Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DASAR PEMIKIRAN WAWASAN NUSANTARA Bangsa Indonesia yang majemuk.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DASAR PEMIKIRAN WAWASAN NUSANTARA Bangsa Indonesia yang majemuk."— Transcript presentasi:

1 DASAR PEMIKIRAN WAWASAN NUSANTARA Bangsa Indonesia yang majemuk

2 BANGSA INDONESIA Indonesia adalah nasion baru berasal dari berbagai sukubangsa yang tumbuh berdasarkan kesadaran untuk bersatu dalam satu negara-bangsa

3 A. BANGSA YANG MAJEMUK 1. NASION INDONESIA Secara de facto dan de jure, wilayah Negara Kesatuan Repubik Indonesia adalah bekas teritorial Hindia Belanda. Negara Indonesia sudah ada sejak jaman prasejarah, dimulai dari Negara Nusantara I Sriwijaya pada abad ke 7 dan Negara Nusantara II Majapahit pada abad 14. negara Indonesia berasal dari kerajaan- kerajaan yang merdeka dan berdaulat. dilatarbelakangi oleh pengalaman sejarah atas penjajahan ditanah tumpah darah Indonesia, yang menumbuhkan kesadaran sebagai bangsa untuk menggalang persatuan dan kesatuan. *Ernest Renan (1994) seorang filsuf, sejarahwan, dan pemuka agama menyatakan bahwa bangsa adalah sekelompok manusia yang memiliki kehendak bersatu sehingga merasa dirinya adalah satu. *Otto Bauer ( ), dalam bukunya Die Nationalitatenfrageund die Sozialdemokratie (1970) menyebutkan bahwa bangsa adalah suatu persatuan karakter yang timbul karena persatuan nasib.

4 Soekarno dalam Soeloeh Indonesia Moeda tahun 1926 menulis pertama, sebuah nasion harus mengalami sejarah yang sama di masa lain; kedua, nasion itu harus memiliki kemauan, keinginan untuk hidup bersama Negara dan bangsa Indonesia dirintis, dibuahi dan dilahirkan dengan modal kecerdasan semangat kerakyatan dengan cara dan sarana politik yang etis, tidak menghalalkan segala cara (nonmachivellian), berhati nurani bermoral tinggi dan penuh prikemanusiaan (Mangunwijaya,1986:474) Pembangunan adalah perubahan yang bertahap, segala sesuatu direncanakan secara matang.

5 Akibat-akibat yang timbul dari proses pembangunan itu, sebagai berikut: 1) Terjadi perbenturan nilai dan orientasi dalam masyarakat terjadi disorientasi dan dislokasi 2) Terjadi perbedaan tingkat pertumbuhan ekonomi dan tingkat hasil ekonomi Terjadi kesenjangan sosial 3) Terjadi perubahan yang lebih cepat dari kemampuan kelompok- kelompok masyarakat untuk beradaptasi dan menemukan keseimbangan baru. Koentjoroningrat, 1982 (ed) melihat adanya empat masalah pokok yang dihadapi menuju suatu integrasi nasional Indonesia yaitu: (1) mempersatukan aneka-warna suku bangsa, (2) hubungan antar umat beragama, (3) hubungan mayoritas-minoritas,(4) intergasi kebudayaan di Irian Jaya dengan kebudayaan indonesia.

6 2. Dasar Persatuan Bangsa 2.1. Tekad bersatu Persatuan dan kesatuan merupakan kekuatan yang dapat membawa suatu bangsa ke arah pencapain cita-cita dan tujuan nasionalnya Gerakan Nasionalisme Indonesia merdeka sebagai negara kesatuan didahului oleh perkembangan gerakan nasionalis yaitu organisasi-organisasi regional yang bersifat etnis yang mendambakan suatu cita-cita nasional pada awal abad 20. # Menurut Smith (1991;14) adalah sekelompok besar orang yang memiliki satu nama kolektif satu mitos asal keturunan, satu sejarah yang sama # Menurut Anderson (1991;5-7) adalah masyarakat manusia yang tinggal di wilayah yang jelas batas-batasnya, dengan rasa keterikatan horizontal yang mendalam, dengan budaya masa yang kurang lebih seragam,dengan semangat yang kuat untuk menentukan nasib sendiri. # Sarekat Islam yang didirikan tahun 1911, bertujuan memupuk nasionalisme Hindia menggunakan kata nasional dalam kongres nasionalnya yang pertama tahun 1916.

7 Sejak 1908 nasionalisme diangkat oleh Boedi Oetomo yang memiliki komponen pendidikan dan politik yang kuat membangun kesadaran melawan penjajah dan penjajahan. Eksponen lain dari nasionalisme yang moderat adalah gerakan pemuda yaitu gerakan Jong. Jong mempunyai arti ganda, yaitu selain mengacu kepada usia muda, juga mengacu pada angan-angan pembaharuan yaitu gelora untuk mencapai cita- cita nasional Nasional Indonesia Partai Nasional Indonesia didirikan tahun Partai ini tumbuh dan Algesmene studieclub pimpinan Soekarno, partai ini mencerminkan nasionalisme sekuler dan nonkooperatif, berjuang demi Indonesia merdeka, menolak kerja sama dengan gubermen, dan mencoba memobilisasi rakyat dalam bentuk pertemuan massal

8 Nasionalisme Indonesia adalah perjuangan politik untuk mempersatukan seluruh penduduk pribumi Hindia belanda dalam satu negara Indonesia yang bebas.Dengan kongres Pemuda I tahun1927, para pemuda sepakat untuk membebaskan diri dari percekcokan kesukuan dan keagamaan, melangkahi semua perbedaan dan menyatakan dirinya satu, bersepakat mengikrarkan sumpah kebangsaaan. Tanggal Oktober 1928, Kongres Pemuda kedua Indonesia diadakan oleh perkumpulan pemuda Indonesia yang berdasarkan kebangsaan yaitu: jong java, jong Soematra, Pemoeda indonesia sekar Roekoen, jong Islamietien, jong Bataksbond, jong Celebes, Pemoeda Kaoem betawi, dan Perhimpunan Pelajar-pelajar Indonesia.

9 2.4. Sumpah Pemuda Isi Sumpah Pemuda dirumuskan oleh Muhamad Yamin berbunyi: Kami putera dan puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu Bangsa Indonesia Kami putera dan puteri Indonesia mengaku bertanah air yang satu Tumpah darah Indonesia Kami putera dan puteri Indonesia menjunjung tinggi bahasa- bahasa persatuan Bahasa Indonesia

10 Sang Merah Putih sebagai Bendera kebangsaan Indonesia, dan Lagu kebangsaan adalah Indonesia Raya. Sumpah Pemuda lahir dari sebuah kesadaran baru untuk menggalang persatuan, sebagai letusan semangat yang membakar jiwa raga dan hati nurani pemuda Indonesia yang ingin melihat bangsa dan tanah air merdeka Pada kongres pertama tahun 1927 mereka telah mengakui bahwa mereka adalah anak dari Tanah air Indonesia Suku bangsa adalah suatu kolektiva yang memiliki kesadaran akan kesatuan kebudayaan dan seringkali ditandai oleh kesatuan bahasa (Koentjiaraningrat 1969) Prof Dr. poerbotjoroko digunakan bahasa Melayu-Riau sebagai bahasa persatuan yang dapat dikembangkan sebagai Bahasa Indonesia. Bahasa Melayu adalah bahasa perantara Hindia, berasal dari Sumatra dan Semenanjung Malaya. Bahasa Indonesia lahir sebagai bahas persatuan bangsa

11 Meskipun kemerdekaan Indonesia baru diproklamasikan pada 17 Agustus 1945, namun kelahiran bangsa Indonesia telah terjadi pada tanggal 28 oktober 1928 ketika para pemuda Indonesia menyatakan menjunjung bahasa persatuan, berbangsa satu, bertumpah darah satu Indonesia.

12 B. TIGA LAMBANG KEDAULATAN BANGSA 1.Bendera Merah Putih Merah-putih berkibar sebagai bendera kebangsaan pertama kali pada 28 oktober. Ketika itu Indonesia belum menjadi negara, baru menjadi cita-cita. Catatan sejarah Merah putih (Yamin, 1955) menguraikan peran warna merah dan putih sejak jaman orang purba. Warna Merah putih mempunyai jejak sejarah sepanjang 6000 tahun yang lalu saat terjadinya perpindahan orang purba Indonesia dari Asia Tenggara melalui Semenanjung Sumatra dan Philipina- Sulawesi. Mereka memuja matahari dan rembulan diwakili dengan warna putih. Mahasiswa Indonesia di negeri Belanda yang tergabung dalam Perhimpunan Indonesia, tahun 1920 mengibarkan bendera Merah Putih untuk menyatakan cita-cita Indonesia merdeka

13 Undang-undang Dasar 1945 yang dicanangkan 18 Agustus 1945 mencantumkan pasal 35 yang berbunyi : Bendera Negara Indonesia ialah sang Merah-Putih. Maklumat Pemerintah tanggal 31 Agustus 1945 menetapkan pekik perjuangan "Merdeka" sebagai salam nasional dan sang Merah putih sebagai bendera kebangsaan. Pekik "merdeka " bergema dimana-mana. Merah-Putih berkibar dimana-mana diikuti dengan lahirnya semboyan-semboyan seperti: Sekali Merdeka tetap merdeka";"Merdeka atau mati".

14 2. LAGU KEBANGSAAN INDONESIA RAYA Indonesia Raya diperdengarkan pertama kali pada kongres Pemuda II di jalan Kramat jati 106 Jakarta, tanggal 28 oktober Wage Rudolf Supratman pencipta Indonesia raya ketika memperdengarkan lagunya secara jelas menuliskan lagu kebangsaan dibawah judul Indonesia Raya. Lirik Indonesia Raya merupakan seloka ( pantun berangkai) yang mirip cara penulisan Walmiki dalam kisah epik Ramayana Kekuatan lirik inilah yang membuat Indonesia Raya dengan segera menjadi seloka sakti pemersatu bangsa. Bung Karno dan Muh Yamin mengemukakan: Bait pertama Indonesia Raya menyinarkan cahaya yang berisi pujian dan pujaan terhadap negara Indonesia. Bait kedua merupakan doa dan permintaan agar karunia Allah itu tetap jaya selamanya Bait ketiga merupakan janji bakti serta sumpah dari pemuda Indonesia untuk senantiasa bersatu mencapai Indonesia Merdeka.

15 Lagu Indonesia Raya Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku Di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku Indonesia kebangsaanku bangsa dan tanah airku Marilah kita berseru Indonesia bersatu Hiduplah tanahku hiduplah negeriku Bangsaku rakyatku semuanya Bangunlah jiwanya bangunlah badannya Untuk Indonesia Raya Indonesia raya Merdeka, Merdeka Tanahku negeriku yang kucinta Indonesia Raya Merdeka, merdeka Hiduplah indonesia Raya Indonesia Raya adalah seloka sakti yang memberi semangat dan perekat kebangsaan

16 3. LAMBANG NEGARA BURUNG GARUDA Lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia ditetapkan dalam peraturan Pemerintah nomor 66 Tahun 1951, tanggal 17 oktober serta diundangkan pada tanggal 28 November 1951 tentang lambang negara nomor 111/1951. Dalam peraturan pemerintah nomor66 tahun 1951 disebutkan bahwa lambang negara Republik Indonesia terdiri dari: 1. Lukisan burung garuda yang digambarkan dengan kepala menengok kekanan 2. Lukisan perisa berbentuk jantung yang dipasang bergantung pada leher Garuda. 3. Pita dengan tulisan Bhineka Tunggal ika yang dicengkram oleh kaki-kaki Garuda.

17 Dasar Negara Pancasila 1. Dasar keTuhanan Yang Maha Esa dilukiskan pada bidang tengah dalam bentuk nur Cahaya (bintang) bersudut lima. 2. Dasar Kerakyatan dilukiskan pada bidang kiri atas dalam bentuk kepala banteng, sebagai lambang kekuatan rakyat. 3. Dasar Kebangsaan dilukiskan pada bidang kanan atas dalam bentuk pohon beringin sebagai tempat berlindung 4. Dasar Prikemanusian dilukiskan pada bidang kanan bawah dalam bentuk tali rantai bermata bulatan dan persegi, sebagai lambang laki-laki dan perempuan. Dengan demikian tali rantai tersebut dapat diartikan sebagai lambang kesinambungan dari generasi ke generasi. 5. Dasar Keadilan Sosial dilukiskan pada bidang kiri bawah dalam bentuk padi-kapas, sebagai lambang kemakmuran.kapas lambang pakaian, padi lambang makanan, sehingga kapas-padi melambangkan cukup sandang dan cukup pangan.

18 C. PANCASILA DAN FILSAFAT NEGARA Pancasila adalah dasar persatuan kemajemukan bangsa dan negara Republik Indonesia yang dicetuskan untuk mengatasi konflik saat menentukan konsep Negara Republik indonesia yang akan diproklamasikan nasionalis-sekuler atau negara Islam (Magnis-Suseno,2003). Arti sebenarnya dari Pancasila adalah kesepakatan rakyat Indonesia untuk membangun sebuah negara dimana semua warga masyarakatnya sama kedudukan, sama kewajiban dan sama haknya. Demokrasi Pancasila merupakan perwujudan dan pelaksanaan prinsip-prinsip demokrasi berdasarkan pada UUD 1945 yaitu: 1. Demokrasi yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Demokrasi yang menjunjung hak asasi manusia 3. Demokrasi yang mengutamakan kedaulatan rakyat 4. Demokrasi yang didukung oleh kecerdasan 5. Demokrasi menetapkan pembagian kekuasaan 6. Demokrasi yang menjamin Otonomi daerah 7. Demokrasi yang menerapkan konsep negara hukum 8. Demokrasi yang berkeadilan sosial

19 D. WAWASAN KEBANGSAAN Bangsa adalah suatu kesatuan solidaritas masyarakat yang terbangun oleh perasaan kebersamaan akibat kesediaan saling berkorban dalam waktu yang panjang serta kesediaan untuk melanjutkan di masa kini dan masa datang dengan berlandaskan pada kebersamaan itu untuk mewujudkan cita-cita bersama.pilar utama kebangsaan Indonesia selain persatuan adalah kemajemukan. E. KEPRIBADIAN DAN JATI DIRI BANGSA 1. Kepribadian dan Jati diri Kepribadian adalah ciri-ciri watak individu yang konsisten, yang memberikan kepadanya suatu identitas. Jati diri/karakter/watak adalah suatu ciri yang relatif tetap pada manusia yang terbentuk oleh berbagai cara manusia membangun hubungannya dengan dunia, merupakan hasil adaptasi dinamik dari kodrat manusia pada struktur masyrakat.

20 2.JATI DIRI BANGSA Jati diri bangsa adalah jatidiri secara budaya dan sosial, merupakanbagian dari konsep diri individual yang berasal dari pengetahuan tentang keanggotaannya dalam suatu kelompok masyarakat, bersama dengan nilai dan signifikan emosional yang dilekatkan pada keanggotaan itu (Tejel, 1978 dalam berry ). 3. JATIDIRI NEGARA Jati diri yaitu Indonesia sebagai negara Republik negara Demokrasi, negara Kesatuan, negara kesejahteraan, dan negara hukum. 4. PENCARIAN JATIDIRI MANUSIA INDONESIA Membangun bangsa adalah membangun jiwa bangsa dari kemerosotanmental (Soekarno, 1966) yang diakibatkan oleh feodalisme dan kolonialisme, agar dapat dan mampu menghadapi tantangan sebagai satu bangsa merdeka.

21 5. KELEMAHAN KARAKTER BANGSA Beberapa kelemahan watak/jatidiri orang Indonesia yang menurut Koentjaraningrat (1982). Karakteristik yang menghambat kemajuan antara lain: 1.Pandangan terhadap waktu: terlalu banyak orang Indonesia yang berorientasi pada masa lampau,sangat membanggakan berbagai mitos, masih memakai pendekatan irrasional dalam pembangunan. 2. Pandangan terhdap sesama: pandangan ini, yang lebih banyak didasarkan pada prinsip gotong royong, pada dasarnya baik. 3. Mentalitas suka menerabas: Mmanusia Indonesia yang memiliki sikap seperti ini memiliki dasar struggle for life yangmanusiawiia cenderung menghalakn egala cara untuk mencapai tujuannya. 4..Tidak percaya pada diri sendiri: sikap seperti ini tampak hampir dalam banyak kehidupan 5. mentalitas yang berorientasi vertikal: dalam banyakl hal sebagaian besar masayarakat masih bergantung pada "restu" atasan dalam melakukan banyak hal.Hal ini sangat mematikan dorongan inovatif dan kreatifitas manusia.

22 6. JATIDIRI SEPERTI APA YANG DIBUTUHKAN DAN DIKEHENDAKI BANGSA INI Bangsa Indonesia memerlukan anak-anak bangsa yang berkualitas tinggi yang mengacu kepada upaya pengembangan aspek-aspek perkembangan tubuh/fisik, kecerdasan/integelensi, emosional/afeksi,sosialisasi, spiritual, yang tumbuh berkembang secara harmoni dan seimbang agar terbentuk pribadi yang sehat,cerdas,peka, luwes beradaptasi dan bersandar pada hati nurani dalam bersikap dan bertindak (Poernomo & Setiadi, 1999:60).

23 JATI DIRI ORANG INDONESIA 1. Jatidiri Religius 2. Jatidiri humanis, yaitu jatidiri yang sangat memuliakan hakekat dan citra manusia sebagai makhluk Tuhan 3. Jatidiri naturalis, yaitu jatidiri yang memiliki hakekat untuk menjaga keseimbangan dengan Tuhan, dengan alam semesta dan dengan sesama manusia 4. Jatidiri terbuka, yaitu jatidiri yang memiliki hakekat adanyapengakuan keterbukaan diri untuk menerima perubahan-perubahan untuk menuju kebaikan dan kesempurnaan. 5.Jatidiri etis, yaitu jatidiri yang sangat menghargai nilai-nilai etis yang melekat pada pikiran, wacana, dan perilaku. 6. Jatidiri komitmen terhadap kebenaran, yaitu jatidiri yang selalu menegakkan nilai kebenaran dan keadilan dalam kehidupan 7. Jatidiri jujur dan adil, yaitu jatidiri yangberperan besar untuk menjauhkan kecurangan dan ketidakjujuran. 8. Jatidiri demokratis 9. Jatidiri yang menghargai ilmu pengetahuan dan teknologi Jatidiri kemasyara


Download ppt "DASAR PEMIKIRAN WAWASAN NUSANTARA Bangsa Indonesia yang majemuk."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google