Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Choice Statement.  Dalam pemrograman yang kompleks, terdapat banyak kondisi yang susah untuk diatur. Untuk itu diperlukan statement-statement untuk mengelola.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Choice Statement.  Dalam pemrograman yang kompleks, terdapat banyak kondisi yang susah untuk diatur. Untuk itu diperlukan statement-statement untuk mengelola."— Transcript presentasi:

1 Choice Statement

2  Dalam pemrograman yang kompleks, terdapat banyak kondisi yang susah untuk diatur. Untuk itu diperlukan statement-statement untuk mengelola program tersebut sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan yang di sebut flow control. Dalam pemrograman dikenal 3 jenis flow control yaitu choice statement, repetition statement,dan jump statement.  Choice Statement digunakan untuk menentukan alur eksekusi program mana yang akan dijalankan pada suatu percabangan. Dalam pascal terdapat 3 jenis Choice Statement :  If Statement  If-Else Statement  Case-of Statement

3  Statement yang membutuhkan nilai true untuk menjalankan suatu blok perintah program. Apabila nilai dalam blok if menghasilkan nilai false maka tidak akan melakukan dalam blok program dan langsung mengeksekusi blok program berikutnya. Format If Statement : If (kondisi) then BEGIN Statement; END;

4 Uses crt; Var a,b : integer; BEGIN clrscr; a:= 5; b:= 3; if(a>=5 and b

5  Statement yang hampir sama dengan IF Statement. Statement inimembutuhkan nilai true untuk menjalankan suatu blok perintah program. Berbeda dengan IF Statement, apabila nilai dalam blok if menghasilkan nilai false maka akan menjalankan program dalam blok program else. Apabila blok else masih terdapat blok IF, maka akan menjalankan program sesuai dengan if atau if-else statement. Format If Statement : If (kondisi1) thenCatatan : Sebelum else tanda END tidak BEGINmenggunakan tanda titik koma (;) Statement; END else if(kondisi2) BEGIN Statement2; END else BEGIN Statement3; END

6 Uses crt; Var a,b : integer; BEGIN a:= 5; b:= 3; if(a>=5 and b>=5) then BEGIN Write('ABC'); END else BEGIN Write('DEF'); END else BEGIN Write('XYZ'); END; END.

7 Sebuah Statement yang penggunaannya mirip dengan penggunaan if bertingkat (if-else-if Statement), di mana kita dapat menggunakannya untuk percabangan yang lebih dari satu. Case of menjadi alternatif terbaik dibandingkan if bertingkat. Format If Statement : CASE NamaVariabel of ConstantExpression1 : BEGIN Statement; END ConstantExpression2 : BEGIN Statement2; END ELSE Statement3;

8 Uses crt; Var nilai: char; BEGIN Write('Masukkan nilai A/B/C'); Readln(nilai); Case nilai of 'A': write('Huruf A'); 'B': write('Huruf B'); 'C': write('Huruf C'); Else write('Inputan salah'); End; END.

9 Uses crt; Var nilai: integer; BEGIN Clrscr; Write('Masukkan nilai 1-100'); Readln(nilai); Case nilai of : write('Huruf A'); : write('Huruf B'); : write('Huruf C'); : write('Huruf E'); Else write('Inputan salah'); End; END.


Download ppt "Choice Statement.  Dalam pemrograman yang kompleks, terdapat banyak kondisi yang susah untuk diatur. Untuk itu diperlukan statement-statement untuk mengelola."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google