Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Array (Larik) Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2011 Pemrogramman Terstruktur.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Array (Larik) Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2011 Pemrogramman Terstruktur."— Transcript presentasi:

1 Array (Larik) Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2011 Pemrogramman Terstruktur

2 Tujuan Pembelajaran Mahasiswa memahami tentang array pada C Mahasiswa mampu mengimplementasikan array dalam pemrograman 2

3 Topik Definisi Array Array 1 dimensi Array multi dimensi

4 Pemahaman Array Array adalah tempat penyimpanan untuk sekumpulan data yang memiliki tipe yang sama. Kenapa harus menggunakan array? Agar program lebih praktis dan effisien. Contoh penggunaan array : – Kumpulan nama mahasiswa pada satu kelas – Kumpulan alfabet – Kumpulan nilai praktikum mhs satu kelas – dll

5 Contoh Kasus Untuk lebih memahami tentang manfaat array marilah kita analisa contoh program berikut : Program untuk memasukkan 3 nilai input dari user dan menampilkannya ke layar.

6 Tanpa Array 3 nilai = 10 Baris TIDAK PRAKTIS !!!

7 Array Hanya 6 Baris Tidak perlu menambah perintah jika data lebih banyak. PRAKTIS & EFFISIEN!

8 Struktur Array Array terdiri dari 2 bagian :  Bagian 1 : index  Bagian 2 : element 1.Index berupa bilangan bulat yang terurut secara ascending dimulai dari nol sampai n-1, digunakan untuk mengakses element array. Dimana n adalah panjang dari array. 2.Element digunakan untuk menyimpan data. Jenis data yang dapat disimpan tergantung pada tipe data yang diberikan array.

9 Ilustrasi Array Penjelasan : Nama array adalah Grades. Terdiri dari 6 element. data pada semua element = 65,32,76,91,55,86 index = 0,1,2,3,4,5 (panjang array (n) =6) – data 65 disimpan pada element index ke-0 – data 32, disimpan pada element index ke-1 – data 76 (element index ke-?) – data terakhir (element index ke-?) Index Elemen

10 Bagaimana membuat Array Langkah untuk membuat array : 1.Deklarasi 2.Inisialisasi Array dibedakan menjadi : array 1 dimensi dan array multi dimensi.

11 Deklarasi (Array 1 dimensi) Bentuk penulisan perintah : – tipe_data : tipe data yang ada di C, contoh : int, float, char, dll. – nama_array : identifier, aturan sama seperti aturan penamaan variabel. – jumlah_maks_data : banyak data yang disimpan pada array. Contoh deklarasi array : char alfabet[26]; (membuat array bernama alfabet, dengan maksimal data yang bisa ditampung sebanyak 26 bertipe char) tipe_data nama_array [jumlah_maks_data];

12 Contoh deklarasi array double nilai[10]; (membuat array bernama nilai, dengan maksimal data yang bisa ditampung sebanyak 10 bertipe double) Representasi : Index element yang bisa diakses dari 0 sampai 9. nilai[0] nilai[1]nilai[2]nilai[3]nilai[4]nilai[5] nilai[9]

13 Contoh Program Deklarasi array

14 Latihan 1.Deklarasikan array untuk menyimpan data {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10}. 2.Deklarasikan array untuk menyimpan data {m,e,r,a,p,i}. 3.Deklarasikan array untuk menyimpan data {1.2, 3.4, 5.6, 7.8, 9.0}.

15 Inisialisasi (array 1 dimensi) Pemberian nilai pada array menggunakan index. Bentuk penulisan perintah : Penjelasan : nama_array = sesuai dengan nama yang telah dideklarasikan. index = disesuaikan dengan index element yang ingin diakses. nilai = disesuaikan dengan tipe data. nama_array[index] = nilai;

16 Contoh inisialisasi array Contoh inisialisasi pada array nilai : nilai[0] = 5; nilai[9] = 100; nilai[-1] = 50;error! nilai[11]= 67;error!

17 Deklarasi + Inisialisasi Inisialisasi array juga dapat dilakukan ketika deklarasi. Contoh : int nilai[] = {1,2,3,4,5}; membuat array bernama nilai dengan jumlah element 5 sekaligus inisialisasi. Dimana : data element index ke-0 = 1 data element index ke-1 = 2 data element index ke-2 = 3 data element index ke-3 = 4 data element index ke-4 = 5

18 Deklarasi + Inisialisasi Contoh deklarasi sekaligus inisialisasi pada array tipe char. char alfabet[] = {‘a’,’b’,’c’}; membuat array bernama nilai dengan jumlah element 5 sekaligus inisialisasi. Dimana : data element index ke-0 = a data element index ke-1 = b data element index ke-2 = c

19 Contoh Program (1)

20 Pengaksesan Array Pengaksesan data pada element array menggunakan index. Bentuk penulisan perintah : Penjelasan : nama_array = sesuai dengan nama yang telah dideklarasikan. index = disesuaikan dengan index element yang ingin diakses. nama_array[index];

21 Contoh pengaksesan Array Menggunakan variabel penampung data : char huruf; huruf = alfabet[0]; (variabel huruf berisi data element array index ke-0 dari array alfabet, yaitu a). Menggunakan printf : printf(“%c”, alfabet[0]); (akan mencetak huruf a ke-layar).

22 Contoh program (2) Pengaksesan data menggunakan printf 22

23 Contoh Program (3) Deklarasi sekaligus inisialisasi, dan pengaksesan data menggunakan kombinasi printf dan perulangan 23

24 Contoh Program (5) 24

25 Latihan 1.Buatlah array untuk menyimpan data {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10} dan tuliskan elemen ke 2 dan 5. 2.Buatlah array untuk menyimpan data {m,e,r,a,p,i} dan tuliskan elemen ke 0,1,2. 3.Buatlah array untuk menyimpan data {1.2, 3.4, 5.6, 7.8, 9.0} dan tuliskan elemen ke awal dan akhir.

26 Latihan 4.Buatlah array untuk menyimpan 50 bilangan ganjil mulai dari 1 (gunakan perulangan), kemudian tampilkan isinya ke layar. 5.Buatlah array untuk menyimpan angka 1 s/d 100. (gunakan perulangan) 6.Buatlah array untuk menyimpan 50 angka genap pertama. (gunakan perulangan) 7.Buatlah program yang akan membaca 10 karakter dari user dan disimpan dalam array 10 elemen.

27 Latihan 8.Buatlah sebuah array yang menyimpan karakter {m,u,h,a,m,m,a,d,i,y,a,h}. Perintahkan user menebak satu karakter untuk dibandingkan dengan array tersebut. Jika input user sama dengan salah satu karakter pada array maka tampilkan index dari karakter tersebut. Jika tidak ada yang sama tampilkan pesan “karakter tidak ada”.

28 Referensi Berbagai sumber


Download ppt "Array (Larik) Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Malang 2011 Pemrogramman Terstruktur."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google