Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BIODATA  Nama : Komang Gde Suastika  NIP. 195803061988031001/NIDN. 0006035805  Unit Kerja : Prodi Fisika FKIP Unpar Ka Puslit Penelitian Pendidikan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BIODATA  Nama : Komang Gde Suastika  NIP. 195803061988031001/NIDN. 0006035805  Unit Kerja : Prodi Fisika FKIP Unpar Ka Puslit Penelitian Pendidikan."— Transcript presentasi:

1 BIODATA  Nama : Komang Gde Suastika  NIP /NIDN  Unit Kerja : Prodi Fisika FKIP Unpar Ka Puslit Penelitian Pendidikan Ka UPT Lab Dasar Analitik   Web : http//suastika-upr.com/  Hp

2  Alamat “PENTING”  Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat  Alamat : Gedung D lt.4. Jln. Raya Jend Sudirman Pintu I, Senayan Jakarta  Telp : (021) ext dan 0448, fax: (021)  Web :  2

3 3 WORKSHOP PAR IAIN PALANGKA RAYA LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIA PADA MASYARAKAT 11 JUNI 2015 Bagian 2 : PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN YANG BAIK DAN BENAR Bagian 3 : Kiat dan Strategi Menyusun Proposal Hibah Penelitian HIBAH PEKERTI Dikti Bagian 1 : PARTICIPATORY ACTION RESEARCH ( PAR )

4 4 Bagian 1 :

5 MENGAPA PAR………. Mungkinkah melakukan serangkaian intervensi kepada komunitas? Mungkinkah melakukan pengukuran pengaruh dan efektivitas ? Mungkinkah melibatkan masyarakat dalam upaya pengembangan terstruktur untuk menguatkan kapasitas; mengurai dan menyelesaiakan persoalan sosial; dan merumuskan tindakan yang dianggap perlu dilakukan menyangkut kehidupan sehari-hari masyarakat? 5

6 6

7 7

8 8

9 DEFINISI  Penelitian Aksi partisipatif (Participation Action Research/PAR) adalah penelitian yang melibatkan semua pihak yang relevan dalam meneliti secara aktif bersama-sama untuk menyusun, mengambil tindakan; dan mencatat implikasi tindakan tersebut. Riset jenis ini berorientasi pada upaya memfasilitasi masyarakat untuk mengembangkan diri dan menyelesaikan persoalan kontekstual yang berkembang.  Konsep PAR adalah jenis penelitian oleh, dengan dan untuk kelompok yang menjadi sasaran penelitian. 9

10 10

11 11

12 12

13 13

14 14

15 Metode Participatory Action Research (PAR) Teoritisasi dalam PAR dimulai dengan pengungkapan- pengungkapan dan penguraian secara rasional dan kritis terhadap praktek-praktek sosial mereka. Dari kesemua prinsip-prinsip PAR yang ada, yang terpenting adalah dalam PAR tidak mengharuskan membuat dan mengelola catatan rekaman yang menjelaskan apa yang sedang terjadi se-akurat mungkin, akan tetapi merupakan analisa kritis terhadap situasi yang secara kelembagaan diciptakan (seperti melalui proyek- proyek, program-program tertentu atau sistem. Salah satu prinsip dalam PAR yang paling unique adalah menjadikan pengalaman-pengalaman mereka sendiri sebagai sasaran pengkajian (objectifying their own experience)

16 Metode Participatory Action Research (PAR)  ada beberapa prinsip-prinsip PAR yang yang harus dipahami terlebih dahulu.  (1) PAR harus diletakkan sebagai suatu pendekatan untuk memperbaiki praktek-praktek sosial dengan cara merubahnya dan belajar dari akibat- akibat dari perubahan tersebut.  (2), secara keseluruhan merupakan partisipasi yang murni (autentik) dimana akan membentuk sebuah spiral yang berkesinambungan sejak dari perencanaan (planning), tindakan (pelaksanaan atas rencana), observasi (evaluasi atas pelaksanaan rencana), refleksi (teoritisi pengalaman).  (3), PAR merupakan kerjasama (kolaborasi), semua yang memiliki tanggungjawab atas tindakan perubahan dilibatkan dalam upaya-upaya meningkatkan kemampuan mereka.  (4) PAR merupakan suatu proses membangun pemahaman yang sistematis (systematic learning process), merupakan proses penggunaan kecerdasan kritis saling mendiskusikan tindakan mereka dan mengembangkannya, sehingga tindakan sosial mereka akan dapat benar- benar berpengaruh terhadap perubahan sosial.  (5), PAR suatu proses yang melibatkan semua orang dalam teoritisasi atas pengalaman-pengalaman mereka sendiri.

17 17 Bagian 2 :

18 Karakteristik Proposal yang Baik & Benar : 18  Pada hakekatnya PROPOSAL PENELITIAN berfungsi sbg : 1.ALAT KOMUNIKASI, PENYAMBUNG LIDAH antara PENGUSUL (Peneliti) dengan LEMBAGA/INSTITUSI DONOR/PENYEDIA DANA 2.RENCANA KEGIATAN, menjelaskan Latar Belakang, Manfaat, Langkah-langkah apa saja yang akan dilaksanakan & Bagaimana cara melaksanakan serta Apa saja prasarana-sarana pendukung keberhasilannya 3.KONTRAK KERJA sebagai JANJI yang akan dilaksanakan & dipenuhi oleh pengusul proposal dalam kegiatan penelitian  Proposal yang Baik dan Benar harus memenuhi kriteria : 1. Standar Akademik 1. Standar Akademik 2. Layak Jual / Diberikan dana 2. Layak Jual / Diberikan dana KIAT-KIAT PENYUSUNAN PROPOSAL YANG BAIK DAN BENAR???

19 19 6 Kiat Sukses Menyusun Proposal/Usulan Penelitian Yang Baik dan Benar : 1.Mematuhi ketentuan-ketentuan dalam BUKU PANDUAN (edisi terbaru) semaksimal mungkin 2.Memahami faktor-faktor penentu (administratif & substantif) diterimanya atau ditolaknya usulan 3.Memperhatikan penampilan usulan 4.Menonjolkan hal-hal penting dalam usulan 5.Mengacu pada kriteria penilaian/seleksi usulan 6.Menerapkan strategi menulis usulan penelitian

20 20 PANDUAN PELAKSANAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DI PERGURUAN TINGGI EDISI IX DIREKTORAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN TINGGI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2013

21 Faktor-faktor Penyebab Proposal Diterima : (1) Memenuhi syarat administrasi (waktu penyerahan, format, plafond budget, aturan main sesuai petunjuk) (2) Memenuhi syarat permintaan penyandang dana (topik tidak salah kamar, prioritas donor harus diperhatikan) (3) Paparan antar sub-bahasan harus sinkron & rasional (Ada matching: masalah-tujuan- hipotesis-metodologi- penjadwalan & budget) ( 4) Masalah penelitian teridentifikasi dengan baik, tegas & jelas (5) Metode penelitian : sinkron dengan permasalahan riset (6) Outcome yang akan dihasilkan terpaparkan dengan jelas/gamblang (7) Personalia: memenuhi track record memadai (8) Proposal yang akan dikompetisikan diusahakan telah melalui internal review terlebih dahulu oleh pihak yang berkompeten 21

22 22 Diagram Tulang – Ikan ( Fishbone ) Desain/Sistematika Penelitian : Target per tahun Aktivitas/eksperimen Indikator keberhasilan Luaran Penelitian Target per tahun Aktivitas/eksperimen Indikator keberhasilan

23 Bidang Ilmu Penelitian Dikti :  KESEHATAN  MIPA (BIOSAINS, SAINS FISIK)  PENDIDIKAN  ILMU PENDIDIKAN  PERTANIAN  BIOTEKNOLOGI & TEKNOLOGI PERTANIAN  REKAYASA (KETEKNIKAN, TEKNIK PROSES)  SOSIAL, HUMANIORA, SENI & HUKUM  EKONOMI 23

24 SKIM PENELITIAN 1. SKIM PENELITIAN DESENTRALISASI (Kompetisi di PT/Kopertis)  Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi  Penelitian Hibah Tim Pascasarjana  Penelitian Hibah Bersaing  Penelitian Fundamental  Hibah Pekerti  Penelitian Disertasi Doktor  Penelitian Dosen Pemula

25 2. SKIM Hibah PENELITIAN DESENTRALISASI UNPAR (Kompetisi di UNPAR) sebagai perguruan tinggi yang dibina, maka alokasi dana desentralisasi Unpar, belum mencapai 100% dipergunakan untuk Penelitian Unggulan Perguruan Tinggi:  Hibah Penelitian Pascasarjana  Hibah Penelitian Kerjasama Institusi  Hibah Penelitian Multidisiplin

26 PENGELOLAAN ANGGARAN KELOMPOK PERGURUAN TINGGI MandiriUtamaMadyaBinaanPoliteknik Alokasi Anggaran Program Unggulan 100%60%35%25%50%

27 3. SKIM PENELITIAN HIBAH KOMPETISI NASIONAL (Kompetisi Tingkat Nasional)  Penelitian Unggulan Strategis Nasional  Penelitian Kerjasama LN & Publikasi Int’l.  Penelitian Strategis Nasional  Penelitian Hibah Kompetensi  Riset Andalan PT & Industri

28 PERBEDAAN SKIM PENELITIAN (Terutama Luarannya)  UStranas: Penaggulangan masalah nasional & spin-off  KSLN&PubInt’l: Jejaring kerja sama & publikasi int’l.  Stranas: Penanggulangan masalah nasional  Hikom: Publikasi, buku ajar, HKI (apabila relevan)  Rapid: Kerja sama dgn. industri, menghasilkan produk  PU-PT: Produk teknologi, publikasi, HKI, kebijakan  Hibah Tim Pascasarjana: Disertasi, tesis, publikasi  PHB: Produk (tangible/intangible), HKI (apabila relevan)  Penelitian Fundamental: Publikasi  Hibah Pekerti: Peningkatan kemampuan TPP  Disertasi Doktor: Disertasi, publikasi, lulus tepat waktu

29 Skim Penelitian Desentralisasi No Skim penelitian Unggulan PT Hibah Tim Pascasarjana Penelitian Fundamental Hibah Bersaing Hibah PEKERTI Disertasi Doktor Dosen Pemula Ketua Peneliti S3, S2 Lektor Kepala S3 S3, S2 Lektor Kepala Min.S2 Lektor TPP : Maks S2 TPM : S3 Mhs. Prog. S3 PTS Binaan Durasi (th) 2 – – Anggaran (Rp. Juta) 50 – tgt PT 75 – – – – 50 5 – 10

30 SKIM PENELITIAN KOMPETITIF NASIONAL (TERPUSAT) No Skim penelitian Unggulan Strategis Nasional RAPID Kerjasama Luar Negeri & Publikasi Internasional Hibah Kompetensi Strategis Nasional Ketua Peneliti S3 Durasi (th) 2 – – 3 Anggaran (Rp. Juta) 500 jt – 1 Milyar 200 – – – – 100

31 SISTEM PENILAIAN PROPOSAL  Menggunakan form penilaian (manual/aplikasi)  Kriteria & Indikator Penilaian  Spesifik untuk setiap skim penelitian, dengan bobot berbeda  Pemberian skor setiap kriteria (Misalnya: skor 1, 2, 4, 5) Tidak ada nilai 3 agar tegas memberi penilaian  Nilai = Bobot x Skor (Telah diprogram untuk kalkulasinya)  Lebih lanjut dapat dilihat di Panduan Pelaksana- an Penelitian Dit. Litabmas Edisi IX 2013

32 NoKRITERIAINDIKATOR PENILAIANBOBOT (%)SKORNILAI 1 Perumusan Masalah Ketajaman Perumusan Masalah dan Tujuan Penelitian 30 2 Manfaat Hasil Penelitian Pengembangan Ipteks, Pemba- ngunan, dan atau Pengembangan Kelembagaan 20 3 Tinjauan Pustaka Relevansi, Kemutakhiran, dan Penyusunan Daftar Pustaka 15 4 Metode Penelitian Ketepatan Metode yang Digunakan25 5 Kelayakan Penelitian Kesesuaian Jadwal, Kesesuaian Keahlian Personalia, dan Kewajaran Biaya 10 J U M L A H100 Skor: 1 = Sangat kurang, 2 = Kurang, 4 = Baik, 5 = Sangat baik Nilai = Bobot x Skor (batas lolos 350) Contoh Sistem Penilaian

33 KRITERIAINDIKATOR PENILAIANALASAN PENOLAKAN 1. Kualitas Penelitian- Penilaian secara keseluruhan, termasuk road map penelitian, komposisi peneliti, jadwal, anggaran, dan kelayakan sarana pendukung a. Penelitian kurang bernilai strategis, kurang mengarah ke masalah prioritas b. Kelayakan pelaksanaan penelitian (personalia, jadwal, perkiraan biaya, dan sarana penunjang lainnya) kurang memadai. 2. Luaran - Publikasi - Disertasi - Model pemberdayaan masyarakat - HKI - Bahan Kebijakan - Rekayasa sosial Berdasarkan rekam jejak atau kapasitasnya, apakah ada indikasi bahwa tim peneliti dapat memenuhi luaran yang dijanjikan? Apakah ada indikasi bahwa luaran yang dijanjikan akan benar-benar dapat dikatakan strategis untuk memecahkan masalah prioritas bangsa? a. Luaran penelitian terindikasi tidak dapat dipenuhi oleh tim peneliti, atau luaran penelitian tidak terindikasi termasuk strategis untuk mengatasi masalah prioritas

34 Lain-lain (lingkari, bila ada) 1. Format tidak sesuai dengan yang ditentukan 2. Masalah sudah banyak diteliti atau kurang jelas 3. Sumber daya pendukung kurang menunjang 4. Ketua peneliti masih menjadi ketua pada penelitian lain 5. Lainnya, harap sebutkan …………… 3. Kemutakhiran/ Kecanggihan - Studi pustaka/kemajuan yang telah dicapai dan studi pendahuluan - Kecanggihan pendekatan pemecahan masalah - Kemutakhiran keilmuan dari penelitian yang diusulkan a. Bahan kepustakaan kurang menunjang penelitian, pustaka tidak relevan, kurang mutakhir b. Penelitian yang dilaksanakan kurang mutakhir (state of the art) c. Metode penelitian yang dipakai tidak/kurang strategis 4. Rekam jejak peneliti - Biodata (rekam jejak) a. Rekam jejak kurang mendukung pencapaian tujuan

35 CONTOH ALASAN PENOLAKAN  Perumusan masalah lemah, kurang mengarah, tujuan tidak jelas  Kontribusi hasil penelitian tidak jelas, kurang spesifik  Pustaka kurang menunjang, tidak relevan, kurang mutakhir, umumnya bukan artikel jurnal ilmiah, penyusunan daftar pustaka kurang baik  Metode kurang tepat & kurang terperinci, langkah penelitian tidak jelas  Kualifikasi tim peneliti kurang, anggaran biaya tidak terperinci atau dinilai terlalu tinggi, kesesuaian jadwal  Lain-lain: Format salah, topik sudah banyak diteliti

36 TELAAH SKEMA HIBAH  Sesuai dengan panduan masing2 skema hibah  Format, warna sampul, pengesyahan, susunan & syarat peneliti, tata tulis, isi, subtansi, tujuan dsb sesuai panduan terkait dan terbaru  Bersifat kompetitif murni, melalui seleksi dokumen, desk evaluation, oral evaluation, site visit, mengutamakan kualitas dan out put indikator kinerja penelitian  Tidak boleh double funding  Sesuai skema masing-masing  Tidak boleh merangkap / beban berlebih sebagai peneliti utama  Data akurat dan terbaru

37 TELAAH SUBSTANSI PROPOSAL  Sistematika proposal setiap skim sedikit berbeda, namun secara umum mencakup: - Judul Penelitian & Abstrak - Pendahuluan (Latar belakang, Rumusan masalah, Tujuan & Manfaat penelitian) - Kajian Pustaka (Road-map apabila ada) - Metode Penelitian - Jadwal Kegiatan - Daftar Pustaka - Lampiran (Sarana & Prasarana, Anggaran penelitian, Biodata tim peneliti)  Setiap butir tsb harus diformulasikan secara cermat, obyektif & taat asas

38 TEKNIK PENULISAN JUDUL & ABSTRAK  Judul tidak terlalu panjang, spesifik (tidak general) sesuai dengan research question/ permasalahan, & tidak menimbulkan multitafsir  Abstrak harus ditulis ringkas, namun telah mencakup permasalahan, tujuan & target yang ingin dicapai, serta metode penelitian & rencana kegiatan  Dengan membaca abstrak, secara garis besar sudah dapat dipahami tujuan & kegiatan yang akan dilakukan, serta target yang ingin dicapai

39 TEKNIK PENULISAN PENDAHULUAN  Perumusan masalah harus jelas, terarah, tujuan penelitian & kontribusinya jelas  Daya ungkap peneliti tentang permasalahan harus jelas, bukan hanya “kliping” dari bacaan yang dianggap relevan  Uraian singkat, padat, jelas, langsung pada deskripsi masalah  Masalah yang dirumuskan didukung pustaka/ informasi mutakhir (state of the art)  Perlu ada cara pendekatan penyelesaian masalah  Rumusan masalah tidak harus dengan kalimat tanya

40 Lanjutan:  Cukup 2-3 paragraf, tidak lebih dari 2 halaman, dengan pernyataan-pernyataan yang lugas  Untuk penelitian lanjutan, permasalahan yang terkait hasil penelitian sebelumnya perlu diungkap  Ditulis pernyataan singkat mengenai tujuan, seperti: menjajaki, menguraikan, menerangkan, membuktikan, menerapkan konsep/dugaan, membuat prototipe  Tidak menggunakan kata “mengetahui”/“memahami”, yang terkesan hanya inventarisasi belaka  Tujuan penelitian harus dapat memberi kesan bahwa akan ada perubahan (implikasi) dari hasil penelitian (Misalnya: perubahan kebijakan/iptek, bukan sekadar informasi baru)

41 TEKNIK PENULISAN KAJIAN PUSTAKA  Cermati: kepustakaan harus menunjang, pustaka yang relevan & mutakhir, acuan primer  Uraian harus intensif, kurangi banyak teori-teori yang terkesan “hanya kliping”, harus ada ulasan dari peneliti  Mutu karya ilmiah sangat ditentukan mutu pustaka (acuan primer: artikel jurnal, paten, & disertasi yang relevan 10 tahun terakhir. Buku ajar = acuan sekunder)  Dapat menggambarkan bahwa state of the art dikuasai  Lebih utama persentase keprimeran & kemutakhiran, bukan jumlah pustaka  Tidak mengutip kutipan (misalnya: A dalam B)

42 Lanjutan: Perhatikan untuk pengacuan internet:  Tidak sembarang mengacu  Perhatikan otoritas keilmuan/kepakaran penulis  Tidak semua informasi dari situs internet dapat dipertanggung-jawabkan isinya (tidak semua situs permanen)  Lebih utama/dipilih acuan yang sifatnya cetakan  Lazimnya artikel yang yang telah dipublikasikan, ada keterangan tambahan “nama jurnal” & “terhubung berkala”

43 TEKNIK PENULISAN METODE PENELITIAN  Metode harus jelas, tegas, tepat & rinci tahapannya  Bukan bagian “metodologi penelitian”, tidak perlu ada definisi tentang metode  Metode yang digunakan harus yang terbaru, bukan out of date  Tahapan penelitian dideskripsikan dengan jelas sehingga mudah menjustifikasi jadwal kerja & biaya  Apabila ada sampling, harus ada teknik samplingnya  Cara analisis data harus dijelaskan dengan baik  Untuk penelitian multitahun, harus dijelaskan kegiatan & target/luaran tahunan dalam bentuk bagan alir

44 TEKNIK PENULISAN OUT PUT PENELITIAN  Tulis dengan tegas: kategori keluaran, judul dan tempat  Publikasi : jurnal intern, jurnal nasional terakreditasi, jurnal nasional tak terakreditasi, seminar internasional, seminar nasional  Produk ipteks-sosbud dan lainnya (metode, teknologi tepat guna, blue print, prototipe, sistem, kebijakan, model, rekayasa sosial),  HKI, Buku ajar  Skripsi S1, Thesis S2, Disertasi S3

45 TEKNIK PENULISAN JADWAL KEGIATAN  Jadwal harus sesuai dengan skim penelitian, wajar (misalnya 10 bulan/tahun)  Kegiatan bersifat multitahun (kecuali Penelitian Dosen Pemula; Penelitian Fundamental bisa 1 tahun)  Digambarkan dengan diagram palang  Pelaksanaan kegiatan harus rinci sesuai dengan yang tertera pada Metode Penelitian  Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan wajar (tidak diulur-ulur)  Beberapa kegiatan dapat dilakukan serempak & tidak perlu berurutan (apalagi banyak anggota tim yang terlibat & multidisiplin)

46 TEKNIK PENULISAN DAFTAR PUSTAKA  Sistem penulisan acuan harus baku, sesuai panduan  Sistem nama-tahun (Harvard system)  Lazim diguna- kan dalam karya ilmiah; Pada Daftar Pustaka penulis didaftar berdasarkan abjad “nama belakang (nama keluarga)”  Sistem nomor (Vancouver system)  Tidak perlu peng- abjadan, tetapi urutan kemunculan dalam teks  Pustaka yang diacu adalah pustaka yang didaftar (DP)  “Komunikasi pribadi” dengan pakar ditulis di catatan kaki  Publikasi dari pengusul mempunyai nilai tinggi

47 Lanjutan: Penulisan pustaka di Daftar Pustaka vs di teks: Daftar Pustaka Dalam Teks Rahman, A Rahman (2008) Rahman, A., dan Budi, S Rahman dan Budi (2007) Rahman, A., Budi, S., dan Rahman et al. (2009) Abduh, M Tujuan pembuatan daftar:  Memudahkan pembaca untuk penelusuran kembali  Sarana pengindeksan nama penulis

48 TEKNIK PENULISAN RENCANA ANGGARAN  Rincian anggaran per tahun (untuk 2-3 tahun)  Pagu Rp10 juta sampai Rp1 miliar/tahun  Harga wajar, ada justifikasi & tidak melebihi pagu  Harus sesuai dengan tahap kegiatan yang direncanakan  Rincian komponen: - Bahan habis (bahan kimia, komponen elektronik, 30-40%) - Peralatan = rakitan percobaan (tidak untuk alat induk) - Peralatan utama di laboratorium agar disebutkan - Perjalanan (seminar, analisis sampel ke lembaga lain) - Gaji/Upah (tidak untuk tenaga ahli di luar tim- <30%) - Lain-lain (administrasi, komunikasi, pendaftaran paten, biaya publikasi, dokumentasi)

49 TEKNIK PENULISAN LAIN-LAIN  Proposal harus mengikuti format sesuai skim penelitian  Peneliti pemula tidak memenuhi persyaratan untuk skim penelitian tertentu  Masalah penelitian harus ada unsur kebaruan/novelty  Permasalahan relevan dengan bidang ilmu peneliti  Untuk skim penelitian lanjut (misalnya: PHB, Stranas, Rapid, Unggulan Stranas), kegiatan inventarisasi/ identifikasi kurang layak/bukan prioritas  Tunjukkan adanya sarana & prasarana penunjang (milik PT) sehingga tidak perlu ada biaya sewa (bentuk sharing PT)

50 Lanjutan:  Penelitian yang ada sumber dana selain dari Dit. Litabmas, dapat mempunyai nilai tambah  Segi kebahasaan perlu diperhatikan (misalnya: kaidah ejaan, istilah, kalimat & paragraf yang terlalu panjang, tanda baca dsb.)  mencerminkan pengalaman publikasi di masa lalu

51 TEKNIK PENULISAN BIODATA TIM PENELITI  kelayakan peneliti ditinjau dari kualifikasi tim  Rekam jejak penelitian relevan dengan topik yang akan dikerjakan  Nama, kualifikasi, jabatan pengusul & tanda tangan harus valid  Butir penting biodata: riwayat pendidikan, pengalaman penelitian (terutama yang kompetitif), pengalaman publikasi (terutama berkala nasional terakreditasi/ bereputasi internasional)  Penelitian yang pernah dilakukan berakhir dengan publkasi pada tahun-tahun berikutnya  Pengusul konsisten pada minat penelitian-nya (bukan “kutu loncat”)

52 STRATEGI PEMENANGAN HIBAH PENELITIAN  Menemukan informasi sumber dana penelitian (Litbang, DP2M, LPPM, Pemda, Unesco dll)  Mencermati Petunjuk Penulisan Proposal (peruntukan, tujuan, format, jumlah dana)  Menentukan tim peneliti (multidisiplin, kompetensi)  Menulis proposal dengan cermat (format, pengesahan dll)  Mengirimkan proposal “tepat waktu”  Berdoa

53 53 Bagian 3 : Strategi dan Kiat Menyusun Proposal HIBAH PEKERTI Dikti

54 54 Penelitian Hibah Pekerti

55 Bidang Ilmu Penelitian Hibah Pekerti :  KESEHATAN  MIPA (BIOSAINS, SAINS FISIK)  PENDIDIKAN  ILMU PENDIDIKAN  PERTANIAN  BIOTEKNOLOGI & TEKNOLOGI PERTANIAN  REKAYASA (KETEKNIKAN, TEKNIK PROSES)  SOSIAL, HUMANIORA, SENI & HUKUM  EKONOMI 55

56 56 Kiat dan Strategi Menyusun Proposal Hibah Penelitian Kerjasama Antarperguruan Tinggi (Hibah Pekerti)

57 PENELITIAN HIBAH PEKERTI (PHP) ? – (1)  Tujuan : sbg wadah bagi dosen/kelompok peneliti yg relatif baru berkembang dlm kemampuan menelitinya utk dpt memanfaatkan sarana & keahlian serta mengadopsi & mencontoh budaya penelitian yg baik dr kelompok peneliti yg lebih maju di PT lain dlm melakukan penelitian bermutu, penggalangan kerjasama penelitian antara peneliti TPP (Tim Peneliti Pengusul) & TPM (Tim Peneliti Mitra) baik dalam maupun luar negeri, peningkatan mutu peneliti TPP melalui pemagangan, kolaborasi kelembagaan TPP & TPM yg berkesinambungan  Luaran / Outcome: proposal riset kompetitif utk aplikasi nasional maupun internasional, potensi HKI, artikel ilmiah (dalam jurnal nasional / internasional), pengayaan bahan ajar 57

58 PENELITIAN HIBAH PEKERTI (PHP) ? – (2)  Tema bebas,tidak terikat pada tema tertentu (tidak lagi top down), original, ada unsur kebaruan, topik disepakati & hasil kreasi bersama TPP & TPM, diharapkan menjadi ciri khas TPP & terkait dgn bidang keilmuan & matakuliah yg diampu  Seleksi proposal: desk evaluation & bila dirasa perlu TPP bersama-sama dgn TPM diundang dalam koordinasi untuk pemaparan usul penelitiannya  Monev: tiap tahun peneliti TPP & TPM secara bersama-sama harus memaparkan kemajuan pekerjaan penelitian, laporan penelitian dibuat oleh TPP & disetujui oleh TPM, ada laporan kemajuan magang oleh TPM, site visit di institusi TPP dan TPM 58

59 Ciri Penelitian Hibah Pekerti (PHP) ?  Tim Pengusul = TPP + TPM bersama-sama, dengan TPP sbg kelompok peneliti yg memerlukan pemagangan dan TPM sbg kelompok peneliti yg mampu memberikan bimbingan & bantuan teknis kpd TPP yg tergambar dlm track record TPM  TPP maksimum bergelar S2 serta tdk berstatus mahasiswa + maksimum 2 anggota peneliti (diutamakan multidisiplin). Susunan anggota peneliti dapat berubah setiap tahun sesuai kebutuhan penelitian  TPM harus bergelar Doktor (S3) yg terdiri atas ketua & 1 anggota  Tiap TPM hanya diperkenankan menerima maksimum 2 TPP  TPP & TPM harus berasal dari perguruan tinggi yang berbeda  Dana maksimum Rp 75 juta / tahun dengan lama penelitian disusun untuk jangka waktu 2 tahun  Maksimum 2 periode, kecuali bagi TPP yg berhasil mempublikasikan hasilnya pd jurnal internasional & memperoleh HAKI 59

60 Sistematika Proposal Penelitian HP – (1)  HALAMAN ENDORSEMENT (tandatangan dari ketua TPM yg menyatakan persetujuan menjadi mitra dlm pelaksanaan penelitian dan pernyataan bahwa kondisi & kapasitas lab TPM masih dapat menerima TPP selama pelaksanaan penelitian)  PERNYATAAN DARI ATASAN LANGSUNG TPP (surat keterangan dari atasan langsung TPP, menyatakan bahwa ybs tidak sedang menjalani pendidikan pascasarjana)  BAB I: RINGKASAN ( maks 1 hal, penjelasan ttg tujuan umum & tujuan khusus penelitian, metode yg digunakan, kegiatan yg dilakukan utk mencapai tujuan penelitian, manfaat yg diharapkan dr penelitian dlm hal pengetahuan baru, inovasi teknologi, paten & HKI, penerapan hasil penelitian)  BAB II: KONTEKS (uraian jelas ttg lingkup & tujuan penelitian, hubungan antara penelitian yg diusulkan & penelitian yg sdg berjalan atau yg sdh dihasilkan TPP dan/atau TPM, dan jika berbeda dgn penelitian yg sdh dilaksanakan jelaskan bgmn pengalaman & hasil yg lalu memberikan kontribusi pd penelitian yg sdg diusulkan. Penjelasan ttg keutamaan, orisinalitas & antisipasi kontribusi pd ilmu pengetahuan atau pembangunan nasional. Uraian ttg pendekatan kritis & konseptual yg dipakai dlm pelaksanaan penelitian) 60

61 Sistematika Proposal Penelitian HP - (2)  BAB III: METODE PENELITIAN (rencana penelitian yg terperinci mencakup garis besar pendekatan penelitian, metode & prosedur pengumpulan data, analisis & induksi yg akan digunakan utk mencapai tujuan penelitian. Metode & prosedur penelitian harus sejalan dgn usulan dana/anggaran)  BAB IV TARGET/INDIKATOR KEBERHASILAN (penegasan ttg target atau indikator keberhasilan yg dpt dicapai dgn penelitian)  BAB V JADWAL (jadwal kerja yg jelas, bagaimana tahapan penelitian akan dilaksanakan. Penjelasan bgmn TPP & TPM akan dilibatkan dalam tahapan penelitian tsb serta lama waktunya di lab masing-masing) 61

62 Sistematika Proposal Penelitian HP - (3)  BAB VI: PELAKSANAAN KERJASAMA TPP-TPM (uraian pertimbangan dlm menetapkan mitra, rencana skenario bgmn kerjasama akan dilakukan dlm melakukan penelitian yg diusulkan, serta hak & tanggung jawab setiap pihak, baik TPP maupun TPM)  BAB VII : DAFTAR PUSTAKA ( sistem nama dan tahun, susunan alfabetis menurut nama pengarang, hanya pustaka yang dikutip dalam proposal yang dicantumkan dalam Daftar Pustaka. Pustaka hendaknya bersumber dr artikel jurnal, paten & sumber-sumber primer lainnya dgn memperhatikan keprimeran dan kebaruan/kemutakhirannya)  BAB IX: ANGGARAN (susunan terperinci usulan dana penelitian utk 2 tahun Hibah Pekerti, sedapat-dapatnya dgn justifikasi yg diperlukan utk tiap pos anggaran. Anggaran maksimum adalah Rp 75 juta/tahun yg terdiri atas Biaya TPP & Biaya TPM, masing-masing digunakan utk honorarium [tiap tahun maks selama 6 bulan utk TPM & maksimum selama 10 bulan utk TPP], biaya operasional, biaya perjalanan, bantuan biaya hidup selama melakukan penelitian di TPM, biaya perjalanan pp & akomodasi utk 1 orang TPM ke kota TPP ) 62

63 Sistematika Proposal Penelitian HP - (3)  BAB X : RENCANA PENELITIAN SELANJUTNYA (uraian ringkas rencana kelanjutan penelitian selama 3 thn setelah Hibah Pekerti selesai yaitu pada thn ke-3 sd ke-5 & kemana pendanaannya akan diusulkan)  BAB XI : DESKRIPSI TIM PENELITI MITRA (TPM) (nama ketua & anggota TPM, bidang keahlian, institusi, fakultas, jurusan & laboratorium mereka. Track record TPM dlm penelitian bermutu yg terkait dgn topik usulan. Daftar publikasi TPM yg relevan)  LAMPIRAN (terdiri dari : JADWAL KERJA berbentuk bar chart utk menggambarkan alokasi waktu pelaksanaan penelitian di TPP & TPM, dan DAFTAR RIWAYAT HIDUP TPP & TPM berupa riwayat pendidikan kesarjanaan, bidang keahlian, pengalaman penelitian, publikasi ilmiah yg relevan dgn usulan) 63

64 Hal yang ditekankan dalam Reviewing PHP  Jumlah tim peneliti TPP maksimum 3 orang & TPM maksimum 2 orang, masing-masing dengan biodata lengkap yang relevan dengan usul penelitian yg diajukan, yg telah ditandatangani dan dicantumkan tanggal penandatanganannya.  Track Record Mitra yg menggambarkan kesesuaian usulan dgn pengalaman penelitian TPM (Ketua & Anggota), pengalaman pembimbingan penelitian utk S2 & S3, pengalaman kerjasama dgn kelompok peneliti lain di dalam maupun di luar negeri, publikasi ilmiah & HKI.  Pentingnya Kerjasama Penelitian yg ditandai dgn terdapatnya kendala peralatan & keterampilanTPP utk mengerjakan sebagian percobaan di TPP  Kelayakan Penelitian yg antara lain meliputi keberlanjutan program di TPP, kewajaran alokasi waktu utk penelitian di TPM, kesesuaian perencanaan dgn pelaksanaan penelitian, dan kewajaran biaya sesuai dgn materi penelitian, serta Mutu Penelitian yg tercermin dgn terungkapnya permasalahan secara jelas serta kemutakhiran penelitian yg dpt dikembangkan dlm penelitian berikutnya 64

65 Butir Pengecekan Track Record :  Pengalaman perolehan penelitian kompetitif sebelumnya, termasuk dari program-program DITLITABMAS  Pengalaman publikasi terutama terkait dengan hibah penelitian yang pernah diterima  Content mata kuliah yang diampu  Produktivitas publikasi ilmiah 65 Butir Pengecekan Pustaka Acuan :  Keprimeran sumber acuan : artikel jurnal, bukan hanya buku teks  Kemutakhiran usia acuan : tahun terbit

66 66 | Contoh Nilai : | Bobot Nilai Proposal PHP(skor 1, 2, 3/kurang, 5/cukup, 6/baik, 7) Passing grade : 500, tanpa skor 1(buruk) | Contoh Nilai : | NoKriteria Indikator penilaian Bobot (%) SkorNilai (Bobot x Skor) 1 Kesesuaian keahlian pengusul dgn program  Latar belakang S1 & S2 tim peneliti  Kesesuaian & kesinambungan dgn penelitian terdahulu (bila ada) Pentingnya kerjasama penelitian  Kendala peralatan & keterampilan di TPP  Prospek pengembangan penelitian lanjutan Track Record TPM Kesesuaian keahlianKesesuaian keahlian Prestasi penelitian & publikasi, HKIPrestasi penelitian & publikasi, HKI  Kesesuaian dgn pengalaman penelitianTPM  Pengalaman membimbing penelitian S2 & S3  Kerjasama dgn kelompok peneliti lain (DN & LN)  Publikasi Ilmiah & HKI Mutu Penelitian  Kejelasan permasalahan  Kemutakhiran & pengembangan penelitian Kelayakan penelitian: Keberlanjutan penelitian di TPPKeberlanjutan penelitian di TPP BiayaBiaya Perencanaan/alokasi waktu kerjasamaPerencanaan/alokasi waktu kerjasama  Keberlanjutan program peneliotian di TPP  Kewajaran pembiayaan sesuai materi penelitian  Kewajaran alokasi waktu di TPM Total Total [TL]

67 Terimakasih atas perhatian anda... 67


Download ppt "BIODATA  Nama : Komang Gde Suastika  NIP. 195803061988031001/NIDN. 0006035805  Unit Kerja : Prodi Fisika FKIP Unpar Ka Puslit Penelitian Pendidikan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google