Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

© 2007 by Prentice Hall Management Information Systems, 10/e Raymond McLeod and George Schell 1 Systems Development.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "© 2007 by Prentice Hall Management Information Systems, 10/e Raymond McLeod and George Schell 1 Systems Development."— Transcript presentasi:

1 © 2007 by Prentice Hall Management Information Systems, 10/e Raymond McLeod and George Schell 1 Systems Development

2 Learning Objectives ► Recognize the systems approach as the basic framework for solving problems of all kinds. ► Know how to apply the systems approach to solving systems problems. ► Understand that the systems development life cycle (SDLC) is a methodology – a recommended way to develop systems.

3 Learning Objectives (Cont’d) ► Be familiar with the main SDLC approaches – the traditional waterfall cycle, prototyping, rapid application development, phased development, and business process redesign. ► Know the basics of modeling processes with data flow diagrams and use cases. ► Understand how systems development projects are managed in a top-down fashion. ► Be familiar with the basic processes of estimating project cost.

4 Pendekatan Sistem ► John Dewey mengidentifikasi tiga rangkaian pertimbangan yang terlibat dalam pemecahan sebuah kontroversi secara memadai  Mengenali kontroversi  Mempertimbangkan klaim-klaim alternatif  Membentuk satu pertimbangan ► Sepanjang akhir tahun 1960 dan awal 1970, minat akan pemecahan masalah secara sistematis mulai menguat. ► Pendekatan Sistem – Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa suatu masalah telah dipahami, solusi-solusi alternatif telah dipertimbangkan, dan bahwa solusi yang dipilih berhasil

5 Urutan Langkah ► Upaya persiapan menyiapkan pemecahan masalah dengan memberikan suatu orientasi sistem  Area Bisnis, Tingkatan manajemen, arus sumberdaya ► Upaya Definisi terdiri dari indentifikasi masalah untuk diselesaikan dan kemudian memahaminya ► Upaya Solusi Melibatkan suatu pertimbangan atas alternatif-alternatif solusi yang layak, pemilihan alternatif yang terbaik, implementasinya dan menindaklanjuti untuk memastikan keefektifan solusi.

6 Fase dan Langkah Pendekatan Sistem

7 Setiap Area Bisnis adalah Sistem

8 Definition Effort Terminology ► Pemicu Masalah adalah sebuah signal yang menandakan bahwa keadaan berjalan lebih baik atau lebih buruk dari yang telah direncanakan ► Gejala(Symptom) adalah sebuah kondisi yang ditimbulkan oleh masalah dan biasanya lebih jelas daripada akar masalah tersebut. ► Masalah adalah sebuah kondisi atau kejadian yang merugikan atau berpotensi merugikan atau menguntungkan atau berpotensi menguntungkan bagi perusahaan.

9 Setiap Bagian dalam Sistem Dianalisa dalam Urutan

10 Pilih Solusi Terbaik ► Analisis- suatu evaluasi sistem atas pilihan- pilihan. ► Pertimbangan- Proses mental dari seorang manager ► Bargaining- Negosiasi diantara beberapa manager.

11 Systems Development Life Cycle ► Metodologi adalah suatu cara yang direkomendasikan untuk melakukan sesuatu, ► System development life cycle (SDLC) adalah suatu aplikasi dari pendekatan sistem bagi pengembangan suatu sistem informasi. ► Tahapan dari Traditional SDLC adalah:  Planning  Analysis  Design  Implementation  Use

12 Pola Melingkar dari Siklus Hidup Sistem

13 Prototyping ► Prototype adalah suatu versi dari sebuah sistem potensial yang memberikan ide bagi para pengembang dan calon pengguna,bagaimana sistem akan berfungsi dalam bentuk yang telah selesai. ► Prototyping adalah proses pembuatan prototype

14 Evolutionary Prototype ► Evolutionary prototype terus menerus disempurnakan sampai memiliki seluruh fungsionalitas yang dibutuhkan pengguna dari sistem yang baru. Langkahnya terdiri dari:  Mengidentifikasi kebutuhan pengguna  Membuat prototype ► Generator aplikasi terintegrasi ► Toolkit prototyping  Menentukan apakah prototype dapat diterima  Menggunakan prototype

15 Pengembangan Evolutionary Prototype

16 Requirements Prototype ► Requirement prototype dikembangkan sebagai satu cara untuk mendefinisikan persyaratan- persyaratan fungsional dari sistem baru ketika pengguna tidak mampu mengungkapkan dengan jelas apa yang mereka inginkan, kemudian langkah berikutnya adalah:  Membuat kode sistem baru  Menguji sistem baru  Menentukan apakah sistem yang baru dapat diterima  Membuat sistem baru menjadi sistem produksi

17 Pengembangan Requirements Prototype

18 Daya Tarik Prototyping ► Komunikasi antara pengembang dan pengguna membaik ► Pengembang dapat melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam menentukan kebutuhan pengguna ► Pengguna memainkan peranan yang lebih aktif dalam pengembangan sistem ► Pengembang dan pengguna menghabiskan waktu dan usaha yang lebih sedikit untuk pengembangan sistem ► Implementasi menjadi lebih mudah karena pengguna tahu apa yang diharapkan

19 Potensi Kesulitan dari Prototyping ► Terburu-buru dalam menyerahkan prototype dapat menyebabkan diambilnya jalan pintas dalam definisi masalah, evaluasi alternatif, dan dokumentasi. Jalan pintas ini akan menciptakan usaha-usaha yang “cepat & kotor” ► Pengguna dapat terlalu gembira dengan prototype yang diberikan, yang mengarah pada ekspektasi yang tidak realistis sehubungan dengan sistem produksi nantinya ► Prototype evolusioner bisa jadi tidak terlalu efisien ► Antarmuka komputer-manusia yang diberikan oleh beberapa alat prototyping tertentu kemungkinan tidak mencerminkan teknik-teknik desain yang baik

20 Rapid Application Development ► Rapid Application Development(RAD) adalah suatu istilah diperkenalkan oleh James Martin, dan istilah ini mengacu pada suatu pengembangan siklus hidup yang dimaksudkan untuk memproduksi sistem dengan cepat tanpa mengorbankan mutu. ► Information engineering (IE) adalah nama yang diberikan Martin kepada keseluruhan pendekatan pengembangan sistemnya, yang ia perlakukan sebagai suatu aktivitas perusahaan secara menyeluruh ► Enterprise digunakan untuk menjabarkan keseluruhan perusahaan  RAD membutuhkan empat unsur penting: manajemen, orang, metodologi, dan alat  Sangat cocok untuk sistem yang besar

21 Rapid Application Development Is an Integral Part of Information Engineering

22 Phased Development ► Fase pengembangan adalah suatu pendekatan untuk mengembangkan sistem informasi yang terdiri dari enam tahap:  Investigasi awal  Analysis  Design  Konstruksi awal  Konstruksi akhir  System test  Installation.  Bagus untuk semua sistem baik dengan ukuran kecil atau besar

23 Tahapan Metodologi Pengembangan Berfase

24 Module Phases ► Sistem dibagi lagi kedalam modul utama seperti:  Pembuatan Laporan  Basis data  Antarmuka Web ► Jumlah dari modul bervariasi dengan sistem dari satu hingga satu hingga selusin lebih ► Tahapan dilakukan terpisah untuk setiap modul

25 Analisis, Desain dan Konstruksi Awal Dilaksanakan pada Masing-masing modul Sistem

26 Business Process Redesign ► Rekayasa ulang(Reengineering) atau Desain ulang proses Bisnis(Busineess Process Reengineering) adalah Proses pengerjaan ulang sistem  Sistem meliputi sistem-sistem yang memproses data perusahaan maupun sistem-sistem yang melakukan fungsi dasar seperti pengeboran untuk minyak ► BPR Mempengaruhi operasi IT perusahaan dalam dua hal  Membantu dalam mendesign ulang sistem lama(Legacy system)  Menerapkan BPR pada Sistem informasi untuk operasi-operasi utamanya ► Biasanya dimulai dari tingkat Manajemen Strategis

27 Top-Down Initiation of BPR Projects

28 Strategic Initiation of BPR ► Rekayasa Terbalik(Reverse Engineering) adalah proses menganalisa sistem yang sudah ada untuk  Identifikasi unsur-unsur dan saling keterhubungan  Membuat documentasi pada tingkat abstraksi yang lebih tinggi daripada yang telah ada saat ini. ► Fungsionalitas adalah pekerjaan yang dilakukan ► Reengineering adalah merancang ulang sebuah sistem seluruhnya dengan tujuan mengubah fungsionalitasnya ► Rekayasa kedepan(Forward Engineering) diberikan untuk proses mengikuti SDLC dengan cara yang normal sambil sekaligus melakukan BPR

29 BPR Components ► Komponen BPR dapat diterapkan terpisah atau digabung ► Mutu Fungsionalitas adalah suatu ukuran dari apa yang dikerjakan oleh sistem ► Mutu Teknis adalah ukuran dari seberapa baik sistem melaksanakannya

30 Pemilihan Komponen BPR Didasarkan pada Sifat Fungsional maupun Teknis yang dimilikinya

31 Methodologies in Perspective ► Tradisional SDLC adalah penerapan pendekatan sistem untuk masalah pengembangan sistem; mengandung semua unsur. ► Prototyping adalah bentuk singkatan dari pendekatan sistem yang berfokus pada definisi dan pemenuhan kebutuhan pengguna. ► RAD adalah sebuah pendekatan alternatif untuk fase design dan implementasi SDLC. ► Pengembangan berfase menggunakan SDLC tradisional sebagai kerangka kerja dasar dan menerapkan dengan cara modular

32 System Development Tools ► Pemodelan proses pertama kali dilakukan dengan flowchart(diagram alur)  ISO standards  Menggunakan 20 lebih simbol ► Data flow diagram(DFD) adalah penyajian grafis dari sebuah sistem yang mempergunakan empat bentuk simbol untuk mengilustrasikan bagaimana data mengalir melalui proses-proses yang saling terhubung. ► DFD sangat bagus untuk pemodelan proses di tingkat ringkasan

33 Data Flow Diagram Symbols ► Terminator sering kali digunakan untuk menyatakan unsur-unsur lingkungan, seperti perorangan, organisasi dan sistem lain  Unsur-unsur lingkungan berada diluar batas dari sistem ► Proses adalah sesuatu yang mengubah input menjadi output ► Data Flow terdiri atas sekumpulan unsur-unsur data yang berhubungan secara logis yang bergerak dari satu titik atau proses ke titik atau proses lain; Dapat menyebar atau menyatu ► Penyimpanan data adalah suatu gudang data ► Konektor berisi nomer proses uang memberikan arus data.

34 Diagram Arus Data Sistem Komisi Penjualan

35 Leveled Data Flow Diagrams ► Leveled DFDs is used to describe the hierarchy of diagrams, ranging from context to lowest-level n diagram. ► Figure 0 diagram identifies the major processes of a system.  Use additional DFDs to achieve documentation at both a more summarized and a more detailed level. ► Context diagram is a diagram that documents the system at a more summarized level.  Positions the system in an environmental context. ► Figure n diagram is a diagram that provides more detail.  n represents the # of processes on the next higher level.  Documents a single process of a DFD in greater detail

36 A Context Diagram of a Sales Commission System

37 A Figure 4 Diagram of a Sales Commission System

38 Use Cases ► Use case adalah suatu uraian naratif dalam bentuk kerangka dari dialog yang terjadi antara sistem primer dengan sistem sekunder. ► Format naratif continu dengan nomer yang berurutan dengan masing-masing tindakan. ► Ping-pong format terdiri dari dua naratif dan penomoran yang menunjukkan bagaimana tugas- tugas terjadi bergantian antara sistem primer dengan sekunder. ► Peristiwa alternatif adalah sekumpulan tindakan yang tidak diharapkan muncul; Abjad ditambahkan setelah nomer langkah.

39 Figure 7.15 A Use Case

40 Use Case Guidelines

41 Project Management ► Steering Committee adalah sebuah komite dengan tujuan memberikan panduan, arahan, dan kendali untuk semua proyek sistem yang berjalan ► MIS Steering committee bertujuan mengarahkan penggunaan sumberdaya komputasi perusahaan  Membuat kebijakan  Melakukan pengendalian fiskal  Menyelesaikan konflik

42 Para Manajer dari Suatu Sistem Siklus Hidup Disusun dalam Suatu Hierarki

43 Project Leadership ► Anggota Team termasuk semua orang yang berpartisipasi dalam pengembangan sebuah sistem informasi ► Team leader (project leader) memberikan arahan sepanjang masa proyek

44 Project Management Mechanism ► Dasar dari manajemen proyek adalah perencanaan proyek ► Gantt chart adalah sebuah grafik batang horizontal yang mencantumkan satu grafik batang untuk setiap pekerjaan yang dilaksanakan. ► Network diagram(CPM diagram, PERT chart) adalah sebuah gambar yang mengidentifikasikan aktivitas-aktivitas dan menghubungkannya dengan panah-panah yang menunjukkan urutan pengerjaan ► Laporan naratif dalam bentuk laporan tertulis mingguan yang dibuat oleh pimpinan proyek, mengkomunikasikannya informasi proyek kepada MIS steering committee

45 Gantt Chart

46 Network Diagram

47 Project Cost Estimating ► Cost-estimating inputs  Work breakdown structure (WBS)  Sumberdaya kebutuhan, tarif sumberdaya  Estimasi durasi aktifitas  Informasi historis ► Cost-estimating tools and techniques  Bottom-up estimating  Computerized tools  Mathematical models ► Cost-estimating outputs  Supporting details  Cost-management plan

48 Components of Cost-Estimating Process

49 Example of Project Cost


Download ppt "© 2007 by Prentice Hall Management Information Systems, 10/e Raymond McLeod and George Schell 1 Systems Development."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google