Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh: Prof. Dr Sutriyono, M.Sc Pelatihan LKTI Jawa Tengah.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh: Prof. Dr Sutriyono, M.Sc Pelatihan LKTI Jawa Tengah."— Transcript presentasi:

1 Oleh: Prof. Dr Sutriyono, M.Sc Pelatihan LKTI Jawa Tengah

2 KONSEP Menggambarkan suatu fenomena secara abstrak. Dibentuk melalui generalisasi terhadap sesuatu yang khusus. Umunya dibuat secara sadar (didefinisikan) Contoh : Makan, tidur, agresivitas, perpustakaan, kuliah.

3 VARIABEL Konsep yang memiliki beragam nilai. Contoh : Banyaknya makan, banyaknya tidur, tingkat agresivitas, banyak datang ke perpustakaan, partisipasi dalam kuliah. Variabel variabel tersebut berbeda bagi orang yang satu dengan orang yg lain jika dikenakan pada orang tersebut.

4 Definisi Konstruktif Diberikan kepada sesuatu konstruk dengan menggunakan konstruk yang lain. Diberikan kepada sesuatu konstruk dengan menggunakan konstruk yang lain. Contoh : Contoh : Segitiga sama kaki adalah segitiga yang dua sisinya sama. Segitiga dan sisi juga merupakan suatu konstruk. Segitiga adalah kurva tertutup sederhana yg dibatasi oleh 3 ruas garis. Segitiga adalah kurva tertutup sederhana yg dibatasi oleh 3 ruas garis.

5 Definisi Operasional Terdapat 3 pola yang didasarkan pada: 1. Kegiatan lain yg terjadi, yg harus dilakukan atau tidak dilakukan untuk memperoleh konstruk tersebut. Contoh: Loyalitas konsumen adalah keengganan konsumen untuk beralih ke penjual yang menjual barang sejenis dlm melakukan pembelian.

6 2. Berdasarkan sifat serta cara beroperasinya hal yang didefinisikan. Contoh : Bodoh adalah orang yang rendah kemampuan dalam menggunakan bahasa dan bilangan

7 3. Berdasarkan bagaimana hal yg didefinisikan muncul. Contoh : Harga beras adalah harga rata rata beras kualitas rendah di tingkat pedesaaan.

8 Aras Ukuran  Ukuran nominal Contoh : Gender, ras, afiliasi keagamaan, asal daerah dsb.  Ukuran ordinal Contoh : Kepuasan, kekuasaan, kewibawaan, tingkat pendidikan  Ukuran interval Contoh : Umur, berat, tinggi, dsb.  Ukuran rasio Contoh : Pendapatan, volume penjualan, laba, dsb.

9 Mengukur konsep Contoh : Mengukur kualitas pelayanan. Definisi: Kualitas pelayanan adalah sikap / cara karyawan dalam melayani pelanggan / konsumen yg meliputi kecepatan, ketepatan, keramahan, dan kenyamanan yg diberikan karyawan kepada konsumen.

10 Dimensi kualitas pelayanan  Kualitas pelayanan terdiri dari 4 aspek yaitu : a. Kecepatan b. Ketepatan c. Keramahan d. Kenyamanan

11 Aspek Kecepatan Indikator empiris untuk mengukur aspek kecepatan : 1. Pegawai cepat dlm mengambil barang 1. Pegawai cepat dlm mengambil barang di etalase. di etalase. 2. Pegawai cepat dlm menulis nota 2. Pegawai cepat dlm menulis nota pembelian. pembelian. 3. Saya tidak perlu antre lama jika ingin 3. Saya tidak perlu antre lama jika ingin membayar barang belanjaan. membayar barang belanjaan.

12 Aspek Ketepatan Indikator empiris untuk mengukur aspek ketepatan : 1. Pegawai tepat dlm memberikan informasi harga barang. 2. Karyawan dapat memberi informasi letak barang secara tepat. 3. Banyak label harga di rak berbeda dengan label harga yang tertera pada barang.

13 Aspek Keramahan Indikator empiris untuk mengukur aspek keramahan: Indikator empiris untuk mengukur aspek keramahan: 1. Sebagian besar pegawai murah senyum. senyum. 2. Sebagian besar pegawai bersikap sopan dlm melayani konsumen. sopan dlm melayani konsumen. 3. Pegawai acuh tak acuh menjawab pertanyaan pembeli. pertanyaan pembeli.

14 Aspek kenyamanan Indikator empiris untuk mengukur aspek kenyamanan Contoh : 1. Sebagian besar pegawai baik budi bahasanya. 2. Saya dapat memilih barang yg saya butuhkan tanpa diawasi oleh pegawai. 3. Pegawai menatap saya dengan tatapan curiga.

15


Download ppt "Oleh: Prof. Dr Sutriyono, M.Sc Pelatihan LKTI Jawa Tengah."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google