Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Quality Assurance Office PELATIHAN AUDITOR MUTU INTERNAL (AMI) Bab Teknik Audit Mutu Internal Dalam Pendidikan Ref. ISO 19011:2011.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Quality Assurance Office PELATIHAN AUDITOR MUTU INTERNAL (AMI) Bab Teknik Audit Mutu Internal Dalam Pendidikan Ref. ISO 19011:2011."— Transcript presentasi:

1 Quality Assurance Office PELATIHAN AUDITOR MUTU INTERNAL (AMI) Bab Teknik Audit Mutu Internal Dalam Pendidikan Ref. ISO 19011:2011

2 Quality Assurance Office Tujuan Pelatihan Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat: dan mampu: melaksanakan audit mutu internal secara profesional, independen, dan objektif mengidentifikasi kesesuaian, kecukupan dan efektivitas sistem mutu terkait kegiatan akademik mengidentifikasi lingkup perbaikan dan mengembangkan secara berkelanjutan memperbaiki sistem mutu dan implementasinya pada kegiatan akademik mengetahui peluang untuk perbaikan standar mutu akademik agar lebih efektif dalam implementasinya

3 Quality Assurance Office TOPIK BAHASAN 1.Audit Mutu 2.Klasifikasi Audit 3.Peristilahan dalam Audit 4.Perencanaan Audit 5.Pelaksanaan Audit 6.Tinjauan Manajemen

4 Quality Assurance Office 1. AUDIT MUTU Definisi Audit Mutu : Audit Mutu adalah pengujian sistematik dan mandiri untuk menetapkan apakah kegiatan mutu dan hasil yang berkaitan sesuai dengan pengaturan yang direncanakan dan apakah pengaturan-pengaturan yang disebutkan diterapkan secara efektif dan sesuai untuk mencapai tujuan

5 Quality Assurance Office Sistem Mutu (SM) ‏ Sistem yang mencakup struktur organisasi, tanggungjawab, prosedur, proses dan sumber daya untuk melaksanakan manajemen mutu.

6 Quality Assurance Office 1.Mutu pendidikan (SNPT  8 aspek) 2.Mutu penelitian (SNPT  8 aspek) 3.Mutu pengabdian kepada masyarakat (SNPT  8 aspek) Contoh: 1.Mutu kurikulum 2.Mutu sivitas akademika 3.Mutu modul/ perangkat pembelajaran 4.Mutu metode pembelajaran 5.Mutu evaluasi pembelajaran 6.Mutu layanan pendukung pembelajaran 7.Mutu lulusan Mutu Akademik

7 Quality Assurance Office Lingkup (cakupan) audit Lingkup audit meliputi semua persyaratan sistem yang berpengaruh terhadap mutu layanan, yaitu: 1.Dokumen sistem mutu 2.Organisasi 3.Komitmen (tanggungjawab) manajemen 4.Sumber daya, meliputi: a.Sumber daya manusia b.Infrastruktur 5.Proses dan pengendaliannya 6.Evaluasi dan perbaikan

8 Quality Assurance Office Auditor dan teraudit menentukan lingkup audit (yang akan di-sampling) sebelum proses audit dilakukan

9 Quality Assurance Office Tujuan Audit 1.Mengetahui kesesuaian atau ketidaksesuaian dari persyaratan sistem manajemen mutu dan peraturan yang berlaku 2.Mengevaluasi kapabilitas dari sistem manajemen mutu 3.Mengevaluasi efektifitas penerapan sistem manajemen mutu 4.Mengidentifikasi peluang perbaikan sistem manajemen mutu

10 Quality Assurance Office Prinsip Dasar Audit 1.Sikap dasar : 1.Sikap dasar : mempunyai sifat profesional 2.Penyajian yang wajar : 2.Penyajian yang wajar : wajib memberikan laporan yang benar berdasar fakta 3.Ketelitian : 3.Ketelitian : kecermatan dalam menggali informasi sehingga menghasilkan kesimpulan audit yang valid 4.Independen 4.Independen : mempunyai sikap netral dan obyektif saat membuat kesimpulan audit 5.Bukti : 5.Bukti : penjelasan yang rasional dalam menghasilkan kesimpulan yang dapat dipercaya

11 Quality Assurance Office 2. KLASIFIKASI AUDIT

12 Quality Assurance Office Klasifikasi audit 1. Tipe audit : a. Audit internal b. Audit Eksternal 2. Tingkatan audit : a. Audit sistem b. Audit Produk c. Audit proses

13 Quality Assurance Office Tipe Audit Internal 1. Audit Internal Adalah audit yang dilakukan untuk menentukan tingkat kesesuaian terhadap persyaratan sistem manajemen organisasi sendiri oleh auditor internal dari organisasi tersebut, sehingga dapat dilakukan analisis kekuatan, kelemahan, ancaman, dan peluang penyempurnaan

14 Quality Assurance Office 2. Audit Eksternal a.Audit pihak kedua: Adalah audit yang dilakukan terhadap pihak di luar organisasi, misalnya: audit terhadap supplier/ sub-kontrak b. Audit pihak ketiga Adalah audit yang dilakukan oleh pihak eksternal/ badan audit independen. Misal: audit untuk mendapatkan sertifikat ISO

15 Quality Assurance Office Tingkatan Audit a. Audit Sistem  Merupakan pemeriksaan yang mendalam terhadap sistem mutu untuk menentukan efektivitas dan kesesuaian terhadap standar  Pemeriksaan ini didesain untuk memastikan: Bahwa dokumentasi sistem mutu telah memenuhi kebutuhan proses layanan secara memadai Bahwa prosedur-prosedur yang terdokumentasi adalah mudah dimengerti dan diimplementasikan Bahwa sumber daya cukup dan SDM kompeten

16 Quality Assurance Office b. Audit Produk  Pemeriksaan terhadap semua elemen dari produk dan elemen sistem mutunya untuk mengevaluasi terhadap standar atau spesifikasi produk  Produk : (i) Produk dalam proses; (ii) Produk Akhir; (iii) Produk di pasar Audit produk dilakukan untuk memastikan:  Proses produksi dilakukan efektif  Ukuran-ukuran pengendalian mutu adalah memadai  Produk sesuai dengan spesifikasi atau standar

17 Quality Assurance Office bukan alat aseptabilitas produk dapat diterima Audit produk bukan alat untuk verifikasi “aseptabilitas produk” tetapi verifikasi terhadap efektifitas kemampuan proses untuk menghasilkan produk yang “dapat diterima”

18 Quality Assurance Office c. Audit Proses  Merupakan pemeriksaan terhadap proses untuk menentukan apakah proses sesuai dengan persyaratan  Proses adalah Serangkaian tindakan yang dilakukan, sebagai hasil dari menerima input dalam bentuk material/ informasi, untuk menghasilkan suatu output dalam bentuk material/ informasi INPUT PROSES OUTPUT

19 Quality Assurance Office 3. PERISTILAHAN DALAM AUDIT

20 Quality Assurance Office  Klien (Client) Klien adalah organisasi yang mempunyai hak untuk mengatur atau hak kontrak untuk meminta audit  Auditee Organisasi/ unit kerja/ orang yang diaudit  Auditor Orang yang memiliki kemampuan untuk mengadakan audit  Lead Auditor Lead Auditor adalah orang yang ditunjuk untuk mengelola audit dan memimpin pelaksanaan audit dengan dibantu beberapa auditor

21 Quality Assurance Office  Kriteria Audit (Audit Criteria) Kebijakan, prosedur atau persyaratan yang digunakan sebagai referensi  Bukti Audit (Audit Evidence) Catatan, pernyataan, fakta atau informasi lainnya yang relevan dengan kriteria audit dan dapat diperiksa Catatan: Catatan: Bukti audit dapat bersifat kualitas atau kuantitas

22 Quality Assurance Office  Temuan Audit (Audit Findings) Hasil dari evaluasi bukti audit yang dikumpulkan yang berlawanan dengan kriteria auditCatatan: Temuan audit bisa pada kesesuaian atau ketidaksesuaian dengan kriteria audit atau peluang untuk perbaikan  Kesimpulan Audit Hasil gabungan dari proses audit yang dibuat oleh tim audit, berdasarkan pertimbangan tujuan audit dan semua temuan audit

23 Quality Assurance Office Tugas (Test) I

24 Quality Assurance Office 4. PERENCANAAN AUDIT A. Penentuan Auditor B. Penentuan Jadwal Audit C. Pembuatan Daftar Pengecekan D. Persiapan Rencana Audit E. Pemeriksaan Hasil Audit Sebelumnya

25 Quality Assurance Office Siklus AMI 1) Menetapkan tujuan audit 2) Merencanakan audit tahunan 3) Menetapkan sasaran dan lingkup audit 4) Membentuk tim audit 5) Mengkaji ulang dokumen dan menyiapkan daftar pengecekan (Audit Kecukupan/Desk Evaluation)‏ 6) Menyelenggarakan rapat tim audit 7) Menetapkan jadwal audit 8) Melaksanakan audit di tempat obyek audit (Audit kepatuhan)‏ 9) Menyusun laporan audit [Temuan (KTS,OB) & PTK] 10) Melakukan kajiulang oleh manajemen

26 Quality Assurance Office Kajiulang Dokumen dan Persiapan checklist Melaksanakan Audit Lapangan Tentukan Tujuan Audit Rapat Tim Audit LAPORAN AUDIT MPAMI Siklus A udit M utu I nternal Menentukan kebijakan AMI MANAJEMEN PerencanaanAudit Membentuk Tim Audit Jadwal Audit (Visitasi)‏ Menentukan kajiulang kebijakan 10 Tim Audit Kualifikasi AMI Pemilihan Pelatihan KelompokAuditor

27 Quality Assurance Office Jadwal Audit mencakup :  Area/ bagian/ unit yang diaudit  Tanggal dan hari pelaksanaan audit  Ruang lingkup audit  Auditor yang bertugas 4A. Penentuan jadwal audit

28 Quality Assurance Office  Area/ bagian/ unit yang diaudit Pendekatan Unit:  Program Studi  Laboratorium  Unit Kerja Pendukung (Kepegawaian, Keuangan, Perlengkapan, dll)  Perpustakaan  Unit Teknologi Informasi  Dll

29 Quality Assurance Office 4B. PEMBUATAN DAFTAR PENGECEKAN (CHECKLIST) Checklist :  Merupakan alat audit  Disusun berdasarkan standar  Disusun di sekitar proses layanan  Disusun berdasarkan persyaratan produk/ lulusan

30 Quality Assurance Office  Syarat Checklist i.Lengkap Checklist harus dibuat dengan mengacu pada persyaratan standar mutu, persyaratan sistem operasi, persyaratan pelanggan dan persyaratan lain yang relevan ii.Akurat Checklist tidak boleh mengalami distorsi dari sumbernya iii.Informatif Maksud yang dikandung mudah dimengerti

31 Quality Assurance Office  Format Checklist  Nomor Audit  Tanggal Audit  Nama Auditor  Kolom “Sesuai (S)” atau “Tidak Sesuai (TS)”  Kolom catatan  Kolom tinjauan

32 Quality Assurance Office 4C. PENENTUAN AUDITOR Auditor Harus:  Memiliki pengetahuan tentang area yang diaudit  Menguasai teknik-teknik audit  Memiliki karakteristik positif sebagai auditor  Mampu bekerja sama dalam tim  Memenuhi persyaratan sebagai auditor

33 Quality Assurance Office Persyaratan Auditor 1.Personil terlatih 2.Independen 3.Penguasaan standar 4.Penguasaan teknik audit (examining, questioning, evaluating, reporting) 5.Komunikasi (oral) 6.Kemampuan menulis 7.Kemampuan tambahan (planning, organizing, communicating and directing)

34 Quality Assurance Office PEMILIHAN TIM AUDIT Berdasarkan:  Kecakapan/ pengetahuan tentang audit  Pengalaman audit  Keakraban dengan proses/ teknologi yang akan dihadapi  Kemampuan bekerjasama

35 Quality Assurance Office 4D. PERSIAPAN RENCANA AUDIT 1.Pastikan persyaratan yang relevan untuk area sasaran telah lengkap 2.Tentukan bagaimana hubungan persyaratan tersebut dengan aktivitas yang dijalankan oleh departemen yang diaudit 3.Pastikan apa yang harus ditetapkan auditor dan dipenuhi oleh auditee 4.Pastikan checklist telah lengkap dan akurat 5.Putuskan rencana tindakan ( Kepada siapa harus bicara? Apa yang akan ditanyakan? Dokumen apa yang ingin dilihat? Dll)

36 Quality Assurance Office 4E. PEMERIKSAAN HASIL AUDIT SEBELUMNYA Pastikan:  Apakah tindakan efektif?  Bukti-bukti penerapan lengkap?  Masalah yang sama tidak berulang?

37 Quality Assurance Office Tugas (Test) II

38 Quality Assurance Office 5. PELAKSANAAN AUDIT A. Teknik Bertanya B. Teknik Audit C. Teknik Telusur D. Mencatat Hasil E. Membuat Temuan F. Tindakan Koreksi G. Laporan Audit H. Rapat Penutupan

39 Quality Assurance Office 5A. TEKNIK BERTANYA MENCARI BUKTI  Bukti-Bukti penunjang dikumpulkan dari:  Wawancara  Pemeriksaan dokumen atau rekaman  Pemeriksaan produk  Pengamatan terhadap aktivitas (observasi lapangan)  Pengamatan terhadap kondisi  Lakukan verifikasi  Lakukan verifikasi terhadap bukti-buti penunjang tersebut

40 Quality Assurance Office Mencari bukti Gunakan 4 pertanyaan bertingkat dibawah ini untuk setiap obyek audit yang diamati : - Ada ? - Lengkap ? - Akurat ? - Mampu telusur ? 40

41 Quality Assurance Office AUDIT DILAKUKAN TERHADAP: i. Dokumentasi (prosedur, spesifikasi, gambar, dll)  Apakah semua dokumen yang dibutuhkan tersedia?  Apakah dokumen lengkap dan mengandung informasi yang dibutuhkan?  Apakah dokumen diidentifikasi dan diberi status  Apakah dokumen dikendalikan ii. Peralatan  Apakah tepat?  Apakah dikalibrasi?  Apakah dipergunakan dengan benar?  Apakah diidentifikasi dengan benar

42 Quality Assurance Office iii. Bahan Material  Apakah tepat tipe, grade-nya?  Apakah identifikasi/ dapat ditelusur?  Apakah statusnya diketahui  Apakah memenuhi persyaratan standar iv. Orang  Apakah kompeten untuk melaksanakan tugas?  Apakah mendapatkan pelatihan dengan memadai?  Apakah tanggung jawabnya jelas?  Apakah sikapnya dapat diterima

43 Quality Assurance Office v. Proses  Apakah dikendalikan dengan benar?  Apakah didokumentasikan?  Apakah dalam lingkungan yang tepat?

44 Quality Assurance Office Faktor Keberhasilan dalam Wawancara  Wawancara orang yang tepat  Persiapan yang baik  Usahakan agar wawancara dalam keadaan santai  Sesuaikan gaya wawancara Hal penting yang perlu dilakukan  Datang tepat waktu  Memperkenalkan diri  Mengutarakan kembali tujuan anda  Mengajukan pertanyaan-pertanyaan untuk mendapatkan informasi

45 Quality Assurance Office KATA KUNCI DALAM WAWANCARA  Mengapa  Dimana  Kapan  Apa  Siapa  Bagaimana Contoh: Memeriksa Sistem  Apa yang terjadi jika …….?  Bagaimana tanggapan bapak jika ………?

46 Quality Assurance Office Beberapa tips pada saat wawancara  Lakukan wawancara terpisah antara kepala bagian dan bawahannya/ staf  Hindari memverifikasi/ cross-check pernyataan para auditee yang berbeda  Hindari kesan membaca checklist  Hindari menyodorkan opini dan corrective action  Buatlah pertanyaan yang spesifik/ tidak bermakna ganda

47 Quality Assurance Office Hal-Hal yang harus diingat  Bicara pada pelaku proses  Bicara dengan bahasa auditee  Bicara dengan jelas  Jangan menyuruh diam  Perjelas pertanyaan  Ajukan pertanyaan satu persatu  Ulangi pertanyaan yang sulit

48 Quality Assurance Office TEKNIK BERTANYA Mengembangkan pertanyaan dengan prinsip diagram pohon

49 Quality Assurance Office 5B. TEKNIK AUDIT 1.Horisontal auditing Memeriksa setiap area fungsional dari organisasi untuk melihat kelayakan dan penerapan dari persyaratan sistem mutu Kaprodi Sub Bag Pendidikan Laboratorium Silabus & SAP

50 Quality Assurance Office 2.Vertical Auditing Memeriksa area-area fungsional dari organisasi yang berkontribusi secara aktif terhadap suatu kegiatan tertentu atau terhadap suatu persyaratan/peraturan Kaprodi Sub Bag Pendidikan Laboratorium RPKPS & SAP Perencanaan

51 Quality Assurance Office 3. Random Auditing Memeriksa secara acak aspek-aspek dari suatu operasi perusahaan karena alasan perlu menguji secara dekat suatu aktivitas tertentu TELUSUR Kaprodi Sub Bag Pendidikan Laboratorium INPUT DATA

52 Quality Assurance Office 5C. TEKNIK TELUSUR  Tujuan  Pengujian jaringan  Mengungkap fakta-fakta  Identifikasi perbaikan  Dasar  Sistem adalah input-proses-output  Sistem adalah sebab-akibat  Sistem adalah suatu jaringan

53 Quality Assurance Office MENELUSURI JEJAK (TRAIL FOLLOWING)  Berdasarkan suatu temuan tertentu auditor bergerak (maju atau mundur) untuk mengumpulkan informasi dan menyelidiki lebih dalam suatu gejala atau pola tertentu

54 Quality Assurance Office Forward And Backward Tracing Auditor dapat bergerak dari sisi input hingga rangkaian-rangkaian kegiatan dan output atau sebaliknya bekerja dari sisi output mundur ke input Kaprodi Sub Bag PendidikanEvaluasi Forward trace Backward trace KomisiPembelajaran

55 Quality Assurance Office BAGAIMANA MENGAMBIL SAMPEL?  Jangan meminta sampel kepada Auditee, tapi tentukan sendiri sampel yang diinginkan  Ambil sampel dari daftar-daftar yang tersedia  Ambil sampel dari file yang ditemukan, satu sampel dari depan dan satu lainnya dari belakang (minimal)  Ambil sampel di lokasi proses kerja

56 Quality Assurance Office Tugas III (Test)

57 Quality Assurance Office 5D. MENCATAT HASIL Yang Harus Dicatat  Contoh-contoh ketidaksesuaian terhadap standar  Contoh-contoh ketidaksesuaian terhadap dokumentasi  Aspek dari operasi/ proses yang cenderung mengarah kepada ketidaksesuaian

58 Quality Assurance Office Catatlah yang perlu dicatat  Seksi/ area yang diaudit  Orang yang diwawancarai  Nomor dokumen dan issue status  Identifikasi peralatan  Kondisi organisasi/unit secara umum  Identifikasi prduk/ bahan

59 Quality Assurance Office Cara Mencatat Hasil  Apa  Apa yang ditemukan  Dimana  Dimana ditemukan  Mengapa  Mengapa dianggap sebagai ketidaksesuaian  Siapa  Siapa yang hadir/ ada pada saat ditemukan

60 Quality Assurance Office CATATAN AUDIT menunjukkan:  Kekurangan yang ditemukan  Tindakan koreksi yang dibutuhkan  Target waktu pelaksanaan  Penanggung Jawab

61 Quality Assurance Office 5E. MEMBUAT TEMUAN (FINDINGS)  Segala sesuatu yang menyimpang terhadap standar  Segala sesuatu yang potensial untuk menyimpang terhadap standar  Segala sesuatu yang potensial mempengaruhi mutu produk/ jasa

62 Quality Assurance Office Klasifikasi Temuan 1. MINOR  Ketidaksesuaian yang memiliki dampak terbatas terhadap sistem mutuContoh:  Ketidaksempurnaan  Ketidakkonsistenan 2. MAJOR  Ketidaksesuaian yang memiliki dampak luas terhadap sistem mutuContoh:  Pelanggaran terhadap sistem mutu  Tidak dipenuhinya persyaratan

63 Quality Assurance Office 3. OBSERVASI  Temuan bukan ketidaksesuaian yang dimaksudkan untuk penyempurnaan sistem mutu  Dapat bersifat mengarah kepada ketidaksesuaian TEMUAN YANG DILAPORKAN  Harus disetujui process owner (auditee)  Berdasarkan bukti

64 Quality Assurance Office CONTOH TEMUAN  MAJOR Contoh problem: Hampir semua perkuliahan berjalan : tidak sesuai jadwal/ RPKPS / SAP Jumlah tatap muka kurang 50 % (persyaratan, misal, 75 %) tidak ada rekaman daftar hadir perkuliahan tidak dilakukan evaluasi kompetensi dosen tidak sesuai Tidak dilakukan verifikasi soal Sehingga temuannya: kategori Major “Perkuliahan di Prodi X tidak terkendali, contohnya…”

65 Quality Assurance Office CONTOH TEMUAN  MINOR Contoh problem: Ditemukan 3 mata kuliah A, B, dan C: tidak sesuai jadwal/ RPKPS / SAP tidak ada rekaman daftar hadir perkuliahan tidak dilakukan evaluasi Tidak dilakukan verifikasi soal Sehingga temuannya: kategori Minor “Pengendalian perkuliahan di Prodi X belum berjalan secara konsisten, contohnya …..”.

66 Quality Assurance Office CONTOH TEMUAN  OBSERVASI Contoh problem: Semua perkuliahan berjalan dengan baik dan tercatat rapi, sesuai SAP, semua dosen datang ≥ 13 kali tatap muka, dan selalu dilakukan evaluasi baik terhadap soal maupun dosennya. Semua dikerjakan oleh karyawan yang sangat rajin dan penuh dedikasi, walaupun tidak ada prosedur yang mengaturnya. Sehingga temuannya : kategori Observasi “Belum ditemukan prosedur yang mengatur perkuliahan di Prodi X”.

67 Quality Assurance Office PENULISAN TEMUAN 1.Spesifik 2.Jelas (dimana, mengapa) 3.Contoh bukti Sehingga dalam menulis temuan audit:  Harus berdasarkan fakta  Harus ringkas dan jelas  Tidak memasukkan opini  Tidak memasukkan sebab-sebab ketidaksesuaian

68 Quality Assurance Office PLOR Pernyataan temuan mengikuti kaidah PLOR -P -P roblem (masalah yang ditemukan) ‏ -L -L ocation (lokasi ditemukan problem) ‏ -O -O bjective (bukti temuan) ‏ -R -R eference (dokumen yang mendasari) 68 ‏

69 Quality Assurance Office Tugas IV (Test)

70 Quality Assurance Office 5F. TINDAKAN KOREKSI Tindakan koreksi adalah tindakan untuk meniadakan sebab-sebab ketidaksesuaian terhadap standar/rencana dan mencegah pengulangan ketidak sesuaian dikemudian hari dalam rangka peningkatan mutu secara berkelanjutan

71 Quality Assurance Office 5G. LAPORAN AUDIT Sebelum membuat laporan audit dilakukan pertemuan tim auditor. Audit Team Meeting  Dipimpin oleh Lead Auditor  Melengkapi formulir ketidaksesuaian  Meninjau semua ketidaksesuaian  Tinjauan secara kolektif terhadap ketidaksesuaian untuk mengidentifikasi temuan major  Mempersiapkan kesimpulan audit exit (closing) meeting  Mempersiapkan agenda exit (closing) meeting

72 Quality Assurance Office  Pelajari semua temuan  Kelompokkan temuan  Adakah hal utama yang perlu diperhatikan (mengarah ke temuan major)

73 Quality Assurance Office LAPORAN AUDIT memuat:  Identifikasi laporan  Maksud, tujuan dan ruang lingkup audit  Rincian program audit, auditor, tanggal dan area audit  Identifikasi dokumen referensi (standar, quality, manual, prosedur, kontrak, dll)  Ringkasan temuan  Pengamatan ketidaksesuaian dan bukti pendukung  Rekomendasi tindak lanjut, tindakan perbaikan dan audit selanjutnya  Daftar distribusi laporan

74 Quality Assurance Office LAPORAN AUDIT:  Harus berdasarkan fakta  Harus ringkas dan jelas  Tidak memasukkan opini  Tidak memasukkan sebab-sebab ketidaksesuaian

75 Quality Assurance Office 5H. RAPAT PENUTUPAN (CLOSING MEETING)  Mendiskusikan temuan dan observasi  Status hasil audit  Klarifikasi kesalahpahaman  Persetujuan hasil audit  Deadline penyelesaian temuan  Penyerahan hasil audit  Saran tindakan perbaikan

76 Quality Assurance Office 6. TINJAUAN MANAJEMEN

77 Quality Assurance Office PENGERTIAN  Tinjauan Manajemen  Tinjauan Manajemen adalah suatu rapat dengan periode waktu tertentu yang bertujuan untuk membahas tindak lanjut temuan, dipimpin langsung oleh pimpinan, dan dihadiri oleh seluruh jajaran manajemen.

78 Quality Assurance Office PELAKSANAAN TINJAUAN MANAJEMEN Tinjauan Manajemen dilakukan untuk memastikan kelanjutan kesesuaian, kecukupan dan efektivitas sistem mutu Tinjauan ini harus mencakup penilaian untuk peningkatan dan perubahan sistem mutu, termasuk kebijakan mutu dan sasaran mutu. Setiap kegiatan Tinjauan Manajemen harus direkam dan rekamannya harus dipelihara

79 Quality Assurance Office Materi Tinjauan Manajemen Materi Tinjauan Manajemen berupa:  Hasil/temuan audit  Umpan balik pelanggan (keluhan pelanggan, survei kepuasan pelanggan)‏  Kinerja layanan/ kinerja dosen  Analisa kesesuaian kompetensi, atau kesesuaian layanan lainnya)  Status tindak lanjut PTK  Tindak lanjut dari Tinjauan Manajemen sebelumnya,  Perubahan sistem mutu  Usulan peningkatan sistem mutu

80 Quality Assurance Office Hasil Tinjauan Manajemen Hasil Tinjauan Manajemen yang diharapkan dapat berupa: Peningkatan efektivitas sistem mutu dan prosesnya peningkatan hasil layanan yang menuju terpenuhinya persyaratan pelanggan, Pemenuhan kebutuhan sumber daya.

81 Quality Assurance Office Tanggungjawab  Pihak yang bertanggungjawab terhadap pengumpulan materi rapat adalah Ketua Gugus Penjaminan Mutu

82 Quality Assurance Office PRAKTIK AUDIT I Audit Kecukupan (Desk Evaluation): pembuatan check list untuk keperluan visitasi dan pembagian tugas dalam Audit Praktek : Opening Meeting

83 Quality Assurance Office PRAKTIK AUDIT II Praktek Audit (Audit kepatuhan/ visitasi) Presentasikan hasil Audit

84 Quality Assurance Office Gin Ö ng Prati Dino Continuous Quality Improvement Mutu, Mutu, Mutu


Download ppt "Quality Assurance Office PELATIHAN AUDITOR MUTU INTERNAL (AMI) Bab Teknik Audit Mutu Internal Dalam Pendidikan Ref. ISO 19011:2011."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google