Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok 10 Hubungan Filogenetik Manggis (Garcinia mangostana) dan Beberapa Kerabat (Garcinia spp.) Dari Data ITS Ratna Safitri 141810401043 Rohilda Nismaya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok 10 Hubungan Filogenetik Manggis (Garcinia mangostana) dan Beberapa Kerabat (Garcinia spp.) Dari Data ITS Ratna Safitri 141810401043 Rohilda Nismaya."— Transcript presentasi:

1 Kelompok 10 Hubungan Filogenetik Manggis (Garcinia mangostana) dan Beberapa Kerabat (Garcinia spp.) Dari Data ITS Ratna Safitri Rohilda Nismaya K Pamella Bhardini Nur Aisyah Septiana

2 Manggis merupakan buah yang berasal dari Asia Tenggara yang terkenal sebagai ratu buah tropis. Buah manggis memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Buah manggis selain enak untuk dimakan, kulit buahnya yang kering mengandung tannin dan xanthonese yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang, diare, dan disentri.

3 Thailand memiliki sekitar 22 spesies Garcinia yang beberapa di antarnya didistribusikan di seluruh Asia Tenggara. Tidak banyak informasi tentang keberagaman genetik dan hubungan filogenik pada manggis sehingga informasinya masih sangat terbatas. Analisis dengan adanya ITS dapat menngetahui hubungan filogenik pada genus Garciana.

4 Mammea siamensis dan Calophyllum inophyllum dipilih sebagai taxa outgroup yakni spesies yang akan dilihat serta dibandingkan dengan spesies Garcinia. Kedua spesies tersebut akan dilihat hubungan kekerbatannya sesuai dengan hasil dari ITS1 dan ITS2 dan dibandinkan dengan beberapa spesies Garciana. Mammea siamensis Calophyllum inophyllum

5 Dilihat dari table di atas terlihat pada Garcinia memiliki panjang ITS keseluruhan yakni 16 sampai 621 bp sedangkan pada dua outgroup taxa sebesar 593 sampai 621 bp. Pada Garcinia ITS1 panjang wilayah 254 sampai 257 bp dan di ITS2 199 sampai 202 bp, sedangkan pada dua kelompok outgroup Mammea siamensis dan Calophyllum anophyllum memiliki panjang ITS1 236 sampai 259 bp dan pada ITS2 172 sampai 202 bp. Setelah mengetahui panjang wilayah dari masing- masing spesies terlihat bahwa dua outgroup taxa itu memiliki panjang lebih singkat daripada spesies Garciana.

6 Para peneliti menemukan nucleotide additivity yakni dua nukleotida yang berbeda pada posisi yang sama di wilayah ITS G. antrovidus, G. gowa, G. malaccensis, G. mangostana, G. rostrata, G. vilersiana. nucleotide additivity dapat digunakan juga untuk mengetahui kekerabatan karena di dalamnya terdapat beberapa nukleotida yang ada pada ITS.

7 Dilihat dari sequence pada ITS, G. Mangostana dan G. malaccensis memiliki kekerabatan yang dekat. G. hombroniana masuk ke dalam kelompok yang sama degan G. rostrata, G. speciosa, dan G. sizygiifolia, kelompok ini memiliki kelompok yang besar seperti pada G. mangostana dan G. malaccensis. Kelompok G.costata, G. vilersiana, G. dulcis, G. tinctoria, dan G. xanthochymus tersebar menjadi spesies Garciana berbeda kelompok. M. siamensis memiliki kekerabatan yang lebih jauh dibandingkan dengan C. inphyllum.

8 Dilihat dari karakteristik morfologi spesies, G. mangostana tampak sama seperti G. malaccensis dan empat karakter (permukaan stigma halus, massa benang sari, buah bulat, dan permukaan halus) mirip dengan G.hombroniana. Lima karakter (waktu berbunga, kedalaman lobus stigma, diameter stigma, stamina, dan rasa buah) terdapat diantara dua spesies tersebut G. mangostanaG. hombronianaG. malaccensis

9 Jumlah kromosom dari G.mangostana hamper dua kali lipat dari G.malaccensis dan G.hombroniana meskipun jumlah pasti kromosom masih belum diketahui untuk G.mangostana dan G.malaccensis. Urutan ITS pada penelitian ini menunjukkan bahwa G.hombroniana sedikit lebih jauh kekerabatannya dari G.mangostana dari malaccensis secara filogenetis. Terdapat kemungkinan bahwa G.hombroniana bukanlah nenek moyang langsung dari G.mangostana. tiga spesies lainnya, G.rostrata, G.speciosa, dan G.syzygii, membentuk klaster yang sama dengan G. hombroniana. Buah dari G.hombroniana mirip dengan G.mangostana. Buah dari G.rostrata juga cukup mirip dengan G.hombroniana tetapi lebih besar dan berubah merah ketika matang. G. vilersianaG. rostrataG. sizygiifolia G. xanthochymus G. speciosa

10 Contoh dan Manfaat Spesies Manggis Buah kering dari G. atriviridis dapat digunakan untuk perbaikan sirkulasi darah, untuk pengobatan batuk dan sebagai pencahar. Di Thailand, banyak produk G. atroviridis yang dijual di pasaran. Garcinia dapat tumbuh liar didekat sungai dan rawa – rawa, dihutan dan kadang dibudayakan dikebun. Daun muda pada Garcinia schomburgkiana bagi masyarakat Thailand dimakan sebagai sayuran dengan dimasak. Buah ini banyak mengandung vitamin A dan kalsium. Buah ini juga dapat dibuat sirup, dan ekstrak yang memiliki banyak manfaat. G. atriviridis

11 Buah G. dulcis adalah buah yang berubah menjadi oranye saat matang dan berbentuk bulat. Bijinya diselimuti daging buah yang berwarna lebih gelap dari kulit. Garcinia dulcis xanthochymus membentuk kluster dengan G. costata, G. tinctoria, dan G. filersiana yang terpisah dari G. mangostana. Pada penelitian lain para peneliti menggunakan G. tonctoria yang dikumpulkan dari Australia yang diketahui sama dengan G. xanthochymus. Dua spesies ditemukan memiliki urutan ITS yang sama. Secara keseluruhan analisis urutan ITS manggis dan beberapa kerabat liar lainnya digunakan dalam penelitian ini untuk memberikan informasi baru mengenai hubungan kekerabatan diantara spesies. Informasi ini akan memberikan ide – ide yang berguna bagi perbaikan tanaman dan pengembangan lebih lanjut serta budi daya dalam waktu dekat. Analisis urutan ITS juga berguna untuk pembelajaran filogenetik yang jelas ditunjukan dalam penelitian ini. G. dulcis

12 Terima kasih


Download ppt "Kelompok 10 Hubungan Filogenetik Manggis (Garcinia mangostana) dan Beberapa Kerabat (Garcinia spp.) Dari Data ITS Ratna Safitri 141810401043 Rohilda Nismaya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google