Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

UML = Unified Modelling Language Sebuah “Bahasa" yg menjadi standart untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak Membuat.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "UML = Unified Modelling Language Sebuah “Bahasa" yg menjadi standart untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak Membuat."— Transcript presentasi:

1

2

3 UML = Unified Modelling Language Sebuah “Bahasa" yg menjadi standart untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak Membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak Aplikasi tersebut dapat berjalan pada semua perangkat keras, semua sistem operasi, jaringan serta dapat ditulis dalam semua bahasa pemrograman Karena UML menggunakan class dan operation dalam konsep dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasa bahasa berorientasi objek seperti C++, Java, C# atau VB.NET. UML tetap dapat digunakan untuk modeling aplikasi prosedural dalam bahasa basic atau C.

4  Seperti bahasa-bahasa lainnya, UML mendefinisikan notasi dan syntax/semantik.  Notasi UML merupakan sekumpulan bentuk khusus untuk menggambarkan berbagai diagram piranti lunak.  Setiap bentuk memiliki makna tertentu, dan UML syntax mendefinisikan bagaimana bentuk- bentuk tersebut dapat dikombinasikan.  Notasi UML terutama diturunkan dari 3 notasi yang telah ada sebelumnya: Grady Booch OOD (Object-Oriented Design), Jim Rumbaugh OMT (Object Modeling Technique), dan Ivar Jacobson OOSE (Object-Oriented Software Engineering).

5 Th Munculnya tokoh pelopor (Booch,Rumbough dan Jacobson) Th Direlease draft pertama UML (versi 0.8) Th Pengkoordinasian oleh Object Management Group (OMG) Th Munculnya UML (versi 1.1) Th Penyusunan 3 buku UML oleh (Booch,Rumbough dan Jacobson) Th UML menjadi standart bahasa permodelan berorientasi objek Th Direlease UML versi 1.5 Th 2004 direlease UML Versi 2.0 (masih dalam pengembangan) (OOD) (OOSE) (OMT)

6 D UML Versi 1.5 Terdiri dari 9 diagram 1.Use case diagram 2.Class diagram 3.Object diagram 4.Statechart diagram 5.Activity diagram 6.Sequence diagram 7.Collaboration diagram 8.Component diagram 9.Deployment diagram UML Versi 2.0 Masih dalam Pengembangan

7 E. Categories of UML Diagrams Static (Structural)Dynamic Logical Model Class Diagram Object Diagram Use Case Diagram Sequence Diagram Collaboration Diagram State Chart Diagram Activity Diagram Physical Model Component Diagram Deployment Diagram Berdasarkan model, UML  Logikal & Physical Berdasarkan sifatnya, UML  Static(structural) & Dinamic (Behaviour)

8

9 Mewakili sebuah benda atau barang ( kata benda) misalnya : mahasiswa, pelanggan, kendaraan Class Diagram Format and sample class: + Public: Able to access from any classes # Protected: Able to access from same class and its inherited classes ˜ Package: Able to access within same package - Private: Able to access from same class Visibility Package::Class visibility attribute:Type= Default value visibility Operation (Parameter):Return Type Person - name:String - address:String +setAddress(address:String) +getAddress():String +setName(name:String) +getName():String

10 What is Object is that Object: 1.Is Identical (because Object has own unique ID) 2.Has Behavior (because Object has Method) 3.Has State (because Object has instance parameter) Mobil Kijang Kijang NX2001 Kijang NX2001 N 12345Object Super class Parent class Child class

11 There three types of relationship : 1.Is-a (Generalization, Realization: Inheritance) 2.Has-a (Association) 3.Others (Association, Dependency) Association (Aggregation, Composition) Generalization Realization Dependency Aggregation (One of associations) Composition (One of associations)

12 USE CASE DIAGRAM A PENGERTIAN Menjelaskan urutan kegiatan yang dilakukan aktor dan sistem untuk mencapai tujuan tertentu Gambaran fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem menekankan pada “apa” bukan “Bagaimana” yg dibuat sistem Mempresentasikan interaksi antar aktor/pelaku dengan sistem Menyatakan suatu job/pekerjaan tertentu miasal : login ke sistem, create data penjualan, Tersusun dr elemen-elemen : aktor, case, dependency association, generalization Aktor merupakan suatu entitas yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan suatu pekerjaan

13 Membantu untuk :  Menyusun requirement (syarat-syarat) sebuah sistem  Mengkomunikasikan rancangan dengan klien  Merancang test case untuk semua feature (performance) yang ada pada sistem

14  Dapat meng-include (memasukkan) fungsionalitas use case lain sebagai bagian dari proses dalam dirinya.  dapat di-include oleh lebih dari satu use case lain, sehingga duplikasi fungsionalitas dapat dihindari dengan cara menarik keluar fungsionalitas yang common.  Dapat meng-extend (memperpanjang) use case lain dengan behaviour-nya sendiri.  Sementara hubungan generalisasi antar use case menunjukkan bahwa use case yang satu merupakan spesialisasi dari yang lain.

15 Actor : Suatu entitas/ interface sbg pelaku yg berinteraksi dengan sistem case: peristiwa /job / pekerjaan file / data store : merepresentasikan sebuah data Package/kontainer/wadah:kumpulan elemen2 sistem Assosiation : relasi antara actor dengan Use case DependencyLink/exteded Dependency Generalization/inheritance Title informasi Note : untuk memberikan komentar tambahan

16 Relationship typeUML NotationExample Depedency (uses) A Vehicle uses fuel Aggregration (has a) (one of assosiation) A vihicle has an engine. A car has axles A Restorant has employe Composit (has a) (one of assosiation) A Restorant has a table (must) Assosiation A vehicle is lecensed by the new jersey department of motor vehicle Generalization (is a) A car is a vehicle

17 RelationshipsSymbolExample communicates An actor “customer” interacts or communicates with a use case rent vehicle Includes The use case “Verify credit card” and “check driver’s license” includes the common use case “Rent Vehicle” Extends The use case “arrange for added insurance” extends the use case “Rent Vehicle” Generalizes A “Regular customer” generalizes a “Gold card Customer”

18 Gold Card CustomerRegular Customer Generalizes Relationships Customer Rent Vehicle Communication Relationships Menyusun asuransi tambahan

19 CONTOH USE CASE DIAGRAM

20 Assosiations  Digunakan untuk menghubungkan para actor dan use case di dalam suatau diagram.  asosiasi ini dapat dibuat / digambar dalam dua arah, tergantung dari kedudukan aktornya  jika aktornya adalah sebagai aktor utama (primery actor) maka arah relasinya adalah dari actor menuju use case.  Jika aktornya adalah sebagai aktor tambahan (secondary actor) maka arah relasinya dari use case menuju actor

21 Generalization  Menunjukkan hubungan antara elemen yang lebih umum ke elemen yang lebih spesifik  Class yang lebih spesifik (sub class) akan menurunkan atribute dan operasi dari class yeng lebih umum (superclass)  Merupakan pemodelan dari herarki class atau konsep inheritance  Contoh class pelanggan adalah superclass dan turunannya adalah pelanggan antar.  Pelanggan adalah gambaran atau abstraksi pelanggan secara umum  Pelanggan antar mengabstraksikan pelanggan yang memesan lewat telpon dan pelanggan yang pengambilan barang melalui pengiriman. Class pelanggan ini akan memiliki atribute dan operasi yang sama dengan class pelanggan dengan tambahan atribute biaya pengiriman

22 Dependency :  suatu hubungan semantik antara dua unsur-unsur modeling di dalam atau yang mana suatu perubahan satu elemen/unsur model ( unsur yang mengalir masuk) dapat mempengaruhi unsur modeling yang lain ( unsur yang dependent).  Relasi antara use case satu dengan use case yang lain  Relasi yang menunjukkan bahwa perubahan pada salah satu elemen akan memberikan pengaruh pada elemen yang lain  Terdapat 2 stereotype : Include dan Extend  Include menunjukkan bahwa suatu bagian dari elemen(yg ada di garis tanpa panah) memicu eksekusi bagian dari elemen lain (yg ada di garis dengan panah) contoh A---- > B (operasi di class A memicu dieksekusinya operasi di class B  Extend menunjukkan bahwa suatu bagian dari elemen digaris tanpa panah bisa disisipkan ke dalam elemen yang ada di garis dengan panah contoh A---- > B (suatu fungsi dari use case A bisa disisipkan ke dalam use case B dengan kata lain A optional untuk B

23 Merupakan teks untuk menjelaskan urutan kegiatan use case tersebut: meliputi 1.Nama Use case 2.Diskripsi singkat (Brief Description) 3.Aliran Normal (Basic Flow) 4.Aliran Alternatif (Alternate Flow) 5.Special Requirement 6.Pre-Condition 7.Post-Condition

24 1. Nama Use case  Mencantumkan nama dari Use case yang bersangkutan.  Sebaiknya diawali dengan kata kerja untuk menunjukkan suatu aktivitas. 2.Diskripsi singkat (Brief Description)  Menjelaskan secara singkat dalam waktu 1 atau 2 kalimat tentang tujuan dari use case ini. 3.Aliran Normal (Basic Flow)  Ini adalah jantung dari use case.  Menjelaskan interaksi antara actor dan sistem dalam kondisi normal, yaitu segala sesuatu berjalan dengan lancar, tiada halangan atau hambatan dalam mencapai tujuan dari use case.

25 4. Aliran Alternatif (Alternate Flow)  Merupakan pelengkap dari Basic Flow karena tidak ada yang sempurna dalam setiap kali use case berlangsung.  Didalam Alternate Flow ini dijelaskan apa yang akan terjadi bila suatu halangan atau hambatan tejadi sewaktu use case berlangsung.  Ini berhubungan dengan error yang mungkin terjadi. 5.Special Requirement  Berisikebutuhan lain yang belum tercakup dalam aliran normal dan alternatif.  Dibedakan secara tegas bahwa basic flow dan alternate flow menangani kebutuhan fungsional dari use case. 6.Pre-Condition  Menjelaskan persyaratan yang harus dipenuhi sebelum use case dimulai. 7.Post-Condition  Menjelaskan kondisi yang berubah atau terjadi saat use case selesai dieksekusi.

26 1. Nama Use Case menerima pendaftaran pelanggan 2. Deskripsi Singkat Use Case ini untuk mencatat data data pelanggan yang mendaftar sebagai anggota Rental VCD. Use case dimulai saat pelanggan datang untuk mendaftarkan diri. 3. Basic Flow : a.Penjaga rental mengisi data pelanggan. b.Setelah selesai mengisi semua data yang diperlukan, penjaga rental mengkonfirmasi untuk menyimpan data tersebut. c.Sistem menuliskan data pelanggan ke dalam database. d.Sistem memunculkan pesan bahwa proses pendaftaran sukses dilakukan.

27 4. Alternate Flow : a.Bila penulisan di database gagal : sistem memunculkan pesan bahwa proses pendaftaran gagal dilakukan, dan kembali ke langkah 3.b. b.Bila ada data yang diperlukan belum terisi : sistem meminta penjaga rental untuk mencetak isian kembali, kembali ke langkah 3.a. 5. Special Requirement : tidak ada 6. Pre-Condition : tidak ada 7. Post Condition : record pelanggan bertambah

28 Monitor Chash despencer Chard slotInvoice despencer Keypad Ambil uang Insert card Masuk pin Acoount Account Holder

29 System ATM BCA Account Holder Penarikan uang sukses System boundary Transfer uang Pembayaran telpon

30 KKeyword : Format teks S-V-O 1.Account Holder memasukkan kartu ATM 2.A.H memasukkan nomor pin 3.System mengecek nomor pin 4.System beri info kepada A.H untuk memasukkan jumlah uang yg ditarik 5.A.H memasukkan jumlah uang 6.System mengecek jumlah uang 7.System mengeluarkan uang untuk A.H 8.ATM mencetak Bukti traansaksi 9.ATM mengeluarkan kartu ATM

31 KKey word : object adalah semua kata benda yang terlibat dalam system 1.Account Holder  entity 2.ATM  Control 3.Chard  boundary 4.Monitor  boundary 5.Chard slot  boundary 6.Chash despencer  boundary 7.Keyborad(keypad)  boundary 8.Invoice despencer  boundary 9.Account  Entity

32  Boundary  Control  Entity

33

34  Spesifikasi yang menghasilkan sebuah objek (inti dari pengembanganan desain berorientasi objek)  Menggambarkan struktur dan deskripsi class, package,object  Class memiliki tiga area pokok :  Nama (dan stereotype)  Atribut  Metoda  Sifat Atribut serta Metoda : ◦ Private (tidak dapat dipanggil dari luar class ) ◦ Protected ( dapat dipanggil oleh class yang bersangkutan dan yang mewarisinya) ◦ Public (dapat dipanggil oleh siapa saja )

35 1. Asosiation ( hubungan statis antar class, nama relasi : has a (mempunyai) dibedakan menjadi dua macam hubungan khusus : ggregation (pengumpulan) 1.hubungan yang menyatakan bagian satu atau lebih 2.Simbol : belah ketupat yang tidak diblok 2.Composite (Gabungan) 1.agrregration yg sangat kuat 2.Setiap komponen menyatakan bagian hanya satu) 3.Simbol : belah ketupat yang diblok 2. Generalisasi ◦H◦Hubungan hirarkis antar class. ◦C◦Class dapat diturunkan dari class lain dan mewarisi semua atribut dan metoda class. ◦N◦Nama relasi : is a (adalah) 3. Realization : Hubungan antara sebuah class dengan interface

36 1. Unary Assosiation (suatu class berhubungan dengan dirinya sendiri 2. Binary Assosiaton (dua buah class saling berhubungan 3. Ternary Assosiation : Tiga buah class saling berhubungan 4. n-ary Assosiation : banyak kelas saling berhubungan MultiplicityExplanation 1One and only one 0..*None or more 1..*One or more 0..1None or one n..nA continuous range, such as 2 to 4 Jumlah relasi dimana sebuah object mengambil bagian dalam assosiasi Jumlah relasi diindikasikan dengan dua nilai : pertama minimum relasi dan maksimum Multiplicity (kardinalitas)

37 + manages Employee Class name atribute Operations Class name atribute Operations Assosiation name Multiplicity Class name atribute Operations Class name atribute Operations Class name atribute Operations Assosiatio n name 1. Unary Assosiation2. Benary Assosiation 2. Ternary Assosiation

38 CPU Box Keyboard

39 The Class Diagram illustrates how the object classes of a use case are related. It consists of Class, Interface, and Relationship : Chef is-a employee (Generalization) Waiter is-a employee (Generalization) Restaurant has-a table (Composition) Restaurant has-a employee (Aggregation) Table has-a Table Top & Leg (composite) Restaurant Table TableTop Employee Waiter(pelayan) Chef (kepala Tukang masak) Leg

40 aadalah suatu pengaturan operasi (set of operations) yang menetapkan beberapa aspek/pengarah dari suatu perilaku kelas. aadalah suatu pengaturan operasi sebuah kelas menghadiahi ke kelas lain

41 HHubungan antara sebuah class dengan suatu interface MMenggunakan simbol garis putus-putus dan segtiga tidak di blok Washing Machine > Control knob Person Washing Machine Person UML 1.5 Symbol UML 2.0 symbol

42 Class Diagram Format and association: Class Name Attributes Operations (Methods) Class Name Attributes Operations (Methods) Multiplicity Association name 1: One and only one 0..*: None or more 1..*: One or more 0..1: None or one Multiplicity Notation 1 1..* Navigability Role name

43 Class Diagram Format and sample class: Package::Class visibility attribute:Type= Default value visibility Operation (Parameter):Return Type + Public: Able to access from any classes # Protected: Able to access from same class and its inherited classes ˜ Package: Able to access within same package - Private: Able to access from same class Visibility Person - name:String - address:String +setAddress(address:String) +getAddress():String +setName(name:String) +getName():String

44 Association : CompanyPerson Association name Work Name Direction Arrow Navigability : OrderOrder Item Navigability (Direction of association)

45 Aggregation : Company Person Multiplicity Owner Role Company owner:Person employee[]:Person Person 1 Employee 1..* 1 1 Aggregation Indicator Detail of the class

46 Composition : Car Handle handle Car handle:Handle engine[]:Engine tire[4]:Tire Engine 1 engine Tire tire 4 1 Detail of the class

47 DIAGRAM CLASS YANG TERDIRI ATAS PACKAGE

48  Pembeli dapat memesan barang via telephone  Pembeli dapat langsung membeli ke toko  Pembayaran : transfer, kridit chard, kontan Ketentuan : Buat Use case diagram Finding object & buat object diagram Buat class diagram. Tugas :

49

50

51

52

53  Statechart diagram menggambarkan transisi dan perubahan keadaan (dari satu state ke state lainnya) suatu objek pada sistem sebagai akibat dari stimulus yang diterima.  Pada umumnya statechart diagram menggambarkan class tertentu (satu class dapat memiliki lebih dari satu statechart diagram).  Dalam UML, state digambarkan berbentuk segiempat dengan sudut membulat dan memiliki nama sesuai kondisinya saat itu.  Transisi antar state umumnya memiliki kondisi guard yang merupakan syarat terjadinya transisi yang bersangkutan, dituliskan dalam kurung siku.  Action yang dilakukan sebagai akibat dari event tertentu dituliskan dengan diawali garis miring.  Titik awal dan akhir digambarkan berbentuk lingkaran berwarna penuh dan berwarna setengah.

54

55  Sebuah aktivitas dapat direalisasikan oleh satu use case atau lebih. Aktivitas menggambarkan proses yang berjalan, sementara use case menggambarkan bagaimana aktor menggunakan sistem untuk melakukan aktivitas.  Menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir.  Menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi.  Merupakan state diagram khusus, di mana sebagian besar state adalah action dan sebagian besar transisi di-trigger oleh selesainya state sebelumnya (internal processing).  Tidak menggambarkan behaviour internal sebuah sistem (dan interaksi antar subsistem) secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur- jalur aktivitas dari level atas secara umum.

56  Sama seperti state, standar UML menggunakan segiempat dengan sudut membulat untuk menggambarkan aktivitas. Decision digunakan untuk menggambarkan behaviour pada kondisi tertentu.  Untuk mengilustrasikan proses-proses paralel (fork dan join) digunakan titik sinkronisasi yang dapat berupa titik, garis horizontal atau vertikal.  Activity diagram dapat dibagi menjadi beberapa object swimlane untuk menggambarkan objek mana yang bertanggung jawab untuk aktivitas tertentu.

57

58  Menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem berupa message yang digambarkan terhadap waktu.  Sequence diagram terdiri atas: 1. Dimensi vertikal (waktu) 2. Dimensi horizontal (objek-objek yang terkait).

59

60  Menggambarkan interaksi antar objek dan lebih menekankan peran objek dan bukan pada waktu penyampaian message. CONTOH COLLABORATION DIAGRAM

61  Menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen piranti lunak  Komponen piranti lunak berisi code yang meliputi: * Source code * Binary code * Library maupun executable

62

63  Menggambarkan detail bagaimana komponen di-deploy dalam infrastruktur sistem. CONTOH DEPLOYMENT DIAGRAM

64 1. Buatlah daftar business process 2. Petakan use case untuk tiap business process. 3. Buatlah deployment diagram untuk mendefinisikan arsitektur fisik sistem. 4. Definisikan requirement lain yang harus disediakan 5. Berdasarkan use case diagram, mulailah membuat activity diagram. 6. Definisikan objek (package atau domain) dan buatlah sequence/ collaboration diagram untuk tiap alir pekerjaan. 7. Buatlah rancangan user interface model untuk menjalankan skenario use case. 8. Buatlah class diagram.

65 9. Melihat kemungkinan pengelompokan class 10. Perhalus rancangan Deployment diagram 11. Mulailah membangun sistem.( ada 2 pendekatan) yaitu Pendekatan use case. Pendekatan komponen 12. uji modul dan uji integrasi serta perbaiki model berserta codenya. 13. Piranti lunak siap dirilis.

66 Tool Yang Mendukung UML Rational Rose (www.rational.com) Together (www.togethersoft.com) Object Domain (www.objectdomain.com) Jvision (www.object-insight.com) Objecteering (www.objecteering.com) MagicDraw (www.nomagic.com/magicdrawuml) Visual Object Modeller (www.visualobject.com)

67


Download ppt "UML = Unified Modelling Language Sebuah “Bahasa" yg menjadi standart untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak Membuat."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google