Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DEDI MULYASANA UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA BANDUNG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DEDI MULYASANA UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA BANDUNG."— Transcript presentasi:

1 DEDI MULYASANA UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA BANDUNG

2 KECENDERUNGAN MASA DEPAN Gelombang perubahan hidup bergeser dari pola kehidupan yang seimbang (equilibrium) ke pola linearitas dimana semua bergerak lurus ke depan. Gelombang perubahan hidup bergeser dari pola kehidupan yang seimbang (equilibrium) ke pola linearitas dimana semua bergerak lurus ke depan. Kemudian berubah pula memasuki masa chaos, dimana kehidupan tidak lagi lurus kedepan, tapi adakalanya bergerak tak beraturan, ada kalanya berkerak ke depan, sesekali ke belakang, pada sisi lain bergerak ke samping, namun bisa saja melakukan loncatan jauh ke depan. Kemudian berubah pula memasuki masa chaos, dimana kehidupan tidak lagi lurus kedepan, tapi adakalanya bergerak tak beraturan, ada kalanya berkerak ke depan, sesekali ke belakang, pada sisi lain bergerak ke samping, namun bisa saja melakukan loncatan jauh ke depan. Dari gelombang chaos (kekacauan), dunia akan kembali ke pola kehidupan yang seimbang (equilibrium Dari gelombang chaos (kekacauan), dunia akan kembali ke pola kehidupan yang seimbang (equilibrium).

3 KECENDERUNGAN KEHIDUPAN analisis trend (kecenderungan) merupakan Sesuatu yang memiliki sifat dinamis — mengandung unsur perubahan. perubahan tersebut relatif permanen — tidak bersifat sementara — dan perubahan tersebut relatif bisa diukur.

4 MASA DEPAN KEPEMIMPINAN Sudjatmiko Masa depan kepemimpinan akan dipengaruh oleh tiga faktor besar : (1)perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (2)faktor kependudukan (3)factor ekologi atau lingkungan hidup

5 Soeharto: Masa Depan Ciri unik abad mendatang adalah berlanjutnya liberalisasi ekonomi dan perdagangan bebas. Sebuah negara dapat mencapai kemajuan, apabila ia dapat berkompetisi dalam pasar internasional. Untuk tujuan ini, tak ada pilihan lain bagi kami kecuali mengembankan diri menjadi bangsa yang menguasai sains, teknologi, dan informasi

6 PEMIMPIN MASA DEPAN 1.Memimpin dengan ideology yang jelas 2.Menggunakan logika kebenaran berbasis keimanan yang kuat 3.Memimpin dengan hati 4.Memahami dan menguasai masalah dan tuntutan perubahan 5.Paham akan kecenderungan dan arah masa depan

7 Terbebas dari kepentingan subjektif Lebih mengutamakan pertumbuhan jangka panjang daripada keuntungan jangka pendek Lebih menekankan pada strategi daripada proses yang instan Memiliki disain mutu dan strategi yang jelas Memperhatikan prinsip teamwork Kerja dengan pola prioritas

8 Terbebas Dari Keraguan Dan Ketakutan 1.Hidup dengan pola pikir berbasis keimanan dan hati nurani. 2.Menguasai masalah dan tahu serta mampu cara mengatasi masalah dengan benar 3.Tidak ada kepentingan subjektif 4.Memimpin dengan keyakinan yang kuat akan sesuatu

9 KETAKUTAN DAN KERAGUAN Memakan struktur biaya tinggi Tidak efisien dan tidak efektif Lemah produktivitas Kalah dalam meraih peluang Kalah bersaing

10 Keseimbangan Gibson memandang bahwa kehidupan itu seperti permainan jungkit-jungkitan, sebuah permainan anak yang mengasyikan, yang dapat dimainkan dari keseimbangan berat antara anak yang duduk di bangku sebelah kiri dengan yang duduk dibangku sebelah kanannya. Kunci bagi kemajuan dalam menikmati persaingan, adalah adanya keseimbangan dan kemampuan untuk hidup harmonis di tengah kontradiktif kehidupan.

11 TANTANGAN MASA DEPAN-1 Dale Davidson dalam The Great Reckoning, (Rowan Gibson, Rethinking the Future: 1998:xxx), Ia mengkritik pandangan Newtonian mengenai realitas dunia, dimana perubahan berjalan secara linear kedepan secara terus menerus. Dimana kehidupan dunia akan lurus ke depan secara sistematik, dari A akan membawa ke B, C dan akhirnya ke D

12 LINEARITAS AND CHAOS Michael Crichton dalam Teori Kekacauan (chaos theory) menyatakan bahwa yang sebaliknyalah yang benar. Linearitas adalah cara pandang yang keliru terhadap dunia. Kehidupan nyata bukan merupakan rangkaian peristiwa yang saling terkait yang terjadi secara susul-menyusul seperti manik-manik yang direnteng menjadi sebuah kalung.

13 LINEARITAS AND CHAOS Kehidupan sesunguhnya merupakan serangkaian pertemuan dimana satu peristiwa mungkin mengubah, bahkan menggantikan peristiwa-peristiwa yang mengikuti secara tak terduga sama sekali, bahkan mungkin mempunyai efek yang menghancurkan… Sementara dunia kita menjadi lebih kompleks dan saling bergantung, perubahan menjadi semakin tidak linear, diskontinu dan tidak dapat diramalkan secara pasti. Karena itu, masa depan semakin jauh berbeda dengan masa silam, dan semakin jauh berbeda dengan yang kita harapkan. Dari kehidupan A, mungkin membawa kita ke E, dan kemudian ke E, lalu secara tiba-tiba ke Z.

14 MASA DEPAN-1 Charles Handy memandang bahwa, “Anda tidak dapat memandang masa depan sebagai kontinuasi atau terusan masa silam, karena masa depan akan berbeda. kita harus melupakan pembelajaran mengenai cara-cara yang kita pakai untuk menghadapi masa silam agar kita dapat menangani masa depan.

15 CK. Prahalad, “Apabila Anda ingin terbebas dari daya tarik gravitasi masa silam, Anda harus siap menantang orthodokasi Anda, serta harus memikirkan asumsi-asumsi Anda yang paling mendasar mengenai cara Anda bersaing.”

16 MASA DEPAN Rawon Gibson (1998:xxxix), “Rekayasa ulang, benchmarking, perbaikan terus menerus, manajemen kualitas total, produksi yang ramping, persaingan berdasarkan waktu (time-based competition), merupakan unsur yang amat penting untuk mempertahankan kehidupan organisasi, tetapi bukan jaminan untuk memenangkan persaingan. Hal itu, hanya sekedar “syarat” agar kita tetap dapat bersaing. Untuk memenangkan persaingan, kita perlu berada dibarisan terdepan, punya arah ke mana kita akan pergi, dan ada jaminan bahwa Anda akan sampai lebih dulu di tempat tujuan. Persaingan adalah adu cepat mencapai garis finish

17 TANTANGAN MASA DEPAN Dalam abad 21, yang akan keluar sebagai pemenang dalam persaingan adalah mereka yang didepan kurva perubahan, dengan terus menerus mendefnisikan ulang visi, misi dan tujuan, menciptakan pasar- pasar/kantong-kantong suara baru, menjelajah medan baru, berusaha menemukan aturan persaingan, dan menentang status quo.

18 Menurut Charles Handy, “Mereka yang memenangkan persaingan adalah mereka yang “menemukan dunia” dan bukan mereka yang hanya bereaksi terhadap dunia”.

19 Teori Kekacauan (chaos theory) Kehidupan sesunguhnya merupakan serangkaian pertemuan dimana satu peristiwa mungkin mengubah, mengantikan, bahkan mematikan peristiwa-peristiwa yang mengikuti secara tak terduga sama sekali, atau mungkin mempunyai efek yang menghancurkan… Sementara dunia kita menjadi lebih kompleks dan saling bergantung, perubahan menjadi semakin tidak linier, diskontinu dan tidak dapat diramalkan secara pasti. Karena itu, masa depan semakin jauh berbeda dengan masa silam, dan semakin jauh berbeda dengan yang kita harapkan Sementara dunia kita menjadi lebih kompleks dan saling bergantung, perubahan menjadi semakin tidak linier, diskontinu dan tidak dapat diramalkan secara pasti. Karena itu, masa depan semakin jauh berbeda dengan masa silam, dan semakin jauh berbeda dengan yang kita harapkan.

20 SELEKSI ALAM NATURAL SELECTION. Proses natural dialami oleh semua makhluk hidup. Intinya menekankan pada proses penyesuaian diri. Pertumbuhan hidup manusia dijalani melelui seleksi alam yang berlangsung scr bertahap : (1) Evolusi (2) Struggle for life (3) survival of the fittes

21 MASA DEPAN KEHIDUPAN Charles Handy (Rowan Gibson, Rethinking the Future) :“Anda tidak dpt memandang masa depan sbg kontinuasi dari masa silam, karena masa depan akan berbeda. Karena itu, perlu mengubah pola hidup Peter Senge, “Kita harus berhenti membayangkan apa yang harus kita lakukan dengan melihat pada apa yang telah kita lakukan”. CK. Prahalad, “Apabila Anda ingin terbebas dari daya tarik gravitasi masa silam, Anda harus siap menantang orthodokasi Anda, serta harus memikirkan asumsi-asumsi Anda yang paling mendasar mengenai cara Anda bersaing.”

22 MASA DEPAN KEHIDUPAN Michael Hammer, “Apabila Anda berpikir bahwa Anda baik-baik saja, Anda akan tergusur.Keberhasilan di masa silam, tak dengan sendirinya merupakan keberhasilan di masa depan. Resep keberhasilan di masa silam, bila diterapkan, boleh jadi akan menjadi sumber kegagalan di masa depan. Dalam lingkungan yang terus berubah, Anda tidak memerlukan struktur organisasi yang kaku. Anda memerlukan struktur organisasi yang memungkinkan Anda mudah menyesuaikan diri.

23 PERSAINGAN & MASA DEPAN Dalam abad 21, yang akan keluar sebagai pemenang dalam persaingan adalah mereka yang didepan kurva perubahan, dengan terus menerus mendefnisikan ulang visi, misi dan tujuan, menciptakan pasar-pasar/kantong- kantong suara baru, menjelajah medan baru, berusaha menemukan aturan persaingan, dan menentang status quo. Menurut Charles Handy, “Mereka yang memenangkan persaingan adalah mereka yang “menemukan dunia” dan bukan mereka yang hanya bereaksi terhadap dunia”

24 PERUBAHAN DAN MASA DEPAN Masa depan diwarnai oleh kehidupan yang kontradiksi/paradoks dan penuh kejutan. Karena itu, masa depan tidak dapat dilalui hanya berbekal benar-salah, baik-buruk dan jawaban sederhana yang bersifat linier. Kita harus dapat belajar hidup secara nyaman ditengah kekacauan dan ketidakpastian. Jangan mencoba mencari kepastian, karena dalam hidup tidak ada yang pasti, yang ada adalah perubahan yang berlangsung secara terus menerus. Tugas manusia adalah secara terus menerus melakukan penyesuaian diri terhadap perubahan.

25 BAGAIMANA BERSAING Key Concept Theory : Tetapkan kunci persaingan dari komponen yang dianggap paling kuat dan menonjol, baru secara perlahan dimunculkan komponen lainnya Keunggulan komparatif : diturunkan dan keunggulan kompetitif: diciptakan. Dalam bersaing harus punya semangat selalu di berad barisan terdepan, mempunyai arah yang jelas, dan dapat memberikan jaminan untuk sampai ke garis finish paling awal, karena persaingan adalah adu cepat mencapai garis finish. Siapa yang menguasai alat dan sumber-sumber informasi, maka ia akan memenangkan persaingan

26 STRATEGI BERSAING Teori Equifinalitas: melakukan jalan pintas untuk berada pada garis depan dalam menghadapi persaingan. Apabila kelompok lain sudah berada di tangga G, sedangkan kita baru berada di tangga B, maka tidak perlau melewati tanggal C, D dan E, tapi langsung ke tanggal F agar bisa berhadapan langsung dengan tangga G sebagaimana telah diduduki pesaing. Lakukan pemangkasan bidang yang dianggap kurang strategis. Contoh UN.

27 STRATEGI BERSAING Tidak sekedar menjual gedung, atau sarana pendidikan, karena pihak lain ada yang lebih unggul, tapi ambil jalur persaingan yang dianggap masih longgar, yaitu menjual kepercayaan (tingkatkan pelayanan dan kualitas dan jadilah lembaga yang layak diperaya dalam berbagai hal) Ciptakan budaya mutu, karena manajemen mutu dan sistem tidak cukup. Karena itu, untuk menjamin mutu, perlu adanya budaya mutu yang tertanam pada setiap orang


Download ppt "DEDI MULYASANA UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA BANDUNG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google