Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

METODOLOGI PENELITIAN Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 1.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "METODOLOGI PENELITIAN Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 1."— Transcript presentasi:

1

2 METODOLOGI PENELITIAN Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 1

3 Penelitian Kualitatif Vs Kuantitatif OBYEK KUANTITATIFKUALITATIF Pendekatanhipotesis Cenderung deduktif menguji, teori Cenderung induktif, merumuskan proposisi dari temuan penelitian untuk membangun teori. sampelRepresentatif terhadap populasi (random). Jumlah sampel bagian penting untuk ditentukan Representatif terhadap makna (non random). Jumlah sampel tergantung tingkat kejenuhan informasi. Pengumpulan data Prioritas dengan kuesioner, ditunjang interview,observasi Prioritas dengan observasi,ditunjang dengan interview

4 OBYEK KUANTITATIFKUALITATIF Instrumen Penelitian Menggunakan kuesionerPeneliti sendiri dibantu alat. Penekanan gejala yang diteliti Lebih menekankan kepada produknya Lebih menekankan proses dari pada produk Proses Analisis Dimulai setelah data terkumpul Dimulai semenjak peneliti mengumpulkan data Keterlibatan peneliti Non participant observation Participant observer Dimensi yang digunakan Dimesi etik :berdasarkan gatra lahiriahnya. Kesimpulan kearah makro Dimensi emik : berdasarkan makna dibalik lahiriyahnya. Kesimpulan kearah mikro

5 OBYEK KUANTITATIFKUALITATIF Analisa dataMenggunakan statistika parametrik, non parametrik Tidak menggunakan statistik parametrik, mendeskripsikan (persentase,rata-rata dsb) Analisis isi (content analysis) Sosiometri (misal menganalisis hubungan sosial dalam kelompok Paradigma grounded research Penelitian Kualitatif Vs Kuantitatif

6 KERANGKA PENULISAN DISERTASI BAGIAN DISERTASI BAGIAN DISERTASI BAGIAN AWAL BAGIAN AWAL BAGIAN INTI BAGIAN INTI BAGIAN AKHIR BAGIAN AKHIR 1. SAMPUL DEPAN 2. SAMPUL DALAM 3. Persetujuan 4. Penetapan Panitia Penguji 5. Daftar Isi 6.Daftar Tabel 7. Daftar Gambar 8.Daftar Lampiran 9. Dst. 1. SAMPUL DEPAN 2. SAMPUL DALAM 3. Persetujuan 4. Penetapan Panitia Penguji 5. Daftar Isi 6.Daftar Tabel 7. Daftar Gambar 8.Daftar Lampiran 9. Dst. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Rumusan Masalah C. Tujuan Penelitian D. Manfaat Penelitian. BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB III KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS BAB IV METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian B. Populasi, Sampel, dan Teknik Sampling C. Variabel Penelitian, meliputi : 1. Klasifikasi Variabel 2. Definisi Konseptual 3. Definisi Operasional D. Instrumen Penelitian E. Ruang Lingkup Penelitian F. Prosedur Pengumpulan Data G. Teknik Analisi Data BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Rumusan Masalah C. Tujuan Penelitian D. Manfaat Penelitian. BAB II TINJAUAN PUSTAKA BAB III KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS BAB IV METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian B. Populasi, Sampel, dan Teknik Sampling C. Variabel Penelitian, meliputi : 1. Klasifikasi Variabel 2. Definisi Konseptual 3. Definisi Operasional D. Instrumen Penelitian E. Ruang Lingkup Penelitian F. Prosedur Pengumpulan Data G. Teknik Analisi Data Daftar pustaka lampiran Daftar pustaka lampiran Prof Dr.Anwar Sanusi SE.,M.Si, ( Metpen S.3 ) ILMU EKONOMI

7 Lanjutan : BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian B. Analisis Hasil Penelitian C. Pembahasan BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan B. Saran Lanjutan : BAB V HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian B. Analisis Hasil Penelitian C. Pembahasan BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan B. Saran BAGIAN INTI BAGIAN INTI BAGIAN DISERTASI BAGIAN DISERTASI Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 6

8 BAGIAN INTI BAB I PENDAHULUAN A.Latar Belakang  Berisi uraian tentang mengapa permasalahan menggugah peneliti untuk mencari jawabannya melalui penelitian baik ditinjau dari konteks teori maupun praktis.  Mengungkap arti pentingnya sebuah permasalahan untuk dikaji melalui kegiatan penelitian sekelas disertasi harus didukung dengan fakta. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 7

9 Berisi tentang permasalahan penelitian yang sudah dirumuskan sesuai dengan kriteria metodologi (dalam bentuk kalimat pertanyaan). Misal : 1.Bagaimana pengaruh kualitas layanan dan pemasaran relasional terhadap kepuasan pelanggan ? 2.Sejauhmana pengaruh motivasi, fungsi kepemimpinan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja serta implikasinya bagi karier dosen? Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 8 B. Rumusan Masalah

10 Berisi pernyataan operasional yang pada hakikatnya untuk menjawab permasalahan penelitian yang sudah dirumuskan. Karena itu, pada umumnya jumlah tujuan penelitian sama dengan jumlah permasalahan. Misal : 1.Untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan dan pemasaran relasional terhadap kepuasan pelanggan. 2.Untuk menganalisis pengaruh motivasi, fungsi kepemimpinan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja serta implikasinya bagi karier dosen. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 9 C. Tujuan Penelitian

11 Berisi pernyataan tentang kegunaan hasil penelitian baik untuk pengembangan ilmu dalam bentuk temuan teori baru yang melatar belakangi penelitian, maupun kontribusinya bagi pengambilan kebijakan (aspek praktis/guna laksana). Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 10 D. Manfaat Penelitian

12 A. Landasan Teori Berisi tentang uraian teori-teori yang relevan dengan permasalahan penelitian. Perhatikan jumlah variabel penelitian yang terkandung dalam rumusan masalah. Sumber : disamping literatur yang terkini, juga diperkaya dari sumber journal ilmiah. B. Hasil penelitian terdahulu Analisis dari hasil-hasil penelitian sebelumnya yang relevan dengan penelitian yang sedang dilakukan. Kemukakan posisi (persamaan dan perbedaan) penelitian yang sedang dilakukan ini dibanding penelitian sebelumnya. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 11 BAB II TINJAUAN PUSTAKA

13 A.Kerangka Konseptual  Berisi uraian tentang hasil sintesis dari berbagai teori yang paling relevan dengan permasalahan penelitian. Uraian tersebut mengambarkan keterkaitan antar variabel, baik dalam bentuk hubungan kausalitas maupun korelasional.  Pengungkapan kerangka konseptual pada umumnya berupa bagan alur yang kemudian dideskripsikan secara kualitatif. B. Hipoteisis Berupa pernyataan tentang jawaban sementara atas permasalahan penelitian yang kebenarannya masih perlu diuji dengan data. Misal : 1.Jika kualitas layanan dan pemasaran relasional ditingkatkan, maka kepuasan pelanggan meningkat. 2.Jika motivasi ditingkatkan, fungsi kepemeimpinan dan lingkungan kerja diperbaiki, maka kinerja dosen akan meningkat yang pada gilirannya berimplikasi pada peningkatan karier mereka. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 12 BAB III KERANGKA KONSEPTUAL PENELITIAN DAN HIPOTESIS

14 A.Rancangan Penelitian  Menjelaskan tentang langkah-langkah sistematis dari penelitian yang dilakukan. Penelitian tersebut termasuk jenis penelitian apa?  Pada umumnya disertasi termasuk penelitian eksplanatif yang menjelaskan hubungan kausalitas antar variabel.  Bila demikian jelaskan secara singkat langkah-langkah sistematis dari penelitian eksplanatif tersebut. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 13 BAB IV METODE PENELITIAN

15 B. Populasi, ukuran sampel dan teknik pengambilan sampel. Menjelaskan populasi penelitian :  Apa atau siapa populasinya ?  Berapa jumlahnya?  Berapa ukuran sampel yang akan diambil ?  Teknik sampling apa yang digunakan untuk menarik sampel dari populasi? C. Variabel Penelitian Menjelaskan variabel penelitian mulai dari:  Mengklasifikasikan variabel (mana variabel tergantung dan mana yang variabel bebas)  Mendifinisikan variabel berdasarkan konsep yang sudah ada  Mendifinisikan variabel secara operasional tersebut (agar bisa diukur). Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 14

16 D. Instrumen Penelitian  Menjelaskan tentang instrumen (alat pengumpul data/ kuesioner ) yang digunakan.  bagaimana menentukan instrumen  bagaimana menguji validitas instrumen  Bagaimana menguji reliabilitas instrumen tersebut. E. Ruang lingkup penelitian  Mengemukakan lingkup atau kedalaman penelitian dari sisi ilmu yang melatarbelakangi penelitian tersebut termasuk pemilihan lokasi penelitian (sertakan pertimbangan ilmiahnya). Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 15

17 F. Prosedur Pengumpulan Data  Menjelaskan bagaimana cara mengumpulkan data apakah menggunakan survey atau observasi.  Kalau survey, apakah menggunakan kuesioner atau wawancara dst. G. Teknik analisis data Menjelaskan tentang alat analisis data yang digunakan.  Statistik Deskriptif  Statistik inferensial ( regresi, path analysis, SEM, dll).  Kemukakan langkah demi langkah alat analisis yang digunakan hingga sampai pada uji-uji hipotesis.  Kemukakan pula secara cermat persamaan- persamaan matematis/statistik yang diperlukan terkait dengan pengujian hipotesis dimaksud. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 16

18 BAB V: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian Menjelaskan tentang data hasil penelitian yang relevan dengan permasalahan, tujuan dan hipotesis penelitian. Data dimaksud dapat disajikan dalam bentuk grafik, gambar, tabel, bagan, foto atau bentuk lainnya. B. Analisis Hasil Penelitian Analisis hasil penelitian dapat berupa koefisien-koefisien yang dihasilkan dari analisis statistik (yg disampaikan hasilnya saja). Prosesnya tampilkan di lampiran Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 17

19 Bagian ini menunjukkan tingkat pengusaan peneliti terhadap perkembangan ilmu (teori, konsep, paradigma) yang dipadukan dengan hasil penelitian. Pembahasan penelitian sekurang-kurangnya mencakup : 1. Penalaran hasil penelitian baik secara teoritis maupun emperik 2. Perpaduan hasil penelitian dengan hasil penelitian terdahulu, serta implikasi dan pengembangannya di masa datang. 3. Temuan-temuan penelitian yang merupakan nilai tambah dari penelitian ini dibandingkan penelitian-penelitian sebelumnya. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 18 C. Pembahasan

20 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Merupakan sintesis dari pembahasan. Isi kesimpulan terdiri dari:  jawaban terhadap permasalahan atau tujuan penelitian  hal hal baru yang ditemukan  pemaknaan secara teoritis terhadap hal-hal baru dimaksud. B. Saran Saran atau rekomendasi merupakan implikasi hasil penelitian terhadap pengembangan ilmu serta penggunaan praktis. Jadi hakikatnya saran menjawab manfaat atau kegunaan penelitian. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 19

21 5 MENARIK KESIMPULAN 4 UJI HIPOTESIS 3 MENYUSUN HIPOTESIS 2 MENGKAJI TEORI 1 MENETAPKAN MASALAH TAHAPAN RISET Secara UMUM Variabel penelitian Sumber data Instrumen Populasi & Sampling Pengumpulan data Analisis data Merumuskan Hipotesis Kajian teori Kajian Penel. terdahulu Menemukan masalah Memilih masalah Merumuskan masalah Menyimpulkan Rekomendasi Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 20

22 Menemukan Masalah Memilih Masalah Merumuskan Masalah Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 21

23 Menemukan Masalah Masalah Penelitian dapat ditemukan dari berbagai sumber : Literatur Pertemuan Ilmiah Pendapat Otorita Pengamatan Sepintas Pengalaman Pribadi Intuisi Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 22

24 MEMILIH MASALAH Arah masalahnya – Aktualitas – Orsinalitas – Relevan – Besarnya sumbangan terhadap ilmu Arah calon peneliti – Biaya – Waktu – Alat/perlengkapan yang tersedia – Bekal kemampuan teoritis – Penguasaan metode yang diperlukan Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 23

25 MERUMUSKAN MASALAH Dirumuskan dengan kalimat pertanyaan (Apakah, sejauh mana, bagaimana dst.) Dirumuskan dengan jelas dan padat Memberikan petunjuk tentang kemungkinan pengumpulan data. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 24

26 Bagaimana pengaruh pertumbuhan ekonomi,nilai tukar, ekspor dan tingkat suku bunga domestik terhadap Investasi Asing Langsung di Indonesia? Bagaimana pengaruh marketing stimuli dan lingkungan sosial budaya terhadap psikologi konsumen dalam keputusan pembelian barang X ? Sejauh mana pengaruh kinerja keuangan terhadap Return Saham Perusahaan Food and Beverages yang listing di Bursa Efek Surabaya? Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 25

27 Sejauhmana pengaruh jumlah penduduk, pendapatan perkapita, dan investasi terhadap perubahan struktur perekonomian daerah serta implikasinya bagi pemerataan pendapatan antar daerah di Indonesia? Sejauh mana pengaruh motivasi, fungsi kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja serta implikasinya pada karier dosen DPK di Jawa Tengah Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 26

28 Mengemukakan teori-teori yang relevan dengan masalah yang telah dirumuskan. Kriterianya: Relevance ( relevan ) Recency ( mutakhir) Perhatikan cara mengutipnya. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 27

29 Melihat apa yang telah dilakukan sebelumnya, Menghindari duplikasi Menghasilkan pengertian dan pemahaman yang komprehensif tentang permasalahan yang dicari jawabnya melalui peneltian.  Menunjukkan posisi penelitian yg akan dilakukan dibanding penelitian yang sudah dilakukan sehingga nampak kesamaan dan perbedaannya. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 28

30 Hipotesis adalah pernyataan spesifik yang bersifat prediksi dari hubungan antara dua atau lebih variabel Dugaan sementara yang kebenarannya perlu diuji. Mendeskripsikan secara kongkrit apa yang ingin dicapai/diharapkan terjadi dalam penelitian. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 29

31 Apakah semua penelitian ilmiah perlu membuat hipotesis ? – Ya, jika berkenaan dengan verifikasi suatu teori atau masalah – Tidak, jika penelitian masih bersifat eksploratif dan deskriptif Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 30

32 Kegunaan Hipotesis Memberikan batasan serta memperkecil jangkauan penelitian dan kerja penelitian Mensiagakan peneliti kepada kondisi fakta dan kaitan antarfakta, yang kadangkala hilang begitu saja dari perhatian peneliti Alat yang sederhana untuk memfokuskan fakta yang bercerai-berai kedalam suatu kesatuan penting dan menyeluruh Sebagai panduan dalam pengujian serta penyesuaian dengan fakta dan antarfakta Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 31

33 Dirumuskan secara jelas, padat dan spesifik Dinyatakan dalam kalimat deklaratif atau pernyataan Menyatakan hubungan antardua atau lebih variabel Dapat diuji Konstruksi dari gagasan yg didukung teori bukan gagasan liar Terkait dengan populasi Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 32

34 JENIS HIPOTESIS Hipotesis korelasional yaitu hipotesis yang menyatakan bahwa variabel-variabel berhubungan secara bersamaan tanpa dinyatakan bahwa variabel yang satu mempengaruhi variabel lainnya. Hipotesis kausalitas adalah hipotesis yang menyatakan hubungan sebab akibat antar variabel. Hipotesis komparatif adalah hipotesis yang menyatakan adanya perbedaan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 33

35 Hipotesis Alternatif (Alternative Hypothesis) – Hipotesis yang mendukung prediksi – Diterima jika hasil penelitian mendukung hipotesis – Dinyatakan dengan H1 Hipotesis Nol (Noll Hypothesis) – Hipotesis yang mendeskripsikan keluaran selain dari hipotesis alternatif – Biasanya mendeskripsikan tidak ada hubungan/pengaruh antara variabel yang diuji – Dinyatakan dengan H0 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 34

36 Kejelasan peran, lingkungan kerja dan evaluasi manajemen berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan di PT X (contoh: hipotesis hub.kausalitas) Prestasi kerja karyawan bagian produksi lebih tinggi daripada karyawan bagian pemasaran ( contoh: hipotesis perbandingan) Terdapat korelasi yang erat antara tingkat pendidikan dengan prestasi kerja karyawan ( contoh: hipotesis korelasional) CONTOH RUMUSAN HIPOTESIS Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 35

37 Kegiatan Pembinaan Mintal Spiritual berhubungan erat secara siginifikan dengan Motivasi Karyawan ( korelasional) Makin tinggi motivasi dan kemampuan manajerial, maka makin tinggi pula kinerja usaha pedagang kaki lima (kausalitas) Terdapat perbedaan Kinerja yang signifikan antara karyawan yang telah mengikuti pelatihan administratif dibanding dengan mereka yang belum memperoleh pelatihan administratif ( perbandingan) Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 36

38 One-Tailed Hypothesis Secara spesifik mendeskripsikan hipotesa yang berarah (direction) Hipotesa Nul adalah tidak ada perbedaan antara variabel, dan diprediksikan kearah yang berlawanan Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 37

39 One-Tailed Hypothesis Example Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 38

40 Two-Tailed Hypothesis Prediksi yang tidak berarah Hipotesa Nul adalah tidak ada perbedaan/pengaruh/hubungan antara variabel Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 39

41 Two-Tailed Hypothesis Example Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 40

42 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 41

43 Komponen Ilmu Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 42 Suatu peristiwa yang ditangkap oleh indra manusia dan dapat dijelaskan secara ilmiah Abstraksi dari fenomena yg disusun berdasarkan generalisasi atas ide- ide, simbol-simbol karakteristik suatu peristiwa dengan nama yang diambil dari bahasa sehari-hari. Hubungan kausalitas yang berlaku umum antara dua variabel atau lebih proposisi yang telah didukung oleh data empirik seperangkat konsep, definisi dan proposisi- proposisi yang berhubungan dengan satu sama lain, menunjukkan fenomena secara sistematis dengan tujuan untuk menjelaskan (explanation), meramalkan (prediction) fenomena. VARIABEL

44 Macam Variabel : – Variabel tergantung – Variabel bebas – Variabel moderator – Variabel antara – Variabel Laten & Manifest – Variabel endogen dan eksogen Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 43

45 HUBUNGAN ANTARA VARIABEL BEBAS-VARIABEL TERGANTUNG BIDANG SDM Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 44

46 Independent Variable NILAI TUKAR (X2) Dependet Variable HUBUNGAN ANTARA VARIABEL BEBAS-VARIABEL TERGANTUNG BIDANG SDM PERTUMBUHAN EKONOMI (X1) TINGKAT SUKU BUNGA DOMESTIK (X4) INVESTASI ASING LANGSUNG (Y) EKSPOR (X3) Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 45

47 PERUBAHAN HARGA SAHAM (Y) EARNING PER SHARE (X1) CARRENT RATIO (X2) LEVERAGE RATIO (X3) TOTAL ASSET TURN OVER (X4) RETURN ON INVESTMEN (X5) RETURN ON EQUITY (X4) HUBUNGAN ANTARA VARIABEL BEBAS-VARIABEL TERGANTUNG BIDANG KEUANGAN Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 46

48 INDEKS HARGA SAHAM (IHSG) (X3) SBI (X1) INFLASI (X2) NILAI KURS (X3) PDB (X4) SUKU BUNGA FED (X5) HUBUNGAN ANTARA VARIABEL BEBAS-VARIABEL TERGANTUNG BIDANG KEUANGAN Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 47

49 POSISI VARIABEL MODERATOR DALAM VARIABEL BEBAS DAN TERGANTUNG Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 48

50 VARIABEL ANTARA TINGKAT PENDIDIKAN Variabel Bebas KINERJA Variabel Terikat KINERJA Variabel Terikat MOTIVASI KERJA Variabel Antara MOTIVASI KERJA Variabel Antara Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 49

51 VARIABEL LATEN : Variabel yang tidak bisa diukur secara langsung dan memerlukan Beberapa indikator sebagai proksinya. VARIABEL MANIFEST : Variabel yang bisa diukur langsung oleh peneliti PERHATIKAN POSISI VARIABEL LATEN & MANIFEST DIBAWAH INI Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 50

52 VARIABEL ENDOGEN : variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain, sedangkan VARIABEL EKSOGEN adalah variabel yang mempengaruhi variabel lain Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 51

53 HUBUNGAN ANTAR VARIABEL YANG LEBIH RUMIT UNTUK PENELITIAN SETINGKAT S3 XY1Y2 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 52

54 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 53

55 SKALA UKUR VARIABEL Untuk fenomena yg variabelnya mempunyai dimensi deskrit (terpisah) hakikatnya tak bisa diberi nilai berdasarkan dimensi itu. Fenomena itu disebut fenomena nominal variabelnya disebut variabel nominal. Dimensi variabel nominal adalah katagori seperti: – Jenis Kelamin : Laki-laki – Perempuan – Kota kelahiran : Bandung-Malang, Surabaya, Padang – Status perkawinan : Menikah – Belum menikah – Duda - Janda – Status Pekerjaan : PNS- Wiraswasta- Tentara- Polisi Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 54

56 VARIABEL / DIMENSIJUMLAH ( ORANG ) ( %) VARIABEL / DIMENSIJUMLAH ( ORANG ) (%) (%) STATUS PERKAWINAN - MENIKAH - BELUM MENIKAH - DUDA - JANDA ,2516,6727,0825,00 AGAMA : - ISLAM - NASRANI - HINDU - BUDHA ,9727,8518,9915,19 JUMLAH240100,00JUMLAH395100,00 CATATAN : Dimensinya bersifat terpisah (tidak bertingkat sehingga tidak bisa diberi nilai. Angka dalam kolom bukan nilai atas dimensi tetapi merupakan hitungan terhadap subyek yang mendukung dimensi atau variabel itu. DIMENSI VARIABEL NOMINAL Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 55

57 SKALA ORDINAL SKALA PENGUKURAN YANG MENYATAKAN SESUATU LEBIH DARI YANG LAIN MEMBERIKAN NILAI PERINGKAT TERHADAP DIMENSI VARIABEL YANG DIUKUR SEHINGGA MENUNJUKKAN SUATU URUTAN PENILAIAN ATAU TINGKAT PREFERENSI CONTOH : Sebutkan peringkat pilihan saudara terhadap wilayah pemasaran Jasa di Jawa Timur: Pasuruan Gresik Madiun Lumajang Malang Situbondo Kediri Surabaya Sumenep Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 56

58 Skala Interval Menyatakan peringkat dan jarak dari konstruks / variabel yang diukur Mencakup konsep kesamaan jarak sehingga jarak antara 9 dan 10 sama dengan jarak 15 dan 16. Nilai dalam skala interval bukan angka nol mutlak. Contoh : skala likert 5 titik Menurut saya sistem pengembangan karier di perusahaan ini sudah sesuai dengan yang saya harapkan. Sangat Setuju Setuju Netral Tidak Setuju Sangat Tidak Setuju Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 57

59 Skala Ratio Menunjukkan peringkat, jarak dan perbandingan konstruks / variabel yang diukur. Nilai pada skala ratio adalah angka nol mutlak ( 10 adalah 2 kali lebih besar dari 5 ). Kesimpulan : Skala Ratio menyatakan sesuatu sekian kali besarnya dari yang lain, Skala Interval menyatakan sesuatu lebihnya sekian dari yang lain, sedangkan Skala Ordinal menyatakan sesuatu lebih dari yang lain. Skala Nominal menyatakan kategori saja. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 58

60 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 59 Instrumen Penelitian Alat yang digunakan oleh peneliti untuk mengukur fenomena alam dan sosial URUTAN MENYUSUN INSTRUMEN PENELITIAN

61 TATA CARA MENYUSUN INSTRUMEN Perhatikan variabel yang tersurat dalam rumusan masalah penelitian. Definisikan variabel tersebut dengan mengacu pada pendapat ahli sebagaimana dinyatakan dalam teori. Cari dimensinya Cari indikator-indikatornya Formulasikan indikator itu ke dalam bentuk daftar kalimat pertanyaan atau pernyataan (sebagai instrumen berupa kuesioner). Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 60

62 Contoh: Rumusan masalah penelitian: Sejauhmana pengaruh motivasi terhadap prestasi kerja karyawan diperusahaan X? Definisi : Menurut Terry (1997:390) motivasi adalah keinginan yang terdapat pada seseorang individu yg merangsangnya untuk melakukan tindakan. Jadi, berdasarkan definisi ini, seseorang itu bertindak untuk melakukan sesuatu karena ada rangsangan yang bisa jadi merupakan pemenuhan kebutuhan. Kita hubungkan dengan teori Maslow tentang Teori Hierarki kebutuhan yg terdiri atas 5 tingkat kebutuhan yaitu: Kebutuhan fisiologis, keamanan dan rasa aman, kebutuhan sosial, harga diri, dan aktualisasi diri. Kelima tingkat kebutuhan ini sebagai dimensi dari motivasi. Dari masing-masing dimensi itu cari indikator-indikatornya (perhatikan tabel berikut) Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 61

63 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 62

64 INSTRUMEN BERUPA KUESIONER (DAFTAR PERNYATAAN DENGAN SKALA LIKERT) Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 63

65 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 64

66 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 65

67 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 66

68 INSTRUMEN PRESTASI KERJA Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 67

69 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 68

70 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 69

71 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 70

72 VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN PENELITIAN VALIDITAS ADALAH KETEPATAN ALAT UKUR (INSTRUMEN) MENGUKUR APA YANG HENDAK DIUKUR. VALIDITAS INSTRUMEN DITENTUKAN DENGAN CARA MENGKORELASIKAN ANTARA SKOR YANG DIPEROLEH MASING-MASING BUTIR PERTANYAAN DENGAN SKOR TOTALNYA. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 71

73 RUMUS YANG DIGUNAKAN ADALAH KORELASI PRODUCT MOMENT SBB : Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 72

74 CONTOH PERHITUNGAN VALIDITAS Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 73

75 Lanjutan…… Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 74

76 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 75

77 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 76

78 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 77

79 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 78

80 Reliabilitas Instrumen Menunjukkan konsistensi hasil pengukuran sekiranya alat pengukur itu digunakan oleh orang yang berlainan dalam waktu yg bersamaan atau digunakan oleh orang yg sama pada waktu yang berlainan. Jadi secara implisit mengandung OBYEKTIVITAS. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 79

81 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 80 Cara Pengukuran Reliabilitas Cara pengukuran Ulang – Instrumen diberikan kepada responden yang sama pada waktu yang berbeda – Skor total yang diperoleh pada pengukuran pertama dikorelasikan dengan skor total dengan pengukuran kedua – Rumus korelasi yang digunakan berikut prosedurnya sama dengan menghitung validitas Cara Pengukuran Belah-dua – Instrumen dibelah menjadi dua bagian: Nomor genap dan Nomor ganjil – Skor total dari masing-masing belahan dikorelasikan dengan rumus korelasi product moment. Hasilnya dikonversi kedalam rumus SPEARMAN-BROWN : 2. r (pm) r (sb) = nilai reliabilitas r (sb) = r (pm) = nilai korelasi product moment 1 + r (pm)

82 CONTOH CARA PENGUKURAN ULANG Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 81

83 Lanjutan : Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 82

84 UNTUK CONTOH PERHITUNGAN DENGAN CARA BELAH-DUA DAPAT DILIHAT DI BUKU PENULIS ATAU BUKU-BUKU LAIN YANG MEMBAHAS TOPIK PENGUKURAN INSTRUMEN Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 83

85 PERHITUNGANN RELIABILITAS DENGAN CARA BELAH DUA Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 84

86 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 85

87 TABEL PERHITUNGAN RELIABILITAS Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 86

88 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 87

89 POPULASI DAN TEKNIK PENARIKAN SAMPEL POPULASI : Obyek atau Subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang oleh peneliti dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. SAMPEL : Bagian dari karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 88

90 TEKNIK PENARIKAN SAMPEL 1.RANDOM  SIMPLE R.SAMPLING  SYSTEMATIC R.SAMPLING  STRATIFIED R.SAMPLING  CLUSTER R.SAMPLING 2.NON RANDOM  SNOWBALL SAMPLING  KUOTA SAMPLING  Convenience SAMPLING  PURPOSIVE SAMPLING  DLL. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 89

91 PENGERTIAN Simple Random Sampling adalah proses memilih satuan sampling sedemikian rupa sehingga setiap satuan sampling dalam populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih kedalam sampel. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 90

92 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 91

93 Systematic Random Sampling adalah cara pengambilan sampel dimana hanya anggota sampel pertama saja yang dipilih secara random, sedangkan anggota sampel berikutnya dipilih secara sistematis menurut pola tertentu Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 92

94 SISTEMATIS R. SAMPLING Populasi = 100 Sampel = 10 K = 100/10 = 10 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 93

95 Stratified Random Sampling adalah cara pengambilan sampel dimana populasi distratifikasi menjadi beberapa lapisan berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria dimaksud bisa berupa variabel penelitian, bisa juga veriabel yang dekat dengan variabel penelitian. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 94

96 (POPULASI) Strata - I Strata - II Strata - III Dimisalkan ukuran sampel yang Diinginkan sebesar 450. Maka Alokasi sampel per strata sbb: Dari strata I (775/1500 ) x 450 = 232 Dari strata II (525/1500) x 450 = 158 Dari strata III (200/1500) x 450 = Stratified Random Sampling Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 95

97 Cluster Random Sampling adalah pengambilan sampel dimana randomisasi dilakukan terhadap kelompok bukan pada anggota populasi. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 96

98 Snowball sampling adalah cara pengambilan sampel yang pada awalnya menggunakan responden terbatas, kemudian terus meningkat berdasarkan informasi dari responden pertama. Quota Sampling adalah cara pengambilan sampel dimana jumlah responden yang akan diteliti ditetapkan terlebih dahulu, baru kemudian siapa yang akan dipilih menjadi anggota sampel terserah peneliti. Convenience Sampling adalah cara pengambilan sampel berdasarkan kemudahan. Purpusive Sampling adalah cara pengambilan sampel yang didasarkan atas pertimbangan tertentu terutama pertimbangan yang diberikan oleh sekolompok pakar. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 97 PENGAMBILAN SAMPEL TIDAK ACAK (Non Random)

99 Menentukan Ukuran Sampel Menurut Gay dan Dehl (1996) : 1. Untuk penelitian deskriptif minimal diambil sampel 10% dari populasi, sedangkan bila populasinya besar minimal diambil sampel 20% dari populasi. 2. Untuk penelitian yang sifatnya menguji hubungan korelasional minimal diambil 30 sampel. 3.Untuk penelitian yang sifatnya menguji hubungan kausalitas, minimal dimbil 30 subyek per kelompok. 4.Untuk penelitian eksperimen dianjurkan minimal 15 subyek per kelompok. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 98

100 RUMUS SLOVIN PERHITUNGAN : Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 99

101 RUMUS Krecie & Morgan: Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 100

102 TEKNIK SURVAI TEKNIK OBSERVASI KOESIONER DIBERIKAN LANGSUNG DIKIRIM VIA ALAT KOMUNIKASI WAWANCARA BERTATAP LANGSUNG PAKAI TELPON SECARA LANGSUNG DIKETAHUI RESPONDEN TIDAK DIKETAHUI RESPONDEN BANTUAN ALAT DIKETAHUI RESPONDEN TIDAK DIKETAHUI RESPONDEN TEKNIK PENGUMPULAN DATA BIASDATABIASDATA Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 101

103 TEKNIK ANALISIS DATA Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 102 Teknik analisis data ditentukan oleh faktor : Tujuan Studi Skala Ukur Yang Digunakan Jumlah Variabel

104 Analisis regresi Manfaat : Untuk menentukan hubungan kausalitas atau sebab- akibat antara satu variabel terikat dengan satu atau lebih variabel bebas. Misal : penelitian tentang pengaruh motivasi karyawan, perilaku pemimpin dan kesempatan pengembangan karier terhadap kinerja karyawan ( satu variabel terikat dan tiga variabel bebas) Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 103

105 karyawan Data hasil penelitian terhadap 59 responden sebagai sampel dinyatakan Pada tabel berikut ini : Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 104

106 Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 105

107 Menentukan model / persamaan regresi : Menggunakan hasil print-out program statistik SPSS Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 106

108 Nilai Koefisien Determinasi (R2) (R2) Nilai koefisien determinasi (Adjusted R square) digunakan untuk menunjukkan Variasi nilai variabel tergantung yang dijelaskan oleh variabel bebas. Dari tabel di atas disimpulkan bahwa : kinerja karyawan dijelaskan oleh motivasi karyawan, perilaku pemimpin dan pengembangan karier sebesar 70,7 %. Sedangkan sisanya 29,3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dianalisis dalam model. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 107

109 Uji model (Uji koefisien regresi secara serempak ) Uji model secara serempak digunakan uji F. Caranya membandingkan nilai alpha yang dipilih (misal : 1%-10%) dengan nilai sig. dalam tabel hasil print-out program SPSS. Jika nilai sig. lebih kecil dari nilai alpha yang dipilih. maka disimpulkan bahwa koefisien regresi variabel bebas secara serempak signifikan menjelaskan variabel terikat. Sebaliknya, tidak signifikan bila nilai Sig. lebih besar dari alpha yang pilih. Dari tabel di atas disimpulkan bahwa: Jika alpha yang dipilih 1% maka variabel kinerja karyawan secara serempak signifikan (nyata) dijelaskan oleh variabel motivasi karyawan, perilaku pemimpin dan pengembangan karier. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 108

110 Uji koefisien regresi secara parsial : Uji koefisien regresi secara parsial berarti menguji masing-masing pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat apakah signifikan atau tidak. Caranya adalah juga membandingkan nilai Sig. dengan nilai alpha yang dipilih. Jika nilai nilai Sig. lebih kecil daripada nilai alpha yang dipilih, maka pengaruh variabel bebas itu signifikan terhadap variabel terikat. Demikian sebaliknya. Dari tabel di atas menunjukkan bahwa untuk alpha 5%, semua nilai Sig. lebih kecil. Dengan demikian semua variabel bebas ( motivasi karyawan, perilaku pemimpin dan pengembangan karier secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 109

111 Menentukan pengaruh variabel yang dominan dalam model regresi berganda Perhatikan nilai koefisien regresi yang paling besar dalam persamaan itu Perhatikan signifikansinya masing-masing koefisien tersebut setiap variabel Jika nilai koefisien regresi suatu variabel paling besar diantara yang lain dan signifikan untuk alpha tertentu, maka: Variabel itu mempunyai pengaruh yang dominan dibanding variabel lain terhadap variabel terikat. Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 110

112 Untuk Penggunaan alat analisis yang lebih rumit seperti Path Analysis dan Structural Equation Modeling (SEM), mohon membaca buku penulis “ Metodologi Penelitian Untuk Ilmu Ekonomi dan Manajemen “ Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 111

113 Kesimpulan Dan Rekomendasi Sintesis dari pembahasan yang sekurang-kurangnya terdiri dari (a) jawaban terhadap masalah dan tujuan penelitian, (b) hal-hal baru yang ditemukan. Rekomendasi /saran merupakan implikasi hasil penelitian terhadap pengembangan ilmu, teknologi dan seni, serta penggunaan praktis. ( umumnya berisi jawaban terhadap kegunaan/manfaat penelitian). Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 112


Download ppt "METODOLOGI PENELITIAN Prof.Dr.Anwar Sanusi, SE., M.Si. (METPEN S3, ILMU EKONOMI) 1."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google