Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelas X semester genap Editor oleh: P. Ari Kris Wardana MIMIN MINTARSIH, S.Pd Kelas X semester genap Editor oleh: P. Ari Kris Wardana MIMIN MINTARSIH,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelas X semester genap Editor oleh: P. Ari Kris Wardana MIMIN MINTARSIH, S.Pd Kelas X semester genap Editor oleh: P. Ari Kris Wardana MIMIN MINTARSIH,"— Transcript presentasi:

1 Kelas X semester genap Editor oleh: P. Ari Kris Wardana MIMIN MINTARSIH, S.Pd Kelas X semester genap Editor oleh: P. Ari Kris Wardana MIMIN MINTARSIH, S.Pd

2 STANDAR KOMPETENSI Memahami manfaat keanekaragaman hayati

3 KOMPETENSI DASAR Mendeskripsikan ciri-ciri filum dalam dunia Animalia dan peranan- nyabagi kehidupan

4 1. P Peta konsep 2. C Ciri-ciri umum animalia 3. I Invertebrata 4. Peranan invertebrata bagi kehidupan 5. Vertebrata 6. Peranan vertebrata bagi kehidupan

5

6 KINGDOM ANIMALIA Porifera Coelente rata Platyhel minthes Nemathe lminthes Annelida Mollusca arthropo da Echinod ermata Chordata

7 Eukariotik Multiselular Heterotrof Tidak memiliki dinding sel dan khlorofil. Mampu berpindah tempat Hidup di darat atau di air (laut, payau, tawar)

8 SIMETRI TUBUH ANIMALIA Simetri radial Simetri bilateral Dorsal Bidang simetri Ventral Posterior Bidang simetri Dorsal Anterior

9 TRIPLOBLASTIK ANIMALIA

10 INVERTEBRATA Invertebrata atau Avertebrata adalah sebuah istilah yang diungkapkan oleh Chevalier de Lamarck untuk menunjuk hewan yang tidak memiliki tulang belakang.Chevalier de Lamarckhewan Contoh invertebrata adalah serangga, ubur-ubur, hydra, cumi-cumi, dan cacing.seranggaubur-uburhydracumi-cumicacing Invertebrata mencakup sekitar 97 persen dari seluruh anggota kingdom Animalia. kingdomAnimalia Lamarck membagi invertebrata ke dalam dua kelompok yaitu Insecta (serangga) dan Vermes (cacing). Tapi sekarang, invertebrata diklasifikasikan ke dalam lebih dari 30 sub-fila mulai dari organisme yang simpel seperti porifera dan cacing pipih hingga organisme yang lebih kompleks seperti mollusca dan arthropoda.poriferacacing pipihmolluscaarthropoda

11 Hewan ber pori dan metazoa Sebagian besar hidup di laut dangkal, sampai kedalaman 3,5 meter, dan hanya satu suku (familia) yang hidup di air tawar yaitu Spongilidae. bentuk tubuh menyerupai vas bunga atau piala dan melekat pada dasar perairan. Tubuhnya diploblastik, dengan epidermis tersusun atas sel-sel pinakosit. Pada epidermis terdapa ostia yang dihubungkan oleh saluran ke spongocoel. Sedangkan lapisan dalam tersusun atas koanosit yang berfungsi untuk mencernakan makanan Diantara epidermis dan koanosit terdapat mesoglea atau mesenkim. Sel amubosit berfungsi mengambil makanan yang telah dicerna di dalam koanosit. Sel skleroblas berfungsi membentuk duri (spikula) atau spongin. Spikula terbuat dari kalsium karbonat atau silikat. Sedangkan spongin tersusun dari serabut- serabut spongin yang lunak, berongga seperti spon. Sedangkan sel arkheosit berfungsi sebagai sel reproduktif, misalnya pembentuk tunas, pembentukan gamet, pembentukan bagian-bagian yang rusak dan regenerasi. Hewan yang lapisan embrionya terdiri atas dua lapisan (ektoderm dan endoderm)

12 Water Flow Through the Sponge WATER IN WATER OUT Osculum

13 STRUKUR TUBUH PORIFERA

14 MACAM-MACAM BENTUK SPIKULA

15 Sponge Skeletons SPONGIN Silica Spicules Limestone Spicules

16 TIPE-TIPE TUBUH PORIFERA

17 CONTOH PORIFERA DEMOSPONGIA CALCAREA HEXACTINELLIDA

18 Stove Pipe Sponge

19 Vase Sponges

20 KLASIFIKASI PORIFERA Berdasarkan atas kerangka tubuh atau spikulanya, Porifera dibagi menjadi tiga kelas. 1. Kelas Calcarea Kerangka tubuh kelas Calcarea berupa spikula seperti duri-duri kecil dari Kalsium Karbonat. Misalnya Scypa, Grantia, Leucosolenia. 2. Kelas Hexatinellida Kerangka tubuh kelas Hexatinellida berupa spikula yang mengandung Silikat atau Kersik (SiO2). Bentuk tubuh umumnya berbentuk silinder atau corong. Misalnya Euplectella aspergilium. 3. Kelas Demospongia Kerangka tubuh kelas Demospongia terbuat dari spongin saja, atau campuran spongin dan zat kersik. Misalnya Euspongia sp dan Spongilla sp. Dari ketiga kelas di atas, menurutmu kelas manakah yang bermanfaat untuk manusia?

21 COELENTERATA Tubuh silindris/seperti tabung dan berongga; gastrovaskuler(pencernaan + sirkulasi) Tidak bersegmen dan simetri tubuh radial Diploblastik Memiliki nematokis sebagai alat untuk melumpuhkan mangsa/mempertahankan diri. Bentuk tubuh polip, medusa atau sebagai polip dan medusa

22 BENTUK COELENTERATA MESOGLEA Bentuk medusa Bentuk polip Epidermis Mesoglea Gastrosol gastrodermis) Tentakel Mulut Epitelium luar Mesoglea Gastrosol Epitelium dalam (gastrosol)

23 COELENTERATA

24 SIKLUS HIDUP OBELIA

25 SIKLUS HIDUP UBUR-UBUR

26 Klasifikasi Coelentarata Filum Coelentarata dibagi menjadi 3 kelas 1.Hydrozoa Contoh : Hydra Obelia Physalia, tubuh medusa 2.Scyphozoa Contoh : Aurelia ( Ubur-ubur) 3. Anthozoa Contoh : Anemon laut Bunga karang

27 CONTOH COELENTERATA Physalia Chrysaora Urticina Koral

28 VERMES 1.FILUM PLATYHELMINTHES 2.FILUM NEMATHELMINTHES 3.FILUM ANNELIDA

29 PLATYHELMINTHES Kebanyakan dari anggota cacing ini hidup sebagai parasit pada hewan dan manusia, kecuali cacing bulu getar (Turbellaria) hidupnya bebas di air tawar. Tubuh pipih, simetri bilateral Tubuh dibedakan atas anterior, posterior, dorsal, dan ventral Triploblastik aselomata Berotot memanjang dan melingkar Klasifikasi:1. Kelas Turbellaria 2.Kelas Trematoda 3.Kelas Cestoda

30 KELAS TURBILLARIA SISTEM REPRODUKSI ASEKSUAL

31 SALURAN CERNA SISTEM SARAF PLANARIA

32 SALURAN EKSKRESI SISTEM REPRODUKSI

33 ANATOMI CACING HATI KELAS TREMATODA

34 SIKLUS CACING HATI

35

36

37 ANATOMI Taenia saginata KELAS CESTODA

38

39 FILUM NEMATHELMINTHES Tubuh gilik tidak bersegmen Bilateral simetris Otot tubuh memanjang dilapisi kutikula Rongga tubuh pseudoselomata Hidup parasit atau bebas Jenis kelamin terpisah (gonochoris), yang jantan lebih kecil ukurannya dari yang betina

40 SISTEM REPRODUKSI ASCARIS 1. Cacing dewasa hidup di dalam usus halus dan bertelur 2. Telur dikeluarkan manusia melalui feses. Tanaman yang ditempeli telur cacing mungkin termakan manusia dan masuk masuk ke mukosa usus halus Telur cacing mengalami perkembangan (18 hari) dan dibawa oleh peredaran darah menuju paru-paru. Cacing menetas dan berkembang menjadi cacing dewasa di dalam paru-paru (10-14 hari) 7. Cacing dewasa menembus dinding alveoli dan menuju bronkus, selanjutnya menuju kerongkongan. Dari kerongkomgan, cacing dewasa menuju usus halus. Cacing dapat hidup di dalam usus halus 2-3 tahun.

41 SIKLUS HIDUP CACING TAMBANG

42 SIKLUS HIDUP CACING KREMI

43 CACING FILARIA

44 CONTOH NEMATODA

45 FILUM ANNELIDA Ciri-ciri: 1.Tubuh bulat panjang bersegmen-segmen (segmentasi metameri) 2.Triploblastik, selomata. 3.Permukaan tubuh dilapisi oleh kutikula yang tipis dan berlendir 4.Reproduksi hemaprodit,dan ada yang gonochoris

46 KLASIFIKASI ANNELIDA 1.Kelas Oligochaeta: -cacing tanah (Lumbricus terrestris) 2.Kelas Polychaeta: -cacing wawo (Nercis virens) -cacing palolo (Eunice viridis) 3.Kelas Hirudinea: -lintah (Hirudo medicinalis) - pacet (Haemadipsa javanica)

47 FILUM ANELLIDA

48

49 MOLUSKA Habitat di darat, air Tubuh lunak Bilateral simetris Triploblastik selomata Klasifikasi: 1.Kelas Gastropoda 2.Kelas Cephalopoda 3.Kelas Pelecypoda 4.Kelas Polyplacophora 5.Kelas Scaphopoda

50 MOLUSKA

51 CONTOH PELECYPODA

52

53 GASTROPODA Habitat di air tawar, laut, di tanah yang lembab Perut berfungsi sebagai kaki Semua bercangkok, kecuali vaginula Sistem peredaran darah terbuka Hemaprodit, tiap individu memiliki ovotestis Contoh:- Achantina fulica (bekicot) - Vaginula

54 GASTROPODA

55 CONTOH GASTROPODA

56 PELECYPODA=BIVALVIA=LAMELLIBRANCHIATA Berkaki pipih Habitat di laut dan air tawar yang airnya banyak mengandung kapur Bernapas dengan insang/mantel Sistem syarafnya ganglion. Reproduksinya berkelamin satu Contoh: Megarifera maxima (tiram mutiara)

57 PELECYPODA

58 CEPHALOPODA Habitat diair laut Kaki terdapat di kepala Semua tidak bercangkok, kecuali Nautilus Sistem peredaran darah tertutup Bernapas menggunakan insang yang terdapat dalam rongga mantel Contoh: - Loligo (cumi-cumi) - Octopus (gurita) - Nautilus

59 CEPHALOPODA LOLIGO SEPIA OCTOPUS

60

61 PERANAN MOLUSKA Bahan makanan : cumi-cumi, sotong, bekicot Bahan perhiasan: mutiara Merusak kayu-kayu kapal: Teredonavalis

62 FILUM ARTHROPODA Kaki berbuku-buku Tubuhnya bersegmen Simetris bilateral Rangka luar dari kitin Triploblastik selomata Klasifikasi: 1. Kelas Crustacea - Entomostraca - Malacostraca 2. Kelas Arachnoidea 3. Kelas Myriapoda 4. Kelas Insekta

63 KELAS CRUSTACEA Habitat di air Kepala-dada bersatu, abdomen. Pada kepala trdapat mata faset, antena, maksila dan mandibula. Klasifikasi Crustacea: 1. Entomostraca: - Branchiopoda - Ostracoda - Copepoda - Cirripedia 2. Malacostraca: - Isopoda (merusak kayu di laut) - Stomatopoda - Decapoda ( udang, kepiting)

64 CRUSTACEA

65

66 CONTOH KELAS CRUSTACEA Lobster Kepiting Cyclops sp.

67 KELAS ARACHNOIDEA Tubuh terdiri 2 bagian, kepala-dada, perut. Pada kepala-dada terdapat: 1 pasang kelisera, 1 pasang pedipalpi (rahang peraba), 4 pasang kaki. Pada abdomen tidak terdapat kaki. Semua anggotanya tidak mengalami metamorfosis Klasifikasi Arachnoidea: 1. Ordo Scorpionidae: kala jengking 2. Ordo Arachnidae : laba-laba 3. Ordo Acarinae : - kutu kudis - caplak - tungau

68 ARACHNIDEA

69 ARANHNIDEA

70 CONTOH KELAS ARACHNIDEA Pardosa amenata (laba-laba serigala) Laba-laba Dermatophagoides sp. (tungau debu rumah) Uroctonus mondax (kalajengking)

71 KELAS MYRIAPODA Tubuh terdiri dari kepala dan badan bersegmen-segmen Setiap segmen kecuali yang terdapat pada ujung-ujungnya dilengkapi satu pasang kaki yang berbuku-buku Pada kepala terdapat: 1 pasang antena dan 1 pasang alat peraba Habitat di darat. Klasifikasi: 1. Ordo Chilopoda, contoh: lipan 2. Ordo Diplopoda, contoh: luwing

72 KELAS MYRIAPODA Iulus sp. Scutigera sp.

73 INSEKTA Tubuh dapat dibedakan atas 3 bagian, yaitu: kepala-dada-perut Kaki berjumlah 3 pasang Pada kepala terdapat mata faset, mata tunggal, antena, rahang atas (maxilla), rahang bawah (mandibula) Dada (thorax) terdiri atas 3 segmen, tiap segmen memiliki sepasang kaki. Sayap terdapat pada segmen ke-2 dan ke-3 Abdomen terdiri atas 5-10 segmen Segmen terakhir dari abdomen khusus berfungsi sebagai alat reproduksi Memiliki rangka luar dari kitin

74 KLASIFIKASI INSEKTA Klasifikasinya didasarkan kepada: 1.metamorfosa 2.bentuk sayap 3.cara hidup 4.fungsi mulutnya

75 ORDOFungsi MulutMetamorfosis ARKIPTERAMenggigitTidak sempurna ORTHOPTERAMenggigitTidak sempurna HEMIPTERAMenusuk dan menghisapTidak sempurna HOMOPTERAMenusuk dan menghisapTidak sempurna COLEOPTERAMenggigitSempurna DIPTERAMenusuk dan menghisapSempurna LEPIDOPTERAMenghisapSempurna HYMENOPTERAMenggigit dan menjilatSempurna SIPHONOPTERAMenusuk dan menghisapSempurna NEUROPTERAMenggigitSempurna

76 KELAS INSEKTA Sub Kelas APTERYGOTA (tak bersayap) Sub Kelas PTERYGOTA (bersayap) EXOPTERYGOTA ENDOPTERYGOTA Ordo ARKIPTERA/ISOPTERA (Bersayap asli) Rayap dan Capung Ordo ORTHOPTERA (bersayap lurus) Belalang, Kecoa Ordo HEMIPTERA (bersayap tak sama) Kutu busuk, Walang sangit Ordo HOMOPTERA (bersayap sama) Kutu kepala, wereng Ordo COLEOPTERA (bersayap perisai} kumbang Ordo DIPTERA (bersayap dua) Lalat, nyamuk Ordo LEPIDOPTERA (bersayap sisik) Kupu-kupu Ordo HYMENOPTERA (bersayap selaput) Semut, Lebah Ordo SIPHONOPTERA (bersayap buluh) Kutu anjing, Kutu tikus Ordo NEUROPTERA (bersayap jaringan) Undur-undur LEPISMA: Kutu Buku - Tidak mengalami metamorfosis, menggigit

77 INSEKTA

78

79 HOLOMETABOLA

80 HEMIMETABOLA

81 CONTOH INSEKTA kutu buku APTERYGOTA Capung lalat putih Lebah HYMENOPTERA Nyamuk DIPTERA lalat buah DIPTERA kupu-kupu sutera LEPIDOPTERA kupu-kupu elang LEPIDOPTERA

82

83 ECHINODERMATA Berkulit duri, karena rangka tubuhnya tersusun dari lempeng-lempeng kapur dengan duri-duri kecil. Semua anggotanya hidup di laut Triploblastik selomata Tubuh dewasa simetri radial, tubuh larva simetri bilateral. Memiliki sistem ambulakral yang berfungsi sebagai alat gerak, menangkap mangsa, alat peraba. Alat bernapas berupa papula Jenis kelamin gonochoris

84 KLASIFIKASI ECHINODERMATA 1.Kelas Asteroidea (bintang laut) contoh: Asterias sp 2.Kelas Echinoidea (landak laut) contoh: - Strongylocentrotus (bulu babi) - Arbacia (landak laut) 3.Kelas Ophiuroidea (bintang mengular) contoh: - bintang ular laut 4.Kelas Crinoidea (lilia laut) contoh: lilia laut 5.Kelas Holothuridea (timun laut) 6.Contoh: Holothuria sp

85 ECHINODERMATA

86 SISTEM AMBULAKRAL BINTANG LAUT AMPULA Kaki ambulakral Pediselaria Madreporit Saluran radial Saluran cincin Ampula

87

88 CONTOH ECHINODERMATA Oxycomanthus benneffi Bulu babi Bohadschia argus Dolar pasir Ophiothrix suemsinii

89


Download ppt "Kelas X semester genap Editor oleh: P. Ari Kris Wardana MIMIN MINTARSIH, S.Pd Kelas X semester genap Editor oleh: P. Ari Kris Wardana MIMIN MINTARSIH,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google