Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

CATATAN KULIAH Slide: Strategic Mindsets Strategic Fit Model : berusaha merespon lingkungan, berorientasi outside  in, targetnya ultimate Fit with environtment.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "CATATAN KULIAH Slide: Strategic Mindsets Strategic Fit Model : berusaha merespon lingkungan, berorientasi outside  in, targetnya ultimate Fit with environtment."— Transcript presentasi:

1 CATATAN KULIAH Slide: Strategic Mindsets Strategic Fit Model : berusaha merespon lingkungan, berorientasi outside  in, targetnya ultimate Fit with environtment. Analisis: SWOT Strategic Intent Model: merespon kebutuhan dan kemampuan diri, berorientasi inside  out sehingga akan mensuplai lingkungan atau bahkan create own demand. Stretch Strategy. Strategic intent need sacrifice karena butuh jangka panjang dan continuity Analogi katak: katak hidup direbus, dia belum loncat kalau belum mau matang. Analogi Amuba:

2 CATATAN KULIAH Hamel & Prahalad: Strategic Intent, HBR Meneliti kalahnya Caterpilar terhadap Komatsu: Komatsu sudah membuat strategic blueprint sejak 30 th lalu untuk mengalahkan Catterpillar, lalu sudah inheren dalam setiap karyawan (bahkan OB mengatakan harus mampu membersihkan lebih cepat dari pegawai Caterpillar) Akira Akihito: menciptakan walkman ketika belum ada demand (create own demand) Pathway to create strategic mapping STRATEGIC INTENT  KOMPETENSI INTI  ANALISIS KAPABILITAS ORGANISASI  ARSITEKTUR STRATEGIC MAPPING (20-30 th)

3 CATATAN KULIAH Penghambat Strategic Intent: -Pemikiran jangka pendek -Penghargaan untuk pencapaian jangka pendek -Tidak menghargai ide bagus tapi tidak populer -Tidak menghargai usaha pendahulu. Pencapaian dihargai sebagai hasil karya saat ini, bukan upaya yang dimulai dari dulu. -Case: Honda awal masuk ke AS bermain di 1000cc yang tidak diminati oleh orang AS pada umumya (yg suka cc besar). Lalu Honda menetapkan kompetensi inti di engine. Masuk dengan Honda Life yang mungil, tapi lalu berhasil mengeluarkan Accord 2000 cc yg memiliki front wheel drive. Sejak itu Honda terkenal dengan enginenya, sehingga racing pun banyak menggunakan Honda. Honda menyasar: terserah bagaimana penjualan mobilnya, yang penting sasarannya engine (harus dipakai oleh semua..)

4 CATATAN KULIAH Note: Mapping GE memiliki kelemahan tidak bisa melihat arah dan intensitas. Hanya potret kondisi usaha saat ini saja. Konglomerasi AS : Strategic Fit. Perusahaan dibuat ketika ada demand ke arah itu (tambang emas, batu bara, minyak. Ketika booming semua ingin ke sana. Ketika habis maka muncul kota-kota mati yang ditinggalkan karena sudah tidak ada yang bisa digarap). Contoh konglomerasi AS yang punah: Rockerfellar. Konglomerasi Jepang : Strategic Intent. Harus menjadi yang terbaik di bidangnya  melakukan pengembangan  inovasi/crate new demand. Contoh: Mitsubishi, Toyota

5 CATATAN KULIAH Case: Mitsubishi awalnya adalah produsen cangkul. Pengembangannya adalah bagaimana membuat cangkul yang lebih halus, lebih kuat dsb, memotongnya lebih tepat. Berkembang terus, ketemu deh kompetensi intinya adalah presisi. Maka berkiprahlah dimana2 karena presisi dipakai pada banyak hal Case: Rockerfellar dulu booming karena banyak bergerak di tambang yang banyak ditemukan di AS. AS sedang memperbaiki kondisi ekonomi dan beralih dari pertanian ke perindustrian. Namun ketika pertambangan menurun, Rockerfellar tidak berhasil berubah dengan cepat.

6 CATATAN KULIAH Self / Organizational Improvement: Menentukan Kompetensi Inti Diri dengan melakukan Internal Analysis. Menentukan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dan lebih baik dibanding yang lain. Langkah 1: Buat list Activities Langkah 2: Pilih kegiatan yang akan menjadi Core (uji VRIO – Value, Rareness, Imitability, Original). Ciri Core Competency: mudah diimplant (ke banyak aktivitas/produk/situasi) Langkah 3: menentukan kapabilitas diri /organisasi dengan melihat resources yang dimiliki. Langkah 4: Mapping dan menuliskan Strategy

7 CATATAN KULIAH Core Competency Mudah diimplant: Contoh: Robby Johan memiliki kompetensi inti crisis handling. Dia diimplant diperusahaan di bidang berbeda- beda tetap berhasil mengatasi krisi yang ada. Analisis Strategi bisa pakai tools macam-macam, yang penting paham maksudnya

8 CATATAN KULIAH Slide: Mentality & Turbulence (Igor Ansoff) Contoh Penjelasan: di Masyarakat Pertanian. Turbulance Level: Repetitive. Tingkat turbulance dalam kehidupan pertanian adalah pengulangan. Ada musim paceklik ada musim panen dst. Semuanya tidak bisa dibilang ringan, tapi karena perulangan orang lebih siap, bahkan berharap tidak ada perubahan pengulangan. Maka, perubahan iklim menjadi masalah buat petani karena pengulangan yang diketahui selama ini tidak lagi berlaku, petani kewalahan untuk mengikuti perubahan ini. Mentality: Custodial. Petani cenderung mempertahankan Custom (tradisi/kebiasan/aturan yang ada). Maka ada upacara, selametan, kebiasaan dsb. Success Function: stability. Untuk bertahan dalam pertanian maka fungsi stabilitas lah yang dikedepankan dan dipertahankan. Sebisa mungkin situasi dibuat stabil Success Mentality: Repetition. Mentalitas yang berhasil dalam pertanian adalah yang mau dan mampu melakukan repetisi. Orang yang nyaman dengan pola, tidak mudah bosan dan tidak harus mencari yang baru. Implikasi: pengelolaan dan perubahan perlu disesuaikan antara tipe pelaku dan tipe kegiatannya. (lihat 3 Tipe Perubahan)

9 CATATAN KULIAH Slide: 3 Tipe Perubahan Developmental Change: perubahan berupa perbaikan atau perluasan dari kondisi yang ada. Jenis perubahan ini cocok untuk pertanian yang repetition Transitional Change: kondisi lama digugurkan dulu baru buat yang baru. Sifatnya visionair sehingga dibutuhkan visionary leadership Transformational Change:

10 CATATAN KULIAH Slide: Struktur di Perusahaan Mr. Brown (pertanyaan pak Tohirin ttg pembentukan departemen khusus utk menangani perubahan dan perlu eselon I yang berarti merubah struktur) - Perubahan Perlu Energy terutama di awal. - A person is like a cancer. The longer it stay the bigger, the more serious it gets  korup, resistensi terhadap perubahan - Semakin besar perubahan semakin dibutuhkan leadership yang kuat. Oleh karena itu Change membutuhkan Power dan Energi (not just authority). Implikasinya: perubahan bisa jadi merubah Struktur Organisasi ketika authority menghambat aliran Power, atau authority yang ada tidak memiliki power dan energi yang diperlukan. -Selain Formal Organizational Structure, ada juga hidden structure yang (sering kali) lebih kuat dari yang Formal. Jadi perlu diidentifikasi pula hidden structure ini (who really is in command) secepatnya dan ikut ditangani. -Perubahan struktur diperlukan dalam rangka menangkal resistensi organisasi terhadap perubahan.

11 CATATAN KULIAH: 24 Sept 2010 To Start Change: Ciptakan kebutuhan  jika tidak orang tidak merasa perlu berubah Bangun Kepemimpinan  jika tidak, tidak ada agent of change atau motor penggerak Pendelegasian  jika tidak, ada ketidakmerataan, ada yang tidak terlibat Koordinasikan  jika tidak muncul ketidakselarasan (LIHAT CHANGE STEP BY KOTTER)

12 CATATAN KULIAH: 24 Sept 2010 How strong one can unfreeze a body to change? Teori comfort zone: orang yang merasa nyaman maka menjadi kurang peka pada kebutuhan perubahan. KARENA itu…. Ciptakan ketidaknyamanan. Dengan stres atau konflik, yang sehat (jangan berlebihan supaya organisasi tidak “exhausted” / kelelahan) Hindari sampai menjadi krisis (perubahan yang cepat dan unanticipated) Jangan membuat stres atau konflik jika visi tim belum terbentuk, karena organisasi belum solid, malah bisa saling bermusuhan. Kalau visi kuat, anggota akan dipersatukan oleh tujuan yang sama atau didorong oleh ‘musuh’ bersama Contoh; pemain basket. Diberi info bahwa temannya sedang main jelek jadi dia harus lari lbh kencang, shoot lebih presisi (membentuk stres). Tapi dia tidak menjelekkan rekan yang lagi jelek itu, karena mereka punya visi/tujuan bersama, yaitu mengalahkan tim lawan

13 High Low Anticipation time Crisis Stagnan ??


Download ppt "CATATAN KULIAH Slide: Strategic Mindsets Strategic Fit Model : berusaha merespon lingkungan, berorientasi outside  in, targetnya ultimate Fit with environtment."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google