Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ASPEK LABORATORIUM DEMAM BERDARAH DENGUE ANDRI. Taksonomi Dengue Family : Flaviviridae Genus : Flavivirus Spesies : Dengue virus.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ASPEK LABORATORIUM DEMAM BERDARAH DENGUE ANDRI. Taksonomi Dengue Family : Flaviviridae Genus : Flavivirus Spesies : Dengue virus."— Transcript presentasi:

1 ASPEK LABORATORIUM DEMAM BERDARAH DENGUE ANDRI

2 Taksonomi Dengue Family : Flaviviridae Genus : Flavivirus Spesies : Dengue virus

3 Infeksi Virus Dengue Disebabkan oleh virus Dengue RNA virus Disebarkan oleh Aedes aegypti Terdapat 4 serotype ; Den-1, Den-2, Den-3, Den-4 Kasus I dilaporkan di Asia tahun 1780 Di Indonesia 1968 di Surabaya, konfirmasi virologi tahun 1970

4

5 Nyamuk Betina Ae.aegypti Virus Dengue ditransmisikan oleh nyamuk betina Ae.aegypti Terutama di siang hari Telur dan larva diletakkan pada wadah buatan

6 Patofisologi Infeksi Virus Dengue Teori Enhancing antibody oleh Halstead Teori virulensi oleh Rosen

7 PLASMA SYOK FDP MENINGKAT PENINGKATANPERMEABILITASKAPILER KININ SISTEM KININ KOAGULOPATIKONSUMTIF AKTIVASI KOAGULASI AGREGASI TROMBOSIT KOMPLEKS VIRUS ANTIBODY ANAMNESTIC ANTIBODY RESPONE REPLIKASI VIRUS SECONDARY HETEROLOGOUS DENGUE INFECTION TROMBOSITOPENIA AKTIVASI FAKTOR HAGEMAN PENGELUARAN PLATELET FAKTOR III PENGHANCURAN TROMBOSIT OLEH RES AKTIVASI KOMPLEMEN PENURUNAN FAKTOR PEMBEKUAN GANGGUAN FUNGSI TROMBOSIT ANAFILATOKSIN PERDARAHAN MASIF TEORI ENHANCING ANTIBODY AKTIVASI KOAGULASI AGREGASI TROMBOSIT PENGHANCURAN TROMBOSIT OLEH RES AKTIVASI KOMPLEMEN PENURUNAN FAKTOR PEMBEKUAN GANGGUAN FUNGSI TROMBOSIT PERDARAHAN MASIF

8 Manifestasi Klinis Demam Sakit kepala Mual Sakit di belakang mata Dehidrasi Epistaksis Kebocoran plasma Ptechie/purpura Respiratory distress

9 Klinis dan Laboratorium Infeksi Virus Dengue

10

11 Terapi Tidak terdapat terapi spesifik Hanya terdapat terapi untuk memperbaiki manifestasi klinis yg ada Cairan pengganti, anti piretik, transfusi trombosit jika perlu Hindari pemberian aspirin

12 Preventif 1.Eliminasi tempat berkembang nyamuk 2.Hindari gigitan nyamuk 3.Tidak diperlukan imunisasi

13 TEST TOURNIQUET TROMBOSIT SEDIAAN HAPUS DARAH TEPI PEMERIKSAAN HEMATOLOGI Pemeriksaan Laboratorium Pem Leukosit Hematokrit

14 Hemagglutination inhibition test ELISA Rapid Immunochromato graphic Test PEMERIKSAAN SEROLOGI

15 Kultur Virus RT-PCR DIAGNOSIS PASTI

16 Tes Tourniquet : Menilai gangguan vaskuler Hasil normal jika ptekie yg timbul dalam lingkaran diameter 5 cm posisi 4 cm bawah lipatan siku < 5 Hasil positif terdapat pada pula pada infeksi virus lainnya dan defisiensi vitamin C

17 Tes Tourniquet

18 Pemeriksaan Jumlah Leukosit : Leukopeni Shift to the left Limfositosis Atau limfofeni Tidak Spesifik

19 Kadar Hematokrit : Hemokonsentrasi Indikator perembesan plasma Terjadi peninkatan > 20% Normal : ♀ : 35%-45% ♂ : 40%-50%

20 Jumlah Trombosit : Terjadi trombositopenia Muncul antara hari ke-3 sampai hari-7 demam Penyebab : virus Dengue & antibodi anti trombosit

21 Gambaran Darah Tepi Limfosit Plasma Biru Respons imun spesifik virus dengue terhadap limfosit Proliferasi & transformasi sel menjadi besar RNA >>> Pewarnaan Romanowsky, sitoplasma biru Mulai timbul hari 3-6 LPB > 15% limfosit, atau > 4% leukosit

22 Limfosit Plasma Biru

23 LPB pewarnaan May Grunwald LPB pewarnaan Wright Giemsa

24 Variasi Bentuk LPBLimfosit & LPB

25 Hemagglutination test Baku emas WHO Metode Clark & Cassal Menetapkan titer antibodi-anti Dengue yg dapat menghambat kemampuan virus Dengue menaglutinasi eritrosit angsa Serum diambil sepasang ◦ Serum I saat akut (pasien datang) ◦ Serum II konvalesen (2-3 minggu dr saat sakit) ◦ Interval minimal 7 hari, optimal 10 hari

26 Interpretasi Hasil

27 Antigen-Antibodi Dengue

28 ELISA Deteksi antibodi : Indirect ELISA untuk IgG anti Dengue IgM anti Captured (MAC ELISA) dan IgG anti Captured ELISA

29 Indirect IgG : Deteksi 100% setelah hari ke 7 demam Direkomendasikan jika IgM Dengue masih negatif setelah 7 hari Spesifitas kurang, reaksi silang dg flavivirus IgG antibodi capture ELISA merupakan pengembangan dari indirect IgG untuk kasus infeksi sekunder

30

31

32 MAC- ELISA : Digunakan untuk kasus infeksi primer 55% terdeteksi hari 4-7 demam 100% terdeteksi hari 7 demam Untuk kasus infeksi sekunder, 78% terdeteksi hari 7 demam 28% kasus infeksi sekunder tidak terdeteksi jika menggunakan IgM saja Positif palsu penyakit otoimun

33 Rekomendasi Pemeriksaan IgM & IgG Lakukan pemeriksaan IgM Dengue segera pada pasien tersangka IgM dengue biasanya positif hari 5-7 demam Hasil IgM negatif pada pasien dg demam < 5 hari tidak mengekslusi infeksi Dengue Jika IgM Dengue negatif sebelum 7 hari demam, sampel diulang pada fase pemulihan untuk konfirmasi

34 Deteksi antigen : Deteksi antigen menggunakan mAb spesifik Paling sering dipakai adalah NS1 antigen untuk diagnosis awal infeksi Dengue Tidak dapat mengidentifikasi serotipe

35 NS1 merupakan glikoprotein yg penting bagi viabilitas virus Sekresi protein NS1 merupakan penanda khusus infeksi flavivirus Deteksi infeksi primer 75%-97,3% lebih baik dari deteksi infeksi sekunder (60%- 70%) Sensitivitas berkurang pada hari 4-6 demam Tidak terdeteksi pada fase konvalesen

36 Rapid Immunochromatographic Test (ICT) Mudah dikerjakan Mahal NS1 antigen IgM & IgG Dengue Prinsip pemeriksaan sama dg Capture ELISA

37

38 Positif Palsu ICT : Reaksi silang dg Flavivirus Non-Flavivirus : malaria, leptospirosis, toxoplasmosis, sifilis Connective tissue disorder : RA

39

40 Isolasi Virus : Diagnosis pasti Pengambilan sampel dalam 5 hari demam Bahan isolasi virus : serum, plasma, atau lapisan buffy-coat darah heparin Kultur sel yg paling banyak digunakan dari sel AP/61, C6/36, TRA-284-SF Hasil kultur diidentifikasi menggunakan immunoflouresens DFA atau IFA Keterbatasan : peralatan sulit, waktu 2-3 minggu

41 RT-PCR : Virus RNA, menggunakan reverse transcription polymerase chain reaction agar terbentuk cDNA & amplifikasi dg DNA thermal cycler Mengidentifikasi serotipe virus Dengue : Den1, Den2, Den3, dan Den4 Diagnosis awal (< 5 hari demam) Sensitivitas 100% pada demam < 5 hari, berkurang menjadi 70% hari 6

42 Keterbatasan RT-PCR : Hanya tersedia di tempat tertentu dg personel terlatih Mahal Spesimen harus punya penyimpanan khusus, waktu transportasi pendek Tidak direkomendasikan sebagai pemeriksaan rutin

43


Download ppt "ASPEK LABORATORIUM DEMAM BERDARAH DENGUE ANDRI. Taksonomi Dengue Family : Flaviviridae Genus : Flavivirus Spesies : Dengue virus."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google