Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1 TEKNIK BEDAH SKL UASBN 2009/2010 Tim Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya Jln. Ketintang Madya 92 (031) 8280116 Surabaya.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1 TEKNIK BEDAH SKL UASBN 2009/2010 Tim Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya Jln. Ketintang Madya 92 (031) 8280116 Surabaya."— Transcript presentasi:

1

2 1 TEKNIK BEDAH SKL UASBN 2009/2010 Tim Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya Jln. Ketintang Madya 92 (031) Surabaya

3 Allah akan mengangkat derajat orang-orang dari kamu yang: 1. beriman 2. menuntut ilmu Ajarilah murid-muridmu sesuai dengan zamannya, dan jangan ajari mereka berdasarkan zamanmu. Ajarilah mereka (peserta didik) sesuai dengan tingkat pengetahuannya

4 STANDAR ISI 2006 KURIKULUM 2004 SOAL UN SKL UABN

5 Standar Kompetensi Lulusan UASBN (SKL UASBN) merupakan irisan (interseksi) dari pokok bahasan/subpokok bahasan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2004, serta Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. 8. S K L

6 Betul ‘kan Cak TEKNIK BEDAH SKL BEDAH TEKNIK

7 MENENTUKAN TUJUAN PENILAIAN MEMPERHATIKAN STANDAR KOMPETENSI MENENTUKAN KD/GABUNGAN KD/MATERI PENTING (UKRK) TES NON - TES TEPAT DIUJIKAN SECARA TERTULIS? TEPATTIDAK TEPAT BENTUK OBJEKTIF (PG, ISIAN, B-S, JAWABAN SINGKAT, MENJODOHKAN) BENTUK URAIAN TES PERBUATAN -KINERJA (PERFORMANCE) -PENUGASAN (PROJECT) -HASIL KARYA (PRODUCT) DLL. -PENGAMATAN/ OBSERVASI (SIKAP, PORTOFOLIO, LIFE SKILLS) -DLL. TULISLAH BERDASARKAN KAIDAH PENULISAN SOALNYA DAN SUSUNLAH PEDOMAN PENSKORANNYA

8 MENUJU SUKSES UAMBN 2009/2010 BERMACAM-MACA M USAHA ANAK MANUSIA UNTUK MERAIH SUKSES UN Pendekatan pejabat... Pendekatan malaikat... Pendekatan guru.... Pendekatan panitia.... Pendekatan siswa... les tambahan, training, drill, kirim bimbel intensif, sampai.... Mengganti jawaban siswa naudzubillah

9 CARA –CARA MENYUSUN SOAL PREDIKSI CARA PERTAMA: Berdasarkan soal-soal sebelumnya

10 Materi /kompetensi esensial KISI-KISI SOAL PREDIKSI

11 CARA KEDUA: Berdasarkan KURIKULUM SK/KD Kur 2004 SK/KD SI 2006 SK 1 Kd1 Kd2 kd3 SK2 Kd1 Kd2 SK3 SK 1 Kd1 Kd2 kd3 SK2 Kd1 Kd2 SK3

12 CARA KEDUA: Berdasarkan KURIKULUM SK/KD Kur 2004 SK/KD SI 2006

13 Materi /kompetensi esensial KISI-KISI SOAL PREDIKSI

14 Pokok bahasan/subpokok bahasan/Materi/kompetensi yang berada dalam wilayah interseksi antara kedua lingkaran tersebut dikenal dengan sebutan materi penting atau materi esensial. Materi esensial mempunyai ciri UKRK (Urgensi, Kontinyuitas, Relevansi, Keterpakaian) tinggi. Materi esensial kemudian dituangkan dalam format kisi-kisi yang kenal selama ini, sbb:

15 No KompetansiKelas/SmtNo SoalIndikatorMateri

16 NoNo KompetansiKelas/SmtNo SoalIndikatorMateri Reading 1 IX/1S M S Menemukan info rinci 1

17 NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN ( S K L ) MATE RI KELAS MATERI POKOK DAN URAIAN MATERI INDIKATOR NO. SOAL 1 Memahami konsep yang berkaitan dengan Aturan Pangkat, Akar dan Logaritma. XXXX Bentuk Pangkat,Akar dan Logaritma  Bentuk Akar  Logaritma suatu bilangan 1.Merasionalkan Bentuk Akar 2.Menyelesaikan masalah Logaritma dengan menggunakan Sifat-sifat Logaritma 1212

18 Kartu soal yang kita kenal selama ini Standar Kompetensi Lulusan ( SKL ) : Memahami konsep yang berkaitan dengan Aturan Pangkat, Akar dan Logaritma. Buku Sumber : Buku Paket/Kumpulan Soal Unas Rumusan Butir Soal No. Soal 1 Bentuk sederhana dari: adalah... A. B. C. D. E. MATERI :  Bentuk Pangkat,Akar dan Logaritma  Bentuk Akar  Logaritma suatu bilangan Kunci Jawaban Indikator : 1.Merasionalkan Bentuk Akar. Kriteria Soal: Mudah

19 CARA KETIGA: Berdasarkan PERMENDIKNAS No 74 Tahun 2009 tentang SKL UASBN SKL UASBN 2009/2010 KISI-KISI SOAL. SOAL UASBN 2010 Pasal 8 (1) SKL UASBNmerupakan irisan (interseksi) dari pokok bahasan/subpokok bahasan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2004, serta Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. Pasal 8 (2) Kisi-kisi soal UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 disusun berdasarkan SKL UASBN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini. Pasal 8 (3) Soal UASBN disusun dan dirakit berdasarkan kisi-kisi soal UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010.

20 Contoh kisi-kisi soal sesuai lampiran permendiknas nomor 74 NOS K LKYU 1Membaca Membaca berbagai teks nonsastra berupa teks sederhana, laporan, dan rubrik khusus, serta berbagai karya sastra berupapuisi anak, dongeng, cerita anak-anak, dan drama anakanak. Menentukan isi bacaan Disajikan teks nonsastra 3 – 4 paragraf, siswa dapat: - menjawab pertanyaan apa - menjawab pertanyaan bagaimana - menjawab pertanyaan di mana - menjawab pertanyaan mengapa indikator

21 SOAL UASBN Setiap paket soal UASBN terdiri atas: 25% soal yang ditetapkan BSNP dan berlaku secara nasional. 75% soal yang ditetapkan oleh penyelenggara UASBN tingkat provinsi berdasarkan kisi-kisi soal UASBN tahun pelajaran 2009/2010 yang ditetapkan oleh BSNP.

22 MATA PELAJARAN YANG DIUJIKAN SD/MI/SDLB NoMata PelajaranJumlah Butir Soal Alokasi Waktu 1Bahasa Indonesia50120 menit 2Matematika40120 menit 3Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menit

23 JUMLAH BUTIR SOAL DAN ALOKASI WAKTU

24 WAKTU PELKSANAAN MI

25 Langkah pertama Cermati apakah jumlah indikator dalam kisi-kisi itu sudah sama jumlah soal UASBN? Jika belum, maka kita harus mem-break down indikator hingga mencapai kesamaan dengan jumlah soal UASBN, yaitu 50 untuk Mapel BI dan 40 untuk Mapel MAT dan IPA. Beruntung UASBN di SD/MI kisi-kisi soal sudah sampai pada indikator soal dengan jumlah yang sama dengan jumlah soal UASBN. Di SMA/MA dan SMP/MTs, kisi-kisi soal hanya sampai pada kemampuan yang diuji saja. Jumlahnya pun tidak sama dengan jumlah butir soal UN.

26 CONTOH : JUMLAH BUTIR KYU PROGRAM IPA SMA/MA TIDAK SAMA DENGAN JUMLAH SOAL 1.Bahasa Indonesia IPA/IPS/AGAMA 1. SKL 1 = SKL 2 = 22 jumlah = 34 butir ---- jml soal = Bahasa Inggris BHS/IPA/IPS/KEAGAMAAN 1. SKL 1 = 5 2. SKL 2 = 11 ; jumlah = jml soal = Matematika IPA 1. SKL 1 = 1 2. SKL 2 = SKL 3 = 3 4. SKL 4 = 4 5. SKL 5 = 4 6. SKL 6 = 2; jumlah =30 butir --- jml soal = Fisika 1. SKL 1 = 2 4. SKL 4 = 6 2. SKL 2 = 9 5. SKL 5 = 8 3. SKLA 3 = 5 6. SKL 6 = 4; jumlah 22 butir --- jml soal = Kimia 1. SKL 1 = 3 5. SKL = 2 2. SKL 2 = 2 6. SKL = 4 3. SKL 3 = 9 7. SKL = 4 4. SKL 4 = 5 8. SKL = 3; Jumlah 32 butir – jml soal = Biologi 1. SKL 1 = 2 7. SKL 7 = 2 2. SKL 2 = 1 8. SKL 8 = 3 3. SKL 3 = 3 9. SKL 9 = 5 4. SKL 4 = SKL 10 = 3 5. SKL 5 = SKL 11 = 2 ; 6. SKL 6 = 7 jumlah = 33 butir -- jml soal = 40

27 Jika jumlah butir kemampuan yang diuji tidak sama dengan jumlah butir soal yang diujikan, maka penyusun kisi-kisi mem-break down butir kemampuan yang diuji ke dalam sejumlah indikator-indikator kemampuan yang diuji KEMAMP. YG DIUJI Memahami isi dan bagian suatu paragraf INDIKATOR KYU Indikator 1 Indikator 2 Indikator 3 KKO

28 Setelah teridentifikasi indikator-idikatornya, berikutnya tentukan/pilih indikator mana yang akan di dituangkan dalam indikator butir soal dalam dalam kisi. Untuk menentukan pilihan gunakan kriteria UKRK. NOS K LYG DIUJI No Urut Tinggal mindah INDIKATOR BUTIR SOAL Membuat (diturunkan dari indikator KYU) No soal JML SOAL ABCD A audien B behavior C condition D degree

29 Setelah teridentifikasi indikator-idikatornya, berikutnya tentukan/pilih indikator mana yang akan di dituangkan dalam indikator butir soal dalam dalam kisi. Untuk menentukan pilihan gunakan kriteria UKRK. NOS K LYG DIUJI No Urut Tinggal mindah INDIKATOR BUTIR SOAL Membuat (diturunkan dari indikator pencapaian) No soal JML SOAL ABCD A audien B behavior C condition D degree

30 Langkah Kedua Perhatikan cakupan materi sudah spesifik. Indikator yang belum spesifik memungkinkan untuk dibuat soalnya lebih dari satu butir. Jika masih belum spesifik, kita harus mem-break down lagi menjadi indikator yang spesifik. Contoh, NOS K LYG DIUJI MenulisMenggunaka n EYD INDIKATOR BUTIR SOAL Siswa dapat menentukan penulisan kata depan dalam kalimat dengan tepat ( di, ke, dari) Menentukan penggunaan huruf kapital yang tepat dalam kalimat (nama orang, kota, nama geografi dsb) No soal JML SOAL

31 ADA PERTANYAAN?

32 Setelah indikator spesifik, tuangkan dalam format kisi-kisi. Caranya.....

33 Meyusun butir soal berdasarkan kisi-kisi (caranya.... Capek dech... )

34 LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN TES STANDAR 1. Penentuan kompetensi, Materi, Indikator, tujuan tes, 2. Penyusunan KISI-KISI tes, 3. PENULISAN SOAL, 4. PENELAAHAN SOAL (validasi soal), 5. Perakitan soal menjadi perangkat tes, 6. Uji coba soal 7. ANALISIS Soal 8. Bank Soal 9. Penyajian tes kepada siswa 10. Skoring (pemeriksaan jawaban siswa)

35 ddtk uasbn

36 ddtk uasbn Balai Diklat Keagamaan Surabaya Jalan Ketintang Madya 92 Surabaya Telepon: (031) faksimile: Homepage:

37 ddtk uasbn BAHAN DISKUSI DAN PRAKTIK TUJUAN UASBN & UAMBN Permendiknas 74 Th.2009 (Pasal 3) SK Dir Jend Pend Islam No : DJ.I/576/2009 (ps 3) MATERI ESENSISAL (UKRK) INDIKATOR YANG BAIK MENYUSUN KISI-KISI SOAL DAN KARTU SOAL

38 TIM BDK SURABAYA37 LANGKAH-LANGKAH PENULISAN 1.Menentukan tujuan tes, 2.Menentapkan materi/kompetensi UKRK, 3.Menyusun kisi-kisi, 4.Menulis butir soal dan kunci jawaban/pedoman penskorannya berdasarkan kaidah penulisan, 5.Menelaah soal (validasi soal) dan mengecek kebenaran kunci jawabannya, 6.Merakit soal menjadi perangkat tes (termasuk merandom kunci jawabannya untuk bentuk objektif).

39 ddtk uasbn SEPERTI APA SOAL YANG BAIK ?

40 ddtk uasbn SedangMudah Sukar 80% 10% Mudah Sukar 1.TPB (Test Prestasi Belajar) 2. TES SELEKSI KISI-KISI

41 ddtk uasbn Ujian akhir sekolah termasuk tes apa ya...?

42 ddtk uasbn KISI-KISI TES Kisi-kisi (test blue-print atau table of specification): deskripsi mengenai ruang lingkup dan isi materi yang akan diujikan. Tujuan penyusunannya: untuk menentukan ruang lingkup dan tekanan tes yang setepat-tepatnya, sehingga dapat menjadi petunjuk dalam menulis soal. Fungsinya: sebagai pedoman penulisan soal dan perakitan tes. Wujudnya dapat berbentuk format atau matriks seperti berikut.

43 PENGEMBANGAN KISI-KISI Fungsi –Pedm. penulisan soal –Pedm. perakitan soal Syarat kisi-kisi –Mewakili isi kurikulum –Singkat dan jelas –Soal dapat disusun sesuai dengan bentuk soal. Komponen Kisi2: Identitas SK/KD/IP Materi Pembel. Indikator Soal Bentuk Tes Nomor Soal

44 ddtk uasbn Kisi-kisi soal UASBN adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal ujian yang memuat SKL dan kemampuan yang diujikan. Permendiknas No.74 Th.2009 Pasal 1, ayat 8

45 ddtk uasbn SK DIRJEN PENDIS Pasal 7 : Kisi ‐ kisi dan naskah soal disusun sebagai berikut : Seluruh kisi ‐ kisi dan naskah soal mata pelajaran yang diujikan pada Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional dibuat oleh tim yang ditunjuk Direktur Jenderal Pendidikan Islam;

46 ddtk uasbn SK DIRJEN PENDIS : 1. Bahan ujian untuk setiap mata pelajaran disusun dengan mengacu pada Permenag nomor 2 tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di madrasah; 2. Bahan ujian mencakup (1) penyusunan kisi ‐ kisi (2) penulisan soal, penelaahan soal dan perakitan soal, (3) penyiapan master copy naskah soal, (4) blangko daftar hadir, dan berita acara; 3. Perangkat naskah soal ujian terdiri atas : (1) naskah soal, (2) kunci jawaban (3) lembar jawaban dan (4) pedoman penilaian/penskoran, blangko penilaian, blangko daftar hadir, dan berita acara ;

47 ddtk uasbn Pasal 8 (1) StandarKompetensiLulusanUASBN (SKL UASBN)merupakanirisan (interseksi) dari pokok bahasan/subpokok bahasan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar pada Kurikulum 2004, serta Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar sesuai Peraturan Menteri Pendidikan NasionalNomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi. (2)Kisi-kisi soal UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010 disusun berdasarkan SKL UASBN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini. (3)Soal UASBN disusun dan dirakit berdasarkan kisi-kisi soal UASBN Tahun Pelajaran 2009/2010.

48 ddtk uasbn CONTOH KISI-KISI UASBN MATA PELAJARAN : BAHASA INDONESIA SKLKemampuan yang diuji IndikatorNo Soal Membaca Membaca berbagai teks nonsastra berupa teks sederhana, laporan, dan rubrik khusus, serta berbagai karya sastra berupa puisi anak, dongeng, cerita anak-anak, dan drama anak- anak. Menentukan isi bacaan Disajikan teks nonsastra 3 – 4 paragraf, siswa dapat: -menjawab pertanyaan apa -menjawab pertanyaan bagaimana -menjawab pertanyaan di mana -menjawab pertanyaan mengapa

49 ddtk uasbn CONTOH KISI-KISI UAMBN MATA PELAJARAN : AL QUR’AN HADITS SKLKemampuan yang diuji Indikator Membaca, menghafal, menulis, dan memahami surat- surat pendek dalam Al-Qur’an, Surat Al- Fatihah, An-Naas sampai dengan surat Ad-Dhuha Menjelaskan isi kandungan surat Al- Kautsar

50 ddtk uasbn FORMAT KISI-KISI UASBN / UAMBN 2009/2010 No Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kompetensi Yang Diujikan Indikator KYU 1234 Jenis Sekolah : Alokasi Waktu: Mata Pelajaran : Jumlah soal : Penulis

51 ddtk uasbn CONTOH FORMAT KISI-KISI UASBN & UAMBN (Bentuk 1) No. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Kemampuan yang diuji IndikatorNo. Soal Jenis Sekolah : Alokasi Waktu: Mata Pelajaran : Jumlah soal : Penulis Petunjuk pengisian

52 ddtk uasbn CONTOH FORMAT KISI-KISI UASBN (Untuk Praktek) No. Soal Indikator Butir Soal 123 Jenis Sekolah : Alokasi Waktu: Mata Pelajaran : Jumlah soal : Kurikulum : Penulis Petunjuk pengisian

53 ddtk uasbn CONTOH FORMAT KISI-KISI UASBN Jenis Sekolah : Alokasi Waktu: Mata Pelajaran : Jumlah soal : Penulis Petunjuk pengisian Judul identitas baris kolom No. Soal IndikatorButir Soal 123

54 No. Soal IndikatorButir Soal 123 ddtk uasbn Jenis Sekolah : MI /SD Alokasi Waktu: 120 menit Mata Pelajaran : ………………… Jumlah soal : …………… Penulis : Petunjuk pengisian Tinggal mengutip lampiran permen diknas nomor 74 tahun 2009 permen diknas nomor 74 CONTOH FORMAT KISI-KISI UASBN

55 No. Soal IndikatorButir Soal 123 ddtk uasbn Jenis Sekolah : MI /SD Alokasi Waktu: 120 menit Mata Pelajaran : Jumlah soal : …………. Penulis : 1. ……………. 2. ………………. Petunjuk pengisian Perhatikan teknik perumusan indikator soal yang baik CONTOH FORMAT KISI-KISI UASBN

56 ddtk uasbn TEKNIK PERUMUSAN INDIKATOR SOAL 1. BILA SOAL TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Disajikan …, siswa dapat menjelaskan …. 2. BILA SOAL TIDAK TERDAPAT STIMULUS Rumusan indikatornya: Siswa dapat membedakan …. Rumusan indikator: A = audience B = behaviour C = condition D = degree

57 ddtk uasbn MENUNTUT PENALARAN TINGGI SETIAP SOAL: 1.DIBERIKAN DASAR PERTANYAAN (STIMULUS) 2.MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS 3.MENGUKUR KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH

58 ddtk uasbn JENIS STIMULUS DAPAT MENGGUNAKAN TAKSONOMI SOLO (THE STRUCTURED OF OBSERVED LEARNING OUTCOME) ATAU STRUKTUR HASIL BELAJAR YANG DAPAT DIAMATI JENISNYA: 1. SOAL UNISTRUKTURAL (U): MENGGUNAKAN SEBUAH INFORMASI YANG JELAS DAN LANGSUNG DARI STIMULUS. 2. SOAL MULTISTRUKTURAL (M): MENGGUNAKAN DUA INFORMASI ATAU LEBIH DAN TERPISAH YANG TERMUAT DALAM STIMULUS. 3. SOAL RELASIONAL (R): MENGGUNAKAN SUATU PEMAHAMAN DARI DUA INFORMASI ATAU LEBIH YANG TERMUAT DALAM STIMULUS. 4. SOAL ABSTRAK DIPERLUAS (E): MENGGUNAKAN PRINSIP UMUM YANG ABSTRAK ATAU HIPOTESIS YANG DITURUNKAN DARI INFORMASI DALAM STIMULUS.

59 ddtk uasbn PENJABARAN SKL MENJADI INDIKATOR SOAL SKL MATERI INDIKATOR SOAL SOAL Tingkat ketercapaian SKL 2.Keterkaitan antara tiap komponen dan komponen yang mendahuluinya. 3.Urutan langkah-langkah antarkomponen.

60 ddtk uasbn SYARAT INDIKATOR SOAL YANG BAIK 1.Memuat KD/indikator/materi yang hendak diukur. 2. Memuat kata kerja operasional yang dapat diukur (PG=1, Uraian/Praktik= lebih dari satu). 3. Berkaitan erat dengan indikator/materi. 4. Dapat dibuatkan soalnya.

61 ddtk uasbn Ilustrasi gambar, nama, dll. -Bapak pergi ke …. -Ibu pergi ke …. -Menghargai keberagaman dalam kebersamaan: Suku, Agama, Ras, dan sejenisnya Kemampuan dan keberanian menghadapi/mengatasi problema kehidupan: -Kecakapan Akademik -Kecakapan Pribadi -Kecakapan Sosial -Kecakapan Vocasional (Sains, Lingkungan, Teknologi, Masyarakat, Moral) SETSM: (Science, Environtment, Technology, Society, Moral) -Dapat diukur/measureble dari jenjang terendah – tertinggi. -UKRK

62 ddtk uasbn KAIDAH PENULISAN/TELAAH SOAL BENTUK PILIHAN GANDA Mata Pelajaran : ________________ Kelas/Semester : _________________ Penulis/Penelaah : ________________ No. Aspek yang Diperhatikan Nomor Soal A Materi Soal sudah sesuai dengan indikator soal dalam kisi- kisi. Materi yang ditanyakan sesuai dengan jenis tes/bentuk soal yang dipergunakan. Pilihan jawaban homogen dan logis. Hanya ada satu kunci jawaban. Keterangan: Berilah tanda (V) bila tidak sesuai dengan aspek yang ditelaah!

63 ddtk uasbn No.Aspek yang Diperhatikan Nomor Soal B Konstruksi Pokok soal dirumuskan dengan singkat, jelas, dan tegas Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban merupakan pernyataan yang diperlukan saja Pokok soal tidak memberi petunjuk kunci jawaban Pokok soal bebas dari pernyataan yang bersifat negatif ganda Pilihan jawaban homogen dan logis ditinjau dari segi materi Gambar, grafik, tabel, diagram, atau sejenisnya jelas dan berfungsi Panjang pilihan jawaban relatif sama Pilihan jawaban tidak menggunakan pernyataan "semua jawaban di atas salah/benar" dan sejenisnya Pilihan jawaban yang berbentuk angka/waktu disusun berdasarkan urutan besar kecilnya angka atau kronologisnya Butir soal tidak bergantung pada jawaban soal sebelumnya Keterangan: Berilah tanda (V) bila tidak sesuai dengan aspek yang ditelaah!

64 ddtk uasbn No. Aspek yang Diperhatikan Nomor Soal C Bahasa/Budaya Bahasa soal sudah komunikatif dan sesuai dengan jenjang pendidikan siswa. Soal sudah menggunakan bahasa Indonesia baku. Soal tidak menggunakan bahasa yang berlaku setempat/tabu. Pilihan jawaban tidak mengulang kata/ kelompok kata yang sama, kecuali merupakan satu kesatuan pengertian. Keterangan: Berilah tanda (V) bila tidak sesuai dengan aspek yang ditelaah!

65 ddtk uasbn MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS 1. Membandingkan -Apa persamaan dan perbedaan antara... dan.... -Bandingkan dua cara berikut tentang Hubungan sebab-akibat -Apa penyebab utama.... -Apa akibat Memberi alasan (justifying) -Manakah pilihan berikut yang kamu pilih, mengapa? -Jelaskan mengapa kamu setuju/tidak setuju dengan pernyataan tentang Meringkas -Tuliskan pernyataan penting yang termasuk.... -Ringkaslah dengan tepat isi Menyimpulkan -Susunlah beberapa kesimpulan yang bersasal dari data.... -Tulislah sebuah pernyataan yang dapat menjelaskan peristiwa berikut....

66 ddtk uasbn Berpendapat (inferring) -Berdasarkan..., apa yang akan terjadi bila.... -Apa reaksi A terhadap Mengelompokkan -Kelompokkan hal berikut berdasarkan.... -Apakah hal berikut memiliki Menciptakan -Tuliskan beberapa cara sesuai dengan ide Anda tentang.... -Lengkapilah cerita... tentang apa yang akan terjadi bila Menerapkan -Selesaikan hal berikut dengan menggunakan kaidah.... -Tuliskan... dengan menggunakan pedoman Analisis -Manakah penulisan yang salah pada paragraf.... -Daftar dan beri alasan singkat tentang ciri utama Sintesis -Tuliskan satu rencana untuk pembuktian.... -Tuliskan sebuah laporan Evaluasi -Apakah kelebihan dan kelemahan.... -Berdasarkan kriteria..., tuliskanlah evaluasi tentang....

67 ddtk uasbn Mengukur Keterampilan Pemecahan Masalah 1. Mengidentifikasi masalah Contoh indikator soalnya: Disajikan deskripsi suatu situasi/masalah, siswa dapat mengidentifikasi masalah yang nyata atau masalah apa yang harus dipecahkan. 2. Merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan yang berisi sebuah masalah, siswa dapat merumuskan masalah dalam bentuk pertanyaan. 3. Memahami kata dalam konteks Contoh indikator soalnya: Disajikan beberapa masalah yang konteks kata atau kelompok katanya digarisbawahi, siswa dapat menjelaskan maknanya yang berhubungan dengan masalah itu dengan kata-katanya sendiri. 4. Mengidentifikasi masalah yang tidak sesuai Contoh indikator soalnya: Disajikan beberapa informasi yang relevan dan tidak relevan terhadap masalah, siswa dapat mengidentifikasi semua informasi yang tidak relevan. 5. Memilih masalah sendiri Contoh indikator soalnya: Disajikan beberapa masalah, siswa dapat memberikan alasan satu masalah yang dipilih sendiri, dan menjelaskan cara penyelesaiannya.

68 ddtk uasbn Mendeskripsikan berbagai strategi Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah, siswa dapat memecahkan masalah ke dalam dua cara atau lebih, kemudian menunjukkan solusinya ke dalam gambar, diagram, atau grafik. 7. Mengidentifikasi asumsi Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah, siswa dapat memberikan solusinya berdasarkan pertimbangan asumsi untuk saat ini dan yang akan datang. 8. Mendeskripsikan masalah Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah, siswa dapat menggambarkan sebuah diagram atau gambar yang menunjukkan situasi masalah. 9. Memberi alasan masalah yang sulit Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah masalah yang sukar dipecahkan atau informasi pentingnya dihilangkan, siswa dapat menjelaskan mengapa masalah ini sulit dipecahkan atau melengkapi informasi penting yang dihilangkan. 10. Memberi alasan solusi Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah dengan dua atau lebih kemungkinan solusinya, siswa dapat memilih satu solusi yang paling tepat dan memberikan alasannya.

69 ddtk uasbn Memberi alasan strategi yang digunakan Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah dengan dua atau lebih strategi untuk menyelesaikan masalah, siswa dapat memilih satu strategi yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu dan memberikan alasannya. 12. Memecahkan masalah berdasarkan data dan masalah Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah cerita, kartun, grafik atau tabel dan sebuah pernyataan masalah, siswa dapat memecahkan masalah dan menjelaskan prosedur yang dipergunakan untuk menyelesaikan masalah. 13. Membuat strategi lain Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan satu strategi untuk menyelesaikan masalanya, siswa dapat menyelesaikan masalah itu dengan menggunakan strategi lain. 14. Menggunakan analogi Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan strategi penyelesaiannya, siswa dapat: (1) mendeskripsikan masalah lain (analog dengan masalah ini) yang dapat diselesaikan dengan menggunakan strategi itu, (2) memberikan alasannya.

70 ddtk uasbn Menyelesaiakan secara terencana Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah situasi masalah yang kompleks, siswa dapat menyelesaikan masalah secara terencana mulai dari input, proses, output, dan outcomenya. 16. Mengevaluasi kualitas solusi Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah dan beberapa strategi untuk menyelesaikan masalah, siswa dapat: (1) menjelaskan dengan menerapkan strategi itu, (2) mengevaluasinya, (3) menentukan strategi mana yang tepat, (4) memberi alasan mengapa strategi itu paling tepat dibandingkan dengan strategi lainnya. 17. Mengevaluasi strategi sistematikanya Contoh indikator soalnya: Disajikan sebuah pernyataan masalah, beberapa strategi pemecahan masalahnya, dan prosedurnya, siswa dapat mengevaluasi strategi pemecahannya berdasarkan prosedur yang disajikan.

71 ddtk uasbn PengetahuanPemahamanPenerapanAnalisisSintesisPenilaian Mengutip Menyebutkan Menjelaskan Menggambar Membilang Mengidentifika si Mendaftar Menunjukkan Memberi label Memberi indek Memasangkan Menamai Menandai Membaca Menyadari Menghafal Meniru Mencatat Mengulang Mereproduksi Meninjau Memilih Menyatakan Mempelajari Mentabulasi Mnelususi Menulis Memperkirakan Menjelaskan Mengkategorikan Mencirikan Merinci Mengasosiasikan Membandingkan Menghitung Mengkontraskan Mengubah Mempertahankan Menguraikan Menjalin Membedakan Mendiskusikan Menggali Mencontohkan Menerangkan Mengemukakan Mempolakan Memperluas Menyimpulkan Meramalkan Merangkum Menjabarkan Menugaskan Mengurutkan Menentukan Menerapkan Menyesuaikan Mengkalkulasi Memodifikasi Mengklasifikasi Menghitung Membangun Mengurutkan Menentukan Menggambarkan Menggunakan Menilai Melatih Mengemukakan Menyelidiki Mengoperasikan Melaksanakan Meramalkan Memproduksi Memproses Mengaitkan Menyusun Memecahkan Melakukan Mentabulasi Menganalisis Mengaudit Memecah Menegaskan Mendeteksi Mendiagnosis Menyeleksi Memerinci Menominasikan Mendiagramkan Megorelasikan Merasionalkan Menguji Mencerahkan Menjelajah Membagankan Menyimpulkan Menemukan Menelaah Memaksimalkan Memerintahkan Mengedit Mengaitkan Memilih Mengukur Melatih Menstranfer Mengabstraksi Mengatur Menganimasi Mengumpulkan Mengkategorikan Mengkode Mengombinasikan Menyusun Mengarang Membangun Menanggulangi Menghubungkan Menciptakan Mengoreksi Merancang Merencanakan Meningkatkan Memfasilitasi Membentuk Merumuskan Menggeneralisasi Menggabungkan Memadukan Mereparasi Menampilkan Menyiapkan Memproduksi Merekonstruksi Membandingkan Menyimpulkan Menilai Mengarahkan Mengkritik Menimbang Memutuskan Memisahkan Memprediksi Memperjelas Menugaskan Menafsirkan Mempertahankan Memerinci Mengukur Merangkum Membuktikan Memvalidasi Mengetes Mendukung Memilih Memproyeksikan Contoh Daftar Kata Kerja Operasional Ranah Kognitif

72 ddtk uasbn ASPEK YANG DIPERHATIKAN 1.SKL, Kompetensi Yang Diujikan, dan Indikator diambil dari PERMENDIKNAS? 2.SOAL = KAIDAH PENULISAN SOAL?

73 ddtk uasbn LANGKAH ANALISIS BUTIR SOAL PENULIS AN SOAL TELAAH DAN REVISI SOAL PERA KITAN TES UJI COBA TES ANALISIS: -MANUAL -KOMPUTER SELEKSI SOAL SOAL JELEK SOAL BAIK KALIBRASI SOAL BANK SOAL

74 ddtk uasbn KALIBRASI SOAL: Proses penyamaan skala soal yang didasarkan pada tingkat kesukaran soal dan tingkat kemampuan siswa CIRI SUATU SKALA: Mempunyai titik awal (biasanya 0) dan mempunyai satuan ukuran atau unit pengukuran.

75 ddtk uasbn


Download ppt "1 TEKNIK BEDAH SKL UASBN 2009/2010 Tim Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Surabaya Jln. Ketintang Madya 92 (031) 8280116 Surabaya."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google