Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Gerakan masing2 partikel dalam sistem relatif thd pusat massa Gerakan benda atau sistem dianggap sbg gerakan pusat massa Terdapat satu titik pusat massa.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Gerakan masing2 partikel dalam sistem relatif thd pusat massa Gerakan benda atau sistem dianggap sbg gerakan pusat massa Terdapat satu titik pusat massa."— Transcript presentasi:

1

2 Gerakan masing2 partikel dalam sistem relatif thd pusat massa Gerakan benda atau sistem dianggap sbg gerakan pusat massa Terdapat satu titik pusat massa dalam sistem Asumsi : Hukum Newton berlaku bagi tiap partikel Meninjau benda besar sebagai sistem partikel-partikel titik Sistem partikel adalah sistem dengan jarak antar partikel-partikel penyusunnya tidak selalu tetap

3 PUSAT MASSA m1m1 m2m2 cm

4 Posisi pusat massa Sistem Diskrit

5 Posisi pusat massa Sistem Kontinu (Benda Tegar) benda berbentuk garis benda berbentuk bidang benda berbentuk 3 dimensi

6 contoh Menentikan posisi pusat massa sistem 3 partikel X (m) Y (m) Z (m) m 3 = 6 kg m 2 = 4 kg m 1 = 2 kg

7 Contoh : Setengah bola padat ( 3D ) dz a z z x o elemen volume : dapat dihitung  x cm = y cm = 0 R dz

8 Kulit setengah bola ( 2D ) R a d  a z z x o dd  elemen luas :

9 Kawat setengah lingkaran ( 1D ) a z x o dd dl elemen panjang :

10 Gerakan Pusat Massa Untuk gerakan benda besar seperti contoh di atas terlalu rumit diamati dan digambarkan, tetapi gerakan pusat massanya (titik berwarna merah) mudah diamati dan digambarkan. Karena itu besaran-besaran dari benda besar (sistem partikel/benda tegar) yang bergerak bergerak secara rumit ditentukan/diamati melalui gerakan pusat massanya

11 Persamaan posisi pusat massa : kecepatan pusat massa : percepatan pusat massa : gaya-gaya yang bekerja pada sistem partikel : = 0

12 Benda Menggelinding Jika lantai kasar, maka akan terjadi proses menggelinding  perpaduan gerak translasi (linier) dan rotasi. R  s s = R  pusat massa tepat berada di atas titik kontak sehingga pergeseran benda dapat diwakili oleh pusat massanya. Hubungan antara besaran gerak translasi dan rotasi : catatan : untuk gerak menggelinding, yang bergerak translasi adalah pusat massanya

13 v1v1 v2v2 MOMENTUM

14 besaran fisis yang penting selain energi merupakan kuantitas gerak yang berkaitan dengan besarnya efek jika bertumbukan Momentum : hasil massa benda dengan kecepatannya rumus : p = m v besaran vektor p = m v besaran skalar Satuan (SI) : kg m/s

15 laju perubahan momentum sebuah benda sama dengan gaya yang diberikan pada benda tersebut Bentuk lain dari hukum Newton II

16 Jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada kedua benda yang bertumbukan selain gaya yang diberikan oleh masing-masing benda, maka berlaku hukum kekekalan momentum bagi kedua benda

17 Untuk sistem partikel momentum total sistem partikel : jika gaya luar yang bekerja pada sistem partikel = 0, maka :

18 Kerangka Acuan Pusat Massa m1m1 m2m2 cm x o y r1r1 r2r2 r cm r1*r1* r2*r2* : vektor posisi partikel 1 relatif thd cm : vektor posisi partikel 2 relatif thd cm r 1 * = r 1  r cm r 2 * = r 2  r cm v 1 * = v 1  v cm v 2 * = v 2  v cm : kecepatan partikel 1 relatif thd cm : kecepatan partikel 2 relatif thd cm

19 Energi Kinetik Sistem Partikel = 0 energi kinetik gerak translasi sistem

20 tumbukan senantiasa melibatkan gaya (gaya antar benda) yang bekerja dalam waktu yang sangat singkat  p = F  t Impuls :gaya yang bekerja pada benda dalam waktu yang sangat singkat (gaya tidak konstan) t F tt

21 jika tidak ada gaya luar yang bekerja pada kedua benda yang bertumbukan MOMENTUM KEKAL KEKEKALAN MOMENTUM dan ENERGI PADA TUMBUKAN m 1 v 1 + m 2 v 2 = m 1 v’ 1 + m 2 v’ 2 m 1 (v 1  v’ 1 ) = m 2 (v’ 2  v 2 ) (1) arah kecepatan benda ditentukan oleh tanda (+) atau (  ) jika selama proses tumbukan tidak menghasilkan energi panas (tumb. lenting) ENERGI KEKAL ½ m 1 v ½ m 2 v 2 2 = ½ m 1 v’ ½ m 2 v’ 2 2 m 1 (v 1 2  v’ 1 2 ) = m 2 (v’ 2 2  v 2 2 ) m 1 (v 1  v’ 1 )(v 1 + v’ 1 ) = m 2 (v’ 2  v 2 ) (v’ 2 + v 2 ) (2)

22 persamaan (2)/(1) : v 1  v 2 =  (v’ 1  v’ 2 ) tumbukan berlawanan arah (3) v 1 + v 2 = v’ 2  v’ 1 tumbukan searah (4)

23 contoh : mm v 1 = v v 2 = 0 v' 2 = ? mv = mv' 1 + mv' 2  v = v' 1 + v' 2 pers. (1) : v = v' 2  v' 1 pers. (3) :  0 = 2v' 1 v' 1 = 0 v' 2 = v

24 TUMBUKAN TAK LENTING EK 1 + EK 2 = EK 1 ' + EK 2 ' + energi panas energi panas v' 2  v' 1 = e ( v 1  v 2 ) koefisien kelentingan/restitusi

25 Tumbukan dalam kerangka acuan pusat massa m1m1 cm m2m2 m1m1 m2m2

26 Momentum Sudut (untuk gerak rotasi) gerak translasi gerak rotasi momentum sudut O r v   L Jika torsi eksternal yang bekerja adalah nol : kekekalan momentum sudut 

27 Momentum sudut untuk gerak rotasi SISTEM PARTIKEL vektor posisi partikel ke i relatif terhadap pusat massa : vektor kecepatan partikel ke i relatif terhadap pusat massa : momentum sudut total sistem partikel : orbital spin

28


Download ppt "Gerakan masing2 partikel dalam sistem relatif thd pusat massa Gerakan benda atau sistem dianggap sbg gerakan pusat massa Terdapat satu titik pusat massa."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google