Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PASAR DUOPOLI, OLIGOPOLI DAN MONOPSONI Ati Kusmiati, SP, MP.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PASAR DUOPOLI, OLIGOPOLI DAN MONOPSONI Ati Kusmiati, SP, MP."— Transcript presentasi:

1 PASAR DUOPOLI, OLIGOPOLI DAN MONOPSONI Ati Kusmiati, SP, MP

2 Duopoly Struktur pasar yang didominasi oleh dua perusahaan besar dalam industri  Kolusi mungkin menjadi karakteristik yg sangat mungkin terjadi  Price leadership oleh 2 perusahaan besar– perusahaan yg lebih kecil menjadi pengikut  Ketergantungan yg tinggi  Hambatan u/ masuk dlm industri tinggi  Dalam kenyataan duopoli lokal bisa saja terjadi

3 Pasar Duopoli dibedakan menjadi 2: - duopoli murni (pure duopoli) - duopoli yang dibedakan (differentiated duopoly) Beberapa teori Duopoli: A.Teori Duopoli Cournot  dua perusahaan dianggap menghasilkan barang yg homogen Asumsi: pada waktu seorang pengusaha duopoli berusaha memaksimumkan keuntungannya, jumlah barang yg dihasikan oleh saingannya tidak tergantung dari jumlah barang yg dihasilkan oleh pengusaha duopoli yg pertama tadi

4 Misalkan kurva permintaan pasar adalah: Py = f (Y A + Y B ) dimana : Py = harga barang homogen yg dijual Y A = jumlah barang yg dihasilkan o/ pengusaha duopoli A Y B = jumlah barang yg dihasilkan oleh pengusaha duopoli B TR A = Y A. PyTR B = Y B. Py

5 Keuntungan dari masing-masing pengusaha : π A = Y A. P y – C A (Y A ) MR A = MC A MR B = MC B MR A = P Y + Y A (dP Y /dY) MR B = P Y + Y B (dP Y /dY) (dH Y /dY) < 0 (dengan anggapan kurva permintaan pasar bersudut negatif) Jadi apabila Y A < Y B, maka MR A < MR B

6 B. Kurva Permintaan Yang Patah (kinked demand) Asumsi: 1.Harga pasar yang memuaskan bagi kedua pengusaha duopoli itu telah terbentuk 2.Jika salah satu dari pengusaha menurunkan harga penjualannya, pengusaha saingannya yg mengetahui tindakan tersebut, juga akan menurunkan harga penjualannya agar ia tidak kehilangan pembeli 3.Jika salah satu dari pengusaha duopoli menaikkan harga penjualannya, tindakannya itu tidak akan diikuti oleh pengusaha saingannya.Akibatnya sebagian atau seluruh pembeli pindah kepada pengusaha yang tdak turut menaikkan harga itu. Hakekatnya  menunjukkan mengapa harga jual duopoli biasanya tegar (sukar berubah/tdk flexible)

7 Implikasi kinked demand Tendensi bagi produsen u/ bekerjasama dlm menentukan harga Tendensi bagi produsen utk bersaing tdk dlm bentuk prsaingan harga tp dlm bentuk persaingan lain (nonprice competitive) spt kemasan yang baik, after sales yang baik, undian berhadiah dll

8 Pasar oligopoli  Pasar oligopoli  penawaran barang dikuasai o/ bbrp perush. Umumnya jmlh perush > 2 tetapi < 10.  Setiap perusahaan memposisikan dirinya sbg bagian yg terikat dg permainan pasar  keuntungan tergantung dari tindak-tanduk pesaing,  Promosi, iklan, pengenalan produk baru, perubahan harga,  u/ menjauhkan konsumen dari pesaing mereka.  Praktek oligopoli  upaya menahan perusahaan-2 potensial masuk kedalam pasar,  perusahaan-2 melakukan oligopoli sbg usaha menikmati laba normal di bawah tk maksimum dg menetapkan harga jual terbatas  kompetisi harga diantara pelaku usaha oligopoli menjadi tdk ada.harga jual terbatas  Struktur pasar oligopoli umumnya terbentuk pada industri-2 yg memiliki capital intensive tinggi, spt industri semen, industri mobil, dan industri kertas.

9 Karakteristik Pasar oligopoli Ciri-ciri dari pasar oligopoli adalah: 1) Terdapat bbrp penjual/produsen yg menguasai pasar. 2) Barang yg diperjual-belikan dpt homogen (indusri seng, pipa besi dll) dan berbeda corak (differentiated product), setiap perush dengan merk tersendiri 3) Terdapat hambatan masuk yg cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar u/ masuk ke dalam pasar. 4) Satu di antaranya para oligopolis mrp price leader yaitu penjual yang memiliki/pangsa pasar yg terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar u/ menetapkan harga dan para penjual lainnya hrs mengikuti harga tersebut.

10 Pasar oligopoli UU No. 5 Tahun 1999, oligopoli dikelompokkan dlm kategori perjanjian yg dilarang, padahal umumnya oligopoli terjadi melalui keterkaitan reaksi, khususnya pada barang- 2 yg bersifat homogen atau identik dengan kartel, sehingga ketentuan yg mengatur oligopoli ini sebaiknya digabung dg ketentuan yg mengatur mengenai kartel,kartel contoh : industri pasar musik, semen, pupuk

11 Model2 Penetapan harga oligopoli 1.Model persaingan-kuasi (quasi competitive)  mengasumsikan bhw semua perush dlm industri bertindak sbg penerima harga (price taker) dengan menganggap harga sbg konstanta 2.Model cartel  asumsi : perush. Dpt bergabung utk kmd memilih tk output yang paling menguntungkan bagi mereka 3.Model cournot  asumsi : keputusan output perush j tdk dipengaruhi keputusan perush i 4.Model variasi terkaan  asumsi keputusan output perush j sangat dipengaruhi keputusan perush i

12 Antara satu pengusaha satu dg pengusaha lainnya dlm pasar oligopoli tdk terdapat suatu ikatan tertentu Masing-2 pengusaha Bebas dlm bertindak timbul perang harga: –oligopoli murni (homogen product)  turut perang harga sampai batas keuntungan normal –oligopoli yg dibedakan (differentiated product  turut perang harga sampai tingkat harga dimana AC = NPR (nilai produk rata-2) Model persaingan-kuasi

13 Asumsi: masing-2 pengusaha produk dengan pasar persaingan oligopolistik mrp bagian suatu industri  kartel : suatu perusahaan monopoli murni yg anggotanya terdiri dari bbrp perusahaan oligopoli  penentuan harga dan kapasitas produksi masing2 perusahaan ditentukan dg jalan mencari kapasitas produksi dan harga kartel Kapasitas masing2 perusahaan oligopoli yg tergabung dlm kartel ditentukan dg jln memenuhi syarat: MR k = MC 1 = MC 2 = …..= MC n Model Kartel

14 Dimana: MR k = nilai produk marjinal kartel MC 1, MC 2, ….., MC n = biaya marjinal masing-masing perusahaan yg tergabung dalam kartel tersebut  Keuntungan yang diperoleh kartel: π k = π 1 + π 2 + ……+ π n  Produk yang dihasilkan kartel: Y k = Y 1 + Y 2 + ……+ Y n  Syarat keuntungan maksimum bagi perusahaan MR 2 = MC 2

15 Model variasi terkaan Asumsi pembhsan terdahulu kurang relevan  interaksi strategis antar perush dlm industri Misal : perush Ford hrs mempertimbangkan kebijakan perush Toyota atau General Motor, perush komputer apple harus mempertimbangkan kebijakan perush HP, IBM, acer dll Pada model ini perush mengambil keputusan atas terkaannya atas keputusan perush lain  game theory Shg tdk ada teori tunggal cth pertarungan chip micro processor Intel & AMD : Bagi Intel yg lebih dahulu eksis dan menguasai hampir 60% pangsa pasar, persaingan dg AMD mrp upaya agar selalu waspada bhw ada “orang lain” yg dpt menggerogoti kue bisnisnya. Sementara bagi AMD, pertarungannya dg Intel merupakan pertaruhan u/ merebut kehormatan & kelangsungan hidup.

16 Asumsi: diantara pengusaha-2 oligopoli yg menghasilkan produk yng homogen, terjadi penggabungan secara diam2  Ada penentu harga (price leader) dan pengikut  Kapasitas produksi masing-2 pengikut : MR ph = MC ph P y = M ph = M ps = MC 1 = MC 2 = ….= MC n Dimana: MR ph = nilai produk marjinal pengendali harga MC ph = biaya marjinal pengusaha pengendali harga P y = harga penjualan produk Y u/ setiap satuan M ph = permintaan bagi pengusaha pengendali harga M ps = permintaan pasar MC1, MC2,..,MCn = biaya marjinal masing2 pengusaha pengikut Model pimpinan harga

17 MC ph = ΣMC p Dimana ΣMC p adalah penjualan horisontal biaya marjinal perusahaan pengikut M ps = M ph + ΣM p Dimana ΣM p adalah penjumlahan horisontal permintaan bagi semua pengusaha pengikut Misalkan penawaran dari suatu faktor produksi x: X = f (Px) Dimana: X = jumlah faktor produksi yang ditawarkan, Px = harga dari faktor produksi syarat-syarat keuntungan max: Fungsi produksi dari pengusahaY = f (X) Fungsi keuntungan dari pengusaha π = PYY – x.Px

18 Kelebihan dan Kelemahan Oligopoli Kelebihan –terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan biaya investasi yang besar; –jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu Kelemahan –terdapat rintangan yang kuat untuk dapat masuk ke pasar oligopoli; –akan terjadi perang harga; –produsen dapat melakukan kerjasama (kartel) yang pada akhirnya akan merugikan konsumen.

19 Pasar Monopsoni Asumsi : pengusaha menjual produksinya dan juga membeli faktor produksi di pasar dengan persaingan sempurna,maka agar π mencapai maksimum, berlakulah syarat-2 omrpkan bentuk pasar yang dilihat dari segi permintaan atau pembelinya. opembeli memiliki kekuatan dalam menentukan harga. opasar monopsoni adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan & penawaran di mana permintaannya atau pembeli hanya satu perusahaan. Contoh : PT. KAI yg mrpkan satu-2nya pembeli alat-2 kereta api tengkulak desa yang mrp satu2nya pembeli gabah petani


Download ppt "PASAR DUOPOLI, OLIGOPOLI DAN MONOPSONI Ati Kusmiati, SP, MP."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google