Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pencemaran Sumberdaya Air 1) Pencemaran Air Permukaan 2) Pencemaran Air Tanah 3) Pencemaran Logam Berat 4) Pencemaran Pestisida 5) Pencemaran Thermal 6)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pencemaran Sumberdaya Air 1) Pencemaran Air Permukaan 2) Pencemaran Air Tanah 3) Pencemaran Logam Berat 4) Pencemaran Pestisida 5) Pencemaran Thermal 6)"— Transcript presentasi:

1 Pencemaran Sumberdaya Air 1) Pencemaran Air Permukaan 2) Pencemaran Air Tanah 3) Pencemaran Logam Berat 4) Pencemaran Pestisida 5) Pencemaran Thermal 6) Pencemaran Minyak 7) Pencemaran Bakteri

2 Pencemaran air permukaan Pengenceran (dilusi). Pengenceran (dilusi). Pengenceran merupakan suatu proses fisika yang dapat terjadi pada sungai ataupun badan air yang lainnya. Kapasitas pengenceran dari suatu sungai atau aliran dapat dihitung menggunakan prinsip keseimbangan massa. Bila debit volumetrik dan konsentrasi suatu materi diketahui dalam air sunaidan air buangan (limbah), maka konsentrasi setelah pencampuran dapat dihitung sbb; Pengenceran merupakan suatu proses fisika yang dapat terjadi pada sungai ataupun badan air yang lainnya. Kapasitas pengenceran dari suatu sungai atau aliran dapat dihitung menggunakan prinsip keseimbangan massa. Bila debit volumetrik dan konsentrasi suatu materi diketahui dalam air sunaidan air buangan (limbah), maka konsentrasi setelah pencampuran dapat dihitung sbb; Cs Qs + Cw Qw = Cm Qm Cs Qs + Cw Qw = Cm Qm C = konsentrasi bahan C = konsentrasi bahan s, w, dan m adalah penunjuk sungai, limbah, dan pencampuran s, w, dan m adalah penunjuk sungai, limbah, dan pencampuran Q = Debit aliran Q = Debit aliran

3 Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut; Suatu air limbah yang telah diolah memasuki suatu aliran seperti diperlihakan dalam gambar berikut. Konsentrasi Na dalam aliran pada titik A adalah 10 mg/L dan debit 20 m 3 /detik. Konsentrasi Na dalam limbah adalah 250 mg/L dan debit 1,5 m 3 /detik. Tentukan konsentrasi Na pada titik B dengan anggapan pada titik tersebut terjadi pencampuran sempurna.

4

5 PENCEMARAN DETERJEN

6 Kandungan Limbah Air -salah satu pelarut yang baik maka banyak zat yang terkandung dalam air TDS. Air -salah satu pelarut yang baik maka banyak zat yang terkandung dalam air TDS. Parameter dalam air limbah : Parameter dalam air limbah : 1. Sampah kasar Kekeruhan (turbiditas) 3. Minyak 4. Lemak 5. pH 6. Suhu 7. Logam berat 8. Chemical oxygen demand (COD) 9. Biologycal oxygen demand (BOD) 10. Total dissolved Solids (TDS) 11. Senyawa aktif biru metilen (MBAS) 12. Pestisida 13. Fenol 14. Cyanida 15. PCB (Poliklorinated bifenil) 16. Radioaktivitas ( bila diperlukan)

7 Pencemaran Sumberdaya Air tanah. Akibat pengambilan air tanah yang berlebihan disamping Amblasan tanah, jelas juga terjadinya pencemaran air tanah yang diakibatkan oleh mengalirnya air permukaan tercemar kedalam sistem air tanah. Akibat pengambilan air tanah yang berlebihan disamping Amblasan tanah, jelas juga terjadinya pencemaran air tanah yang diakibatkan oleh mengalirnya air permukaan tercemar kedalam sistem air tanah. Pembuangan limbah yang dampaknya tidak diketahui sebelumnya. Pencemaran dapat mengganggu penggunaan air dan menyebabkan bahaya bagi manusia melalui keracunan atau sumber dan penyebab penyakit. Pembuangan limbah yang dampaknya tidak diketahui sebelumnya. Pencemaran dapat mengganggu penggunaan air dan menyebabkan bahaya bagi manusia melalui keracunan atau sumber dan penyebab penyakit. Hal yang paling sulit diketahui dalam pencemaran air tanah adalah memantau dan mengontrolnya Hal yang paling sulit diketahui dalam pencemaran air tanah adalah memantau dan mengontrolnya

8 Sumber dan penyebab pencemaran air tanah antara lain ; 1. Kebocoran drainase yang dapat memperinggi BOD, COD, Nitrat, bahan organik, dan bahan anorganik. 2. Limbah padat dapat berupa BOD, COD, Besi, Mn, Zn, Cl -, Nitrat, kesadahan dan unsur-unsur perunut lainnya. 3. Kebocoran Tanki dan Pipa 4. Aktifitas penambangan yeng tergantung pada bahan yang ditambang. Penambangan emas akan menghasilkan limbah Hg dan Sianida. 5. Air Irigasi 6. Kotoran Ternak 7. Pupup dan amandemen tanah 8. Intrusi air laut

9 Pencemaran Logam-logam berat  Hg, Pb, Cd, As, dan lainnya yang disebut sebagai logam-logam berat (>5g/cm3) adalah berlawanan dengan kebanyakan pencemaran bahan organik dan pada umumnya tidak dapat hilang dengan proses biologi. Sekali terlepas ke lingkungan logam-logam tersebut tetap tinggal disana samapi terikat oleh sedimen.  Contoh bahwa bagian kejatuhan ROMAN EMPIRE adalah disebabkan oleh keracunan Pb.  Bahaya merkuri terkenal semenjak suatu penyakit yang dikenal dengan MINAMATA yang disebabkan keracunan merkuri. Minamata adalah kampung nelayan di Jepang yang berlokasi dekat muara dimana industri-industri membuang limbahnya. Banyak nelayan yang meninggal akibat keracunan oleh mercurilism. Bahaya dari cadmium juga terjadi di Jepang yang penyakinya disebt ITAI-ITAI yang berakibat akut akibat keracunan cadmium. Untuk ini sawah yang tercemar dengan limbah cadmium.  Pengkayaan dalam plankton bila dibandingkan dengan air dapat mencapai faktor untuk Cu, untuk Pb.

10 Pencemaran pestisida Masalah yang juga terkenal terjadi untuk pencemaran pestisida. Semenjak penemuan DDT tahun 1939 sebagai insektisida dan pestisida banyak penyakit epidemik yang terkontrol seperti malaria, thypus, dan harvest dari manusia. Sejumlah pestisida saat ini terdeposit pada lahan pertanian yang berjumlah seluruhnya kira-kira 10 juta ton. Bagian dari jumlah itu dapat mengalir ke sungai, tanah dan laut. Walaupun pada jarak yang jauh polusi pestisida dapat menyebabkan bahaya lever, mutasi kanker. Produksi pestisida akan menggunakan dioksin dan dalam tahun 1976 pembuangan 2 kg dioksin menyebabkan bencana di Saveso Italia Masalah yang juga terkenal terjadi untuk pencemaran pestisida. Semenjak penemuan DDT tahun 1939 sebagai insektisida dan pestisida banyak penyakit epidemik yang terkontrol seperti malaria, thypus, dan harvest dari manusia. Sejumlah pestisida saat ini terdeposit pada lahan pertanian yang berjumlah seluruhnya kira-kira 10 juta ton. Bagian dari jumlah itu dapat mengalir ke sungai, tanah dan laut. Walaupun pada jarak yang jauh polusi pestisida dapat menyebabkan bahaya lever, mutasi kanker. Produksi pestisida akan menggunakan dioksin dan dalam tahun 1976 pembuangan 2 kg dioksin menyebabkan bencana di Saveso Italia

11 Senyawa organoklorin

12

13 Senyawa karbamat

14 Senyawa organoposfat

15 Insektisida botani

16 PCB’s (Poliklorinated Biphenil)

17 Senyawa Dioksin dan Furan

18 Degradasi lingkungan PCBs

19 Dalam air limbah domestik dan air limbah rumah potong serta industri pertanian, collibacilli sering kali ditemukan demikian juga tipus, para tipus bacilli dan virus. Bila dibuang ke sungai dengan kapasitas pembersihan sendiri yang tinggi kebanyakan bakteri patogen akan hilang. Hal ini belum dapat dibuktikan terhadap virus. Bakteri pathogen dan virus

20

21

22 Filariasis is caused by nematode worms that develop in the human lymphatic system and releases vast numbers of larvae in to the blood. These larvae can obstruct the lymph ducts causing extreme swelling of limbs (elephantiasis) or scrotum (hydrocele). Infection is cumulative and only sustained when people are bitten many times in a night. The disease is found in the Far East, South America and Africa and affects 90m people. Sumber: Website

23 Pencemaran Thermal (Panas) Diketahui bahwa kenaikan suhu yang kecil dapat secara lansung mengganggu kehidupan biologi di sungai. Kenaikan suhu yang tinggi akan mengakibatkan fatal untuk kebanyakan jenis ikan. Masalah mendasar dari pencemaran panas dihubungkan dengan konsentrasi oksigen terlarut (DO). Pada suhu 0 o C mengandung kira- kira 15 ppm O 2 dapat larut dalam air, suhu 10 o C dan 20 o C mengandung kira-kia 13 ppm dan 9 ppm O 2 dapat larut. Dengan demikian sungai dapat kekurangan O 2 pada suhu 20 o C sementara pada suhu 10 o C masih cukup untuk mengoksidasi senyawa oraganik tertentu dan ikan dapat bernafas. Secara praktek pencemaran thermal biasanya berasal dari industri. Diketahui bahwa kenaikan suhu yang kecil dapat secara lansung mengganggu kehidupan biologi di sungai. Kenaikan suhu yang tinggi akan mengakibatkan fatal untuk kebanyakan jenis ikan. Masalah mendasar dari pencemaran panas dihubungkan dengan konsentrasi oksigen terlarut (DO). Pada suhu 0 o C mengandung kira- kira 15 ppm O 2 dapat larut dalam air, suhu 10 o C dan 20 o C mengandung kira-kia 13 ppm dan 9 ppm O 2 dapat larut. Dengan demikian sungai dapat kekurangan O 2 pada suhu 20 o C sementara pada suhu 10 o C masih cukup untuk mengoksidasi senyawa oraganik tertentu dan ikan dapat bernafas. Secara praktek pencemaran thermal biasanya berasal dari industri.

24 Pencemaran minyak dapat terjadi secara lokal di sungai, tetapi umumnya terjadi di laut. Pencemaran minyak yang pertama terjadi 18 Maret 1967 ketika sebuah tanker TORREY CANYON dengan kapasitas ton pecah di pantai Ingris dan 20 km pantai terkontaminasi oleh minyak. Demikian juga yang terjadi didaerah Cilacap pada beberapa waktu yang lalu yang juga mencemari pantai Cilacap Jawa (2001/2). Minyak dioksidasi dengan bantuan bakteri tertentu dan diperkirakan akan membutuhkan liter Oksigen dari laut untuk setiap liter minyak. Pengaruh terhadap burung-burung sangat terkenal akibat pencemaran minyak tersebut dan sangat terkenal baru-baru ini sewaktu perang Teluk di Timur tengah. Pencemaran Petroleum Product.


Download ppt "Pencemaran Sumberdaya Air 1) Pencemaran Air Permukaan 2) Pencemaran Air Tanah 3) Pencemaran Logam Berat 4) Pencemaran Pestisida 5) Pencemaran Thermal 6)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google