Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pendidikan Guru Sekolah DasarPendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu PendidikanFakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas PasundanUniversitas.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pendidikan Guru Sekolah DasarPendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu PendidikanFakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas PasundanUniversitas."— Transcript presentasi:

1 Pendidikan Guru Sekolah DasarPendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu PendidikanFakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas PasundanUniversitas Pasundan IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN PROFESI GURU Aulia Maryam Tarmizi Yulya Novianty Yuni Astria Yusup Sumirat

2 Tarmizi

3 Tugas, peranan, dan tanggung jawab LPTK dan lembaga lain yang relevan LPTK merupakan akronim dari lembaga pendidkan tenega kependidikan sebagai generic dan semua lembaga atau satuan pendidikan yang bidak garapannya kegiatannya bertalian dengan upaya pengadaan atau penyiapan dan/ atau pengembangan tenaga kependidkan.

4 FUNGSI LEMBAGA PENDIDIKAN GURU

5 Khusus bagi LPTK, dalam kedudukannya sebagi lembaga pendidikan tinggi (telaah PP No. 38 pasal serta pasal 32 ) secara jelas selain mengembangkan tugas dharma penddikan (menyiapkan dan mengembangkan tenaga pendidikan profesional) itu juga harus mengembangkan dharma penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana yang berlaku bagi lembaga pendidikan lainya (non LPTK).

6 Yuni Astria

7 Proses pembinaan kualitas kinerja keprofesian bukanlah merupakan hal yang bersifat tuntas (exhaustive) Temporal ( berlangsug selama proses) Terminal (berhenti saat berakhirnya) Tugas,Peranan,dan Tanggung Jawab Pihak Penggunaan Jasa Guru

8 Unsur-unsur pihak pengguna jasa pelayan profesi kependidikannya juga seyogianya diidentifikasi secara sistematik. Untuk itu,perlu ditelaah: 1.Diidentifikas dan dibedakan pihak pengguna ( users ) jasa profesi guru dengan pihak penerima ( beneficiaries ) jasa pelayanan profesi kependidikan. 2.Kiranya dapat dimaklumi betapa luas dan beraneka ragamnya pihak pengguna jasa pelayanan profesi kependidikan itu,baik ditinjau dari segi jalur (sekolah-luar sekolah),jenjang (dasar-menengah-tinggi) maupun penyelenggaranya (negeri-swasta)

9 Tabel 14-1 Spektrum Unsur Pengguna Jasa Profesi Kependidikan Dalam Kerangka Sistem Pendidikan Nasional Jenjang sub- sistem Status sub-sistem NegeriSwasta Nasional Departemen dengan unit-unit utama dan perangkatnya Pusat/pucuk organisasi/Lembaga Penyelenggara Pendidikan (LSM) dengan perangkatnya Regional Dinas dengan unit dan perangkatnya Perwakilan/cabang organisasi LSM penyelenggara pendidikan dengan perangkatnya Institusional Sekolah,institut/univers itas. Balai/Pusdiklat dengan unit-unitnya Sekolah,istitut/universitas,balai/ pusdiklat dengan unit-unitnya Operasional Program studi,Program Diklat,dsb Program Studi,Program Diklat,dsb

10 Para pengelola sistem pendidikan secara struktural mulai dari tingkat puncaknya (nasional,pusat) sampai kepada tingkat paling bawah (birokrasi/pengurus cabang dan/atau rantingnya ) baik Instansi pemerintah maupun swasta,alam posisinya sebagai penyelenggara dan bahkan sekaligus juga sebagai pemilik dari satuan- satuan dan program-program pendidikan yang bersangkutan, sudah barang tentu seyogianya memiliki tugas,peranan,dan tanggung jawab yang sangat besar dan luas atas upaya pengembangan profesi dan prilaku tenaga kependidikan.

11 Yusup Sumirat

12 Pengelolaan sistem pendidikan nasional bertanggung jawab atas kebijaksanaan nasional Demikian juga UNESCO (Goble,1997:207) merekomendasikan : Penetapan pendidikan guru lanjutan (continuing and education and training ) yang di perlukan semua (jenjang /tingkatan)sistem,sejak pendidikan primer (di jenjang dasar ) hingga pendidikan tersier (di jenjang keguruan tinggi ) termasuk juga pendidikan bagi orang dewasa, harus di dukung oleh banyak usaha penjabat yang berwenang di bidang pendidikan usaha semacam itu mencangkup analisisis kuantitatif mengenal pengadaan (penyiapan ) dan kebutuhan guru (tenaga pendidikan ) di suatu Negara, dan juga pelaksanaan perencanaan nasional atau regional( wilayah daerah ) pendidikan lanjutan bagi para guru –guru (tenaga pendidikan )

13 Wujud dan bentuk tugas peranan, dan tanggungjawab para pengguna jasa tenaga pendidikan sebagi berikut : Menggariskan arah kebijak sanaan tenaga pengembangan profesi tenaga pendidikan Pembagian izin kesempatan kepada tenaga pendidikan untuk mengembangang kan kemampuan profesionalnya Memberikan dukungan fasilitas nya yang di perlukan, baik sarana dan pra sarana maupun dana atau pasilitas lainya yang di perlukan bagi kepentingan pengembagan kepentingan profesi tenaga kependidikan

14 Sebagai mana telah mengerekomendasikan oleh UNESCO antara lain : Agar peroses pendidiakan berkelanjutan dapat berfungsi efektip dan dapat di nikmati oleh guru –guru yang bertugas di daerah –daerah terpencil, penggunaan radio, televisi dan kursus tulis hendaknya di perluas. panduan antara kursus –kursus penuh dalam jangka pendek dengan penggunaan pengunaan program program yang menggunakan banyak media, yang cukup lama.termasuk radio dan televise dan kursus – kursus tertulis dalam memecahkan secara langsung problem pendidikan jjabatang yang di ikuti bayak guru.

15 Pihak tenaga jasa tenaga pendidikan yang terkategorikan ke dalam atau instansi dinas pemerintah tentu dapar menggunakan saluran – saluran kedinasanya dengan jalan antara lain ; Membentuk atau mendirikan pusat –pusat pengrmbangan tenaga pendidikan (LPMP,P4TK ) Membentuk dan mendorong atau mengerjakan unit –unit kerja sama dengan asosiasi profesi guru sejenis (MGBS, MPG, KKG, KKS ) untuk mengacu para guru dalam saking membantu dalam pengembangan kemampuan profesinya Menyediakan beasiswa untuk melanjutkan studi (di Negara yang telah maju bahkan termasuk untuk “sebatical live` “ Menyelenggarakan berbagai proyek kegiatan penelitian, penulisan, seminar serta penantaran dan sebagainya yang tertuju pada peningkatan kemepuan professional tenaga kependidikan.

16 YULYA NOVIANTY RAHAYU

17 Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa terbentuknya suatu organisasi asosiasi profesi itu merupakan salah satu syarat bagi pengakuan keberadaan suatu profesi selain lebih jauh lagi menunjukkan keberadaan suatu organisasi asosiasi profesi itu merupakan salah satu syarat kelengkapan penting bagi tegaknya dan kelangsungan hidupnya suatu profesi. PP No. 38 tahun 1992 pasal 61 menunjukkan: Tenaga kependidikan dapat membentuk ikatan profesi sebagai wadah untuk meningkatkan dan/atau mengembangkan karier, kemampuan, kewenangan profesional, martabat, dan kesejahteraan tenaga kependidikan, Tugas, Peranan, dan Tanggung Jawab Organisasi Asosiasi Profesi Guru

18 SECARA UMUM UNESCO (GOBLE, 1977: 206) MENUNJUKKAN KEMUNGKINAN KIPRAH YANG SEYOGIANYA DILAKUKAN MEWUJUDKAN TUGAS, PERANAN DAN TANGGUNG JAWAB ORGANISASI ASOSIASI PROFESI GURU: Organisasi – organisasi guru hendaknya diberi kesempatan untuk memberikan sumbangan kepada pendidikan guru lanjutan (pengemban profesi) dengan memprakasai kesempatan bagu guru untuk bertemu dan bekerja sama mengatasi berbagai problema yang sama. Komperensi, seminar dan kursus – kursus yang diselenggarakan oleh organisasi guru dapat menjadi suatu ukuran yang penting dalam mendorong pengembangan guru yang di lakukan oleh (organisasi) profesi itu sendiri.

19 Aulia Maryam

20 TUGAS, PERANAN, DAN TANGGUNG JAWAB GURU PENGERTIAN GURU Menurut Husnul Khotimah, Guru adalah orang yang memfasilitasi alih ilmu pengetahuan dari sumber belajar kepada peserta didik.

21 PERANAN GURU PENGAJAR PRIBADI PEMBIMBING PEMBANGUN ILMUAN

22 TUGAS GURU EDUCATOR LEADER FASILITATOR ADMINISTRATOR MOTIVATOR

23 TANGGUNG JAWAB Tanggung jawab para guru dan unsur pendidikan lainnya bukan hanya sekedar dalam hal mengajar atau memajukan dunia pendidikan di sekolah ditempatnya bertugas.

24 TERIMA KASIH


Download ppt "Pendidikan Guru Sekolah DasarPendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan Dan Ilmu PendidikanFakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas PasundanUniversitas."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google