Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Akuntansi Keuangan Lanjutan I Penggabungan Usaha Oleh Najmi Sukma Robbani (12 03 4086) Politeknik LPP Yogyakarta 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Akuntansi Keuangan Lanjutan I Penggabungan Usaha Oleh Najmi Sukma Robbani (12 03 4086) Politeknik LPP Yogyakarta 2014."— Transcript presentasi:

1 Akuntansi Keuangan Lanjutan I Penggabungan Usaha Oleh Najmi Sukma Robbani ( ) Politeknik LPP Yogyakarta 2014

2 Pengertian Penggabungan Usaha Penyatuan dua atau lebih perusahaan yang terpisah menjadi satu entitas ekonomi karena satu perusahaan menyatu dengan perusahaan lain atau memperoleh kendali kontrol atas aktiva dan operasi perusahaan lain

3 Alasan Penggabungan Usaha 1.Manfaat biaya (cost adventage) 2.Resiko lebih rendah (lower risk) 3.Berkurangnya penundaan operasi ( fewer operating delay ) 4.Mencegah pengambilalihan (avodance of takeovers) 5.Akuisisi data tidak berwujud (acquisition of intangible assets)

4 Bentuk Penggabungan Usaha  Merger Sebuah perusahaan mengambil alih semua operasi dari entitas lain dan entitas yang diambil alih tersebut dibubarkan ABA

5  Konsolidasi Sebuah perusahaan yang baru dibentuk untuk mengambil alih aktiva-aktiva dan operasi dari dua atau lebih entitas usaha yang terpisah dan entitas- entitas tersebut dibubarkan  Akuisisi Saham Sebuah perusahaan mengakuisisi saham bentuk suara dari perusahaan lain dan kedua perusahaan tersebut tetap beroperasi sebagai entitas hukum yang terpisah, tetapi timbul hubungan induk anak (parent-subsidiary) ABC

6 Jenis / Sifat Penggabungan Usaha 1.Integrasi Horisontal : penggabungan perusahaan- perusahaan dalam lini usaha atau pasar yang sama 2.Integrasi Vertikal : penggabungan dua atau lebih perusahaan dengan oprasi yang berbeda, secara berturut-turu, tahapan produksi dan atau distribusi 3.Konglimerasi : penggabungan perusahaan- perusahaan dengan produk atau jasa yang tidak saling berhubungan dan bermacam-macam

7 Persoalan Penggabungan Kontribusi relatif perusahaan yang bergabung  Kontribusi relatif dari kekayaan bersih  Kontribusi relatif dari laba yang diproyeksi (analisis cost volume profit) Faktor yang memengaruhi pemilihan dasar yang dipakai untuk menentukan besarnya kontribusi relatif dari masing-masing pihak Penggabungan dengan mengeluarkan 1 jenis modal saham Penggabungan dengan menggunakan dua/lebih modal saham

8 Masalah akuntansi Konsep akuntansi metode akuntansi dari penggabungan usaha dibagi menjadi dua : 1.Dengan penyatuan kepemilikan ( By Polling of Interest ) 2.Atas dasar pembelian ( By Purchase )

9 Penyatuan kepemilikan ( Polling of Interest Method) Kepemilikan perusahaan-perusahaan yang bergabung adalah satu kesatuan dan secara relatif tetap tidak berubah pada entitas akuntansi yang baru Aktiva dan kewajiban dicatat sebesar nilai bukunya

10 Pembelian (Phurchase Method) Penggabungan usaha merupakan satu transaksi yang memungkinkan suatu entitas memperoleh aktiva bersih dari perusahaan perusahaan Aktiva dan kewajiban dicatat sebesar nilai wajarnya Setiap kelebihan biaya perolehan atas nilai wajar aktiva bersih yang diperoleh dialokasikan ke goodwill dan diamortisasi maksimum 20 tahun Goodwill diamortisasi dan dibukukan sebagai beban secara sistematis selama masa manfaatnya

11 Terimakasih! Thank You! Arigatougozaimas! ^_^


Download ppt "Akuntansi Keuangan Lanjutan I Penggabungan Usaha Oleh Najmi Sukma Robbani (12 03 4086) Politeknik LPP Yogyakarta 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google