Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Menstruasi/Teori Kespro/UAD 1 Menstruasi Teori Kesehatan Reproduksi By Yuniar Wardani, SKM. MPH.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Menstruasi/Teori Kespro/UAD 1 Menstruasi Teori Kesehatan Reproduksi By Yuniar Wardani, SKM. MPH."— Transcript presentasi:

1 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 1 Menstruasi Teori Kesehatan Reproduksi By Yuniar Wardani, SKM. MPH

2 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 2 Pengantar Masa anak-anak ovulasi belum berfungsi Setelah pubertas terjadi perubahan- perubahan pada tubuhnya : - Tumbuh payudara - Tumbuh bulu pubis - Tumbuh bulu ketiak - Terjadi menstruasi Setelah anak menstruasi, anak masuk masa reproduksi yang berlangsung selama th

3 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 3 Pengertian Perdarahan yang siklik (periodik) dari uterus akibat terlepasnya endometrium sebagai tanda bahwa alat kandungan telah berfungsi Merupakan peristiwa luruhnya lapisan dinding dalam rahim yang banyak mengandung pembuluh darah. Lapisan ini terbentuk sebagai persiapan jika sel telur berhasil dibuahi oleh sperma. Jika jaringan tidak dibuahi maka jaringan tersebut akan meluruh

4 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 4 Siklus Menstruasi Stadium Menstruasi/Desquamosa : endometrium dilepaskan dari dinding uterus disertai perdarahan, tinggal lapisan basale, berlangsung selama 4 hari, darah haid tidak beku karena mengandung enzim Fibrinolysin Stadium Post Menstrum/Regenerasi : Luka berangsur-angsur ditutup kembali oleh selaput lendir baru, tebal endometrium 0,5 mm, berlangsung selama 4 hari

5 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 5 Stadium Intermenstrum/Proliferasi : tebal endometrium 3,5 mm, kelenjar- kelenjar tumbuh dengan cepat dari jaringan sekitarnya sehingga berkelok-kelok, Berlangsung dari hari ke lima-ke14 dari hari pertama menstruasi Stadium Premenstrum/Sekresi : endometrium tebalnya sama, kelenjar lebih panjang, mengeluarkan getah, dalam endometrium sudah banyak mengandung glikogen dan zat kapur

6 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 6 Lapisan endometrium terbagi manjadi 3 lapisan yaitu atas padat(compactum), tengah berlubang (spongiosum), bawah (basale), Berlangsung selama Siklus dalam Ovarium Pengaruh hormon yang dikeluarkan oleh hormon lobus anterior hipifise (FSH), folikel primordial tumbuh dan hanya satu yang masak yaitu folikel de graff

7 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 7 Perasaan malas bergerak, badan lemas, mudah lelah, napsu makan meningkat, Perubahan sewaktu menstruasi : emosi labil, kram perut, mual dan kepala nyeri, pingsan, BB bertambah

8 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 8 Cara mengatasi Kram perut Kurangi makanan bergaram Kurangi makanan tepung, gula, kafein dan coklat Minum air putih/juice buah Konsumsi kalsium, vit C tinggi (1 minggu sebelum menstruasi) Jika perdarahan banyak, konsumsi suplemen zat besi

9 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 9 Tip mengatasi Kram perut Kompres dengan botol hangat Mandi air hangat Minum minuman hangat yang mengandung kalsium tinggi Coba untuk berjalan Menggosok-gosok daerah pinggang yang sakit Ambil posisi menungging Tarik nafas dalam untuk relaksasi Obat-obatan yang digunakan harus dengan pengawasan dokter

10 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 10 Perasaan tentang Menstruasi Remaja merasa malu, cemas, takut ketika mendapat menstruasi pertama : menstruasi itu menjijikkan, kotor, membatasi gerak hingga tidak bebas. Hal ini merupakan efek psikologis dari menstruasi. Informasi yang benar dapat membantu remaja mengatasi perasaan-perasaan tentang menstruasi

11 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 11 Misal : Darah menstruasi bukan darah kotor Bau yang tidak sedap karena darah bersenyawa dengan oksigen Menstruasi tidak harus membatasi ruang gerak dalam beraktifitas, karena rasa nyeri/kram perut justru bisa dikurangi dan hilang dengan aktifitas

12 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 12 Gangguan Haid Amenorrhoe dengan penyebab : - selaput dara tidak berlubang - Kelainan organ reproduksi - Amenorrhoe skunder :hipotensi, anemia, infeksi dll

13 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 13 Konsul Dokter Ahli Usia 8 th sudah haid/setelah 18 th belum haid Siklus hari Lama haid > 14 hari Jumlahnya sangat banyak Dismenorhoe (tidak mampu beraktifitas, nyeri dg intensitas semakin bertambah)

14 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 14 Spotting antara dua siklus haid Warna darah tidak seperti biasanya : lebih coklat atau berwarna merah muda segar

15 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 15 Sakit perut (dysmenorhoe) sampai tidak mampu beraktifitas bahkan sampai pingsan/jika nyeri intensitasnya semakin bertambah Spotting antara dua siklus Warna darah tidak seperti biasanya menjadi lebih coklat/merah muda segar

16 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 16 SISTEM ENDOKRIN MENSTRUASI / HAID PENGARUH HUBUNGAN SYARAF SENTRAL DAN HORMON  HUBUNGAN NEUROHUMORAL SBG. PENGATUR HAID HYPOTHALAMUS MENGELUARKAN RH /IH  FSH-RH, LH-RH, PIH HYPOPHYSE DI LOBUS ANTERIOR FSH  PERTUMBUHAN FOLIKEL LH  FOLIKEL DE GRAAF  OVULASI

17 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 17 SISTEM ENDOKRIN MENSTRUASI / HAID LANJUTAN OVARIUM FOLIKEL PRIMORDIAL  FOLIKEL DE GRAAF FOLIKEL DE GRAAF  MENGELUARKAN HORMON ESTROGEN PENGARUH LH FOL. DE GRAAF  OVULASI SISA FOL. DE GRAAF  KORPUS LUTEUM KORPUS LUTEUM  MENGELUARKAN HORMON PROGESTERON BILA TIDAK TERJADI KEHAMILAN --> KORPUS LUTEUM DEGENERASI --> ESTROGEN DAN PROGESTERON TURUN SAMPAI MINIMAL

18 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 18 SISTEM ENDOKRIN MENSTRUASI / HAID LANJUTAN UTERUS PENGARUH ESTROGEN  ENDOMETRIUM PROLIFERASI PENGARUH HORMON PROGESTERON  ENDOMETRIUM SEKRESI STADIUM SEKRESI --> SIAP MENERIMA KEHAMILAN / NIDASI BILA TIDAK TERJADI KEHAMILAN --> PENGARUH ESTROGEN DAN PROGESTERON TURUN --> STASIS PEMBULUH DARAH --> ISKHEMI --> DEGENERASI / NEKROTIK --> ENDOMETRIUM DESQUAMASI --> PERDARAHAN / HAID

19 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 19 HYPOTHALAMUS RH / IH FSH-RH LH-RH PIH ↓ HYPOPHYSE LOBUS ANTERIOR FSH LH ↓ OVARIUM FOL. PRIMER --> FOL. DE GRAAF --> OVULASI HORMON ESTROGEN --> HORMON PROGESTERON ↓ UTERUS ESTROGEN --> PROLIFERASI PROGESTERON --> SEKRESI SIAP MENERIMA KEHAMILAN

20 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 20 I. Gangguan Menstruasi (HAID) Menstruasi dianggap normal jika terjadi dengan interval hari (dari hari pertama menstruasi sampai pada permulaan periode menstruasi berikutnya). Jika lamanya perdarahan kurang dari 7 hari, dan jika jumlah darah yang hilang kurang dari 80 ml (cc). Disepakati pencatatan menstruasi dan gangguannya ditulis dengan misalnya 5/28, yang artinya wanita tersebut mengalami perdarahan selama 5 hari dan menstruasi terjadi dengan interval 28 hari.

21 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 21 Gangguan menstruasi paling umum terjadi pada awal dan akhir masa reproduktif, yaitu di bawah usia 19 tahun dan di atas usia 39 tahun. Gangguan ini mungkin berkaitan dengan lamanya siklus menstruasi atau jumlah dan lamanya menstruasi.

22 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 22 II. Perubahan pada lamanya siklus menstruasi: Menstruasi dapat datang dengan interval lebih dari 35 hari, yang disebut dengan oligomenore, yaitu jika menstruasi tidak terjadi lebih dari 70 hari (tanpa ada kehamilan), dapat dibuat diagnosa amenore sekunder. Diagnosa amenore primer dibuat jika menstruasi belum mulai pada usia 16 tahun. Menstruasi juga dapat terjadi dengan interval kurang dari 21 hari yang disebut dengan epimenore atau polimenore.

23 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 23 III. Perubahan jumlah darah menstruasi: Jumlah discharge menstruasi dapat bervariasi tanpa perubahan siklus menstruasinya. Discharge menstruasi yang sedikit atau ringan disebut hipomenore. Pengeluaran darah banyak disebut menoragia. Pada menoragia mungkin terjadi kehilangan darah dalam jumlah yang banyak, atau perdarahan yang tampaknya berat tersebut mungkin disebabkan oleh banyak kehilangan cairan jaringan.

24 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 24 Menoragia mungkin terjadi disertai dengan suatu kondisi organik uterus atau mungkin terjadi tanpa ada kelainan yang nyata pada uterus. Hal ini disebut dengan perdarahan uterus disfungsional.

25 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 25 IV. Gangguan pad siklus dan jumlah darah menstruasi: Pada keadaan ini terdapat gangguan siklus menstruasi, pendarahan terjadi dengan interval yang tidak teratur, dan jumlah darah menstruasi sangat bervariasi. Pola menstruasi ini disebut metroragia. Umumnya ini menunjukkan kondisi local di dalam uterus.

26 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 26 GANGGUAN HAID DENGAN DYSMENORRHOE

27 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 27 DYSMENORRHOE adl : merupakan rasa nyeri saat menstruasi sehingga menggangu kehidupan sehari-hari

28 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 28 Menurut penyebabnya dysmenorrhoe dibagi 2 yaitu : Dysmenorrhoe primer : tidak terdapat hubungan dengan kelainan organ reproduksi Dysmenorrhae sekunder : di sebabkan oleh kelainan organ reproduksi

29 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 29 Dysmenorrhoe primer Adl :Nyeri haid yang dijumpai tanpa kelainan pada organ-organ reproduksi yang nyata

30 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 30 GEJALA : Setelah menarche sekitar 12 bln atau lebih Sering pada nulli para Sifat nyeri kejang berjangkit-jangkit, - Biasanya terbatas pada perut bawah tetapi dpt menyebar ke daerah pinggang dan paha - Di jumpai rasa mual, muntah, sakit kepala diare kelelahan dll.

31 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 31 Lanjutan Nyeri timbul mendahului haid dan meningkat pada hari pertama atau hari kedua haid Tidak dijumpai keadaan patologi pelvik Hanya terjadi pada siklus onovulator

32 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 32 MASALAH YANG DIHADAPI WANITA AKIBAT DYSMENORRHOE Terganggunya aktifitas sehari-hari Rendahnya nilai akademik pada pelajar wanita Menurunnya penghasilan bagi wanita pekerja

33 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 33 PENYEBAB Faktor yang memegang peran sebagai penyebab dysmenorrhoe primer adl : 1. Prostaglandin karena jml prostaglandin berlebihan dilepaskan dlm peredaran dara shg kontraksi uterus lbh sering dan tidak terkoordinasi dg peningkatan aktifitas uterus yg abnormal 2. Faktor sosial dan psikologis 3. Pengaruh konstitusional : hiperaktif daya tanggap yg b,lebih terhdp rangsangan nyeri/ambang nyeri

34 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 34 DYSMENORRHOE SEKUNDER MERUPAKAN AKIBAT DARI PENYAKIT ORGAN REPRODUKSI GEJALA 1.Tidak berhubungan dgn paritas 2.Nyeri terus-menerus, dimulai pada saat haid dan meningkat bersamaan kelurnya darah

35 Menstruasi/Teori Kespro/UAD Berhubungan dengan kelainan pelvik 4. Tidak berhubungan dgn adanya ovulasi PENYEBAB 1. Uterus duplek : Uterus tdk mempunyai saluran keluar shg t,dpt tmbunan darah.terus berkontraksi lbh keras utk m,geluarkannya 2. Endometriosis : ditempat implantasi endometrium tjd timbunan darah dan sel-sel endomertium yg dpt menyebabkan pedesakan dan menimbulkan rasa nyeri 3. Adenomiosis : implantasi endometrium dlm otot rahim, pd saat menstruasi endometrium mengalami proses menstruasi tetapi drh tdk m,punyai saluran utk keluar shg terjadi timbunan darah

36 Menstruasi/Teori Kespro/UAD 36 TERIMA KASIH


Download ppt "Menstruasi/Teori Kespro/UAD 1 Menstruasi Teori Kesehatan Reproduksi By Yuniar Wardani, SKM. MPH."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google