Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

APHRODISIAC Herbal Medicine

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "APHRODISIAC Herbal Medicine"— Transcript presentasi:

1 APHRODISIAC Herbal Medicine

2 Disfungsi Seksual Seksualitas : cinta, kehangatan, saling berbagi, sentuhan, bukan hanya tindakan fisik berupa hubungan seksual Disfungsi seksual diartikan sebagai kondisi multifaktorial, baik itu anatomis, fisiologis, medical, psikologis, dan komponen sosial

3 Disfungsi Seksual Kondisi disfungsi seksual dapat terjadi pada pria maupun wanita. Pria dapat berupa hiposeksualitas (hasrat seks yang berkurang), impotensia (kemampuan ereksi berkurang atau tidak mampu sama sekali), ejakulasi dini, dan anorgosmia (tidak dapat orgasme). Wanita, disfungsi seksual dapat berupa hiposeksualitas (hasrat seks berkurang), frigiditas (dingin terhadap seks atau tidak bergairah sama sekali), fobio seksualis (takut dan muak pada hubungan seksual), vaginismus, disparuenia (nyeri saat  berhubungan), dan anorgasmia (tidak dapat organsme).

4 Erectile dysfunction ?

5 Molecular Mechanism of Penile Smooth-Muscle Relaxation
Cyclic AMP (cAMP) and cyclic GMP (cGMP), the intracellular second messengers mediating smooth-muscle relaxation, activate their specific protein kinases, which phosphorylate certain proteins to cause opening of potassium channels, closing of calcium channels, and sequestration of intracellular calcium by the endoplasmic reticulum.

6 The corpora cavernosa contain a network of smooth muscle cells and endothelial cells surrounded by an expansible tunica albuginea. The sinusoid cavities are small in volume at rest as the smooth- muscle cells are tonically contracted (Panel A). With stimulation, smooth muscle cells relax, which allows the sinusoids to engorge with blood and causes the penis to become tumescent. As the sinusoids expand, they compress the subtunical venous plexus, which causes an erection (Panel B).

7 Erectile dysfunction ? ED is defined as the “inability to achieveor maintain an erection adequate for sexual satisfaction” (National Institutes of Health Consensus Statement,1993).

8 Therapy Drugs for Intracavernous Administration
Papaverine  act as a PDE inhibitor non selektif -Adrenoceptor Antagonists : fentolamin Prostaglandin E1 (Alprostadil)  action of PGE1 and PGE0 is probably to increase the intracellular concentrations of cAMP in the corpus cavernosum smooth muscle cells

9 Therapy Drugs for Non-intracavernous Administration
Organic Nitrates (nitroglycerin ointment/ plaster) Phosphodiesterase Inhibitors (selective for PDE-5 : sildenafil, tadalafil, vardenafil) Prostaglandin E1 (Alprostadil) K Channel Openers (minoksidil) Adrenoceptor Antagonists (phentolamine, yohimbine), The site of action of yohimbine as a pro-erectile agent is probably not peripheral, since the predominant subtype of -ARs in penile erectile tissue is of 1-type  The conflicting results available may be attributed to differences in drug design, patient selection, and definitions of positive response. However, generally, available results of treatment are not impressive Dopamine Receptor Agonists (apomorphine) Trazodone (anti depressant)

10 Seksual Psikologis gangguan suasana hati sifat lekas marah kelelahan kehilangan memori, dan masalah dengan konsentrasi depresi dan / atau kecemasan gangguan tidur, kualitas tidur yang buruk, tidur ringan, insomnia penurunan libido vagina kering dan atrofi vagina masalah mencapai orgasme dispareunia atau hubungan seksual yang menyakitkan

11 “Man survives earthquakes, experiences the horrors of illness, and all of the tortures of the soul. But the most tormenting tragedy of all time is, and will be, the tragedy of the bedroom.” Tolstoy

12 Aphrodisiac TONIC AND IMPROVING ENDURANCE INCREASING ANDROGENIC EFFECT
INCREASING TESTOSTERONE LEVEL LOCAL VASOSTIMULANT GENERAL APHRODISIAC EFFECT BODY FRESHENER

13 TONIC AND IMPROVING ENDURANCE
Body vitality will encrease sexual potency Panax ginseng (Ginseng Korea), mengandung ginsenoside, meningkatkan sirkulasi darah termasuk pada penis. Phyllanthus emblica (Kemloko fruits) Sida sp. (Sidaguri leaves) Withania roots, Tinospora roots, Asparagus roots, Marsdenia Roots, Barleria roots

14 TONIC AND IMPROVING ENDURANCE
Piper retrofractum : Alkaloid piperine (zat pedas), memiliki efek stimulan pada sel syaraf sehingga meningkatkan stamina Ganoderma lucidum (jamur ling-zhi) Kandungan : Polisakarida, meningkatkan metabolisme tubuh meningkatkan daya tahan tubuh Triterpenoid, meningkatkan kadar oksigen dalam darah

15 TONIC AND IMPROVING ENDURANCE
Panax ginseng Family Araliaceae Ginsenosides : Saponins/Sterol glycosides : Protopanaxatriol types Rg 1, Rg 2, Rf and Re and protopanaxatriol types : Rc, Rd, Rb 1 and Rb 2 Stimulate cellular metabolism 13 clinical studies showed stimulation of enthusiasm 17 clinical studies showed physical stimulation of body Dose : 200 mg of a 5:1 standardized extract Aktivitas imunomodulator ekstrak alkohol Radix Ginseng merangsang fagositosis in vitro, yang mitogenik pada limfosit, merangsang produksi interferon, dan meningkatkan aktivitas sel NK (Dosis : 600 mg / hari )

16 INCREASING ANDROGENIC EFFECT: Androgen, diduga bertanggung jawab terhadap keagresifan dan tingkah laku seksual pada pria Eurycoma longifolia (eurycoma radix) Kandungan : Beta-sitosterol, merangsang hormon androgen, menghambat hormon estrogen N-nonacosana, merangsang syaraf pusat Neoclovena, merangsang semangat dan tonikum

17 INCREASING ANDROGENIC EFFECT
Cabe jawa Kandungan : turunan steroid, saponin, alkaloid dan tanin Pharmacological test : Chicken coumb stimulation Piper retrofractum fruits (Cabe jawa) Equivalent to the effect of andriol Dose : 150 mg of 20 : 1 standardized ethanolic extract Toxicity : LD 50 on animal mg/kg, moderately toxic Chemical constituents : Alkaloid piperine Essential oils Beta sitosterol Resin

18 INCREASING TESTOSTERONE LEVEL
Hormon testosteron dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi pria peningkatan kesuburan dan gairah seksual. Testosteron meningkatkan libido, energi dan kekebalan tubuh Eurycoma longifolia (Pasak bumi or Tongkat Ali) mengandung eurikomalakton, laurikolakton A dan B, steerol, saponin, asam lemak. possesing Quasinoid as active constituent, meningkatkan testosteron secara signifikan Piper retrofractum (Cabe jawa) Pimpinella alpina (Purwoceng), kumarin, saponin, sterol, alkaloid meningkatkan testosteron dan meningkatkan hormon luteunizning (hormon yang diproduksi hipofisis anterior di otak yang berfungsi merangsang sel-sel dalam testisuntuk memproduksi testosteron (afrodisiaka secara lagsung dan tidak langsung)

19 Pimpinells alpina INCREASING TESTOSTERONE LEVEL
Kandungan Bahan : Minyak atsiri, Illugianin A & B, Fenil Propanoid1 Sterol, Saponin, Alkaloida,Stigmastosterol Kegunaan : Afrodisiak dan tonik Khasiat : Stimaastosterol mampu meningkatkan kadar Tostesteron sebanyak 125 % dan mampu meningkatkan Lutheinizing Hormone sebanyak 29.2 %. Lutjeinizing Hormone merupakan hormone yang diproduksi di hipofisis yang mampun meningkatkan gairah seksual. Sementara Testoteron membantu meningkatkan kuantitas sperma pada Pria yang telah berumur 40 Tahun Penggunaan Purwoceng terbukti meningkatkan Kadar Testosteon dan LH2 Dosis : 2.5 g / Kg BB

20 Eurycoma longifolia (Pasak bumi or Tongkat Ali)
INCREASING TESTOSTERONE LEVEL Eurycoma longifolia (Pasak bumi or Tongkat Ali) Bagian yang digunakan akarnya Bahan aktif : eurikomalakton, laurikolakton A, dehidroeurikomalakton, eurikomanon, eurikomanol, benzoqui-non, sterol, saponin, asam lemak sterol ester Meningkatkan pembentukan hormon testosteron 4 kali lipat Meningkatkan konsentrasi & kualitas sperma Menambah tenaga dan stamina

21 LOCAL VASOSTIMULANT Corynanthe yohimbe
Used traditionally in male virility ceremonies in west Africa Alkaloid yohimbine Local vasostimulant in penis area  Stimulate errection Negative side effect : Hypertension Adrenoreceptor antagonist

22 LOCAL VASOSTIMULANT Cabai jawa
Cabai Jawa mengandung Piperin, Kavisin (isomer piperin), piperidin, piperritin Asarinin, pellitorrin, isobutildeka-trans-2-trans-4-dienamida; saponin, polifenol, minyak atsiri (piperpnal, eugenol, kariofelen, bisabolen, pentadekana), asam palmiat, asam tetrahidropiperat, 1-uresilenil-3, 4- metilendioksibenzena, dan senyaa identitasnya adalah piperin Bagian yang digunakan buahnya Memperlancar peredaran darah Menghangatkan badan

23 Katuk (Sauropus androgynus L. Merr)
kandungan senyawa adalah androstan-17-one dan 3-ethyl-3-hydroxy-5-alpha, dapat meningkatkan konsentrasi androgen binding protein (ABP) melalui peningkatan konsentrasi hormon steroid, terutama testosteron dalam plasmapemberian seduhan daun katuk secara oral selama 14 hari efektif meningkatan libido tikus jantan Saponin dan flavonoid berperan dalam meningkatnya kadar hormon testosteron, sedangkan alkaloid berperan dalam vasodilatasi

24 GENERAL APHRODISIAC Pharmacological test: Observation of sexual nehavior of male rats placed together with female ones Obser: Introducing, mounting, climbing, genital grooming, coitus Genital grooming Herbal : Talinum paniculatum (Ginseng Jawa) Talinum triangulare (Telo som), Leaves as side dish (decrease libido) Eurycoma longifolia (pasak bumi) Allium sativum, mengandung alliin, allicin Side effect : Unpleasant odor Panax ginseng Introducing, mounting, licking, anogenital sniffing, climbing, genital grooming

25 GENERAL APHRODISIAC TALINUM PANICULATUM Ginseng Jawa, Jawa som
Daunnya dosis 100, 200 dan 300 mg/kg BB mempunyai efek antifertilitas mencit

26 GENERAL APHRODISIAC ALLIUM SATIVUM
S-allyl-L-(+)-cysteine sulfoxyde (Alliin)  Pyruvic acid + 2-propene sulfenic acid  Dilallyl sulfinate (Allicin), active constituent  Diallyl disulfide Needs appropriate method of extraction Side effect : Unpleasant odour

27 OTHER EMPIRICAL APPHRODISIACS
Mucuna pruriens Seeds (Kacang babi, Daun gatel ayer, Rawah) Avena sativa Grains (Haver, Oate, Avoine) Sida cordifolia Bark (Sidaguri) Asparagus adscendens Tubers Hygrophila auriculata Seeds (Gendarusa perempuan, Telur kodok)

28 BODY FRESHENER Empirical experiences Body warmers Herbal medicine:
Zingiber officinale (Jahe) Kaempferia galanga (Kencur) Curcuma xanthorrhiza (Temulawak) Curcuma domestica (Kunyit) Alpinia galanga (Laos) Nigella sativa (jinten hitam)

29 FORMULA Formula 1 Ekstrak ganoderma lucidum 150 mg
Ekstrak eurycomae radix 50 mg Ekstrak ginseng mg Ekstrak retrofracti fructus 2,5 mg Royal jelly 5 mg Sekali sehari 2 kapsul, diminum sebelum tidur secara rutin

30 Formula 2 Formula 3 Pasak bumi 50 mg Ginseng 25 mg Sehari 2 x 2 kapsul
Languatis rhizoma 75 mg Curcumae rhizoma 150 mg Kaemferia rhizoma 65 mg Foeniculli fructus 45 mg Sehari 2 x 3 kapsul

31 TERIMAKASIH


Download ppt "APHRODISIAC Herbal Medicine"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google