Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA"— Transcript presentasi:

1 FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
HUKUM PERKAWINAN ISLAM OLEH AUNUR ROHIM FAQIH,.

2 PENGERTIAN PERKAWINAN
FIQIH KLASIK : SUATU AKAD ATAU PERIKATAN UNTUK MENGHALALKAN HUBUNGAN KELAMIN ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KEBAHAGIAAN HIDUP KELUARGA YANGDILIPUTI RASA KETENTRAMAN SERTA KASIH SAYANG DENGAN CARA YANG DIRIDHAI ALLAH MENURUT PASAL 1 UU NO 1 TAHUN 1974: IKATAN LAHIRBATIN ANTARA SEORANG PRIA DAN SEORANG WANITA SEBAGAI ISTRI DENGAN TUJUAN MEMBENTUK KELUARGA ( RUMAH TANGGA) YANG BAHAGIA DAN KEKAL BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

3 AL- QUR’AN S U B E R AL- HADIS AL- IJTIHAD

4 SUMBER HK PERKAWINAN AL-QUR’AN SUNNAH RASUL IJTIHAD PERATURAN PER-UU
Yg tdk disinggung dlm Q:Walimah, tatacara peminangan,saksi,wali, hak mengasuh anak, syarat yg disertakan. Penjelasan dlm Q:pengertian quru’,masa ‘iddah,bilangan susuhan, mahar,izin ketika talak raj’i, li’an IJTIHAD Contoh: ijtihad ali dan umar tentang masa iddah p hamil; harta bersama; perkw p hamil krn zina; akibat pembatalan pertunangan trhdp hadiah PERATURAN PER-UU UU no 1/74,

5 KEDUDUKAN HK PERKAWINAN DLM ISLAM
MEMILIKI KEDUDUKAN PENTING SEBAB HK PERKAWINAN MENGATUR TATA CARA KEHIDUPAN KELUARGA YG MERUPAKAN INTI KEHIDUPAN MASYARAKAT SEJALAN DENGAN KEDUDUKAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK BERKEHORMATAN. PERKAWINAN MAMPU MEMBAWA UMAT MANUSIA HIDUP BERKEHORMATAN , SESUAI DENGAN KEDUDUKANNYA YG AMAT MULIA DITENGAH-TENGAH MAKHLUK ALLAH YG LAIN HUBUNGAN LK-LK DAN PR DITENTUKAN AGAR DIDASARKAN PADA RASA PENGABDIAN KEPADA ALLAH DAN KEBAKTIAN PADA KEMANUSIAAN GUNA MELANGSUNGKAN KEHIDUPAN JENISNYA HK PERKAWINAN MERUPAKAN BAGIAN DR AJARAN ISLAM WAJIB DITAATI DAN DILAKSANAKAN SESUAI DENGAN KETENTUAN-KETENTUAN YG TERDAPAT DALAM Q+H. N iI

6 HK MELAKUKAN PERNIKAHAN
WAJIB: BAGI ORG YG TELAH MEMPUNYAI KEINGINAN KUAT UTK NIKAH &TELAH MEMPUNYAI KEMAMPUAN UTK MELAKSANAKAN & MEMIKUL BEBAN KEWAJIBAN SERTA ADA KEHAWATIRAN APABILA TDK NIKAH MUDAH TERGELINCIR PD PERZINAAN SUNAH: BAGI ORG YG TELAH MEMPUNYAI KEINGINAN KUAT UTK NIKAH &TELAH MEMPUNYAI KEMAMPUAN UTK MELAKSANAKAN MEMIKUL BEBAN KEWAJIBAN SERTA APABILA TDK NIKAH TDK ADA KEHAWATIRAN UNT BERBUAT ZINA MUBAH: BAGI ORG YG MEMPUNYAI HARTA, TETAPI APABILA TDK NIKAH TDK MERASA HAWATI AKAN BERBUAT ZINA DAN ANDAIKATA NIKAH TDK MERASA HAWATIR AKAN MENYIA2KAN KEWAJIBAN PADA ISTRI. (NIKAH UNT MEMENUHI SAHWAT) MAKRUH: BAGI ORG YG MAMPU DLM SEGI MATRIIL, CUKUP MEMPUNYAI DAYA TAHAN MENTAL DAN AGAMA HINGGA TDK HAWATIR AKAN TRSERET DALAM PERBUATAN ZINA, TETAPI MEMPUNYAI KEHAWATIRAN TDK DPT MEMENUHI KEWAJIBAN TERHADP ISTRINYA MESKIPUN TDK BERAKIBAT MENYUSAHKAN ISTRI HARAM: BAGI ORG YG BELUM BERKEEINGINAN SERTA TDK MEMPUNYAI KEMAMPUAN UTK MELAKSANAKAN & MEMIKUL BEBAN KEWAJIBAN2 HIDUP PERNIKAHAN SEHINGGA APABILA NIKAH JUGA AKAN BERAKIBAT MENYUSAHKAN ISTRINYA.

7 PRINSIP-PRINSIP PERNIKAHAN
PILIHAN JODOH YG TEPAT PERKAWINAN DIDAHULUI KHITBAH KETENTUAN LARANGAN PERNIKAHAN PERNIKAHAN DIDASARKAN ATAS SUKARELA PERSAKSIAN DLM AKAD NIKAH PERNIKH TDK DITENTUKAN UNT WAKTU TERTENTU KEWAJIBAN MEMBAYAR MASKAWIN KEBEBASAN MENGAJUKAN SYARAT DLM AKAD NIKAH TANGGUNGJAWAB PIMPINAN KELUARGA PADA SUAMI BERGAUL DG BAIK DLAM KEHIDUPAN RUMAH TANGGA G

8 MEMILIH JODOH Empat pertimbangan: kekayaan; nasab/ status sosial; kecantikan; kekuatn agama. Keberuntungan jika pertimbangan pd kekuatan agama (HR Bukhari dr Abu hurairah) Pertimbangan kecantikan menjrumuskan pd kerendahan budi;pertmbngn kekayaan akan menarik pd perbuat tdk pantas; pertimbng kekuatan agama lbh utama (hr ibnu majah) Lakukan istikharah sebagaiman disunahkan rasulullah saw D

9 TDK ADA HALANG SYARA’ TDK SEDANG DLM TDK DLM ‘IDDAH
UNT DINIKAHI SEKETIKA TDK SEDANG DLM PEMINANGAN LK2 LAIN KHITBAH (MEMINANG) TDK DLM ‘IDDAH MENGENAL SIFAT CALON MELIHAT YG DIPINANG

10 AKAD NIKAH DAN UNSURNYA
Akad nikah: hubungan hk perkw antara mempelai lk dan p yg dilakukan didepan dua saksi lk2 berdasarkan kata sepakat (ijab dan kabul) untuk menimbulkan akibat hukum. Ijab: pernyataan fihak I (P) yg menurut jumhur ulama dinyatakan walinya. Kabul: pernyataan menerima pihak II (lk2) Akibat hukumnya: lahirnya hak & kwajiban timbal-balik antara kedua mempelai Unsur akad nikah: Mempelai lk+p; wali mempelai P; 2 org saksi lk2: sighat ijab dan kabul K a

11 Khitbah (meminang) P yg boleh di pinang: tdk ada halangan syara’ unt dinikahi seketika krn tdk ada hub mahram,tdk dlm hub pernikahan dan sedang tdk menjalani idah talak raj’I; tdk sedang dalam peminangan lk2 lain Meminang p dlm idah Meminang p yg sedang dipinang Melihat perempuan yg di pinang Mengenal sifat calon mempelai

12 Sighat ijab dan kabul Sighah dengan bahasa yg dipahami kedua pihak, pd dasarnya dengan lisan, boleh dengan tulisan atau isyarat Dilakukan dlm satu majlis Ijab dinyatakan wl P dan kabul dinyatakan calon Lk2. Menurut Hanafi dan hambali boleh ada tempo, menurut imam malik boleh terlambat dlm waktu amat pendek dari ijab; imam syafii hrs langsung Syarat ijab kabul yg perlu disebutkan, yaitu tdk boleh digantungkan kepada suatu syarat; disandarkan pd suatu waktu yg akan datang; dibatasi dengan jangka waktu tertentu Nikah mut’ah (nikah senang2) dan munqathi’ (nikah terputus) haram. HR Ibnu Majah “ wahai umat manusia, dulu pernah aku mengizinkan kamu kawin mut’ah, tetapi ketahuilah Allah telah mengharamkan sampai hari kiamat. a

13 SIGHAT AKAD DISERTAI SYARAT
Pd dasarnya org bebas membuat syarat sepanjang tdk bertentangan dengan syariah, tdk menghalalkan yang haram atau sebaliknya. (al-isra’ 34) HR Bukhari muslim: syarat yg lebih berhak dipenuhi adalah yg berhub dengan pernikahan Syrt yg wajib dipenuhi: termasuk rangkaian ket dan tujuan akad, tdk merubah hk Allah Syr yg tdk wajib dipenuhi: Syrt yg bertentangan dg ket2 akad, mis: suami tdk usah memenuhi nafkah,tdk perlu memberi maskawin Syrt yg tdk/menguntungkan fihak istri . ulama’ berbeda pendapat. Menurt Abu Hanifah, syafii: syrt itu tdk perlu diperhatikan, tdk wajib dipenuhi. Akad dianggap sah Syart yg dilarg syara’ tdk boleh dipenuhi sama sekali : dlm poligami istri kedua sanggup untuk dinikahi kalau suami menceraikan istri I. tdk halal perempuan dinikah dengan syrt menceraikan istri sebelumnya

14 Syarat yg menguntungkan para pihak
org Islam terikat pd syrt yg dibuat, kecuali syarat yg menghalalkan yg haram atau sebaliknya setiap syart yg tdk disebut dalam kitab adlah syr yg batl meskipun ada seratus syart, oleh krn tdk mengikat Syarat tsb tdk menguntungkan dan bukan rangkaian ketentuan

15 KEDUDUDKAN HARTA BENDA DLM PERKAWINAN
Hk Islam memeberikan hak kpd masing2 suami Istri unt memiliki harta benda secara perseorg yg tdk dpt diganggu oleh pihak lain, seperti: pemberian, warisan dan sebagainya. Harta bawaan yg telah dimiliki sebelum pernikahan menjadi hak masing-masing. Ps 35 ayat 1 UU No 1/1974 menegaskan hrt yg diperoleh selama perkawinan menjadi harta bersama. Sedangkan dlm Islam termasuk masalah ijtihadiyah. Hb yg dihasilkan dpt dipandang sebagai hrt syirkah antara suami dan Istri

16 Hak dan kewajiban istri, suami, anak dalam keluarga
Hak dan kewajiban bersama Hak Istri dan kewajiban suami dan anak Hak Suami dan kewajiban istri dan anak Hak anak dan kewajiban suami dan istri Referensinya: Fikih Munakahah, (Qur’an +hadits+ ijtihad) UU No 1 Th 1974 Inpres No 1 tahun 1991

17 kematian talak fasakh Putusnya pernikahan Lian nusus siqaq

18 PUTUSNYA PERNIKAHAN 1. KEMATIAN 2. TALAK 3. FASAKH 4. LI’AN

19 Anak tetap menjadi tgjwb dua pihak Putusnya prnkh UU No 1/74 ps 38
HRT PENINGGALAN HRT WARISAN kematian Anak tetap menjadi tgjwb dua pihak Putusnya prnkh UU No 1/74 ps 38 perceraian Di pengadilan Atas putusan pengadilan KEDK ANAK/ISTRI KEDK HARTA

20 AKIBAT HK PUTUSNYA PERNIKAHAN DAN KEMATIAN KEMATIAN
Pernkhn putus sejak terjadi kematian Jk tdk halangan syara’ suami atau istri berhak atas harta peninggalan Harta peninggalan digunakan untuk perawatan jenazah, melunasi hutang, wasiat ( tdk boleh lebih dr 1/3), hibah dan sisanya sebagai harta warisan Istri yg ditinggal oleh suami hrs menjalani masa ‘iddah 4 bl 10 hr. Dlm masa tunggu/bergabung harus berpenampilan sederhana Istri tdk boleh di khitbah, dinikah selama dlm masa ‘iddah G

21 PEDOMAN TALAK Pd dasarnya Islam mempersempit pintu talak (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah: hal yg halal dan paling mudah mendatangkan murka Allah adalah talak. HR. Daruquthni: Ciptaan Allah yg paling mudah mendatangkan murkanya adalahah talak. Hadis dari Ali: Nikahlah kamu tetapi jangan suka talak sebab talak itu mengguncangkan arsy) JIka terjadi nusyus (membangkang/melailaikan kewajib), saling nasehat menasihati,berpisah tidur, diberi pelajaran yg tidak menyakitkan badan. Jika tingkat syiqaq (perselisihan yg menghawatirkan bercerai), dicari penyelesaian dg mengangkat hakam (wasit) dari keluarga Istri dan suami, unt mendamaikan Apa bila terpaksa cerai hendaknya dpt rujuk kembali (bilangan talak max 3) JIka terjadi talak hendaknya hub baik hrs senantiasa dipupuk

22 SYARAT-SYARAT TALAK Hak talak pada suami, dan istri dpt mengajukan gugatan kepada hakim agar diceraikan oleh suaminya( Mazhab Hanafi: istri dimungkinkan mencearaikan dirinya sendiri apa bila mendapat kuasa dr suaminya/ tafwidl) Telah Baligh, khusus untuk suami syarat ini wajib sekalipun nikah dibawah umur dibolehkan baginya Berakal sehat. Dengan demikian org yg sedang sakit gila tdk dipandang sah menjatuhkan talak Tdk dlm keadaan terpaksa ( Ikhtiyar), benar-benar keluar dr kehendak hati yg bebas dari tekanan. Jika terbukti ada tekanan maka talak dipandang tidak jatuh Org dlm keadaan marah , tdk dpt menguasai jiwanya, tdk sepenuhnya sadar akan kata2 yg diucapkan tiba2 menjatuhkan talak maka talaknya tdk dipandang jatuh

23 DASAR NASH TRHD 3 SYARAT TALAK
HR Ahmad, Abu Dawud, al-Hakim dari Ali dan Umar: Pena diangkat dari tiga hal: orang yg gila yg benar2 tdk sadar hingga ia sembuh, dari org tidur hingga ia bangun, dari anak2 hingga ia baligh HR. Ibnu Majah, Ibn Hibban, Daruquthni, Thabrani dan al-Hakim dari Ibnu Abbas : Diangkat dari umatku keliru, lupa, dan sesuatu yg dipaksakan kepada mereka. HR Abu Daud : tdk Jatuh talak dari org yg dipaksa

24 ISTILAH PERCERAIAN DLM QUR’AN
Ayat 1 At- Thalaq : Menggunakan istilah Thalaaq Wahai Nabi, apabila kamu mentalak istri2mu hendaklah kamu talak mereka dalam masa yg dapat diperhitungkan masa iddahnya Ayat 2 at- Thalaq: menggunakan istilah Firaaq. Tahanlah istri2mu itu dengan baik-baik atau pisahkan mereka (fariquhunna) dengan baik-baik pula Ayat 231 al- Baqarah: menggunakan istilah Saraah. Tahanlahistri2mu itu dengan baik, atau lepaskannya mereka ( sarihuuhunna ) dengan baik pula

25 TALAK SHARIH & TALAK KINAYAH
Sharih : ungkapan jelas. Kinayah: ungkapan sindiran Menurut Imam syafii kata talak jika disampaiakan termasuk sharih tdk memerlukan niat, sedangkan dg kinayah memerlukan niat Di Indonesia: Kata talak termasuk sharih, sedangkan kata cerai, pisah dsb dipandang sebagai kinayah

26 NIAT DALAM TALAK Niat hrs atas dasar kehendak bebas
Jumhur ulama menyatakan talak yg sharih tdk disertai niat unt mentalak dipandang jatuh talaknya. H R Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, Turmudzi dari Abu Hurairah mengajarkan: tiga hal, apabila dilakukan dengan sungguh2 , benar2, mempunyai akibat hk, dan apabila dilakukan dg main2 mempunyai akibat hk seperti yg dilakukan dg sungguh2, yaitu:nikah, talak, dan rujuk Ulama mazhab zaidiyah: talak yg dijatuhkan dg niat bermain-main tdk jatuh. Jatuhnya talak hrs ada persesuaian anatara niat dalam hati dan ucapan lisan. Betapapun jelas kata2 yg diucapkan , apabila tdk disertai niat dlm hati maka talaknya tdk jatuh. Ada hadis yg umum bahwa segala amal dipandang sah apabila disertai niat. Dan kaiadah fiqhiyyah: al-umuru bimaqashidiha

27 BILANGAN DALAM TALAK Al- Baqarah : ada tiga, dan dijatuhkan secara bertahab, jika dilakukan tiga kali sekaligus dianggap baru sekali. Pada masa nabi seorang sahabat bernama Rukanah bin Yazid, telah mentalak tiga dlm satu majlis, talak tersebut oleh Rasulullah baru dipandang satu, dan diperintahkan rujuk jika menginginkannya. Khalifah umar bin Khatab menentukan bahwa talak tiga yg dinyatakan dalam satu majlis dipandang jatuh tiga, dengan alasan agar masyarakat tidak akan mudah bermain talak tiga sekaligus, dan dalam rangka menghentikan penyimpangan dlm masyarakat UU No 1/1974 pasal 10: Apabila suami dan istri yg telah cerai kawin lagi satu dengan yg lain dan bercerai lagi unt kedua kalinya, diantara mereka tdk boleh dilangsungkan perkawinan lagi, sepanjang hukum masing2 agama dan kepercayaan yang bersangkutan tdk menentukan lain

28 MACAM-MACAM TALAK Talak raj’i: talak yg masih memungkinakan suami untuk merujuk kepada bekas istri tanpa akad nikah baru. Talak pertama atau kedua yg dijatuhkan suami terhadap istri yg sudah pernah dicampuri dan bukan atas permintaan istri yg disertai uang iwad (tebus), selama masih dlm masa ‘iddah. JIka suami akan rujuk tidk perlu ikrar akad nikah lagi Talak bain: talak yg tidak memungkinkan suami rujuk kepada bekas istrinya kecuali dengan melakukan akad nikah baru Takak bain sughra/kecil:a. talak satu atau dua yg dijatuhkan kepada istri yang belum pernah dikumpuli;b. talak satu atau dua yg dijatuhkan atas permintaan istridg membayar iwad; c. talak satu atau dua yg dijatuhkan kepada istri yg pernah dikumpuli bukan atas permintaanya dan tanpa membayar iwad setelah habis masa iddahnya. Talak bain kubro/besar: talak yg dijatuhkan 3 kali, tdk boleh rujuk kembali, kecuali setelah istrinya itu melakukan perkawibnan dg laki-laki lain dan telah melakukan persetubuhan kemudian terjadi perceraian. Dengan catatan tidak ada rekayasa sebelumnya. HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah dari ali memperingatkan: Allah mengutul laki2 muhallil dan laki2 yg menyuruh org lain kawin sebagai muhallil.

29 TALAK DENGAN ILLA’ illa’ adalah sumpah unt tdk mengumpuli istrinya selama 4 bulan atau lebih dg Asma Allah, atau dg salah satu sifat dari siafat Allah, atau dg suatu ta’lik yg amat sukar terlaksana apabila suami mengumpuli Istri Dasar hukum; Q 2: Akibat hknya: a. Menurut Imam Abu Hanifah: jika melebihi 4 bl maka jatuhlah talak satu dan termasuk talak bain sughra, apabila hendak kembali pd istri hrs nikah baru lagi. B. Menurut Imam Malik, syafii dan Ahmad : tdk dengan sendirinya jatuh talaknya apa bila sdh 4 bl, namun suami diperintahkan unt memilih, jika kembali pd istri dia hrs menarik sumpahnya, atu menyatakan talak. Jika tdk mau menentukan maka hakimlah yg menyatakan talak atas istri

30 FASAKH DALAM PERNIKAHAN
Fasakh adalah merusak atau membatalkan hubungan perkawinan yg telah berlangsung Fasakh terjadi karena; a. terdapat hal2 yg membatalkan akad nikah. b. karena suatu hal yg dialami sesudah akad nikah dilaksanakan Contoh : a. hubungan susuhan, Istri masih mempunyai hub perkawinan dg yg lain, masih dlm masa iddah. b. Murtad, Semula sama2 non muslim kemudian suami masuk Islam, Suami zina dg ibu atau anak istri, istri melakukan zina dg ayah atau anak suami. Fasak memerlukan keputusan pengadilan disebabkan karena hal2 yg tidak jelas, contoh istri musrikh menolak masuk islam atau ahli kitab. Fasakh yg terjadi atas kekuatan hk ialah faskh disebabkan oleh hal2 yg jelas,seperti ada hubungan mahram

31 FASAKH PERMINTAAN ISTRI DG KEPUTUSAN PENGADILAN
Suami sakit gila Suami menderita penyakit menular dan tidak dapat diharapkan sembuh Suami tdk mampu atau kehilangan kemampuan unt melakukan hub kelamin krn impoten dll. Suami jth miskin hingga tdk bisa memenuhi kewajiban Istri merasa tertipu, baik mengenai nasab, kekayaan atau kedudukan suami Suami mafqud (hilang) yg cukup lama

32 FASAKH PERMINTAAN SUAMI DG KEPUTUSAN PENGADILAN
Suami tertipu dg kegadisannya Tertipu dg rambut indah kenyataannya rambut palsu Istri mengaku anak kandung, ternyata anak pungut/angkat Suami menjumpai pd istrinya terdapat hal2 yg tdk mungkin mendatangkan ketentraman

33 AKIBAT HUKUM FASAKH Istri tdk dpt dirujuk kembali, apabila mau kembali hrs akad nikah baru Fasakh tdk akan mengurangi bilangan talak menjadi hak suami

34 SUMPAH LI’AN Sumpah la’nat, yaitu sumpah yg didalamnya terdapat pernyataan bersedia menerima laknat Allah. Dasar hukum: S An-Nur : 6-9 Terjadi karena suami/istri menuduh salah satunya berbuat zina padahal tdk mempunyai saksi kecuali dirinya sendiri, seharusnya penuduh dikenakan hukuman menuduh zina tanpa saksi yg cukup ( 80 kali dera). Sumpah li’an: sumpah untuk mengindari hukuman menuduh zina Caranya suami bersumpah 4 X menyatakan demi Allah bhw istri berbuat zina dan saya pada pihak yg benar, dan anak yg dilahirkan adalah hasil zina bukan anak sy. 1X saya bersedia menerima laknat Allah apabila ternyata saya dipihak yg berdusta

35 AKIBAT HUKUM SUMPAH LI’AN
Suami terhindar dari hukuman zina (qadzaf) Dilakukan hukuman zina terhadap istri Hub perkawinan putus Anak yg lahir hanya bernasab pada ibunya Istri menjadi haram selamanya terhadap suami, tdk dapat dinikahi lagi

36 SUMPAH LI’AN ISTRI ATAS TUDUHAN SUAMI
Istri dapat terhindar hk zina apabila bersedia menyatakan sumpah li’an Caranya istri bersumpah 4 X menyatakan demi Allah bhw suamiku ini dlm menuduh yasa berbuat zina dipihak yg berdusta , 1X saya bersedia menerima laknat Allah apabila ternyata suamiku dipihak yg benar Setelah 4x ucapan sumpah terlebih dahulu dinasihati hakim

37 MASALAH2 AKTUAL DALAM PERNIKAHAN
Kedudukan anak ( Azhar, 105, ) At-tahrim 6, al-luqman dan an-nisa 9) Bayi tabung ( zuhdi, masailul fiqhiyyah ) Adopsi ( zuhdi, hl 25, Azhar, ) Aborsi (zuhdi hal 74) Keluarga Berencana (masjfuk zuhdi, masailul fiqhiyyah, hl; 49-62, Azhar ) Materi UAS : Bk Azhar, dari putusnya perkawinan – KB)

38 Kasus bayi tabung di Amerika
Mary Beth Whitehead di mejahijaukan karena tdk mau menyerahkan bayinya kepada keluarga Wiiliam Stern sesuai dengan kontrak yang telah dilakukan. Setelah melalui proses peradilan MA memutuskan, keluarga Mary harus menyerahkan bayi tabungnya kepada Williem sesuai dg kontrak yg dianggap sah menurut hk disana (Kompas, 2 april 1987

39 Pendapat ulama/rahaniawan ttg Bayi tabung (inseminasi buatan)
Trajih Muhammadiyah pada muktamar 1980: mengharamkan bayi tabung dengan donor sperma Lembaga fiqih Islam OKI pada sidang di Aman 1986: Mengharamkan bayi tabung dg sperma atau ovum donor Vatikan, 1987, kompas 12/3/1987: mengecam keras pembuahan buatan,bayi tabung, ibu titipan, dan seleksi jenis kelamin anak, karena dipandang tak bermoral dan bertentangan dengan harkat manusia

40 Bayi tabung masalah ijtihadiyyah
Suami Istri benar- benar memerlukan keturunan dg insiminasi buatan, krn dg cara alami tidak berhasil Al- ha’jatu tanzilu manzilata adh-dharu’rati wa adh-dharuratu tubi’hu al- mahdhu’ra’ti (hajat- kebutuhan yg sangat penting itu diperlakukan seperti keadaan terpaksa. Padahal keadaan darurat membolehkan melakkuan hl yg terlarang). Dibolehkan, apabila dilakukan dg sel sperma dan ovum suami istri sendiri dan tdk di transfer embrionya ke dlm rahim wanita lain termasuk istrinya sendiri yg lain. Baik dg cara mengambil sperma suami , kemudian disuntikkan kedlm vagina atau uterius Istri, maupun dg cara pembuahan dilakukan diluar rahim, kemudian buahnya (vertilized ovum) di tanam di dlm rahim istri. Dilarang, kalau insiminasi buatan dilakukan dengan bantuan donor sperma dan atau ovum. Hukumnya sama dg zina (prostitusi). Akibat hkmnya , anak hasil insiminasi tdk sah dan nasabnya hanya berhub dg ibu yg melahirkan ( Mahmud Syaltut, al- fatawa, cairo.)

41 Dalil syar’i sebagai dasar insiminasi buatan dg donor
Lihat Al- Baqarah ayat 70, at-tin ayat 4. thaha ayat 53, al-nur 45, at-thariq 6. Manusia makhluk yg dimuliakan Allah. Insiminasi bauatn dg donor pd hakekatnya merendahkan harkat manusia (human dignity) la’ yahillu limri in yu’minu billahi wal yaumil a’khiri an yasqiya ma’ahu zar’a ghairihi (HR Abu daud, Tirmidzi, & ibnu hibban) Kaidah fiqhiyah: dar’ul mafa’sid muqaddamun ‘ala jalbil almashalih (menghindari madharat harus dihindarkan atas mencari/menarik maslahah/kebaikan)

42 Mafsadah insiminasi buatan
Percampuran nasab, pdhal Islam menjaga kesucian, kehurmatan dan kemurnian nasab, krn berkaiatan dengan ke-mahram an Bertentangan dg sunatullah atau hukum alam Insiminasi pd hakikatnya sama dg prostitusi/zina, karena terjadi percampran sperma dan ovum tanpa perkawinan yg sah Kehadiran anak bisa menjadi sumber konflik, terutama bayi tabung dg bantuan donor, yg bisa beda sifat fisik dan karakter mental Bayi tabung tanpa proses kasih sayang yg alami, terutama dg titipan yg harus menyerahkan kepada suami istri yg punya benih sesuai dg kontrak ( luqman 14, al- ahqaf ayat 15)

43 Adopsi Mengambil anak org lain untuk diasuh dan dididik dg penuh perhatian dan kasih sayang, dan diperlakukan oleh org tua angkatnya seperti anak sendiri, tanpa memberi status anak kandung kepadanya Mengambil anak orang lain untuk diberi status sebagai anak kandung sehingga ia berhak memakai nasab org tua angkatnya dan mewarisi harta peninggalannya, dan hak-hak lainnya sebagai hub anak dg org tuanya.

44 Pandangan Islam ttg Adopsi/ tabanni
Mengangkat anak org lain dg status seperti anak kandung dilarang ( al- ahzab 37 - tentang kisah zaid dan zainab) Dibolehkan, selama anak angkat tersebut tdk diberi status sebagai anak kandung sendiri, yg mempunyai hub kewarisan dll. Dan tidak memutuskan hub nasab dengan orang tua kandungnya.

45 Keluarga Berencana (KB)
KB: Keluarga Berencana: Family planning, atau planned parenthood KB dititik beratkan pd perencanaan, pengaturan dan pertanggungjawaban Tandhi’mun-nasl (pengaturan keturunan/ kelahiran Tahdi’dun- nasl (pembatasan kelahiran atau birth control), penghapusan kelahiran Birth control bisa mempunyai konotasi yg negatif, krn bisa mencakup kontrasepsi, sterilisasi, aborsi dan penundaan kawin sampai usia lanjut unt mengatasi fertility of men dan fertility of soil : kesuburan manusia/ tanah

46 Islam dan KB Tdk ada nash yg sharih ( clear statement)
Qaidah fiqhiyyah: al- ashlu fil asy-ya’I wal- af’ali al- iba’hah hatta yadullu ad- dali’lu ‘ala tahrimiha Hukumnya bisa mubah, sunnah, wajib, makruh dan haram Kaidah fiqhiyyah: taghayyurul- ahkam bi taghayyuril- azminati wal amkinati wal ahwali LIhat surat 4:9, 2:233, luqman:13, al- ahqaf 15 yg intinya: terpeliharanya kesehatan ibu dan anak, terjamin keslamatan jiwa, kesehatan jasmani dan rahani, terpeliharanya pendidikan, dan terpeliharanya keyakinan agama.

47 Abortus & menstrual regulation
Abortus: Pengakhiran kehamilan atau hasil konsepsi sebelun janin dapat hidup diluar kandungan atau pengeluaran hasil konsepsi dari rahim sebelum waktunya (sebelum lahir secara alamiyah) M R: pengaturan menstruasi yg dilakukan wanita yg merasa terlambat waktu menstruasi dan berdasrkan hasil lab positif dan mulai mengandung. Kemudian ia minta digugurkan Dua macam abortus: a. abortus artificialis therapicus: aborsi yang dilakukan oleh dokter atas dasar indikasi medis. Mis, jika kehamilan diteruskan akan membahayakan jiwa b. abortus provocatus criminalis, ialah abortus yang dilakukan tanapa dasar indikasi medis. Mis untuk meniadakan hasil hub seks diluar perkawinan, atau mengahiri kehamilan yg tdk dikehendaki

48 Hukum abortus provocatus criminalis
Pasal 229,346,348 dan 349 KUHP, dilarang dan sangsi hukumannya berat, tidak hanya kepada wanita yg menggugurkan, tetapi semua org yg terlibat dlm kejahatan ini dpat dituntut, baik menyuruh, membantu dan melakukan sendiri. Jika dg persetujuan hukumnya 4 th, tanpa persetujuan 12 th, mengakibatkan matinya wanita 15 th, jika dengan persetujuan dan mengakibatkan wanita meninggal 5 th 6 bl Jika dilakukan oleh dokter, bidan dan juru obat hukumannya ditamabah 1/3 dan dapt dicabut haknya.

49 Hukum abortus provocatus criminalis menurut hk Islam
Pengguguran merupakan suatu kejahatan yg diharamkan, sekalipun janin belum ada ruhnya, sebab sudah ada kehidupan dalam kandungan yg sedang mengalami pertumbuhan unt menjadi makhluk yg harus di hormati dan dilndungi eksistensinya ( mahmud syaltut) Kecuali bila terpaksa demi melindungi si ibu, maka dibolehkan Prinsip dlm Islam: Irtikabu akhaffi al- dhararaini wa jibun

50 YA ALLAH, SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA MENGETAHUI BAHWA DUA HATI KAMI INI TELAH BERKUMPUL UNTUK MENCURAHKAN MAHABBAH KEPADA MU, BERTEMU TAAT KEPADA MU, DAN BERJANJI SETIA MEMBELA SYARIATMU, MAKA KUATKANLAH IKATAN PERTALIAN KAMI. YA ALLAH, ABADIKAN KASIH SAYANG KAMI, TUNJUKKANLAH KAMI JALAN MU DAN PENUHILAH HATI KAMI DENGAN CAHAYA MU YANG TAK PERNAH REDUP, LAPANGKANLAH DADA KAMI DENGAN LIMPAHAN IMAN KEPADA MU DAN KEINDAHAN TAWAKAL KEPADA MU, HIDUPKANLAH DENGAN MA’RIFAT MU, MATIKANLAH DALAM KEADAAN SYAHID DI JALAN MU, SESUNGGUHNYA ENGKAU SEBAIK-BAIK PELINDUNG DAN SEBAIK-BAIK PENOLONG (Hasan Al- Banna)

51 Daftar pustaka Abu Ishaq al- Syatibi, 1973,al- muwafaqah fi Usul al- Syariáh, Bairut, Darul al-Ma’rifah. Ahmad Azhar Basyir, Hukum Perkawinan Islam, UII Press , 1990, Hukum Adat bagi Umat Islam, Yogyakarta, Perpustakaan Fak. Hukum UII, Ali Parman, 1995, Kewarisan dalam Al-Qur’an, Jakarta: Raja Grafindo Persada Asmuni Abdurrahman, 1982, Hukum Islam dan Tujuannya, Yogyakarta, Sumbangsih Offset. , 1986, Sorotang Terhadap Beberapa Masalah Sekitar Ijtihad, Yogyakarta, IAIN, Hazairin, 1961, Hukum Kekeluargaan Nasional, Jakarta, Tintamas J.N.D. Anderson, 1991, Hukum Islam di Dunia Modern, alih bahasa Machsun Husein, Surabaya, CV. Amarpress Munawir Sjadzali, 1988, Reaktualisasi Ajaran Islam dalam Polemik Reaktualisasi Ajaran Islam, Iqbal Abdurrauf Saimima (ed.) Jakarta, Pustaka Panjimas Sayid Sabiq, 1990, Fikih Sunnah, Jakarta: Kalam mulia

52 PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN HK PERKAWINAN
Undang-undang No 1 Tahun 1974, Tentang Perkawinan Inpres No 1 Tahun 1991, tentang Kompilasi Hukum Islam ( Buku II tentang hukum kewarisan) Undang-undang No 7 Tahun 1989, tentang Peradilan Agama

53 SELAMAT BERIJTIHAD DAN BERJIHAD MERAIH RIDHA ALLAH SWT
WASSALAM SELAMAT BERIJTIHAD DAN BERJIHAD MERAIH RIDHA ALLAH SWT

54 UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) SEMESTER PENDEK 2008 MATAKULAIH : MUNAKAHAH
Perhatikan : 1. Masing-masing jawaban berikan dasar hukumnya baik dari al-qur’an, Hadits, Ijtihad Ulama dan peraturan perundang-undangan di Indonesia 2. Kerjakan 6 dari sembilan soal dibawah ini. Bagaimana cara untuk menentukan jodoh yang tepat dalam Islam Apakah khitbah itu termasuk akad Sebutkan akibat akibat hukum setelah khitbah Jelaskan dengan contoh “akibat hukum pembatalan khitbah oleh salah satu fihak atau karena ketentuan syar’I” Mengapa akad nikah dikatagorikan dalam mistaqan ghalidhan. Kapan akad nikah dikatakan batal demi hukum dan dapat dibatalkan Jelaskan makna yang terkandung dalam S. Anisa’ ayat 3 jika dikaitkan dengan asas poligami dan monogami. Sebutkan pasal dari peraturan perundang-undangan tentang perkawinan yang bertentangan dengan hukum pernikahan Islam Sebutkan macam-macam wali dan kapan dpt digunakan

55 UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) PENDEK 2009 MATAKULAIH : MUNAKAHAH
Perhatikan : Masing-masing jawaban berikan dasar hukumnya baik dari al-qur’an, Hadits, Ijtihad Ulama dan peraturan perundang-undangan di Indonesia 1. Perkawinan antar orang yang berlainan agama dan murtadnya salah satu fihak dalam perkawinan akhir-akhir ini meningkat, hal ini disebabkan antara lain minimnya pemahaman terhadap agama dan peraturan perundang-undangan di Indonesia. a. Bagaimana hal tersebut menurut hukum Islam dan menurut hukum positif yang berlaku di Indonesia b. Bagaimana akibat hukum jika salah satu fihak murtad menurut hukum Islam 2. Pembatalan khitbah kadang terjadi, namun akibat hukumnya, baik terhadap harta pengikat (peningset) maupun yang telah diserahkan belum banyak yang mengetahuinya. a. Apakah khitbah termasukj akad b. Bagaimana akibat hukum terhadap harta pengikat dan maskawin yang telah diserahkan 3. Dalam Al- qur’an, akad nikah termasuk Mistaqan ghalidhan, sehingga perlu hukum khusus (khashah) yang mengaturnya. a. jelaskan makna dari akad nikah yang dinyatakan mistaqan ghalidhan b. sebutkan ayat qur’an yang mengaturnya. 4. Peran wali mujbir dimasyarakat kadang menghambat terwujudnya tujuan perkawinan, namun penggunaan wali hakim dan wali muhakkam tidak menjamin juga terwujudnya tujuan perkawinan a.Sebutkan tujuan perkawinan b. Siapa yang berhak menjadi wali mujbir dan sebutkan syarat-syarat sahnya penggunaan wali mujbir c. Kapan wali muhakkam dan atau wali hakim dapat digunakan

56 SOAL Bagaimana cara untuk menentukan jodoh yang tepat dalam Islam
Apakah khitbah itu termasuk akad Akibat hukum setelah khitbah Akibat hukum pembatalan khitbah oleh salah satu fihak atau karena ketentuan syar’I Mengapa akad nikah dikatagorikan dalam mistaqan ghalidhan. Kapan akad nikah dikatakan batal demi hukum dan dapat dibatalkan Jelaskan makna yang terkandung dalam S. Anisa’ ayat 3 jika dikaitkan dengan asas poligami dan monogami. Sebutkan pasal dari peraturan perundang-undangan tentang perkawinan yang bertentangan dengan hukum pernikahan Islam Sebutkan macam-macam wali dan kapan dpt digunakan

57 SOAL Undang-undang No 1 tahun 1974, sudah saatnya untuk diadakan perbaikan, karena telah terbukti adanya perbedaan mendasar dengan hukum pernikahan Islam a. sebutkan dalam hal apa perbedaan- perbedaan termasud diatas b. Bagimana seharusnya dalam Islam (tunjukkan dasar al-qur’an, hadis mapun ijtihadnya) Saliyun yang semula beragama Katolik akhirnya masuk Islam karena ingin menikah dengan Atiyah. Ketika khitbah, Saliyun menyerahkan maskawin 100 gram emas kepada atiyah disertai peningset/ ikatan berupa bahan makanan dan uang sebesar Rp 100 juta. Namun seminggu sebelum pernikahan Saliyun murtad. Kemudian, atas kehendak Alim ( ayah Atiyah, sebagai wali mujbir), atiyah dipaksa untuk nikah dengan Radhi yang telah mempunyai Istri dan dua orang anak. Karena Alim tidak sanggup menikahkan sendiri wali nikah diserahkan kepada lebih Naib a. Apakah khitbah dan pernikahan yang dilakukan Saliyun kepada Atiyah dianggap sah, jika saliyun masih beragama Katolik. Sebutkan dasar hukum dalam Nash atau perundang-undangan. b. Bagaimana kedudukan hukum khitbah dan pemberian ( maskawin dan peningset) Saliyun kepada Atiyah setelah Saliyun murtad c. Sebutkan syarat-syarat yang membenarkan Alim untuk melakukan ijbar kepada Atiyah untuk di nikahkan dengan Radhi. d. Bagaimana hukumnya, poligami yang dilakukan Radhi dengan Atiyah menurut hukum Islam dan Undang_undang No 1 tahun 1974 Pasal UU No 1 Tahun 1974 telah mengatur hak dan kewajiban antara orang tua dan anak, hal ini memberikan penegasan apa yang telah ditentukan dalam al- qur’an maun hadis. a. Sebutkan isi pasal tersebut dengan bukti ayat qur’an dan hadis yang terkait dengan hak dan kewajiban antara orang tua dan anak. b. Bagaimana pendidikan keluarga, terutama anak menurut surat Luqman ayat 12 sampai ayat 19.


Download ppt "FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google