Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGENALAN DAN STANDARISASI L ABORATORIUM MICROTEACHING WORKSHOP STANDARISASI LABORATORIUM MICROTEACHING PRODI PENDIDIKAN KIMIA FMIPA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGENALAN DAN STANDARISASI L ABORATORIUM MICROTEACHING WORKSHOP STANDARISASI LABORATORIUM MICROTEACHING PRODI PENDIDIKAN KIMIA FMIPA."— Transcript presentasi:

1 PENGENALAN DAN STANDARISASI L ABORATORIUM MICROTEACHING WORKSHOP STANDARISASI LABORATORIUM MICROTEACHING PRODI PENDIDIKAN KIMIA FMIPA UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta, 2 Mei 2015

2 Pengantar  Laboratorium microteaching merupakan sarana dan prasarana yang sangat penting guna mendukung upaya pengembangan profesionalisme guru, terutama dalam kemampuan menguasai teknik- teknik mengajar yang efektif.

3 Micro- teaching Cara latihan mengajar dalam situasi laboratoris Sarana berlatih mengajar Bentuk inovasi pendidikan keguruan

4 Microteaching Suatu pendekatan pembelajaran di mana segala sesuatunya “dikecilkan” atau disederhanakan dan dilaksanakan dalam situasi laboratoris yang terencana, terkontrol, dan berkelanjutan untuk membentuk dan mengembangkan keterampilan mengajar guru atau calon guru.

5 Pembelajaran Biasa Microteaching Jumlah Peserta Didik orang orang Waktu menit menit Bahan Pelajaran L U A S TERBATAS Bahan pelajaran hanya mencakup satu dua aspek yang sederhana Keterampilan Mengajar TERINTEGRASI PARSIAL, TERISOLASI Kegiatan mengajar difokuskan pada keterampilan mengajar tertentu

6 Tujuan  Memfasilitasi calon guru atau guru untuk menguasai dan memiliki kompetensi yang diharapkan  ”Mengasah” kemampuan calon guru atau guru dalam melaksanakan proses pembelajaran dengan berbagai keterampilan mengajar yang lebih spesifik  Menganalisa perilaku mengajar diri sendiri dan teman-teman sejawat lainnya.  Melatih diri dari suasana "kikuk dan kaku" dalam pelaksanaan pembelajaran yang sebenarnya

7 Keuntungan/Manfaat  Dapat melatih bagian demi bagian dari setiap jenis keterampilan mengajar yang harus dikuasainya secara lebih terkendali dan terkontrol.  Dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dari setiap jenis keterampilan mengajar yang harus dikuasainya.  Dapat menerima informasi yang lengkap, objektif dan akurat dari proses latihan yang telah dilakukannya dari pihak observer.  Dapat melakukan proses latihan ulang, baik untuk memperbaiki kelemahannya maupun untuk lebih meningkatkan kemampuan yang telah dimilikinya. GURU & CALON GURU

8 Kelemahan  Penggunaan rekanan atau teman sejawat sendiri sebagai peserta didik, kemungkinan akan dirasakan sebagai ”sandiwara” saja, sehingga tidak mewujudkan situasi pembelajaran yang wajar.  Proses latihan ulang dengan menggunakan peserta didik yang sama dan bahan ajar yang sama, kemungkinan akan mengakibatkan kebosanan dan menjemukan.

9 Pembagian Tugas dan Peran Pengelola Lab MT Menjelaskan konsep dan tujuan pembelajaran mikro Menyediakan sarana dan fasilitas Mengatur petugas laboratorium microteaching Memantau pelaksanaan latihan mengajar. Dosen Pembimbing. Bertindak sebagai fasilitator Menjelaskan tatalaksana PM Membimbing penyusunan RPP mikro Membimbing latihan terbatas Mengamati pelaksanaan PM secara menyeluruh. Praktikan Mencermati format keterampilan mengajar Membuat RPP latihan Melaksanakan latihan dan diskusi Menjadi obeserver Observer Melakukan pengamatan secara detil Memahami jenis keterampilan dasar mengajar Memahami isi format observasi Menilai secara objektif Memberikan masukan yang lengkap, objektif, akurat. Operator/Teknisi Mengendalikan semua perangkat yang diperlukan.

10 Jenis Keterampilan Mengajar  Keterampilan variasi stimulus (stimulus variation)  Keterampilan membuka pelajaran (set induction)  Keterampilan menutup pelajaran (closure)  Penggunaan bahasa isyarat (silence and nonverbal cues)  Memberikan penguatan (reinforcement of student participation)  Keterampilan bertanya (fluence in asking questions)  Keterampilan membuat ilustrasi dan contoh (illustration and use of example)  Keterampilan menjelaskan (lecturing)  Keterampilan berkomunikasi (completeness of communication).  Keterampilan menggunakan media pembelajaran.

11 Prosedur Pelaksanaan Microteaching Penjelasan pengertian, tujuan, manfaat, prosedur, materi dan penilaian Orientasi Pengamatan langsung dan tidak langsung dan diskusi hasil pengamatan Observasi Menetapkan jenis keterampilan yang akan dilatihkan, Konsultasi dengan dosen pembimbing, Membuat perencanaan pembelajaran mikro, Pembagian tugas kelompok Persiapan Latihan Mengajar yang sebenarnya, dilaksanakan bukan pada situasi sebenarnya, anggota grup harus disiplin Latihan Mengajar Fokus pada penampilan praktikan sesuai jenis keterampilan mengajar dan performance (body language, hand gesture, facial expression, body movement, eye contact). Mengevaluasi penampilan melalui tayangan video. Diskusi dan Refleksi

12 Microteaching Cycle PlanTeachFeedbackRe-planRe-teach Re- feedback

13 Fungsi Laborarorium Microteaching Menyediakan fasilitas praktik/latihan untuk berlatih dan/atau memperbaiki dan meningkatkan keterampilan mengajar, yang pada hakikatnya merupakan latihan penerapan pengetahuan metode dan teknik mengajar dan/atau ilmu keguruan yang telah dipelajari secara teoritik; Fungsi Instruksional Menyediakan kemudahan untuk membina keterampilan dan/atau mengembangkan keterampilan khusus tentang teknik mengajar yang efektif Fungsi Pembinaan Menyediakan fasilitas dan kondisi spesifik untuk membimbing calon guru atau guru yang mengalami kesulitan melaksanakan keterampilan- keterampilan tertentu dalam proses pembelajaran; Fungsi Diagnostik Bagian integral dari PPL dan seharusnya merupakan mata kuliah prasyarat PPL dan berstatus sebagai mata kuliah wajib lulus; Fungsi Integralistik Digunakan untuk meningkatkan keterampilan mengajar, sehingga pada gilirannya lebih mampu memberikan bimbingan dan bantuan profesional terutama bagi guru-guru di sekolah; Fungsi Supervisi Tempat uji coba bagi para pakar di bidang pendidikan. Menemukan suatu model pembelajaran. Sebelum penemuan itu dipraktekkan di lapangan, terlebih dahulu bisa diuji-cobakan di laboratorium. Dengan demikian hasilnya dapat dievaluasi di mana letak kelemahannya untuk segera dilakukan perbaikan-perbaikan Fungsi Eksperimental

14 Kelengkapan Sarana Laboratorium Microteaching Ruangan Ruang kegiatan praktek, simulasi dan demonstrasi; Ruang untuk observer Ruangan untuk operator/teknisi. Peralatan Perangkat komputer Quad Pan control Mixer audio Amplifer TV monitor VCD player Speaker Kamera Lighting.

15 Denah Ruang Microteaching G S SSSS SSS S SSSS SSS K K K o o R. Observasi R. Latihan Mengajar R. Operator Pintu Perangkat rekam dan kendali kamera Tempat penyimpanan hasil rekaman TV Monitor One-way screen

16


Download ppt "PENGENALAN DAN STANDARISASI L ABORATORIUM MICROTEACHING WORKSHOP STANDARISASI LABORATORIUM MICROTEACHING PRODI PENDIDIKAN KIMIA FMIPA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google