Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SMA 3 YOGYAKARTA 28-29 Januari 2013 Sri Indah Budiarti Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SMA 3 YOGYAKARTA 28-29 Januari 2013 Sri Indah Budiarti Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta."— Transcript presentasi:

1

2 SMA 3 YOGYAKARTA Januari 2013

3 Sri Indah Budiarti Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta

4 * PENGERTIAN DAN KONSEP  Penilaian pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas: penilaian hasil belajar oleh pendidik, penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan, dan penilaian hasil belajar oleh pemerintah.  Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil dalam bentuk ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas. Penilaian Pendidik digunakan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik, bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran

5 * PENGERTIAN DAN KONSEP *  Penilaian yang dicapai peserta didik dipantau, didokumentasikan secara sistematis, dan digunakan sebagai balikan kepada peserta didik untuk perbaikan secara berkala. Penilaian yang didokumentasikan disertai bukti kesahihan, kehandalan, dan dievaluasi secara periodik untuk perbaikan metode penilaian.  Sekolah melaporkan hasil belajar kepada orang tua peserta didik, komite sekolah dan institusi di atasnya

6 PENGERTIAN DAN KONSEP Kelompok Mata Pelajaran KognitifPsikomotorAfektif Agama dan Akhlak Mulia Ujian, Ulangan dan/atau Penugasan -Pengamatan prilaku dan sikap Kewarganegaraan dan Kepribadian Ujian, Ulangan dan/atau Penugasan -Pengamatan prilaku dan sikap Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi Ulangan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik materi yang dinilai Estetika- Pengamatan ekspesi psikomotor Pengamatan prilaku dan sikap Jasmani Olahraga dan Kesehatan Ulangan dan/atau Penugasan Pengamatan psikomotor Pengamatan prilaku dan sikap

7 1.pelaksanaan ulangan dan ujian sekolah 2.penilaian akhir hasil belajar 5 (Lima) Kelompok Mata pelajaran 3.penilaian akhlak mulia 4.penilaian kepribadian 5.penilaian muatan lokal 6.Penilaian terhadap keikutsertaan dalam pengembangan diri * Mekanisme Penilain

8 TEKNIK PENILAIAN * Penilaian kompetensi dasar dilakukan berdasarkan indikator-indikator pencapaian kompetensi yang memuat satu ranah atau lebih. Berdasarkan indikator-indikator ini dapat ditentukan cara penilaian yang sesuai, apakah dengan tes tertulis, observasi, tes praktek, dan penugasan perseorangan atau kelompok. Untuk itu, ada tujuh teknik yang dapat digunakan, yaitu penilaian unjuk kerja, penilaian sikap, penilaian tertulis, penilaian proyek, penilaian produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.

9

10 PENGEMBANGAN TES UNTUK ULANGAN HARIAN * No. SK Komp. DasarInd. Pencapaian Komp Bentuk Instrume n Jumlah Soal Nomor Soal 1Mendiskripsikan hakikat bangsa dan unsur-unsur terbentuknya negara menyebutkan pengertian bangsa mendiskripsika n unsur terbentuknya bangsa mendiskripsika n pengertian negara dst PG Esei ,2 3,4,5 6,7

11 PENGEMBANGAN TES UNTUK ULANGAN HARIAN * No. SK Komp. DasarInd. Pencapaian Komp Teknik/ Bentuk Instrume n Jumlah Soal Nomor Soal Mempraktikkan keterampilan atletik dengan menggunakan peraturan yang dimodifikasi serta nilai kerjasama, kejujuran, menghargai, semangat, dan percaya diri memposisikan lutut waktu jongkok dengan benar memposisikan tangan waktu jongkok pandangan mata saat start dst Praktik------

12 Contoh Lembar Observasi dan Skala NoAspek-aspek Ketrampilan Skala Penilaian Skor AStarting Position 1Posisi lutut waktu jongkok 2Posisi tangan waktu jongkok 3Posisi punggung waktu jongkok 4Pandangan mata saat start 5Posisi tungkai saat aba-aba siap Jumlah

13 Membuat pedoman penilaian Langkah-langkah yang perlu dilakukan pendidik meliputi: a. Menentukan jumlah aspek ketrampilan (misalnya 5) b. Menentukan rentang skor tiap aspek ketrampilan (misalnya 1 sampai dengan 5) c. Menentukan skor minimal (yaitu 5) dan skor maksimal (yaitu 25) d. Menentukan nilai peserta didik Skor Perolehan NILAI = x 100 Skor Maksimal

14 SEPERTI APA SOAL YANG BAIK UNTUK UAS/UKK?

15 LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN TES 1. Penentuan tujuan tes, 2. Penyusunan KISI-KISI tes, 3. PENULISAN SOAL, 4. PENELAAHAN SOAL(validasi soal), 5. Perakitan soal menjadi perangkat tes, 6. Penyajian tes kepada siswa 7. Skoring (pemeriksaan jawaban siswa)

16 PENGERTIAN Kisi-kisi (test blue print atau table of specification) merupakan deskripsi kompetensi materi yang akan diujikan. Tujuan penyusunan kisi-kisi adalah untuk menentukan ruang lingkup dan tekanan tes yang setepat-tepatnya, sehingga menjadi petunjuk dalam menulis soal

17 FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL Satuan Pendidikan : Alokasi Waktu : Mata Pelajaran : Jumlah soal : Kurikulum : Penulis No. Urut Kompetensi Dasar/ Indikator Bahan Kelas/ smt. MateriIndikator Soal Bentuk Inst (Tertulis/ Praktik) No. Soal (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)

18 KOMPETENSI DASAR Kemampuan minimal yang harus dikuasai peserta didik setelah mempelajari materi pelajaran tertentu. Kompetensi dasar ini diambil dari kurikulum MATERI Bahan ajar yang harus dikuasai peserta didik berdasarkan kompetensi dasar yang akan diukur, penentuan materi yang akan diambil disesuaikan dengan indikator soal yang akan disusun INDIKATOR Berisi ciri-ciri perilaku yang dapat diukur sebagai petunjuk untuk membuat soal SOAL Disusun berdasarkan indikator yang dibuat

19 KRITERIA KOMPETENSI / MATERI PENTING 1.Urgensi: KD/indikator/materi yang secara teoretis, mutlak harus dikuasai oleh siswa. 2. Kontinuitas: KD/indikator/materi lanjutan yang merupakan pendalaman materi sebelumnya. 3. Relevansi: yang diperlukan untuk mempelajari dalam bidang studi lain. 4. Keterpakaian: memiliki nilai terapan tinggi dalam kehidupan sehari-hari.

20 Indikator soal sebagai pertanda atau indikasi pencapaian kompetensi Indikator menggunakan kata kerja operasional yang dapat diukur Indikator soal menggunakan satu kata kerja operasional utk PG dan lebih dari satu utk soal uraian/tes perbuatan Indikator mengacu pada materi pembelajaran sesuai kompetensi Indikator Soal

21 TEKNIK PERUMUSAN INDIKATOR 1. BILA SOAL TERDAPAT STIMULUS, menempatkan stimulusnya (kondisinya) di awal kalimat Rumusan indikatornya: Disajikan …, siswa dapat menjelaskan, menentukan, menuliskan …. 2. BILA SOAL TIDAK TERDAPAT STIMULUS, menempatkan objek dan perilaku di awal kalimat Rumusan indikatornya: Siswa dapat membedakan ….

22 SOAL PILIHAN GANDA JENIS SOAL PG Pokok Soal (stem) pertanyaan Pokok soal (stem) pernyataan Komponen soal PG Stem (pokok soal) Option Diakhiri tanda ? Diakhiri tanda ….

23 CONTOH SOAL PG Dasar pertanyaan (stimulus) Pokok soal (stem) Pilihan jawaban (option) Perhatikan iklan berikut! Dijual sebidang tanah di Bekasi, luas 4 ha. Baik untuk industri. Hubungi telp Iklan di atas termasuk jenis iklan.... a. permintaan b. propaganda c. Pengumuman d. Penawaran*

24 Contoh pilihan berbentuk pernyataan/puisi (Bahasa Indonesia, SMP- PG) Kompetensi yang diuji : menyusun puisi berdasarkan gambar. Indikator : Disajikan gambar, siswa dapat menyusun puisi yang sesuai dengan gambar. Contoh Soal: Puisi yang isinya sesuai dengan gambar di atas adalah.... a. Suatu malam Di tepi pantai itu Debur ombak terus bergerak melaju tanpa arah hingga menggoyangkan kapal-kapal nelayan di keheningan malam b. Malam telah tiba Bulan bersinar Angin berhembus perlahan-lahan Menerpa pepohonan Mendorong kapal bergerak terus bergerak melaju menjauh dari tepian pantai c. Hari mulai malam Bulan tampak separo Berwajah pucat Angin bertiup kencang Mematahkan setiap ranting dan pohon di sepanjang pantai itu d.Di malam hari Di pantai yang sunyi Kapal mulai menepi di bawah sinar rembulan dengan angin sepoi-sepoi Kunci: b

25 1. Soal harus sesuai dengan indikator Soal harus sesuai dengan indikator 2. Pengecoh harus berfungsi Pengecoh harus berfungsi 3. Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar 4. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas. 5. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar. Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban yang benar. 6. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda. Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda. 7. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi. 8. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama 9. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan “Semua pilihan jawaban di atas salah/benar”. 10. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya. Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka atau kronologis waktunya. KAIDAH PENULISAN SOAL PG

26 11. Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi.Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi. 12. Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya, umumnya, kadang-kadang.Rumusan pokok soal tidak menggunakan ungkapan atau kata yang bermakna tidak pasti seperti: sebaiknya, umumnya, kadang-kadang. 13. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya.Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya. 14. Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. 15. Bahasa yang digunakan harus komunikatif, sehingga pernyataannya mudah dimengerti warga belajar/siswa.Bahasa yang digunakan harus komunikatif, sehingga pernyataannya mudah dimengerti warga belajar/siswa. 16. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional.Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional. 17. Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata/frase pada pokok soal.Pilihan jawaban jangan mengulang kata/frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian. Letakkan kata/frase pada pokok soal. Lanjutan …

27 SOAL URAIAN SOAL URAIAN adalah soal yang jawabannya menuntut peserta tes untuk mengorganisasikan gagasan atau hal-hal yang telah dipelajarinya dengan cara mengemukakan gagasan tsb dalam bentuk tulisan.

28 KAIDAH PENULISAN SOAL URAIAN Soal sesuai dengan indikator Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Batasan pertanyaan dan jawaban yang diharapkan sudah sesuai Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran Materi yang ditanyakan sesuai dengan tujuan pengukuran Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas Isi materi yang ditanyakan sesuai dengan jenjang jenis sekolah atau tingkat kelas Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Menggunakan kata tanya atau perintah yang menuntut jawaban uraian Ada petunjuk yang jelas tentang cara mengerjakan soal Ada pedoman penskorannya Tabel, gambar, grafik, peta, atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca Tabel, gambar, grafik, peta, atau yang sejenisnya disajikan dengan jelas dan terbaca Rumusan kalimat soal komunikatif Butir soal menggunakan bahasa Indonesia yang baku Tidak menggunakan kata/ungkapan yang menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian Tidak menggunakan kata/ungkapan yang menimbulkan penafsiran ganda atau salah pengertian Tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa Rumusan soal tidak mengandung kata/ungkapan yang dapat menyinggung perasaan siswa

29 Indikator : Siswa dapat menjelaskan perbedaan perkawinan Cross cousin dengan paralel cousin. Soal : Jelaskan perbedaan perkawinan Cross cousin dengan perkawinan paralel cousin! (Sosiologi, SMA) No Kunci Jawaban Sekor 1. Cross cousin, yaitu perkawinan antara saudara sepupu, yakni anak saudara laki-laki ibu (anak paman) atau anak saudara perempuan ayah Paralel cousin, yaitu perkawinan antara pria dan wanita yaitu ayah atau ibu mereka bersaudara Skor Maksimum 4

30 Indikator Soal: Siswa dapat menjelaskan sisi negatif dari kemajuan IPTEK. Soal: Jelaskan 4 sisi negatif yang harus diwaspadai dari kemajuan IPTEK terhadap bangsa Indonesia yang berasaskan kekeluargaan! PEDOMAN PENSKORAN 1. Materialisme yaitu sikap yang selalu mengutamakan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi Sekulerisme adalah sikap yang mencerminkan kehidupan keduniawian; Individualisme yaitu sikap lebih mementingkan diri sendiri; 2 4. Elitisme yaitu kecenderungan untuk bergaya hidup tertentu berbeda dengan orang banyak; Primadialisme yaitu sikap yang lebih membangga- banggakan asal daerah tertentu Skor Maksimum 10

31 PENULISAN BUTIR SOAL UNTUK TES PERBUATAN Tes perbuatan/praktik: suatu tes yang penilaiannya didasarkan pada respon siswa yang berupa perbuatan atau praktik. Jenis tes perbuatan: -kinerja (performance), -penugasan (project), dan -hasil karya (product).

32 PENILAIAN KINERJA (PERFORMANCE ASSESSMENT) Penilaian kinerja merupakan penilaian yang meminta siswa untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuan ke dalam konteks yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Dalam menulis butir soalnya, perhatikan terlebih dahulu kompetensi dan materi yang akan ditanyakan. Perhatikan contoh penulisan soalnya berikut.

33 CONTOH FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL Jenis sekolah : SMP/MTs Jumlah soal : 1 Mata pelajaran: Bhs. Indonesia Alokasi waktu : 15 menit Kurikulum : Penyusun : No. Urut Kompetensi Dasar/ Indikator Bahan Kelas/ smt. MateriIndikator Soal Bentuk Tes (Tertulis/ Praktik) No. Soal (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7) 1. Berdiskusi/ Mampu menyampaikan gagasan, pendapat, dan saran secara runtut. IX/1Diskusi kelas Diberikan topik diskusi tentang rencana kegiatan di sekolah, siswa dapat mendiskusikannya secara komunikatif dan santun dalam kelompok. Praktik/ Kinerja 1

34 CONTOH LEMBAR PENILAIAN Jenis sekolah : SMP/MTs Kelas/semester : IX/1 Mata pelajaran : Bhs. Indonesia Bentuk penilaian/soal : praktik/kinerja Soal: Pilihlah satu topik diskusi ini, kemudian diskusikan secara komunikatif dan santun dalam kelompokmu! Dalam berdiskusi perhatikan: lafal, tata bahasa, kosakata, kefasihan dan pemahamannya! Keterangan: A.Gagasan, pendapat, dan saran yang disampaikan (komunikatif dan runtut=3, cukup=2, kurang=1) B.Penyampaiannya (1. Lafal, 2. Tata bahasa, 3. kosakata, 4. kefasihan, 5. Pemahaman) C. Nilai= (skor perolehan : 28) x 100 No.Nama SiswaA Penyampaiannya JumlahNilai

35 PENILAIAN PENUGASAN (PROJECT) Penilaian penugasan merupakan penilaian tugas (meliputi: pengumpulan, pengorganisasian, pengevaluasian, dan penyajian data) yang harus diselesaikan siswa (individu/kelompok) dalam waktu tertentu. Adapun aspek yang dinilai di antaranya meliputi kemampuan (1) pengelolaan, (2) relevansi, dan (3) keaslian. Perhatikan contoh penulisan soalnya berikut.

36 CONTOH FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL Jenis sekolah : SMP/MTs Jumlah soal : 1 Mata pelajaran : Pengetahuan Alam Alokasi waktu : 1 minggu Kurikulum : Penyusun : No. Urut Kompetensi Dasar/ Indikator Bahan Kelas/ smt. MateriIndikator Soal Bentuk Tes (Tertulis/ Praktik) No. Soal (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7) 1. Mengidentifikasi satuan-satuan dalam ekosistem dan menyatakan bahwa matahari merupakan sumber energi utama pada sistem biologi/ Menyusun laporan pengamatan tentang pencemaran ekosistem air sungai. VII/1Pencem aran ekosist em air sungai. Siswa dapat melakukan tugas pengamatan tentang pencemaran ekosistem air sungai di sekitar tempat tinggal. Praktik/ Projek 1

37 PEDOMAN PENSKORAN No.Aspek yang DinilaiSkor Kebenaran informasi (tepat=2, kurang=1) Kelengkapan informasi (lengkap=3, cukup=2, kurang=1) Sistematika penyajiannya (runtut=3, cukup=2, kurang=1) Penggunaan bahasa (komunikatif=3, cukup=2, kurang=1) Skor maksimum

38 CONTOH LEMBAR PENILAIAN Jenis sekolah : SMP/MTs Kelas/semester : VII/1 Mata pelajaran: PA Bentuk penilaian/soal : praktik/penugasan Soal: Amatilah pencemaran air sungai yang berada di sekitar tempat tinggalmu! Buatlah laporannya! Dalam membuat laporan perhatikan: kebenaran informasi/datanya, kelengkapan datanya, sistematika laporannya, dan penggunaan bahasanya! Keterangan: 1.Kebenaran informasi (tepat=2, kurang=1) 2.Kelengkapan informasi (lengkap=3, cukup=2, kurang=1) 3.Sistematika penyajiannya (runtut=3, cukup=2, kurang=1) 4.Penggunaan bahasa (komunikatif=3, cukup=2, kurang=1) Nilai= (skor perolehan : 11) x 100 No.Nama Siswa12 3 4JumlahNilai

39 PENILAIAN HASIL KARYA (PRODUCT) Penilaian hasil karya merupakan penilaian keterampilan siswa dalam membuat suatu produk benda tertentu seperti hasil karya seni, misal lukisan, gambar, patung dll. Aspek yang dinilai di antaranya meliputi: (1) tahap persiapan: pemilihan dan cara penggunaan alat, (2) tahap proses/produksi: prosedur kerja, dan (3) tahap akhir/hasil: kualitas serta estetika hasil karya. Penilaian ini hanya ditekankan pada proses, tetapi untuk keperluan lomba penekanannya pada hasilnya. Guru juga dapat memberikan penilaian pada pembuatan produk rancang bangun/perekayasaan teknologi tepat guna misalnya melalui: (1) adopsi, (2) modifikasi, atau (3) difusi. Perhatikan contoh penulisan soalnya seperti berikut.

40 CONTOH FORMAT KISI-KISI PENULISAN SOAL Jenis sekolah : SMP/MTs Jumlah soal : 1 Mata pelajaran : Bhs. Indonesia Alokasi waktu : 3 hari Kurikulum : Penyusun : No. Urut Kompetensi Dasar/ Indikator Bahan Kelas/ smt. MateriIndikator Soal Bentuk Tes (Tertulis/ Praktik) No. Soal (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7) 1. Menulis slogan dan poster untuk berbagai keperluan/ Mampu membuat slogan dan poster secara kreatif dan menarik untuk dipublikasikan. VII/1Slogan dan poster untuk berbagai keperlu an Siswa dapat membuat poster pendidikan dengan baik dan menarik. Praktik/ Hasil Karya 1

41 PEDOMAN PENSKORAN NoAspek yang dinilai SkorBobot 1. Tahap persiapan a. Memilih bahan (tepat=3, cukup=2, kurang=1) b. Kualitas bahan (baik=3, cukup=2, kurang=1) c. Kelengkapan alat (lengkap=3, cukup=2, kurang=1) 2. Tahap pelaksanaan a. Menulis kalimat yang menarik (menarik=3, cukup=2, kurang=1) b. Kesesuaian kalimat dengan poster(sesuai=3, cukup=2, kurang=1) c. Memberi warna (sesuai aslinya=3, cukup=2, kurang=1) 3. Tahap hasil a. Hasil sesuai dengan perintah/soal (sesuai=3, cukup=2, kurang=1) b. Kerapian (rapi=3, cukup=2, kurang=1) c. Tepat waktu (tepat=3, cukup=2, kurang=1) 0 –

42 Terimakasih


Download ppt "SMA 3 YOGYAKARTA 28-29 Januari 2013 Sri Indah Budiarti Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google