendekatan sistem Kegiatan intelijen-Sistem ke subsistem -Menganalisa sistem Kegiatan merancang-Identifikasi dan evaluasi alternatf Kegiatan memilih- Memilih solusi terbaik Kegiatan menelaah- Menerapkan solusi dan membuat tindak lanjut.

5 Istilah DSS Pertama kali dikemukakan oleh G. Anthony Gorry dan Michael S. Scoot Morton pada tahun 1971, keduanya merupakan profesor MIT, USA. Mereka merasakan perlunya suatu pemikiran untuk mengarahkan penggunaan aplikasi komputer untuk membantu pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen berdasarkan kepada konsep Simon mengenai keputusan yang terstruktur dan tidak terstruktur juga berdasarkan kepada konsep Robert N. Anthony tentang tingkat-tingkatan manajemen 5

6 SIM_14 6 Tingkat dukungan pemecahan masalah Mengambil elemen – elemen informasi Menganali- sis seluruh file Menyiapkan laporan dari berbagai file Memperki- rakan akibat keputusan Mengusul-kan keputusan Membuat keputusan Tingkat kerumitan sistem pemecahan masalah TinggiRendah JENIS-JENIS DSS MENURUT ALTER

7 Jenis yang memberikan dukungan paling sedikit adalah jenis yang memungkinkan manajer: 1. mengambil elemen – elemen informasi. Manajer dapat bertanya pada database untuk mendapatkan angka penjualan dari salah satu wilayah pemasaran. 2. menganalisis semua file. Manajer dapat bertanya pada database mengenai suatu laporan khusus yang menggunakan data dari file persediaan. Contoh lainnya adalah laporan gaji bulanan yang disiapkan dari file gaji. SIM_14 7

8 3. menyiapkan laporan dari berbagai file. Contoh laporan seperti itu adalah perhitungan rugi-laba dan analisis penjualan produk menurut pelanggan. Ketiga jenis pertama dss ini memberikan dukungan dalam bentuk laporan khusus sebagai jawaban atas database query, dan laporan periodic. Tiga jenis terakhir dss melibatkan penggunaan model matematika. SIM_14 8

9 4. memperkirakan akibat keputusan. Mungkin manajer memasukkan suatu harga ke dalam model penentuan harga untuk melihat dampaknya pada laba bersih. Model tersebut menjawab misalkan : anda menurunkan harga menjadi rp ,- maka laba bersih akan naik sebesar rp ,-. Model tersebut tidak dapat menentukan apakah rp ,- merupakan harga terbaik, hanya menentukan apa yang mungkin terjadi jika keputusan itu dibuat. SIM_14 9

10 5. mengusulkan keputusan. Misalnya seorang manajer manufaktur memasukkan data yang menjelaskan pabrik dan peralatannya, dan suatu model pemrograman linier menentukan tata letak yang paling efisien. 6.membuat keputusan untuk manajer. Contoh suatu model komputer yang menentukan premi asuransi. Operator entry data mengetik data seperti “pria, dibawah 25 thn, namanya, dll kemudian komputer menghitung preminya. Manajemen perusahaan asuransi sangat yakin pada model tersebut sehingga mereka membiarkannya membuat keputusan – keputusan tertentu. SIM_14 10

11 Penggunaan sistem pendukung keputusan Penggunaan DSS melibatkan proses pemodelan analitis yang interaktif. SIM_14 11

12 JENIS Analitis jika-maka Mengamati bagaimana perubahan terhadap variabel tertentu mempengaruhi variabel lainnya. Contoh: Bagaimana jika kita memotong biaya iklan sebesar 10%?apa yang akan terjadi pada penjualan? Analisis sensitivitas Mengamati bagaimana perubahan yang berulang-ulang terhadap satu variabel mempengaruhi variabel lainnya. Contoh: Mari kita memotong biaya iklan sebanyak $100 secara berulang- ulang, agar kita dapat melihat hubungannya dengan penjualan. Analisis pencarian- sasaran Membuat perubahan yang berulang-ulang terhadap variabel tertentu sehingga variabel yang dipilih mencapai sasaran tertentu.Contoh: Mari kita naikan iklan penjualan mencapai $1 jt. Analisis optimisasi Menemukan nilai optimum untuk variable tertentu,yang diberikan batasan tertentu. Contoh: Berapa jumlah baiaya iklan yang terbaik,jika kita melihat berapa anggaran dan pilihan media kita? SIM_1412

13 Tujuan DSS Peter G. W. Keen bersama Scott Morton mendefinisikan 3 tujuan yang harus dicapai oleh DSS, yaitu : 1.Membantu manager dalam membuat keputusan untuk menyelesaikan permasalahan semi terstruktur. 2.Mendukung penilaian manajer, bukan menggantikannya. 3.Meningkatkan efektifitas pengambilan keputusan oleh manajer, daripada efisiensi. 13

14 DSS berfokus pada masalah- masalah semi terstruktur 14 SOLUSI KOMPUTER SOLUSI MANAJER SOLUSI MANAJER + KOMPUTER DSS TERSTRUKTUR SEMI TERSTRUKTUR TAK TERSTRUKTUR

15 Model DSS SIM_14 15 Pemecah masalah peroranganPara anggota kelompok yang lain Perangkat lunak penulis laporan Perangkat kelompok (groupware) Model matematika Database Data Lingkungan KomunikasiInformasi Lingkungan Sistem pendukung keputusan

16 Data dan informasi dari lingkungan perusahaan dimasukkan kedalam database. Isi database digunakan oleh 3 subsistem, yaitu : 1.Report Writing Software, menghasilkan laporan khusus dan periodik. Laporan periodik dipersiapkan berdasarkan jadwal, dan biasanya dihasilkan melalui software yang menggunakan bahasa pemrograman prosedural. Laporan khusus dipersiapkan untuk merespon kebutuhan informasi yang tidak terduga dan menggunakan bentuk query database dengan menggunakan query language. 2.Mathematical Model, menghasilkan informasi sebagai hasil dari simulasi yang melibatkan satu atau lebih komponen sistem fisikal dalam perusahaan, atau bidang operasinya. Model matematika dapat ditulis dengan berbagai bahasa prosedural. 3.GDSS Software, memungkinkan penyelesaian berbagai permasalahan, bekerjasama sebagai grup untuk mendapatkan solusi. SIM_14 16

17 Mathematical Modelling Model matematika dapat diklasifikasikan kedalam 3 dimensi : Pengaruh waktu, Derajat kepastian, dan Kemampuan untuk mencapai optimisasi. Jenis model matematika terdiri dari : Model Statik, tidak menyertakan waktu sebagai variabel, tetapi berkaitan dengan satu situasi diwaktu tertentu (seperti snapshot). Model Dinamis, menyertakan waktu sebagai variabel, merepresentasikan entitas dikeseluruhan waktu (seperti motion picture). Model Probabilistik, model yang dalam formulanya menyertakan probabilitas/lemungkinan dengan range 0.0 (untuk nol kemungkinan) dan 1.0 (untuk 1 kejadian). SIM_14 17

18 Mathematical Modelling (lanjutan) Model Deterministik, adalah model yang dalam formulanya tidak menyertakan probabilitas. Model Optimasi, model yang dapat memilih solusi terbaik dari beberapa alternatif solusi. Untuk melakukan hal tersebut, maka permasalahan harus terstruktur. Model SubOptimasi, disebut juga satisfying model, memungkinkan manajer memasukan sejumlah keputusan dan model akan memberikan keluaran, tetapi tetap menyerahkan keputusan pada manager SIM_14 18

19 Keuntungan model matematika 1.Proses pemodelan dapat menjadi pengalaman pembelajaran. Mempelajari sistem fisikal dengan pemodelan proyek merupakan sesuatu yang baru. 2.Kecepatan proses simulasi menyediakan kemampuan untuk mengevaluasi akibat dari keputusan dalam periode waktu yang singkat. Dalam hitungan menit dapat mensimulasikan operasi perusahaan untuk 1 bulan, 1 semester bahkan 1 tahun. 3.Model dapat menyediakan kekuatan yang terprediksi, memberikan taksiran untuk masa mendatang. 4.Dengan pemodelan biaya menjadi lebih murah daripada menggunakan metode trial and error. SIM_14 19

20 Kerugian model matematika Kerugian mendasar dari model matematika adalah : 1.Kesulitan dalam pemodelan sistem bisnis akan menghasilkan model yang tidak dapat menangkap seluruh pengaruh terhadap entitas. 2.Kemampuan matematika yang tinggi diperlukan bagi personil yang mengembangkan model yang lebih kompleks, juga kemampuan untuk menginterpretasikan hasil/keluaran dari model. SIM_14 20

21 Group Decision Support System Merupakan sistem berbasis komputer yang mendukung sekelompok orang yang disatukan dalam satu tugas/tujuan yang sama dan menyediakan interface untuk berbagi lingkungan. Hal ini meliputi Group Support System (GSS), Computer Supported Cooperative Work (CSCW), Computerized Collaborative Work Support, dan Electronic Meeting System (EMS). GDSS meningkatkan komunikasi yang memungkinkan peningkatan keputusan. Peningkatan komunikasi dapat dicapai dengan menjaga diskusi agar tetap fokus pada permasalahan, sehingga tidak membuang waktu. Waktu yang tersedia dapat digunakan untuk mendiskusikan permasalahan dan mendefinisikan permasalahan dengan lebih baik. SIM_14 21

22 SIM_1422

23 1. SIM_ Discussion Room, diatur untuk rapat dengan jumlah anggota kecil dan face to face. 2.Local Area Decision Network, ketika pertemuan/rapat diantara anggota dalam jumlah kecil tidak mungkin dilakukan secara face to face, maka para anggota dapat berinteraksi dengan menggunakan jaringan lokal (LAN). 3.Legislative Session, ketika jumlah anggota dalam grup terlalu besar untuk ruang pertemuan, maka pertemuan dilakukan dengan mengirimkan perwakilan dan memilih materi apa yang akan di bahas. 4.Computer Mediated Conference, beberapa aplikasi otomasi kantor memungkinkan komunikasi antar anggota grup yang besar dan tersebar secara geografis.


Download ppt "SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SPK/DSS adalah sistem informasi berbasis komputer yang menyediakan dukungan yang interaktif bagi manajer dan praktisi bisnis."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google