Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Pengembangan Metropolitan Bodebek-Karpur (TKW-25) Tahun 2015 OLEH:

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Pengembangan Metropolitan Bodebek-Karpur (TKW-25) Tahun 2015 OLEH:"— Transcript presentasi:

1 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Pengembangan Metropolitan Bodebek-Karpur (TKW-25) Tahun 2015 OLEH: DEPUTI PENGEMBANGAN REGIONAL DAN OTONOMI DAERAH Jakarta, 26 Mei 2015

2 Kementerian PPN/Bappenas Kerangka Presentasi 1. Posisi Jabar di dalam RTRWN, RTR Pulau 2. Penjelasan lebih rinci tentang KSN Jabodetabekjur dan KSN Cekungan Bandung 3. Fungsi Bodebekkarpur dalam RTRWP Jabar 4. Target pembangunan infrastruktur untuk Jabar dalam RPJMN Tinjauan kritis untuk rencana metropolitan Bodebek Karpur 2

3 Kementerian PPN/Bappenas Penetapan Kawasan Strategis Nasional (KSN) dengan sudut kepentingan ekonomi:  Kawasan Perkotaan Jabodetabek  Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung (Provinsi Jawa Barat) Posisi Jawa Barat dalam RTRWN (PP No. 26 Tahun 2008) 3 1 Kawasan Perkotaan Jabodetabek Sektor unggulan: industri, pariwisata, perikanan, perdagangan dan jasa 2 Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur (Bopunjur dan Sekitarnya) Sektor unggulan: perikanan, pertanian, pariwisata dan industri 3 Kawasan Purwakarta, Subang,Karawang (Purwasuka) Sektor unggulan: pertanian, industri, pariwisata dan perikanan 4 Kawasan Cekungan Bandung Sektor unggulan: industri, pariwisata, perkebunan dan pertanian STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN ANDALAN 1.mengembangkan pusat pertumbuhan berbasis potensi SDA. 2.menciptakan iklim investasi yang kondusif. 3.mengelola pemanfaatan SDA dengan mempertimbangkan daya dukung dan daya tampung. 4.mengelola dampak negatif kegiatan budi daya. 5.mengintensifkan promosi peluang investasi. 6.meningkatkan pelayanan prasarana dan sarana penunjang kegiatan ekonomi.  Jakarta – Bogor – Ciawi (Jagorawi)  Jatiasih – Cikarang – Karawang  Jakarta – Cikampek  Cikampek – Padalarang  Depok – Antasari  Bogor Ring Road INFRASTRUKTUR

4 Kementerian PPN/Bappenas Penetapan dua PKN dan satu PKW, yaitu: 1.PKN Jabodekpunjur 2.PKN Cekungan Bandung Raya 3.PKW Cikampek-Cikopo Posisi Jawa Barat dalam RTR Pulau Jawa-Bali (Perpres No. 28/2012) 4 STRATEGI PEMANFAATAN RUANG PKN JABODEKPUNJUR DAN PKN CEKUNGAN BANDUNG RAYA 1.Menjaga keutuhan lahan pertanian tanaman pangan 2.Peningkatan fungsi industri pengolahan dan industri jasa hasil pertanian Pusat penelitian dan pengembangan pertanian tanaman pangan 3.Perkembangan PKN dan PKW yang berdekatan dengan kawasan lindung 4.Perkembangan PKN dan PKW di kawasan rawan bencana 5.Pusat kegiatan industri kreatif yang berdaya saing dan ramah lingkungan 6.Pusat pariwisata cagar budaya dan ilmu pengetahuan, bahari, serta penyelenggaraan pertemuan, perjalanan insentif, konferensi, dan pameran. 7.Peningkatan fungsi industri pengolahan dan industri jasa hasil perkebunan 8.Perdagangan dan jasa yang berskala internasional sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup 9.Optimalisasi pemanfaatan ruang secara kompak dan vertikal sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup 10.Pengembangan PKN dan PKW dengan konsep kota hijau yang hemat energi, air, lahan, dan minim limbah

5 Kementerian PPN/Bappenas PKW Cikampek-Cikopo Posisi Jawa Barat dalam RTR Pulau Jawa-Bali (Perpres No. 28/2012) 5 STRATEGI PEMANFAATAN RUANG PKW CIKAMPEK-CIKOPO 1.Pengendalian perkembangan fisik PKN dan PKW untuk menjaga keutuhan lahan pertanian tanaman pangan. 2.Pengembangan PKN dan PKW melalui peningkatan fungsi industri pengolahan dan industri jasa hasil pertanian tanaman pangan. 3.Pengembangan PKN dan PKW sebagai pusat penelitian dan pengembangan pertanian tanaman pangan. 4.Pengendalian perkembangan PKN dan PKW melalui optimalisasi pemanfaatan ruang secara kompak dan vertikal sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. 5.Pengembangan PKN dan PKW sebagai pusat kegiatan industri kreatif yang berdaya saing dan ramah lingkungan peningkatan fungsi industri pengolahan dan industri jasa hasil perikanan yang ramah lingkungan. 6.Pengembangan PKN dan PKW dengan konsep kota hijau yang hemat energi, air, lahan, dan minim limbah.

6 Kementerian PPN/Bappenas Posisi Jawa Barat dalam RTR Pulau Jawa-Bali (Perpres No. 28/2012) 6  Jaringan Jalur Kereta Api Lintas Utara Pulau Jawa  Jaringan jalur kereta api perkotaan di PKN Kawasan Perkotaan Jabodetabek, PKN Kawasan Perkotaan Bandung Raya  Pemantapan Pelabuhan Tanjung Priok, Bojonegara dan Cilamaya yang terintegrasi  Pemantapan fungsi Bandar Udara Soekarno-Hatta sebagai bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan primer  Pengembangan Bandar Udara Husein Sastranegara sebagai bandar udara pengumpul dengan skala pelayanan tersier PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR

7 Kementerian PPN/Bappenas Penjelasan KSN Ja bode ta bek punjur Berdasarkan Perpres No. 54 Tahun Perpres No. 54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Jabodetabekpunjur menjadi acuan dalam melakukan upaya konservasi air dan tanah, penganggulangan banjir dan pengembangan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat Mendorong pengembangan PKN Kawasan Perkotaan Jakarta, dengan: kota inti adalah Jakarta kota satelit adalah Bogor,Depok,Tangerang Bekasi, dan lainnya. sub pusat perkotaan antara lain Serpong/Kota Mandiri Bumi Serpong Damai, Cinere, Cimanggis, Cileungsi, Setu, dan Tambun/Cikarang. Jalan Lingkar Luar Jakarta Kedua (Jakarta Outer Ring Road 2) Pengembangan jalan tol dalam kota Jakarta Peningkatan akses jalan (jalan rel dan jalan raya) yang dihubungkan dengan Pelabuhan Tanjung Priok Koordinasi kelembagaan dan kebijakan kerja sama antardaerah di Kawasan Ja bode ta bek punjur dilakukan dan/atau difasilitasi oleh badan kerja sama antardaerah. KELEMBAGAAN INFRASTRUKTUR

8 Kementerian PPN/Bappenas Penjelasan KSN Cekungan Bandung 8 KSN Cekungan Bandung bertujuan mewujudkan Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung yang berkelas dunia sebagai pusat kebudayaan, pusat pariwisata, pusat kegiatan jasa dan ekonomi kreatif nasional berbasis pendidikan tinggi dan industri berteknologi tinggi yang berdaya saing dan ramah lingkungan.  Jalan Cisomang - Batas Kota Padalarang - Jln. Raya Purwakarta  Jalan bebas hambatan Cikampek - Padalarang  Pengembangan dan peningkatan jaringan pelayanan kereta api antarkota Bandung – Purwakarta – Cikampek - Jakarta INFRASTRUKTUR LINTAS WILAYAH  Pengembangan dan pemantapan fungsi kawasan sebagai pusat perekonomian nasional.  Pengembangan dan peningkatan fungsi utama masing-masing pusat kegiatan.  Peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan prasarana transportasi, telekomunikasi, energi, sumber daya air, serta sarana dan prasarana perkotaan.  Perwujudan pengembangan kawasan yang terpadu dan berkelanjutan.  Peningkatan daya dukung lingkungan yang berkelanjutan dalam pengelolaan kawasan.  Peningkatan fungsi kawasan untuk pertahanan dan keamanan negara. STRATEGI PENATAAN RUANG KSN CEKUNGAN BANDUNG

9 Kementerian PPN/Bappenas Fungsi Bodebek-Karpur dalam RTRWP Jawa Barat 9 WP Bodebekpunjur Kota Bogor, Kota Depok dan Kota Bekasi, diarahkan sebagai kota terdepan yang berbatasan dengan ibukota negara yang merupakan bagian dari pengembangan KSN Jabodetabekpunjur untuk mendorong pengembangan PKN kawasan perkotaan Jabodetabek, menjadi simpul pelayanan dan jasa perkotaan, serta mengembangkan sektor perdagangan, jasa dan industri padat tenaga kerja. Kabupaten Bogor dan Bekasi, diarahkan menjadi kawasan penyangga dalam sistem PKN kawasan perkotaan Jabodetabek, serta untuk mengembangkan sektor industri ramah lingkungan dan hemat penggunaan air tanah, serta kegiatan pertambangan mineral logam dan non logam untuk mendukung pembangunan di Bodebekpunjur Kawasan Puncak di Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur, diarahkan pada kegiatan rehabilitasi dan revitalisasi kawasan lindung di KSN Jabodetabekpunjur.

10 Kementerian PPN/Bappenas Fungsi Bodebek-Karpur dalam RTRWP Jawa Barat 10 WP Purwasuka PKW Cikampek-Cikopo, diarahkan untuk memenuhi fungsinya sebagai PKW dengan melengkapi sarana dan prasarana yang terintegrasi dengan wilayah pengaruhnya (hinterland). Kabupaten Purwakarta, diarahkan untuk kegiatan industri non-polutif dan non- ekstraktif atau tidak mengganggu irigasi dan cadangan air, industri kreatif, pariwisata dan agroindustri, serta kegiatan pertambangan mineral logam dan non-logam. Kabupaten Subang, diarahkan menjadi simpul pendukung pengembangan PKN Kawasan Perkotaan Bandung Raya, untuk kegiatan pertanian lahan basah berkelanjutan, industri non-polutif dan non-ekstraktif yang tidak mengganggu irigasi dan cadangan air serta tidak mengakibatkan alih fungsi lahan sawah, kegiatan bisnis kelautan, serta kegiatan pertambangan mineral non-logam. Kabupaten Karawang, diarahkan menjadi simpul pendukung pengembangan PKN Kawasan Perkotaan Bodebek, untuk kegiatan pertanian lahan basah berkelanjutan, bisnis kelautan, industri non-polutif dan non-ekstraktif yang tidak mengganggu irigasi dan cadangan air, serta kegiatan agroindustri.

11 Kementerian PPN/Bappenas Tinjauan Kritis Berdasarkan Struktur Ruang  Lokasi penetapan KSN Perkotaan Jabodetabek dan KSN Perkotaan Cekungan Bandung Raya berdekatan.  Penambahan Karpur sebagai kawasan perkotaan baru secara struktur tidak direkomendasikan karena berpotensi mengakibatkan Primate City.  Primate City akan menyebabkan inefisiensi dalam pembangunan pada kawasan perkotaan tersebut. Berdasarkan Pola Ruang  Karawang dan Purwakarta merupakan “lumbung padi nasional” dimana Kabupaten Purwakarta kegiatan budidayanya diarahkan yang tidak mengganggu sistem irigasi dan cadangan air. Sedangkan Kabupaten Karawang diarahkan sebagai kawasan pertanian lahan basah.  Penetapan Karawang dan Purwakarta menjadi kawasan perkotaan akan berpotensi mengakibatkan alih fungsi lahan pertanian. 11

12 Kementerian PPN/Bappenas Tinjauan Kritis 12 Perlu mempertimbangkan pengembangan Metropolitan baru di Jawa Barat karena dalam RPJMN , pembangunan akan didorong ke luar Jawa untuk menyeimbangkan kontribusi PDRB Nasional.

13 Kementerian PPN/Bappenas Target Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan RPJMN Perkeretaapian Angkutan Orang dan Barat 1 Pembangunan Jalur KA Bogor -Sukabumi-Cianjur-Padalarang 2 Pembangunan jalur KA baru lingkar luar Jabodetabek antara Parungpanjang – Citayam 3 Pembangunan double-double track (DDT) antara Manggarai –Jatinegara – Bekasi - Cikarang 4 Elektrifikasi rei ganda KA Cikarang – Cikampek 5 Pembangunan monorail Bandung Raya (Pemprov Jabar, KPS) 6 Pembangunan Jalur KA ganda Parsial Purwakarta – Ciganea Jalan 1 Pembangunan Jalan Tol Ciawi – Sukabumi 2Pembangunan Jalan Tol Cibitung – Cilincing 3 Pembangunan Jalan Tol Cikampek – Palimanan 4 Pembangunan Jalan Tol Cimanggis – Cibitung 5 Pembangunan Flyover Kopo (Bandung) dan Bulak Kapal (Bekasi) 6 Pembangunan Flyover Bulak Kapal (Bekasi)

14 Kementerian PPN/Bappenas Target Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan RPJMN Energi Pipa Cirebon – Bekasi 220 km Air Minum Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Pondok Gede Bekasi Sanitasi Pembangunan Pengelolaan dan Pengolahan Akhir Persampahan Wilayah Bogor dan Depok (TPPAS Regional Nambo) Perumahan Pembangunan Rusunawa (Urban Renewal) di Metropolitan Bandung Raya dan Metropolitan Bodebek-Karpur

15 Kementerian PPN/Bappenas Tinjauan Kritis  Pembangunan infrastruktur berdasarkan RPJMN untuk Bodebek-Karpur bersifat infrastruktur penunjang kegiatan yang sudah ada.  Berdasarkan RPJMN pembangunan infrastruktur diarahkan ke luar Pulau Jawa yang bertujuan untuk mengurangi kesenjangan/disparitas wilayah. 15

16 16

17 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional TERIMA KASIH 17


Download ppt "Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Pengembangan Metropolitan Bodebek-Karpur (TKW-25) Tahun 2015 OLEH:"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google