Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh : Dr. Fery Iriawan, MPH.  Chia, M & D.A. Arava. 1997. Pria Multiorgasme. Rahasia Seksual yang harus diketahui setiap pria. Delapratasa Jakarta 

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh : Dr. Fery Iriawan, MPH.  Chia, M & D.A. Arava. 1997. Pria Multiorgasme. Rahasia Seksual yang harus diketahui setiap pria. Delapratasa Jakarta "— Transcript presentasi:

1 Oleh : Dr. Fery Iriawan, MPH

2  Chia, M & D.A. Arava Pria Multiorgasme. Rahasia Seksual yang harus diketahui setiap pria. Delapratasa Jakarta  Nieschlag & Behre Testosterone – Action – Difiency Substitution. Assisten editor – S. Nieschlag. Springer – Verlag – Berlin – Heidelberg – New York – London – Paris – Tokyo – Hongkong – Barcelona.  Speroff, L. & P.D Darney A Clinical Guide for Contracaption. 2nd edition. EGC. Buku Kedokteran.  Tortora, G.J. & N. P. Anagnostakos Principles of Anatomy & Physiology. Harper International Edition – Australian Edition ◦

3  ANAK WANITA  BELUM ADA PERBEDAAN ANTA RA ANAK WANITA DGN PRIA KECUALI PADA ALAT KELAMIN  DADA TETAP RATA (FLAT)  BAHU & PANGGUL SAMA BE-SARNYA  BELUM MENGALAMI MENAR-CHE (MENSTRUASI PERTAMA)  RAMBUT HALUS PADA KETIAK (AXIS) DAN KEMALUAN (PUBIS ) BELUM TUMBUH  ANAK LAKI-LAKI (PRIA)  BELUM ADA PERBEDAAN ANTARA ANAK WANITA DGN PRIA KECUALI PADA ALAT KELAMIN  DADA SAMPAI DEWASA TETAP RATA (FLAT)  BAHU & PANGGUL SAMA BE-SARNYA  BELUM MENGALAMI MIMPI BA-SAH (SWEAT DREAM)  RAMBUT HALUS PADA KETIAK (AXIS) DAN KEMALUAN (PUBIS) BELUM TUMBUH

4  REMAJA WANITA (13 THN)  PAYUDARA MULAI BERKEM BANG, BAIK AEROLA & PUTTING  MENGALAMI MENARCHE PD USIA ANTARA THN  BAHU TETAP, TETAPI PANGGUL MULAI SDKT MELEBAR  RAMBUT AXIS & PUBIS MULAI TUMBUH (SEGITIGA TERBALIK)  REMAJA PRIA (16 THN)  PAYUDARA (DADA) TETAP RATA (FLAT)  TDK BERKEMBANG  MENGALAMI MIMPI BASAH PD USIA ANTARA THN  BAHU MULAI SEDIKIT MELEBAR, TETAPI PANG- GUL TETAP RAMPING  RAMBUT AXIS & PUBIS MU LAI TUMBUH (EMPAT PERSEGI PANJANG)

5  WANITA DEWASA  PAYUDARA PERTUMBUHAN MAKSIMAL  PANGGUL MELEBAR SECA RA MAKSIMAL  MENSTRUASI AKAN SANG- AT TERATUR  PERTUMBUHAN RAMBUT AXIS SEMAKIN LEBAT (UMUMNYA WANITA MENCUKURNYA), RAMBUT PUBIS SEMAKIN RIMBUN  PRIA DEWASA  DADA TETAP RATA  BAHU MELEBAR SECARA MAKSIMAL  MIMPI BASAH BISA JADI TERATUR 1 BN SEKALI  PERTUMBUHAN RAMBUT AXIS SEMAKIN LEBAT, JG RAMBUT PUBIS  TUMBUH JAKUN (ADAM’S APPLE)

6

7  PHALUS AKAN BERKEMBANG MENJADI  PD PRIA  PENIS,  PD WANITA  KLITORIS  EKIVALEN DGN PENIS  DPT MENGALAMI EREKSI  LABIOSKROTAL  PD PERKEMBANGAN SELANJUTNYA AKAN MENJADI  PD PRIA  KANTUNG SKROTUM  TEMPAT TERLINDUNGNYA TESTIS  PRODUKSI SPERMATOZOA; PD WANITA AKAN MEJADI LABIUM (BIBIR) MAJOR (BESAR)  KEDUDUKAN ANTARA TESTIS DGN OVARIUM SAMA SEBELUM DILAHIRKAN YAITU DI DALAM RONGGA PERUT  PERISTIWA TDK TURUNNYA TESTIS KE DALAM KANTUNG SKROTUM  UNDESCENDENS TESTICULO - RUM

8

9  TERDIRI DARI: PENIS YG DPT MENGALAMI EREKSI  PD PENIS TERDAPAT KORPUS CAVERNOSUM & KORPUS SPONGIOSUM (JARINGAN BUNGA KARANG = SPONS) YG BERFUNGSI DPT TERISI DARAH SEHINGGA TERJADINYA EREKSI  EREKSI  KARENA ALIRAN DARAH YANG MASUK KE DLM PENIS KONSTAN TAPI YG KELUAR TIDAK KONS-TAN SHG JARINGAN BUNGA PENUH OLEH DARAH  EJAKULASI  KELUARNYA SEMEN (SPERMA + GETAH KELENJAR ASESORIS PRIA) SETELAH MENGALAMI EREKSI  KELENJAR ASESORIS PRIA  VESIKULA SEMINALIS, PROSTAT, BULBO URETHRALIS (COWPER’S) & LITTRE (URETHRALIS)

10  BAGIAN DEPAN DARI PENIS (PREPUTIUM (KULUB) BG ALAT KELAMIN PRIA YG DI KHITAN (SUNAT) AGAR TERJAMIN KEBERSIH-AN & KESEHATAN  KEPALA & BAGIAN BWH DARI PENIS SANGAT PEKA  ADA SEPASANG TESTES (TESTIS, SELAPUT PENGGANTUNG TESTIS  MESORCHIUM) DLM KAN- TUNG SKROTUM, YG AKAN MEMPRODUKSI SPERMA PD SUHU DI BAWAH SUHU TUBUH (LBH KRG 35 DERAJAD)  PEMBENTUKAN SERTA PEMATANGAN SPERMA TERJADI DLM TESTIS, TERUTAMA DLM TUBULUS SEMINIFERUS  KELUARNYA SPERMA DARI TUBUH MELALUI  Testis  Epididimis (kaput, trunkus, kauda)  VAS DEFERENS  kel. Asesoris  URETHRA  keluar tubuh

11  PROSES PEMBENTUKAN & PEMATANGAN SPERMA  SPERMATOGONIUM  SPERMATOGONIUM A & B  SPERMATOGONIUM A MERUPAKAN BAKAL CALON SPERMATOGONIUM LAGI, SEDAGKAN SPERMATOGONI UM B  SPERMATOSIT PRIMER  SPERMATOSIT SEKUNDER  SPERMATID  SPERMATOZOA  PERISTIWA SPERMATOGONIUM  SPERMATOZOA  T SPERMATOGENESIS  PERISTIWA SPERMATOGONIUM  SPERMATID  SPERMIOGENESIS  SEDANGKAN PERISTIWA SPERMATID  SPERMATO- ZOA  TRANSFORMASI ATAU PEMATANGAN DGN TUMBUHNYA EKOR UTK PERGERAKAN SPERMA

12  SETIAP TESTIS MELALUI TUBULUS SEMINIFERUS AKAN MENGHASILKAN 200 – 250 JUTA SPERMATOZOA  SETIAP 3 TUBULUS SEMINIFERUS AKAN MENGHASIL- KAN HORMON TESTOSTERON (LIBIDO)  MKNYA PRIA JARANG TERJADI ANDROPAUSE  SALURAN PENGELUARAN SPERMA DAN URIN  SAMA YAITU URETHRA DAN PANJANGNYA TERGANTUNG DARI PANJANGNYA PENIS INDIVIDU  PANJANG NORMAL PENIS (INDONESIA)  5 – 14 CM SELAGI TIDUR (TDK LG EREKSI)  MAKIN PENDEK PENIS DAYA EREKSI MAKIN TINGGI, MAKIN PANJANG PENIS, DAYA EREKSI MAKIN RENDAH

13

14  SYARAT-2: DEWASA, SEHAT JASMANI & ROHANI, ONA-NI, BOTOL GELAS (TDK BLH PLASTIK), GELAP  MAKROSKOPIS & MIKROSKOPIS  MAKROSKOPIS: WARNA (putih mutiara/putih keruh/putih kelabu), BAU (bunga Akasia), Ph (7,2 – 8,0), KEKENTALAN (3 – 5 x air), VOLUME (1-6 cc), LIKUIFAKSI (30 menit)  MIKROSKOPIS: BENTUK, VOLUM PER EJAKULAT, KECE PATAN, MOTILITAS  KEDUA MAKROSKOPIS & MIKROSKOPIS HARUS MEME- NUHI SYARAF  KALAU TDK MEMENUHI SYARAT DIANGGAP KUALITAS SEMEN PRIA TDK BAIK/MUTU BURUK

15  TERDIRI DARI:  KLITORIS  TERLETAK PALING ATAS  EKIVALEN DGN PENIS  DPT MENGALAMI EREKSI  TAPI TERTA- RIK KE DALAM SEHINGGA TDK TERLIHAT  TUDUNG KLITORIS DI KHITAN (DI TOREH) UNTUK MEM- PERKECIL BANYAKNYA CAIRAN KELUAR PADA SAAT DI RANGSANG KETIKA DEWASA (MENIKAH)  DI BAWAH KLITORIS TERDAPAT LUBANG TEMPAT KELUARNYA URINE  VAGINA  TEMPAT COITUS & MELAHIRKAN BAYI  KELENJAR ASESORIS WANITA  SEPASANG KELEN- JAR BARTHOLIN YG BERHUBUNGAN ERAT DGN STIMULI KLITORIS

16  ADANYA LABIUM (BIBIR) MINOR (KECIL)  SEPASANG OVARI  DI KIRI KANAN RONGGA PERUT  SEBESAR KENARI DAN DILINDUNGI SELAPUT MESOVARIUM  DI DALAM OVARIUM TERDAPAT BAKAL TELUR (OOGONIUM) YG SDH JENUH PD SAAT BAYI WANITA DI LAHIRKAN  JUMLAH ANTARA –  MAKIN CEPAT MENDAPAT HAID MAKIN LAMBAT MENO-PAUSE; MAKIN LAMBAT MENDAPAT HAID MAKIN CEPAT MENOPAUSE  SEPASANG SALURAN TELUR (OVIDUCT) TEMPAT MASUKNYA TELUR  RAHIM, TERDIRI DARI MULUT RAHIM & ENDOMETRIUM  TEMPAT IMPLANTASI TELUR YG SDH DIBUAHI SPERMA

17  SELAPUT DARA (HYMEN) tdd 4 TIPE:  1. KRIBIFORMIS (RINGKIH)  ASIA termasuk INDONESIA  MEMPUNYAI PORI-2 SPT SARINGAN KELAPA (kecil  7 hr; besar  3 hr; kombinasi  5 hr)  SEMILUNARIS (ASIA SELATAN  INDIA, ARAB & EROPA)  ELASTIS  SEPTALIS (AFRIKA, NEGRO, AMERIKA LATIN, INDIAN)  SANGAT ELASTIS  IMPERFORATA  JUSTRU TDK MEMPUNYAI PORI-2 SEHINGGA DARAH HAID TIDAK PERNAH KELUAR  MENGUMPUL MULAI DI VAGINA, RAHIM SAMPAI SALURAN TELUR  DI PECAHKAN/DI ROBEK SHG DARAH HAID KELUAR

18

19

20

21  PERTEMUAN ANTARA SEL TELUR DGN SEL SPERMA TERJADI DI SEPERTIGA SALURAN TELUR (TUBA FALOPII)  FERTILISASI  HASIL PERTEMUAN SEL TELUR DGN SEL SPERMA  ZIGOTE  PERTEMUAN ANTARA SEL TELUR DGN SEL SPERMA DI STIMULI OLEH HORMON ESTROGEN  PENGHAMBATAN PERTEMUAN ANTARA SEL TELUR DGN SEL SPERMA PADA DUAPERTIGA BAGIAN ATAU TIGAPERTIGA BAGIAN DARI SALURAN TELUR DILAKUKAN OLEH HORMON PROGESTERON  TELUR DI OVULASI MELALUI OVARI MASUK KE SALUR-AN MELALUI JARINGAN FIMBRIAE

22  DIMULAI DGN TERBENTUKNYA ZIGOTE  INTI SEL TELUR KETEMU DGN INTI SEL SPERMA  SEL SPERMA AKAN MENGELUARKAN 3 ENZIM UTAMA YAITU: CPE (CORONA PENETRATING ENZYME), AKROSIN & HIALURONIDASE  SETELAH SEL SPERMA SATU MASUK, MAKA SEL TE- LUR AKAN MEMBENTUK MEMBRAN (SELAPUT) PROTEKSI (PERLINDUNGAN) AGAR SPERMA-2 BERIKUT TDK DPT MENEMBUS SEL TELUR  PERSAINGAN (KOMPETISI) SANGAT SPORTIF  40 % MATI, 30 % ABNORMAL, 30 % BERSAING ANTARA 15 % KE KANAN/KIRI  AKHIRNYA TINGGAL 2,5 %  DIBUTUHKAN HANYA 1 SPERMA UNTUK MEMBUAHI

23  PERHATIKAN GAMBAR MULAI TERJADINYA IMPLANTASI JANIN PADA RAHIM  GAMBAR 1  S/D 14 MEMPERLIHATKAN PERTIMBUHAN JANIN PADA IMPLANTASI JANIN, KEHAMILAN MULAI DARI 40 HARI S/D MINGGU KE 40 (JANIN USIA 9 BLN, 2 MINGGU)  KEHAMILAN 6 MINGGU (JANIN 4 MINGGU)  PANJANG BARU 1,25 CM (O,5 INCI)  KEHAMILAN 8 MINGGU (JANIN 6 MINGGU)  PANJANG 2,5 CM (1 INCI)  KEHAMILAN 10 MINGGU (JANIN 8 MINGGU)  7 CM

24

25

26

27  DIMULAI DGN DATANGNYA MULES-MULES YG TERA-TUR SETIAP 3 JAM SEKALI, 2,5 JAM, 2 JAM, 1,5 JAM, 1 JAM, ½ JAM, 15 MENIT, 10 MENIT SEKALI  MULESNYA HANYA SEKIAN DETIK  PECAHNYA SELAPUT AMNION (KETUBAN)  CAIRAN KETUBAN KELUAR  BAYI DGN SEGERA AKAN DILAHIRKAN  UMUMNYA KALAU KEPALA BAYI SUDAH KELUAR, BAGIAN LAIN AKAN MENNGIKUTI DGN MUDAH  ARI-2 ANTARA INDUK DGN BAYI DIIKAT, KEMUDIAN DIPOTONG  SECARA ALAMIAH PLACENTA & ARI-2 AKAN KELUAR  DIJAHIT KARENA PERINEUM & VAGINA SDKT ROBEK TERGANTUNG BESARAN BAYI

28  SELAMA DLM KANDUNGAN SEMUA DILAKUKAN BAIK SIRKULASI, RESPIRASI & MAKAN MELALUI ARI-2 (ARTERI UMBILICALIS & VENA UMBILICALIS)  SETELAH KELAHIRAN SEMUA HARUS DILAKUKAN OLEH BAYI SENDIRI SEPERTI ORANG DEWASA  SIRKULASI DARAH SDH LANCAR, SEKAT SEMPURNA; RESPIRASI  OKSIGEN SECARA TIBA-2 MASUK KE DALAM PARU-2  MENYEBABKAN BAYI SAKIT  NANGIS (KELAHIRAN SEPONTAN); BILA TIDAK, BIASA-NYA DOKTER AKAN MENGANGKAT KAKI BAYI KE ATAS ATAU MENEPUK BOKONG (PANTAT) BAYI SHG MEREKA AKAN NANGIS KRN OKSIGEN SECARA TIBA-2 MASUK PARU-2 (KELAHIRAN TDK SPONTAN)

29  YG TDK BISA DILAKUKAN OLEH BAYI ADALAH MAKAN  PEMBERIAN ASI  HARI 1-3  KOLUSTRUM  80% ANTIBODI, 20 % MINERAL, VITAMIN, HORMON  HARI KE 4-10  ASI PERALIHAN  60 % ANTIBODI, 40% MINERAL, VITAMIN, HORMON  HARI KE  MATANG  40% ANTIBODI, 60% MINERAL, VITAMIN, HORMON YG MENURUN  3-6 BLN BERTURUT-TURUT TANPA MAKANAN TAMBAH-AN  ASI EKSKLUSIF  PENYAPIHAN SETELAH 6 BLN  SARI BUAH TOMAT, JERUK, PISANG, BUBUR SUSU  LBH BAIK DICAMPUR DGN SDKT MADU

30  HERIDITAS ATAU MAKANAN  TWINS, TRIPLETS, QUADRIPLETS, QUINTIPLTS (PENTAPLETS), HEKSAPLETS, HEPTAPLETS, OKTAPLETS, NONAPLETS, DEKAPLETS  MONOZIGOTIK, DIZIGOTIK, TRIZIGOTIK, TETRAZIGOTIK  MONOZIGOTIK TWINS DIZIGOTIK TRIPLETS  TRIZIGOTIK QUADRIPLETS  KELAHIRAN NORMAL  KELAHIRAN DIBANTU  CAESAR, VACCUM, TANG  MAKIN BANYAK ANAK YG DIKANDUNG (KEMBAR), MAKIN KECIL BERAT & UKURAN BAYI  MENGIKUTI HUKUM TABLET

31


Download ppt "Oleh : Dr. Fery Iriawan, MPH.  Chia, M & D.A. Arava. 1997. Pria Multiorgasme. Rahasia Seksual yang harus diketahui setiap pria. Delapratasa Jakarta "

Presentasi serupa


Iklan oleh Google