Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Motivasi Dasar Manajemen dan Bisnis Senin, 08 Juni 2015.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Motivasi Dasar Manajemen dan Bisnis Senin, 08 Juni 2015."— Transcript presentasi:

1 Motivasi Dasar Manajemen dan Bisnis Senin, 08 Juni 2015

2 Pengertian Motivasi Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan, dan memelihara perilaku manusia. Istilah lain motivasi: 1.Kebutuhan (Need) 2.Desakan (Urge) 3.Keinginan (wish) 4.Dorongan (drive) Senin, 08 Juni 2015

3 Motivasi Pendekatan Mengenai Motivasi ▫Pendekatan Tradisional  Motivasi seseorang bekerja adalah untuk memperoleh gaji/uang. Uang dapat menggerakkan pekerja yang pada prinsipnya pemalas. ▫Pendekatan Human Relations (hubungan manusiawi)  Motivasi seseoang timbul dari keinginan untuk berinteraksi. Manajer harus membuat karyawan merasa berguna dan memberi keleluasaan kepada bawahan dalam mengerjakan tugas yang bersifat rutin. ▫Pendekatan Human Resource Management  Manusia ingin mencapai tujuan yang telah ia tetapkan, kreatif, dan dapat mengarahkan diri sendiri. Manajer harus mengoptimalkan kontribusi karyawan dan mendorong partisipasi. Senin, 08 Juni 2015

4 MODEL TRADISIONAL 1.Bekerja pada dasarnya tidak disukai banyak orang 2.Jarang yang dapat menangani pekerjaan yang sifatnya memerlukan kreatifitas, disiplin dan pengendalian diri 3.Manajer harus mengawasi dan mengendalikan bawahan 4.Tugas terperinci dan operasi mudah dipelajari 5.Orang bersedia bekerja jika balas jasanya memadai 6.Berproduksi sesuai standar

5 MODEL HUBUNGAN MANUSIAWI 1.Orang ingin merasa berguna dan penting 2.Orang ingin memiliki dan diakui sebagai individu 3.Kebutuhan lebih penting dari uang dalam memotivasi orang untuk bekerja 4.Manajer harus membuat setiap karyawan merasa berguna dan penting 5.Pembagian informasi kepada bawahan dan keterlibatan keputusan rutin sangat penting 6.Pemuasan kebutuhan akan meningkatkan semangat kerja

6 MODEL SUMBER DAYA MANUSIA 1.Sebagian besar orang lebih kreatif, disiplin diri 2.Bekerja pada dasarnya menyenangkan 3.Manajer harus memanfaatkan potensi sumber daya manusia 4.Manajer menciptakan lingkungan yang menyenangkan 5.Manajer mendorong partisipasi penuh 6.Kepuasan kerja akan meningkat sejalan dengan pemanfaatan SDM secara penuh

7 Motivasi (lanj’) Teori Motivasi Isi ▫Berusaha menjelaskan “apa” mengenai motivasi. ▫Teori Motivasi Maslow  Kebutuhan fisiologis  makan, minum, perumahan, istirahat.  Kebutuhan keamanan  perlindungan dan stabilitas  Kebutuhan sosial  cinta, persahabatan, perasaan memiliki dan diterima dalam kelompok, kekeluargaan.  Kebutuhan pengakuan/harga diri  status/kedudukan, kepercayaan diri, reputasi dan prestasi, apresiasi, kehormatan diri, penghargaan.  Kebutuhan aktualisasi diri  penggunaan potensi diri, pertumbuhan, pengembangan diri ▫Teori Motivasi Alderfer (ERG)  Eksistensi  Relatedness (sosial)  Growth (Pertumbuhan) Senin, 08 Juni 2015

8 Motivasi (lanj’) ▫Teori Motivasi David McClelland  Kebutuhan berprestasi (n-Ach)  Kebutuhan akan kekuasaan (n-Pow)  Kebutuhan akan afiliasi ▫Teori Motivasi Herzberg  Satisfiers (faktor yang mendorong motivasi)  Dissatisfiers (faktor Hygiene) Jika satisfier ada, motivasi akan terdorong. Jika dissatisfier ada, motivasi tidak mesti terdorong, tetapi jika dissatisfier tidak ada, kondisi kerja menjadi tidak menyenangkan. ▫Kebutuhan dapat berubah-ubah, dan kebutuhan yang sama dapat diterjemahkan ke dalam perilaku yang berbeda. Senin, 08 Juni 2015

9 Motivasi (lanj’) Teori Proses (Process Theory) ▫Teori ini ingin menjelaskan “bagaimana” motivasi. ▫Teori Pengharapan Vroom  Motivasi seseorang tergantung dari antisipasi hasil dari tindakannya (bisa positif atau negatif) atau disebut pengharapan dikalikan dengan kekuatan pengharapan orang tersebut bahwa hasil yang diperoleh akan menghasilkan sesuatu yang diinginkan atau disebut valence.  Motivasi = Valence x Pengharapan  Pengharapan mencakup beberapa hal:  Pengharapan Usaha-Prestasi  Pengharapan Prestasi-Hasil Senin, 08 Juni 2015

10 Motivasi (lanj’) ▫Model Porter-Lawler  Pengembangan model Vroom, dan mengatakan bahwa prestasi kerja akan mendorong kepuasan kerja. Prestasi menghasilkan balasan, yang mencakup dua hal:  Pembalasan Intrinsik  Pembalasan Ekstrinsik  Kemudian seseorang akan mengevaluasi keadilan dari balasan yang diterimanya. Kemudian proses tersebut akan menghasilkan kepuasan kerja. Senin, 08 Juni 2015

11 Motivasi (lanj’) ▫Teori Motivasi Keadilan (equity approach)  Motivasi merupakan fungsi dari persepsi keadilan. Keadilan diukur dengan formula sebagai berikut: Output diri sendiri Output orang lain = Input diri sendiri Input orang lain ▫Teori Penentuan Tujuan (goal setting theory)  Motivasi timbul karena manusia ingin mencapai tujuan tertentu yang telah ditetapkan. ▫Teori proses membantu memahami proses motivasi, tetapi tidak dapat langsung diaplikasikan. Senin, 08 Juni 2015

12 Motivasi (lanj’) Teori Reinforcement (perlakuan) ▫Berusaha menjelaskan peranan balasan dalam membentuk perilaku tertentu. ▫Stimulus  Respon  Kosekuensi  Respon di masa mendatang. ▫Perubahan Perilaku  Empat jenis reinforcement:  Positif  Penghindaran (Avoidance)  Hukuman (Punishment)  Pemadaman (Extinction) Senin, 08 Juni 2015

13 Motivasi (lanj’)  Disamping itu, timing reinforcement bisa bervariasi:  Interval tetap  Interval variabel  Rasio tetap  Rasio Variabel ▫Teori ini melahirkan kesan bahwa manusia seperti robot atau binatang. Pendekatan sistem dalam Motivasi ▫Sistem menggabungkan tiga karakteristik yang mempengaruhi motivasi:  Karakteristik individu  Karakteristik pekerjaan  Karakteristik situasi kerja Senin, 08 Juni 2015

14 Kepemimpinan (Leadership) Senin, 08 Juni 2015

15 Kepemimpinan Mendefinisikan Kepemimpinan ▫Pemimpin akan lebih jelas jika dibandingkan dengan manajer. ▫Manajer mempunyai kemampuan pengelolaan yang baik. ▫Pemimpin sering diasosiasikan dengan orang yang mempunyai karisma tinggi, dan dapat menggerakkan orang lain dengan karismanya. Senin, 08 Juni 2015 STIKOM BALI 2007 m

16 Kepemimpinan (lanj’) ▫Sumber-sumber Kekuasaan (Power)  Kepakaran (Expert Power)  Paksaan (Forced Power)  Balasan (Reward Power)  Legitimasi (Legitimate Power)  Referensi (Refference Power) Teori Bakat ▫Berusaha mengidentifikasi karakteristik pemimpin, dan juga karakteristik yang membedakan pemimpin yang efektif dengan yang kurang efektif. Senin, 08 Juni 2015

17 Kepemimpinan (lanj’) Teori Perilaku ▫Berusaha melihat perilaku pemimpin yang membedakan dengan perilaku bukan pemimpin, atau pemimpin efektif dengan kurang efektif. Ada dua jenis fungsi pemimpin:  Berkaitan dengan Tugas  Berkaitan dengan kehidupan Sosial ▫Teori Tannenbaum dan Warren H. Schmidt.  Menggambarkan gaya kepemimpinan merupakan garis kontinum dengan dua titik ektreem yaitu:  Fokus pada atasan  Fokus pada bawahan Gaya kepemimpinan akan dipengaruhi oleh:  Faktor dari manajer  Faktor dari karyawan  Faktor dari situasi Senin, 08 Juni 2015

18 Kepemimpinan (lanj’) ▫Studi Ohio State University  Penelitian tersebut melihat gaya kepemimpinan melalui dua variabel:  Struktur inisiatif (orientasi kerja)  Konsiderasi (orientasi karyawan) Dengan kedua variabel tersebut terdiri dari tinggi dan rendah, disusun matriks dengan empat kuadran. Gaya kepemimpinan dengan konsiderasi tinggi menghasilkan kepuasan kerja yang tinggi, dan merupakan gaya kepemimpinan yang efektif, meskipun situasi juga mempengaruhi gaya yang efektif. Senin, 08 Juni 2015

19 Kepemimpinan (lanj’) ▫Studi The University of Michigan  Dua variabel yang dipakai dalam penelitian ini (oleh Rensis Likert), yaitu:  Fokus pada produksi  Fokus pada karyawan Dia kemudian mengembangkan empat gaya kepemimpinan, yang dinamakan Sistem 1,2,3 dan 4. Sistem 4 merupakan gaya kepemimpinan yang paling partisipatif, sedangkan sistem 1 merupakan gaya kepemimpinan yang paling otoriter, sedangkan sistem 2 dan 3 berada diantara keduanya. Senin, 08 Juni 2015

20 Kepemimpinan (lanj’) ▫Kisi-kisi (Grid) Manajerial  Robert Blake dan Jane Mouton mengembangkan kisi-kisi manajerial dengan dua sumbu yaitu perhatian pada orang dan perhatian pada produksi.  Perhatian pada orang dan produksi yang tinggi bersimbol (9,9), sedangkan perhatian pada orang dan produksi yang rendah diberi simbol (1,1).  Simbol (1,9),(9,1), (5,5) merupakan simbol diantara keduanya. Gaya kepemimpinan (9,9) merupakan gaya kepemimpinan yang paling efektif. Senin, 08 Juni 2015

21 Kepemimpinan (lanj’) Teori Situasi (Contingency) ▫Model Kepemimpinan Hersey dan Blanchard  Dengan menggunakan dua sumbu perilaku kerja (memberikan pengarahan kerja) dan perilaku hubungan (memberikan dukungan kerja), disusun matriks dengan empat kuadran. Gaya kepemimpinan yang efektif tergantung kesiapan karyawan, dalam hal ini akan bergerak dari situasi 1,2,3 dan 4, dimana  Situasi 1 adalah perilaku kerja tinggi dan perilaku hubungan yang rendah  Situasi 2 adalah perilaku kerja tinggi dan perilaku hubungan yang tinggi  Situasi 3 adalah perilaku kerja rendah dan perilaku hubungan tinggi  Situasi 4 adalah perilaku kerja rendah dan perilaku hubungan yang rendah Senin, 08 Juni 2015

22 Kepemimpinan (lanj’) ▫Model Fiedler  Fiedler mengembangkan teori kepemimpinan menggunakan tiga dimensi, yaitu:  Kekuatan posisi  Struktur pekerjaan  Hubungan antara pemimpin-bawahan Fiedler membuat dua gaya kepemimpinan yaitu:  Orientasi kerja  Orientasi hubungan karyawan Fiedler mengukur gaya kepemimpinan dengan menggunakan dua cara:  Skala teman kerja yang paling tidak disukai  Kesamaan yang diasumsikan antara pihak yang diasumsikan Efektivitas kepemimpinan berbeda-beda tergantung situasi (yang dilihat dari ketiga imensi tersebut). Senin, 08 Juni 2015

23 Kepemimpinan (lanj’) ▫Teori Sarana-Tujuan (Path-Goal Theory)  Martin G. Evans dan Robert House mengembangkan teori kepemimpinan berdasarkan teori pengahrapan motivasi, ditambah (1) karakteristik bawahan, (2) Lingkungan Kerja.  Ada empat gaya kepemimpinan:  Suportif  Partisipatif  Instrumental  Orientasi pada prestasi Gaya kepemimpinan yang fektif tergantung situasi. Contoh: pada lini perakitan, dimana kerja rutin dilakukan dan karenanya langkah yang diperlukan jelas, gaya kepemimpinan instrumental akan berlebihan. Gaya yang supotif akan lebih sesuai dalam hal ini. Senin, 08 Juni 2015

24 Kepemimpinan (lanj’) ▫Model Vroom-Yetton dan Vroom-Jago  Vroom-Yetton-Jago mengembangkan model untuk melihat kapan seharusnya manajer melibatkan karyawannya. Untuk mencari model yang tepat, Vroom-Yetton mengembangkan model dengan menggunakan serangkaian pertanyaan, yang pada akhirnya mengarah pada gaya kepemimpinan tertentu. Teori Kepemimpinan Kontemporer ▫Kepemimpinan Tranformasional atau Karismatik  Barnard M. Bass membedakan kepemimpinan transaksional dengan kepemimpinan transformasional.  Pemimpin transformasional mampu memotivasi bawahan mengerjakan lebih dari yang diharapkan. Kepemimpinan transaksional merupakan kepemimpinan pada kondisi “normal”. Senin, 08 Juni 2015

25 Kepemimpinan (lanj’) ▫Teori Kepemimpinan Psikoanalisis  Kets de Vries menggunakan pendekatan psikoanalisis yang mengatakan seseorang berperilaku tertentu untuk memenuhi kebutuhan bawah sadarnya. ▫Teori Kepemimpinan Romantis  Menurut teori ini, pemimpin ada karena ada pengikutnya. Senin, 08 Juni 2015

26 Senin, 08 Juni 2015 OTOKRATISDEMOKRATISLAISSEZ-FAIRE Semua penentuan kebijakan dilakukan oleh pemimpin Semua kebijaksanaan terjadi pada kelompok diskusi dan keputusan diambil dengan dorongan dan bantuan dari pemimpin Kebebasan penuh bagi keputusan kelompok atau individu dengan partisipasi minimal dari pemimpin Teknik-teknik dan langkah- langkah kegiatan didikte oleh atasan setiap waktu, sehingga langkah-langkah yang akan datang selalu tidak pasti untuk tingkat yang luas Kegiatan-kegiatan didiskusikan, langkah-langkah umum untuk tujuan kelompok dibuat dan bila dibutuhkan petunjuk- petunjuk teknis, pemimpin menyarankan dua atau lebih alternatif prosedur yang dapat dipilih Bahan-bahan yang bermacam- macam disediakan oeh pemimpin yang membuat orang selalu siap bila dia akan memberikan informasi pada saat ditanya. Dia tidak mengambil bagian dalam diskusi kerja Pemimpin biasanya mendikte tugas kerja bagian dan kerja bersama setiap anggota anggota bebas bekerja dengan siapa saja yang mereka pilih dan pembagian tugas ditentukan oleh kelompok Sama sekali tidak ada partisipasi dari pemimpin dalam penentuan tugas Pemimpin cenderung menjadi pribadi dalam pujian dan kecamannya terhadap kerja setiap anggota; mengambil jarak dari partisipasi kelompok aktif kecuali bila menujukkan keahliannya Pemimpin adalah obyektif atau fact minded dalam pujian dan kecamannya dan mencoba menjadi seorang anggota kelompok biasa dalam jiwa dan semangat tanpa melakukan banyak pekerjaan Kadang-kadang memberi komentar spontan terhadap kegiatan anggota atau pertanyaan dan tidak bermaksud menilai atau mengatur suatu kejadian Tiga Gaya Kepemimpinan

27 Komunikasi Dasar Manajemen dan Bisnis Senin, 08 Juni 2015

28 Komunikasi Pengertian dan Model Komunikasi ▫Pengertian  Proses pengiriman informasi dari satu pihak ke pihak lain. ▫Model Komunikasi  Model yang sederhana: pengirim  pesan  penerima.  Model yang lebih kompleks mencakup beberapa elemen:  Pengirim, encoding, perantara (media atau channel), decoding, penerima, gangguan, umpan balik. Senin, 08 Juni 2015

29 Komunikasi Hambatan Komunikasi Yang Efektif ▫Persepsi  Suatu proses dimana manusia menggunakannya untuk menerima dan mengintepretasikan informasi dari lingkungannya.  Ada dua kegiatan persepsi:  Selective perceptual  Perceptual organization  Persepsi dan perbedaan persepsi dapat mengakibatkan hambatan dalam berkomunikasi. Senin, 08 Juni 2015

30 Komunikasi ▫Perbedaan Bahasa  Jika pengirim dan penerima menggunakan bahasa yang berbeda, maka komunikasi efektif akan terganggu. ▫Komunikasi nonVerbal  Sering kali komunikasi nonVerbal akan meningkatkan atau mengurangi komunikasi yang efektif. ▫Reaksi Emosional  Marah, senang, cinta, atau situasi emosional lainnya, akan mempengaruhi komunikasi yang efektif. ▫Ketidakpercayaan  Ketidakpercayaan dapat mempengaruhi komunikasi yang efektif. Senin, 08 Juni 2015

31 Komunikasi Meningkatkan Efektifiktas Komunikasi ▫Karakteristik Pengirim  Karakteristik pengirim dapat diperbaiki, misal dengan meningkatkan kredibilitas pengirim, konsistensi gerakan tubuh dengan komunikasi verbal. ▫Karakteristik Penerima  Karakteristik penerima dapat ditingkatkan, misal dengan kebiasaan mendengar yang baik dan menjaga obyektivitas. ▫Hubungan antara pengirim dan penerima  Hubungan antara keduanya dapat ditingkatkan, misal dengan menggunakan kata yang dapat dimengerti keduanya, meminimalkan perbedaan status dan kekuasaan, pengirim bertindak empati. ▫Faktor Lingkungan  Gangguan dapat dihilangkan, pesan dapat diulang-ulang agar menjadi jelas (dan meminimalkan efek gangguan). Senin, 08 Juni 2015

32 Komunikasi Komunikasi dalam organisasi ▫Komunikasi ke atas, ke bawah, dan Gabungan.  Merupakan jenis komunikasi yang dominan di organisasi. Manajer harus berhati-hati terhadap kemungkinan distorsi yang dapat mengurangi efektivitas komunikasi. ▫Komunikasi horizontal dan lateral  Komunikasi tersebut terjadi jika ada komunikasi antar anggota organisasi dengan kedudukan yang sama. Pola komunikasi lateral terjadi apabila komunikasi horizontal mengikuti aliran kerja dalam organisasi. Senin, 08 Juni 2015

33 Komunikasi Faktor Lain yang mempengaruhi efektivitas komunikasi dalam organisasi ▫Saluran Formal  Saluran formal mempunyai sisi positif, misal menyaring informasi, juga sisi negatif misal kemungkinan distorsi. ▫Struktur Wewenang  Struktur wewenang akan menentukan siapa berbicara dengan siapa. Jika perbedaan wewenang cukup besar, komunikasi yang efektif akan terganggu. ▫Spesialisasi Kerja  Spesialisasi kerja membuat komunikasi menjadi lancar antar anggota yang sama, tetapi menggangu komunikasi efektif antar anggota dengan spesialisasi berbeda. ▫Kepemilikan Informasi  Orang-orang tertentu dengan informasi yang penting (kepemilikan informasi) barangkali tidak mau membagi informasi tersebut, dan mengakibatkan gangguan komunikasi yang efektif. Senin, 08 Juni 2015

34 Komunikasi Jaringan Informasi dan Organisasi ▫Pola Jaringan Komunikasi  Beberapa pola jaringan informasi  Lingkaran/roda  Rantai  Pola Y  Bintang  Semua saluran Pola tersebut diurutkan dari paling tersentralisasi sampai ke yang paling terdsentralisasi.  Grapevine atau pola komunikasi tanaman anggur  dua pola gravevine, yaitu: ▫Pola gosip ▫Pola mengumpul (cluster) Senin, 08 Juni 2015

35 MANAJEMEN KONFLIK Penyebab konflik : 1.Komunikasi  salah pengertian, informasi tidak lengkap 2.Struktur  pertarungan kekuasaan antar departemen dengan kepentingan yang bertentangan 3.Pribadi  ketidak sesuaian tujuan atau nilai-nliai sosial pribadi karyawan dengan perilaku pada jabatan

36 JENIS KONFLIK 1.Konflik dalam diri individu  individu menghadapi ketidak pastian tentang pekerjaan yang diharapkan 2.Konflik antar individu 3.Konflik antara individu dan kelompok 4.Konflik antar kelompok dalam organisasi 5.Konflik antar organisasi

37 METODE PENGELOLAAN KONFLIK 1.Stimulasi konflik dalam satuan-satuan organisasi  pemasukan pihak ketiga, penyusunan kembali organisasi, penawaran bonus dll, pemilihan manajer yang tepat, perlakuan yang berbeda dengan kebiasaan 2.Pengurangan konflik jika terlalu tinggi atau menurunkan produktifitas  pendinginan suasana 3.Penyelasaian konflik  penekanan dengan cara: kekerasan (forcing), penenangan (smothing) dan penghindaran (avoidance) kompromi dan pemecahan masalah

38 Tiga Jenis Metode Penyelesaian Konflik: 1.Konsensus, pihak yang sedang bertentangan bertemu bersama untuk mencari penyelesaian terbaik tentang masalh mereka 2.Konfrontasi, pihak-pihak yang saling bertentangan menyatakan pendapatnya secara langsung satu sama lain dan ada kesepakatan untuk menerima penyelesaian 3.Penggunaan tujuan-tujan yang lebih tunggi (superordinate goals)

39 selesai Senin, 08 Juni 2015


Download ppt "Motivasi Dasar Manajemen dan Bisnis Senin, 08 Juni 2015."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google