Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pertemuan XIV Materi 14. Prevensi, Intervensi, Konsultasi & Pendidikan Masy Tujuan Instruksional Umum : Setelah selesai kuliah ini mahasiswa mampu mengetahui.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pertemuan XIV Materi 14. Prevensi, Intervensi, Konsultasi & Pendidikan Masy Tujuan Instruksional Umum : Setelah selesai kuliah ini mahasiswa mampu mengetahui."— Transcript presentasi:

1 Pertemuan XIV Materi 14. Prevensi, Intervensi, Konsultasi & Pendidikan Masy Tujuan Instruksional Umum : Setelah selesai kuliah ini mahasiswa mampu mengetahui kegiatan- kegiatan yang dilakukan dalam prevensi, intervensi, konsultasi dan pendidikan masyarakat.

2 Tujuan Instruksional Khusus Setelah selesai kuliah ini mahasiswa mampu : 1. Mengetahui kegiatan prevensi; 2. Mengetahui kegiatan intervensi; 3. Mengetahui kegiatan konsultasi; 4. Mengetahui kegiatan pendidikan masyarakat.

3 Intervensi,Prevensi&DikKesMasy Ke3nya dibahas dlm 1 topik, krn psi komunitas ad st pendekatan mutakhir dlm intervensi klinis, penelitian (Nietzel,1998) Bid khusus dlm psi klinis,al Psi Kesehatan & Behavioral Medicine, Neuropsikologi, Psi Forensik & Psi Pediatri sbg bagian dr pendidikan kesehatan masyarakat. Pddkan Kes Masy merpkan sl st usaha prevensi sebelum gangguan itu terjadi. Intervensi ad upaya mengubah perilaku, pikiran at perasaan seseor Tdk hanya dlakukn psikolog, tp siapa&metode apa sj. Ex. promosi, periklanan dll.

4 Psikoterapi, Konseling & Bimbingan Psikoterapi mrpkn sl st intervensi dlm hub profesional ant psi-log & klien Tujuan : utk pemec masalah, peningkatan kemamp mngatasi masalah sendr, pencegahan timbulnya masalah, peningkatan kemamp utk lebih berbahagia (Phares, 1992) Konseling psikologis yt proses memberi bantuan kpd seseor utk dpt memecahkan masalah sendiri, & mengembangkan kepribadian seoptimal mungkin. Psikoterapi utk klien/ pasien dg masalah berat. Psiterapi& Konslng atas permintaan klien/ psn, Bimbingan dapat dilakukan tanpa diminta.

5 Definisi Psikoterapi Wolberg& Frank,1967 : Psikoterapi ad bentuk perlakuan/ tritmen masalah emosional, yg mbina hub prof dg klien, bertujuan menghilangkan, mengubah at memperlambat simtom, mperantarai pola perilaku terggg & meningkatkan pertumbuhan & perkemb pribadi yg positif, Phares,1992. Frank : Psikoterapi ad interaksi terencana ant seor terlatih, yg berwenang melakukan terapi, dg seor yg menderita dimana interaksi terapis berusaha meringankan penderitaan klien, via komunikasi simbolis, spt kata2 & aktivitas fisik.

6 Tingkat dan Tujuan Psikoterapi (1) Tingkat : * Psikoterapi Suportif, * Psikoterapi Rekonstruktif. * Psikoterapi Reedukatif & 7an Psitrp Suportif : mprkuat perilaku penyesuaian dr klien yg sdh baik, memberi dukungan psikologis, & mnghindari dr usaha menggali alam bwh sadar klien. Hindari di’bongkar’ ketidaksadarannya, krn akan lebih parah penyesuain diri Psi-ter Suportif dilakukan utk mberikan dukungan kpd klien utk tetap bertahan menghadapi kesulitannya.

7 Tujuan Psikoterapi (2) 7an Psitrp Reedukatif mengubah pikiran at perasaan klien agar dapat berfungsi lebih efektif. Terapis memberi dukungan, mengajak klien at pasien untuk mengkaji ulang keyakinan klien, mendidik kembali, agar dpt menyesuaikan diri lebih baik setelah ada pemahaman baru atas persoalannya. Psikoterapi Reedukatif biasanya terjadi dlm konseling.

8 Tujuan Psikoterapi (3) 7an Psi-ter Rekonstruktif mengubah seluruh keprib kli, dg mnggali ketdksadarn, mnganalisis MD yg patologis, mberi pemahaman akan adanya proses2 tak sadar,dst Psiterapi psikoan & brlangsung intensif dl wkt sgt lama Men Hokanson,1983, dlm Phares,1992, Psikoterapi yg bertujuan utk mengatasi krisis, utk perub perilaku, u mngubah pengal em-nal & utk memperoleh pemahaman at insight. Ex. Terapi Suportif atasi krisis ad yg dlakukn dlm RS/Pusat Krisis di masy yg alami trauma. Spt Atasi trauma kekrsan di Pus Krisis, Psn ak alami psikosis..

9 Psikoterapi & Teori Kepribadian Beda tujuan & tingkat psikoterapi tergantung dr teori keprib yg melandasinya. * Psikoanalisa Cara : Asosiasi Bebas, Analisa Mimpi, Analisis Transferensi, Analisis resistensi dll. * Metode Behavioristik : Desensitisasi sistematik utk Fobia, Modeling dg teori belajar sosial,Aversif & Manaj Kontigensi dg teori bel kond operant,CBT dr Beck & Albert Ellis. * Fenomenologis & Humanistik dg Konsep Rogers spt Unconditional positive regard, empathy, congruence dlm client centered therapy

10 Bentuk2 atau Model2 Psikoterapi Psikoterapi dpt dilakukan sec individual, & dpt dilakukan sec kelompok at group therapy, Terapi at Konseling Perkawinan, Terapi Keluarga. Pendekatan ini dis pendekatan dg perspektif ekologis, yt intervensi yg berus utk mncocokkan indiv dg lingk spesifik utk mningkatkn penyesuaian diri, Nietzel 1998 Hal Umum Yg Terjadi Dlm Psiterapi, Phares & Nietzel: * pengembangan pemahaman (fostering insight), & * pengurangan keresahan emosional, * dukungan utk katarsis at ‘curhat’, * pemberian informasi baru yg blm diketahui klien, * pemberian tugas2 utk dilaksanakan di luar terapi, * pemberian harapan& kyakinan,mbangun komptnsi kli * mperhatikan peran prof terapis & hub terapis-klien.

11 Efektivitas Psikoterapi Pd Variabel Klien & Terapis Efektivitas Psikoterapi Pada Variabel Klien Variabel klien yg mempengaruhi efektivitas terapi, ad : jenis masalah, inteligensi, usia, keterbukaan, ada tdk kerusakan otak dll. Efektivitas Psikoterapi Pada Variabel Terapis Variabel terapis mempengaruhi jalannya terapi, yt. keprib terapis, kemamp empati, ada tdk masalah prib terapis, sikap thd kli, Phares 1992

12 Tahapan Proses Intervensi Proses Intervensi Klinis melalui tahapan sbb : Pertemuan Awal, Tanya data identif klien & masalah yg dihadapi. Asesmen, meliputi : Waw, Observ, & Tes, bila perlu. 7an Intervensi, ditetapkn set integrasi data asesmen. Bbrp terapis mbahas tujuan intervensi bersama klien. Implementasi Terapi, meliputi pemberitahuan pd klien Wkt yg diperlukan dlm intervensi & Sasaran utama terapi. Mengakhiri Terapi yt Evaluasi hasil terapi & tindak lanjut yg akan dilakukan. Ex, Ap akan ada tindak lanjut, Pertemuan dg kel, dll.

13 Intervensi Klinis Mutakhir di USA Karena kesulitan ekonomi, maka ada pemikiran baru dlm pelaksanaan intervensi klinis, Nietzel,1998, Yt : * Program pencegahan, * Penentuan jenis terapi atau * Kombinasi bbrp jenis terapi (Eclectism in Psychtherapy) * Perawatan yg dikelola dg baik (Managed Care), * Terapi dg batas waktu (Time Limited Therapy), & * Anjuran mbuat Petunjuk Praktik (Practice Guidlines). Namun pedoman mndapat tantangan dr praktisi klinis Bhw kebebasan psikolog utk menerapkan teknik sendiri menjadi terhambat

14 Psikologi Komunitas Psikologi Komunitas di Ind dibahas sbg ‘Kesehatan Masy’ dlm disiplin ilmu kedokteran & ilmu kesehatan masyarakat. Psikologi Komunitas menjadi subbag dr Psikologi Sosial, Sosiologi & Ilmu Sosial lainnya. Psikologi Komunitas sbg sl st kegiatan yg berkaitan dg memberi bantuan kpd or yg mengalami ggg emosional, penyesuaian diri, at masalah psikologi lainnya. Umumnya psikologi komunitas didefinisikan sbg sst pendekatan thd kes mental yg menekankan pd peran daya lingk dlm menciptakan & mengurangi masalah. Rapaport (dalam Phares, 1992) bhw Perspektif Psikologi Komunitas memperhatikan 3 hal utama, yt Pengembangan Sumber Daya Individu, Aktivitas Politik, & Ilmu. Fokusnya ad interaksi orang - lingkungan, Yt, Mengidentifikasi peran & daya lingk yg dpt menciptakan at Mengurangi masalah individu, & Kem. memusatkan diri pd pemberdayaan indiv & kelomp utk lbh dpt menyesuaikan diri dg keadaan yg dihadapinya.

15 Pendekatan Kes Masy, Bloom Bhw Penekanan pendekatn kes mental komunitas ad : * Intervensi dlm komunitas, * Intervensi dlakukn dlm populasi terbatas, Ex. High-Risk Population. * Penekanan pd pencegahan * Promosi pelayanan tak langsung, spt, adakan konsultasi & pelatihan. * Pelaksanaan ol ahli dr berbagai bidang ilmu & awam. Tdpt bbrp konsep yg sgt melekat pd pendektn psi komunitas, yt Pencegahan & Pemberdayaan. 7an Pencegahn ggg jiwa, utk hemat biaya perawatan penderita. 7an Pemberdayaan man dlm masyarakat utk mempertahankan kesehatan & mencegah penyakit jiwa.

16 Pencegahan 3 Jenis Pencegahan : Primer, Sekunder, dan Tersier. Pnc Primer ad upaya melawan keadaan yg menimbulkan ggg seb ggg terjadi. Ex. Pemberian gizi balita, Imunisasi, Konseling pra nikah, Penyediaan rumah sehat. Pnc sekunder ad usaha diagnosis dini atas st keadaan ber7an agar dapat dilakukan terapi atau tritmen pd tahap dini atas awal ggg. Ex. Deteksi st kead ggg dpt dtindaklnjuti segera pd tahap awal. Pemeriksn at screening dilakukan thd populasi ttt. Pnc tersier ad upaya rehab thd orang2 yg memerlukan penyesuaian kembali krn penyakit at trauma yg pernah dialaminya. Ex. Rehabilitasi ini dpt berupa konseling, pelatihan

17 Pemberdayaan Upaya mencegah terbentuknya perasaan tak berdaya & pasrah pd indiv at kel yg terkena st dampak perubahan lingkungan yg merugikan, spt, Korban penipuan, Kesewenang-wenangan, dll Bbrp kelomp rentan dlm masy yg perlu diperhatikan Ex. Remaja yg rentan thd pengaruh sebaya yg mengkonsumsi narkoba, Tenaga kerja O+ yg di’eksport’ tanpa pengetahuan & kompetensi yg memadai, Lanjut usia yg terlempar dr kelompoknya sendiri, pensiunan yg tdk dimanfaatkan dll.

18 Fokus Thd Strategi Intervensi-Price Perband ant Orientasi Klinis & Komunitas * Orientasi klinis mperhatikan bgm atasi defisit pd tkt Individual, Organisasi & Komunitas. Pd tkt individual, O klinis mlakukan terapi somatis & tradisional. Pd tkt organisasi, O klinis lakukn terap kelomp, pddkan khusus, & pddkan remedial at penyembuhan pd kelomp rentan. Pd tkt komunitas, O klinis mlakukn institusionalisasi at mberikan fasilitas khusus bagi mrk yg mengalami disabiliti spt buta, * Orientasi komunitas utamakn peningkatan kompetensi. Pd tkt individual, O komunitas lakukan pelat keteramp & program pencegahan utk orang2 yg berisiko tinggi. Pd tkt organisasi, O komunitas lakukan pelat & konsultasi utk meningkatkan kompetensi berorganisasi pd anggotanya. Pd tkt komunitas, O komunitas mciptakan program pencegahan menyeluruh dlm masy utk mengurangi stres lingk & meningkatkan keberadayaan pendidikn.

19 Metode2 Intervensi & Perubahan Konsultasi yt ajak or2 punya peran besar dlm masyarakat spt guru, polisi, rohwan utk mbahas & mbantu atasi mslh kes mental masy. Adakan layanan masy sbg “pengganti” layanan RS, Tempat penitipan bg penderita ggg jiwa menahun. Intervensi krisis. Ex. Memberi bantuan & dukungan kpd orang2 dlm kead stres akut agar terhindar dr ggg yg lebih parah & menahun, Dirikan pusat2 intervensi krisis yg lokasi dekat dg penderita & berikan layanan telp 24 jam bg korban pemerkosaan, korban kekerasan RT, Pusat2 krisis 1998 sbg reaksi Jkt sbg layanan intervensi krisis. Intervensi pd usia dini ad yg dilakukan di Ind 1975 sp sekrg. Al. Program ibu bayi & balita. Penyuluhan gizi, kes, imunisasi, sbg usaha memberi penget pd masy utk meningkatkan kesehatan komunitas. Pengembangan program pelatihan pemberdayaan masy dg membuat tulisan2 singkat ttg upaya2 cepat atasi berbagai kead darurat psikologis,

20 Kuis 14 1.Apakah Intervensi, apa saja yang termasuk didalamnya ? 2.Uraikan yang dimaksud psikoterapi menurut Sdr ? 3.Sebutkan tingkatan psikoterapoi, & perbedaan diantaranya ? 4.Apa kaitan antara teori kepribadian dgn psikoterapi ? 5.Sebutkan macam-macam psikoterapi ? 6.Hal-hal apa saja yang terjadi dalam psikoterapi ? 7.Terangkan tahapan proses intervensi ? 8.Terjadi intervensi klinis muthahir di USA, Mengapa hal ini terjadi, jelaskan ! 9.Setujukah Sdr dengan pendapat Rapaport ttg psikologi komunitas, jelaskan alasan Sdr ! 10.Sebutkan konsep-konsep pendeklatan psikologi komunitas ? 11.Jelaskan macam2 prevensi/pencegahan yg Sdr ketahui ? 12.Efektif manakah orientasi klinis atau orientasi komunitas pada tingkat individu, organisasi dan komunitas, jelaskan ? 13.Sebutkan metode intervensi dan perubahan ?


Download ppt "Pertemuan XIV Materi 14. Prevensi, Intervensi, Konsultasi & Pendidikan Masy Tujuan Instruksional Umum : Setelah selesai kuliah ini mahasiswa mampu mengetahui."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google