Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disampaikan Oleh : 1. PROVINSI Angka Harapan Hidup ( Tahun ) Angka Melek huruf ( Persen ) Rata-rata lama Sekolah ( Tahun ) Pengeluaran riil per kapita.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disampaikan Oleh : 1. PROVINSI Angka Harapan Hidup ( Tahun ) Angka Melek huruf ( Persen ) Rata-rata lama Sekolah ( Tahun ) Pengeluaran riil per kapita."— Transcript presentasi:

1 Disampaikan Oleh : 1

2

3 PROVINSI Angka Harapan Hidup ( Tahun ) Angka Melek huruf ( Persen ) Rata-rata lama Sekolah ( Tahun ) Pengeluaran riil per kapita yg disesuaikan ( Rp. 000 ) I P MRangking NAD68,8068,9496,9596,998,908,93615,60618,7971,7072,1672, SUMUT69,6569,8197,4697,518,919,07640,23643,6374,1974,6575, SUMBAR69,7670,0297,1697,238,578,60638,73641,8573,7874,2874, RIAU71,5571,6998,4298,458,638,64650,83654,4876,0776,5376, JAMBI69,2569,2569,4496,1696,208,058,20637,60640,8272,7473,3073, SUMSEL69,8070,0597,4497,507,847,99633,57637,4772,9573,4273, BENGKULU70,1670,3995,4095,4095,698,338,48631,86634,7472,9273,4073, LAMPUNG69,7570,0595,0295,137,827,87621,77625,5271,4271,9472, BABEL69,0569,0569,2195,8395,887,587,68645,37648,4972,8673,3773, KEPRI69,8569,9197,6797,809,739,81644,96648,9275,0775,7876, DKI Jakarta73,3573,4999,1599,2110,9510,98632,17635,2977,6077,9778, YOGYA73,2773,3391,4992,029,209,21650,16653,7875,7776,3276, KALTENG71,3071,4197,8497,888,068,15640,73644,2174,6475,0675, SULUT72,3372,4499,4699,538,929,00639,57643,2076,0976,5476,95222 INDONESIA 69,6569,8792,9993,257,948,08638,05641,0472,2772,7773,29 Sumber : BPS Provinsi Sumaera Barat, 18 Sept

4 PROVINSI Angka Harapan Hidup ( Tahun ) Angka Melek huruf ( Persen ) Rata-rata lama Sekolah ( Tahun ) Pengeluaran riil per kapita yg disesuaikan ( Rp. 000 ) I P M Rangking (Provinsi) Rangking (Nasional) Kep. Mentawai 68,4568,5468,6393,5893,6793,696,516,52 606,53609,56611,43 68,75 69,0669, Pesisir Selatan 67,3167,5967,8894,9295,0196,007,848,128,23629,30632,30634,9971,1571,7772, Kab.Solok 66,6066,9567,3097,1997,2197,247,608,038,04627,25631,02633,7870,9371,7372, Sijunjung 66,9267,2567,5894,7894,7994,807,437,507,51633,55636,58639,3170,9271,4071, Tanah Datar 70,9471,3071,6797,1097,2597,278,358,408,41628,88632,89635,6074,0074,5875, Pdg Pariaman 68,6569,0169,3894,4994,5194,537,267,317,46630,40634,09637,0571,4571,9872, Agam 69,0469,2369,4397,8597,8697,878,508,598,61629,65633,28636,5773,2873,7474, Lima Puluh kota 68,4568,8169,1898,8598,9999,017,948,008,01608,70613,39616,5471,2271,7872, Pasaman 67,4467,7768,1198,7398,8298,847,617,667,87639,84642,90646,0972,7173,1973, Solok Selatan 64,6164,7464,8897,5397,6097,637,827,847,86613,28616,62616,8468,9869,3469, Dharmasraya 66,0066,2566,5096,3897,2797,297,778,24 608,89610,06612,7269,1369,8970, Pasaman Barat 65,1565,4165,6898,2098,2998,328,008,038,06621,31624,64628,0470,1870,6271, Padang 70,8971,1471,3999,4999,5099,5110,9110,9210,94647,24649,62652,8877,8178,1578, Kota Solok 69,6969,8670,0398,5198,5299,2110,43 10,4810,49 635,24638,63641,7975,6576,0476, Sawahlunto 71,6571,8672,0872,0898,5598,6298,639,149,239,42624,52627,79630,2074,9675,4175, Pdg Panjang 71,3071,6672,0199,3099,3199,3210,2310,7310,74646,57647,98650,3677,4578,1278, Bukitinggi 71,5371,6971,8599,9299,93 10,5010,5810,59651,09655,31658,3978,2678,7379,0779, Payakumbuh 70,6270,7870,9499,1899,1999,209,669,729,91636,22640,51643,6775,8176,2976, Pariaman 69,0269,2569,4898,9298,9398,949,909,929,93628,66632,35634,9074,46 74,8975, SUMATERA BARAT 69,5069,7670,0297,0997,1697,238,488,578,60635,29638,73641,8573,7874,2874, Sumber : BPS Provinsi Sumaera Barat, 18 Sept 2013

5 NoKAB/KOTALAKI-LAKIPEREMPUAN JUMLAH Sex Rasio Kepadatan Jiwa/Km 2 Jiwa% 1Kep. Mentawai ,58107,7112,87 2Pesisir Selatan ,8497,7874,83 3Solok ,1897,2394,16 4Sijunjung ,1799,6965,39 5Tanah Datar ,9594,92255,16 6Padang Pariaman ,0496,38296,62 7Agam ,3796,23205,84 8Limapuluh Kota ,1998,05105,06 9Pasaman ,2297,8064,91 10Solok Selatan ,99101,1843,76 11Dharmasraya ,98106,8665,89 12Pasaman Barat ,56101,6095,43 13Padang ,2299, ,91 14Solok ,2397, ,17 15Sawahlunto ,1798,09210,25 16Padang Panjang ,9798, ,39 17Bukittinggi ,3093, ,53 18Payakumbuh ,4198, ,52 19Pariaman ,6397, ,40 JUMLAH ,0098,43115,95 JUMLAH PENDUDUK SUMATERA BARAT TAHUN 2011 (SBDA 2012) 5 Bertempat tinggal di :- Kabupaten = 73,10% - Kota = 26,90%

6 6 Perkembangan Komponen IPG,

7  Hubungan antara IPM dengan IPG Dari hasil analisis kuadran terlihat bahwa ada beberapa daerah yang memiliki gap yang besar antara IPM 2010 dan IPG 2010 terutama pada daerah-daerah yang berada di kuadran II dan IV. KUADRAN II : IPM di atas rata-rata nasional dan IPG di bawah rata- rata nasional. Provinsi yang berada di kategori ini mengindikasikan bahwa secara umum capaian pembangunan manusia di daerah tersebut sudah cukup bagus, namun terjadi kesenjangan antara capaian laki-laki dan perempuan sehingga angka IPGnya menjadi rendah. KUADRAN IV : IPM di bawah rata- rata nasional tetapi IPG di atas rata-rata nasional. Satu-satunya provinsi yang masuk ke dalam kategori ini adalah Maluku. IPG

8  Hubungan Antara IPM dan IDG Kuadran II : IPM tinggi dan IDG rendah. Pembangunan manusia pada provinsi di kuadran ini sudah berjalan baik yang ditandai dengan nilai IPM yang tinggi namun tidak diikuti oleh pemberdayaan gender yang tercermin dari nilai IDG nya yang rendah. Kuadran IV : IPM rendah dan IDG tinggi. Provinsi pada kuadran ini merupakan daerah dengan capaian pembangunan manusia yang masih rendah. Namun demikian, kapabilitas laki-laki dan perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam berbagai aspek kehidupan cukup tinggi. IDG

9  Hubungan Antara IPG dan IDG Kuadran II : IPG rendah dan IDG tinggi. Provinsi pada kuadran ini menunjukkan kondisi masih rendahnya pembangunan manusia berbasis gender tetapi tidak dibarengi rendahnya pemberdayaan gender yang tercermin pada nilai IDG nya yang tinggi. Kuadran IV : IPG tinggi dan IDG rendah. Pembangunan manusia berbasis gender pada provinsi di kuadran ini sudah berjalan baik yang ditandai dengan nilai IPG yang tinggi. Namun kondisi tersebut tidak diikuti oleh pemberdayan gender yang tercermin dari nilai IDG nya yang rendah. IPG IDG

10

11 11 1.Perempuan dan Kemiskinan 2.Perempuan dan Pendidikan & Pelatihan 3.Perempuan dan Kesehatan 4.Kekerasan terhadap Perempuan 5.Perempuan dan Politik dan Pengambilan Keputusan 6.Perempuan dan Ekonomi 7.Hak Asasi Perempuan 8.Perempuan dan Media 9.Perempuan dan Lingkungan Hidup 10.Anak Perempuan 11.Perempuan dan Konflik Bersenjata 12.Kelembagaan Nasional untuk Memajukan Perempuan 11

12 124/30/2012 SASARAN PEMBANGUNAN 2015: IPM 75,84 PERT. EKONOMI 7,46% PENDPT/K 28,44 JUTA KEMISKINAN 6,95% PENGANGGURAN 5,13% LAMA SKLH 10,75 TH HRP HIDUP 72,56 TH 2010: IPM 73,78 PERT. EKONOMI 5,93% PENDPT/K 17,96 JUTA KEMISKINAN 9,50% PENGANGGURAN 6,95% LAMA SKLH 8,48 TH HRP HIDUP 69,5 TH IMPLEMENTASI AGENDA, PRIORITAS, PROGRAM/KEGIATAN 2014: IPM 75,84 PERT. EKONOMI 7,13% PENDPT/K 28,44 JUTA KEMISKINAN 7,35% PENGANGGURAN 5,50% LAMA SKLH 10,40 TH HRP HIDUP 72,20 TH IMPLEMENTASI AGENDA, PRIORITAS, PROGRAM/KEGIATAN

13 13 StrategiArah Kebijakan Indikator Kinerja (Outcome) Satuan Capaian Kinerja Program Pembangunan Daerah Kondisi Awal Kondisi Akhir 1.Terwujudnya kesejahteraan perempuan dan perlindungan anak 2.Meningkatnya peran serta wanita dalam proses pembangunan 3.Meningkatnya pengarus utamaan gender dan hak anak 1.Meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak 2.Meningkatkan peran serta wanita dalam proses pembangunan 3.Meningkatkan pengarus utamaan gender dan anak Terlaksananya pemantauan terhadap KDRT dan KPA Meningkatnya peran serta wanita dalam proses pembangunan Pembinaan terhadap peran serta gender dalam pembangunan Meningkatnya pengarusutamaan gender Meningkatnya kaulitas hidup dan peran perempuan dalam segala bidang pembangunan Terselenggarannya pengarusutamaan hak anak (PUHA) % Kali rakor Org perempuan aktif Kali pertemuan Sistem informasi N/A (t) 16 (K) 43 (k) 1 (t) Keserasian Kebijakan Peningkatan Kualitas Anak dan Perempuan Peningkatan peran serta dan kesetaraan gender dalam pembangunan Penguatan kelembagaan pengarus utamaan gender dan anak Peningkatan kualitas hidup dan perlindungan perempuan Peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak Sasaran 1 : Meningkatnya Indeks Pembangunan Gender & Pemberdayaan Gender

14 14 StrategiArah Kebijakan Indikator Kinerja (Outcome) Satuan Capaian Kinerja Program Pembangunan Daerah Kondisi Awal Kondisi Akhir 1.Meningkatnya jumlah akseptor KB 2.Tersedianya informasi yang ckup ttg KB kepada masyarakat 3.Meningkatnya ketersediaan tenaga pendamping terampil 1.Meningkatkan jumlah akseptor KB terutama pasangan usia subur 2.Meningkatkan kualitas dan kuantitas informasi ttg KB 3.Meningkatkan kualitas dan kuantitas tenaga pendamping terampil Tersedianya informasi KB pada masyarakat % KetersediaanN/A100 Keluarga berencana Informasi KBKaliN/A90 (k) Tersedianya pelayanan informasi kontrasepsi Kali sosialisasiN/A10 (k) Pelayanan alat kontrasepsi Menurunnya perkawinan %N/A100 Kesehatan reproduksi remaja Meningkatnya keluarga bahagia sejahtera KaliN/A5 (k) Promosi kesehatan ibu, bayi, dan anak melalui kelompok kegiatan di masyarakat Tersedianya tenaga pendamping terampil %N/A100 Penyiapan tenaga pendamping kelompok bina keluarga balita Sasaran 2 : Menurunnya Laju Pertumbuhan Penduduk

15 Indikator Kinerja Peningkatan ( ) Per Tahun % Perubahan Angka Pembangunan Gender Angka pemberdayaan gender ,

16 Meningkatnya UHH dari 66.2 thn menjadi 70,6 thn Menurunnya AKB dari 35 menjadi 26 per 1000 KH Menurunnya AKI dari 307 menjadi 226 per kh Menurunnya prevalensi gizi- kurang pada anak balita dari 25,8% menjadi 20%. 1.Menanggulangi kemiskinan & kelaparan 2.Memenuhi pendidikan dasar untuk semua 3.Mendorong kesetaraan jender & pemberdayaan perempuan 4.Menurunkan Angka kematian Balita 2/3nya antara Menurunkan Angka Kematian Ibu 3/4nya antara Memerangi HIV/ AIDS, malaria & penyakit menular lain 7.Menjamin kelestarian lingkunganhidup 8.Mengembangkan kemitraanglobal untuk pembangunan 16

17 Capaian IPG Provinsi, 2011 Sumbar

18 18 Kab/Kota Angka Harapan Hidup (tahun) Angka Melek Huruf (persen) Rata-rata Lama Sekolah (tahun) Sumbangan Pendapatan (persen) IPG Peringkat IPG L PL PL PL P Kep. Mentawai 66,52 70,4996,3490,86 7,546,4571,95 28,05 60,3861,33 62, Pesisir Selatan 65,39 69,3496,8292,91 8,267,9966,9533,05 64,7465,11 65, Solok 64,7068,6198,1396,298,06 7,74 64,0435,96 65,9166,80 68, Sijunjung 65,0168,9496,9192,007,737,32 74,3525,65 58,6759,53 60, Tanah Datar 69,04 72,9698,2496,73 8,45 8,11 68,3531,65 66,2866,67 67, Padang Pariaman 66,72 70,6996,6993,12 7,687,0370,19 29,81 61,8562,93 63, Agam 67,11 71,0898,9797,22 8,658,0561,1638,84 68,5869,44 70, Lima Puluh Kota 66,5270,4999,0596,80 8,12 7,7975,43 24,57 58,5759,03 60, Pasaman 65,5269,4799,3597,657,907,52 65,17 34,83 67,1867,82 68, Solok Selatan 62,7566,5899,0696,907,93 7,74 66,89 33,11 63,1363,67 64, Dharmasraya 64,11 68,0098,5595,998,457,59 74,3125,69 57,3058,27 59, Pasaman Barat 63,2867,1398,7796,538,047,36 66,37 33,63 64,9565,29 66, Padang 68,99 72,9199,8999,2710,9910,75 69,7630,24 69,7270,34 71, Solok 67,7771,7299,0698,0310,30 10,52 66,6433,36 69,1769,51 70, Sawahlunto 69,7773,6598,9998,269,689,0772,79 27,21 61,9562,74 63, Pdg Panjang 69,41 73,3199,7698,8810,76 10,35 54,56 45,44 76,0276,55 77,16 22 Bukitinggi 69,6573,5399,9799,7710,59 10,51 63,9036,10 73,3373,45 74, Payakumbuh 68,7072,6499,6498,589,759,2664,9835,02 70,4970,96 71,63 47 Pariaman 67,09 71,0599,4298,2710,05 9,60 70,6129,39 64,0864,79 65, SUMBAR 67,58 71,5498,4596,43 8,688,4365,84 34,16 67,7468,50 69,55 655

19 CAPAIAN IDG PROVINSI, 2011 Sumbar

20 20 Kab/Kota Tenaga Manager, Prof, Adm, teknisi (%) Keterwakilan Perempuan di Parlemen (%) Sumbangan Perempuan Dlm Pendapatan Kerja (%) IDG Peringkat IDG LP LP LP Kep. Mentawai64,4435,5699,990,0171,9528,05 43,3644,42 43, Pesisir Selatan 29,4070,6099,990,0166,9533,05 55,1043,93 43, Solok 43,6156,3997,142,8664,0435,96 60,1351,99 54, Sijunjung 33,4466,5692,867,1474,3525,65 46,6950,24 49, Tanah Datar 46,5153,4991,438,5768,3531,65 57,1754,87 57, Padang Pariaman 40,8059,2091,438,5770,1929,81 51,4053,81 55, Agam 46,6953,3192,507,5061,1638,84 60,9458,28 60, Lima Puluh Kota 45,2354,7791,438,5775,4324,57 54,0345,92 51, Pasaman 55,6244,3896,673,3365,1734,83 58,5854,17 54, Solok Selatan 44,5955,4192,008,0066,8933,11 60,7456,36 57, Dharmasraya 33,6666,3496,004,0074,3125,69 51,7844,75 43, Pasaman Barat 41,6858,3297,142,8666,3733,63 48,8751,46 52, Padang 47,2052,8093,336,6769,7630,24 62,9256,10 57, Solok 53,4146,5990,0010,0066,6433,36 49,1454,69 61, Sawahlunto 50,0949,9180,0020,0072,7927,21 55,9461,08 63, Pdg Panjang 43,3756,6380,0020,0054,5645,44 60,2974,93 75, Bukitinggi 45,7654,2484,0016,0063,9036,10 75,5573,78 69, Payakumbuh 42,5657,4492,008,0064,9835,02 68,1959,16 59, Pariaman 33,3266,6895,005,0070,6129,39 44,9356,00 47, SUMBAR 43,8756,1387,2712,7365,8434,16 60,3263,0464,

21 21 PEMBAGIAN URUSAN BIDANG PENDIDIKAN Contoh pada : PP 38/2007 Contoh pada : PP 38/2007 SUB BIDANG PEMERINTAH PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI PEMERINTAHAN DAERAH KABUPATEN/KOTA Sarana dan Prasarana Monitoring dan evaluasi pelaksanaan dan pemenuhan standar nasional sarana dan prasarana pendidikan. Pengawasan terhadap pemenuhan standar nasional sarana dan prasarana pendidikan menengah. Pengawasan terhadap pemenuhan standar nasional sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan nonformal Pengawasan pendayagunaan bantuan sarana dan prasarana pendidikan. Pengawasan pendayagunaan bantuan sarana dan prasarana pendidikan Pengawasan pendayagunaan bantuan sarana dan prasarana pendidikan.

22 22 Panduan Inpres No. 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional –Perencanaan –Penyusunan –Pelaksanaan –Pemantauan –Evaluasi Permendagri No. 67 Tahun 2011 tentang Perubahan Permendagri No. 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan Daerah. –Bappeda mengkoordinasi penyusunan RPJMD, Renstra SKPD, dan Rencana Kerja SKPD berspektif Gender. –Badan, Dinas yang membidangi tugas pemberdayaan masyarakat sebagai koordinator penyelenggaraan pengarusutamaan gender di daerah. –Analisis Gender terhadap rencana kerja SKPD dilakukan oleh masing-masing SKPD bersangkutan. Atas kebijakan & program pembangunan Nasional yang perspektif gender dalam rangka Kesetaraan & Keadilan Gender (KKG)

23

24

25 25 RPJPD 1.Pendahuluan 2.Gambaran umum kondisi daerah 3.Analisis isu-isu strategis; 4.Visi dan misi daerah 5.Arah kebijakan; dan 6.Kaidah pelaksanaan RPJMD 1.Pendahuluan 2.Gambaran umum kondisi daerah 3.Gambaran pengelolaan keuangan daerah serta kerangka pendanaan 4.Analisis isu-isu strategis; 5.Visi, misi, tujuan dan sasaran 6.Strategi dan arah kebijakan 7.Kebijakan umum dan program Pemb. daerah 8.Indikasi rencana programprioritas yang disertai kebutuhan pendanaan 9.Penetapan indikator kinerja daerah 10.Pedoman transisi dan kaidah pelaksanaan RKPD 1.Pendahuluan 2.Evaluasi pelaksanaan RKPD tahun lalu; 3.Rancangan kerangka ekonomi daerah beserta kerangka pendanaan; 4.Prioritas dan sasaran pembangunan; dan 5.Rencana program dan kegiatan prioritas daerah RENJA 1.Pendahuluan 2.Evaluasi pelaksaaan Renja SKPD tahun lalu 3.Tujuan, sasaran, program dan kegiatan 4.Indikator kinerja dan kelompok sasaran yang menggambarkan pencapaian Renstra SKPD 5.Dana indikatif beserta sumberdaya serta prakiraan maju berdasarkan pagu indikatif 6.Sumber dana yang dibutuhkan untuk menjalankan program dan kegiatan 7.penutup RENSTRA 1.Pendahuluan 2.Gambaran pelayan SKPD 3.Isu-isu strategis berdasarkan tugas pokok dan fungsi 4.Visi, Misi, Strategi dan tujuan sasaran, strategi dan kebijakan 5.Rencana program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pedanaan indikatif 6.Indikator kinerja SKPD yang mengacu pada tujuan dan sasaran SKPD.

26 1. Kebijakan/ program/ kegiatan pokok saat ini 2. Data pembuka wawasan (Data terpilah) 4. Isu Gender 3. Faktor & sebab kesenjangan ANALISIS KEBIJAKAN YANG RG 6. Indikator gender 5. Reformulasi Kebijakan/progra m/kegiatan untuk mengurangi kesenjangan gender FORMULASI KEBIJAKAN YANG RG 8. Target Output & Outcome 7. Rencana Aksi FORMULASI RENCANA AKSI YANG RG GENDER- RESPONSIVE BUDGETING 26 RUTIN & PEMB: Sektoral/SKPD Regional Kab/Kot APBD PENDAPATAN BELANJA

27 27 ANGGARAN RESPONSIF GENDER (GENDER BUDGET)

28 28 TEKNIK & TOOLS UTK MENGANALISIS GENDER BUDGET 1.Penilaian Kebijakan Anggaran yang Sadar Gender 2.Penaksiran Manfaat Berdasarkan Penilaian Gender 3.Analisis Luasnya Akibat yang Ditimbulkan Belanja/Pengeluaran Publik Berdasarkan Pemilahan Gender 4.Analisis Luasnya Akibat yang ditimbulkan oleh Pajak Berdasarkan Pemilahan Gender 5.Analisis Dampak Anggaran Terhadap Penggunaan waktu Berdasarkan Pemilahan Gender 6.Kerangka Kebijakan ekonomi jangka Menengah yang sadar Gender 7.Pernyataan Anggaran yang Sadar Gender

29  Sensus Penduduk (SP)  Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas)  Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas)  Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI)  Potensi Desa (Podes)  Proyeksi Penduduk  Pencatatan Administrasi (dari berbagai Instansi)

30  Data Kependudukan  Data Kesehatan  Data Status Sosial Ekonomi Rumah Tangga  Data Pendidikan  Data Ketenagakerjaan  Data Kepemimpinan Politik dan Pemerintahan  Data Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

31  Hampir seluruh data dapat disajikan menurut laki-laki dan perempuan, seperti:  Penduduk menurut daerah perkotaan/perdesaan dan jenis kelamin  Penduduk menurut status perkawinan dan jenis kelamin  Agama menurut jenis kelamin  Penduduk WNA menurut jenis kelamin  Penduduk migran menurut jenis kelamin  Penduduk menurut tingkat kesulitan melihat/mendengar/berjalan menurut jenis kelamin  Penduduk menurut status sekolah dan jenis kelamin  Penduduk yang bekerja menurut jenis kelamin  Penduduk menurut lapangan usaha dan jenis kelamin  Penduduk menurut status pekerjaan dan jenis kelamin

32  Kepala rumah tangga perempuan  Rata-rata umur perkawinan pertama  Rata-rata umur perempuan melahirkan anak pertama  Perkawinan perempuan dibawah umur  Kematian ibu  Kematian bayi perempuan dan laki-laki  Kematian wanita dewasa  Kesetaraan gender dalam pendidikan  Perbandingan APS perempuan dan laki-laki  Perbandingan anak usia sekolah yang tidak sekolah antara perempuan dan laki-laki  Perbandingan ijazah tertinggi yg dimiliki antara perempuan dan laki-laki  Kesetaraan gender dalam ketenagakerjaan  Perbandingan tenaga kerja perempuan & laki-laki menurut lapangan pekerjaan  Perbandingan pengusaha laki-laki dan perempuan  Banyaknya perempuan dan laki-laki yang mencari pekerjaan  Banyaknya perempuan dan laki-laki yang menganggur

33 33 Pendidikan Tertinggi Yang Ditamatkan Laki - Laki Perempu an Jumlah Tidak/Belum Pernah Sekolah Tidak/Belum Tamat Sekolah Dasar Sekolah Dasar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Sekolah Menengah Umum Sekolah Menengah Kejuruan Diploma I & II Akademi/Diploma III Universitas/D.IV Strata-2/S Jumlah Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun ke atas Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan dan Jenis Kelamin Taahun 2011 Sumber : SBDA Tahun 2012

34 34 Jumlah Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Menurut Partai Politik dan Jenis Kelamin Masa Bakti Tahun 2009 – 2014 Tahun 2011 Sumber : SBDA Tahun 2012 NoFraksi Jenis Kelamin Jumlah Laki-lakiPerempuan 1Partai Demokrat (PD) Partai Golongan Karya (Golkar)819 3Partai Amanat Nasional (PAN)426 4Partai Keadilan Sejahtera (PKS)5-5 5Partai Hanura5-5 6Partai Persatuan Pembangunan 4-4 7Partai Gerindra314 8PDI-P3-3 9Partai Bulan Bintang (PBB)3-3 10Partai Bintang Reformasi (PBR)2-2 Jumlah48755

35

36

37 …, …………… 20.. Kepala SKPD, …………………

38 38 Rincian belanja tidak menggambarkan Substansi kegiatan

39

40 40 DASAR PELAKSANAN 1.Permendagri Nomor 67 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Permendagri Nomor 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender di Daerah, yang mengamanatkan : a.Kepala Daerah menetapkan SKPD yang membidangi tugas Pemberdayaan Perempuan sebagai koordinator penyelenggaraan pengarusutamaan gender di daerah (Pasal 8 dan 13) b.Membentuk Pokja PUG di Provinsi dan Kabupaten/Kota, dengan Kepala Bappeda selaku Ketua dan SKPD yang membidangi tugas Pemberdayaan Perempuan sebagai Sekretaris, dan seluruh Kepala SKPD selaku Anggota Pokja PUG (pasal 9 dan 14) c.Pokja PUG ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah (9 dan 14) d.Kepala Daerah bertanggung jawab atas pelaksanaan pengarusutamaan gender di Provinsi/Kabupaten/Kota e.Tanggung jawab Kepala Daerah sebagaimana dimaksud dapat dilimpahkan kepada Wakil kepala Daerah (Pasal 7 dan 12)

41 41 Lanjutan... f.Pokja PUG mempunyai tugas (pasal 10 dan 15): mempromosikan dan memfasilitasi PUG kepada masing-masing SKPD; melaksanakan sosialisasi dan advokasi PUG kepada pemerintah kabupaten/kota, camat dan kepala Desa/Lurah; menyusun program kerja setiap tahun; mendorong terwujudnya perencanaan dan penganggaran yang responsif gender; menyusun rencana kerja Pokja PUG setiap tahun bertanggung jawab kepada Kepala Daerah melalui Wakil Kepala Daerah; merumuskan rekomendasi kebijakan kepada Bupati/Walikota; menyusun Profil Gender Provinsi/Kabupaten/Kota; melakukan pemantauan pelaksanaan PUG di masing-masing instansi; menetapkan tim teknis untuk melakukan analisis terhadap anggaran daerah; menyusun Rencana Aksi Daerah (RANDA) PUG di Daerah; dan mendorong dilaksanakannya pemilihan dan penetapan focal point di masing-masing SKPD

42 42 Tugas Pokja PUGFokus AksiRencana Aksi 1.Mempromosikan dan memfasilitasi PUG kepada masing-masing SKPD; 2.Melaksanakan sosialisasi dan advokasi PUG kepada pemerintah kabupaten/kota, camat dan kepala Desa/Lurah; 3.Menyusun program kerja setiap tahun; 4.Mendorong terwujudnya perencanaan dan penganggaran yang responsif gender; 5.Menyusun rencana kerja Pokja PUG setiap tahun 6.Menyusun Profil Gender Provinsi/Kabupaten/Kota; 7.Melakukan pemantauan pelaksanaan PUG di masing-masing instansi; 8.Menetapkan tim teknis untuk melakukan analisis terhadap anggaran daerah; 9.Mendorong dilaksanakannya pemilihan dan penetapan focal point di masing-masing SKPD Penguatan Kelembagaan PUG 1.Pembentukan Pokja PUG 2.Pembentukan Focal Point 3.Penetapan Rencana Kerja PUG Sosialisasi PUG Sosialisasi dan Advokasi PUG ke SKPD dan Pemerintah Kab/Kota, Kecamatan dan Desa / Nagari / Kelurahan Implementasi PPRG 1.Pembentukan Tim Teknis/Sekretariat PPRG 2.Penetapan Pedoman dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG 3.Publikasi Profil Gender Prov/Kab/Kota 4.Penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS Optimalisasi Pelaksanaan Pemantauan PUG Pemantauan pelaksanaan PUG di Pemerintah Prov/Kab/Kota

43 Pelaksanaan Tahun

44 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET PENGUATAN KELEMBAGAAN PUG Terbentuknya wadah konsultasi bagi pelaksana dan penggerak pengarustamaan gender dari berbagai instansi/lembaga di Provinsi dan Kabupaten/Kota Pembentukan Kelembagaan Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG) Provinsi dan Kabupaten/Kota Pemerintah Provinsi/Kabupa ten/Kota SKPD Provinsi/K abupaten/ Kota Terbentuknya wadah konsultasi bagi pelaksana dan penggerak pengarustama an gender dari berbagai instansi/lemba ga di Provinsi dan Kabupaten/Ko ta Ditetapkannya Keputusan Kepala Daerah tentang Pembentukan Pokja PUG di Provinsi/Kabupat en/Kota B03 : 1.Permintaan Nama Tim / Personel Anggota Pokja PUG 2.Penyusunan dan Penetapan Keputusan Kepala Daerah tentang Pembentukan Pokja PUG B06: - B09: - B12 : - RAD PUG PROVINSI, KABUPATEN/KOTA TAHUN

45 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILA N UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Pembentukan Focal Point pada seluruh SKPD Provinsi/Kabupaten/Kota Pemerintah Provinsi/Kabupa ten/Kota SKPD Provinsi/ Kabupate n/ Kota Terlaksanany a Pengarusuta maan Gender di masing- masing unit Kerja Ditetapkannya Keputusan Kepala SKPD tentang Penetapan Anggota Focal Point di seluruh SKPD Provinsi/ Kabupaten/ Kota B03: 1.Pengusulan nama/personel sebagai anggota Focal Point 2.Penyusunan dan penetapan Keputusan Kepala SKPD tentang Penetapan Anggota Focal Point di masing-masing SKPD B06: - B09: - B12: - 45

46 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Penetapan Rencana Kerja Pokja PUG Provinsi/Kabupaten/Kota setiap tahunnya Pemerintah Provinsi/Kabupat en/Kota SKPD Provinsi/K abupaten/ Kota Terwujudnya Pola Kerja Pokja PUG yang aktif, terukur dan terjadwal dengan baik Ditetapkannya Program Kerja Tahunan B03: Penyusunan dan penetapan rancangan Rencana Kerja Pokja PUG Provinsi/Kabupaten/ Kota B06: - B09 : - B12: - 46

47 47 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET SOSIALISASI PENGARUSUTAMAAN GENDER Terimplementasinya Pengarusutamaan Gender dalam penyelenggaraan pembangunan daerah Sosialisasi dan Advokasi Pengarusutamaan Gender pada masing-masing SKPD Provinsi/Kab/kota dan Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Kelurahan/Desa/Nagari Pemerintah Provinsi/Kabupat en/Kota SKPD Provinsi/K abupaten/ Kota Unit Kerja/SKPD Prov/Kab/Kota memahami strategi yang dibangun untuk mengintegrasik an gender dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi Terlaksananya sosialisasi pengatusutamaan gender pada seluruh unit kerja/SKPD Prov/Kab/Kota dan Pemerintah Kab/Kota, Kecamatan dan Kelurahan/Desa/Na gari dan tersusunnya Laporan kerja tahunan Pokja PUG Prov/Kab/Kota B03: Penyusunan konsep promosi dan fasilitasi pengarusutamaan gender oleh Ketua dan Sekretaris Pokja PUG B06: Sosialisasi Pengarusutamaan Gender pada seluruh anggota Pokja PUG dan Anggota Focal Point pada Pemerintah Prov/Kab/kota B09: Sosialisasi Pengarusutamaan Gender pada Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Pemerintah Kelurahan/Desa/Nagari B12: Penyusunan Laporan Kerja Tahunan Pokja PUG Prov/Kab/KLota

48 48 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET IMPLEMENTASI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN YANG RESPONSIF GENDER (PPRG) Pengintegrasian Gender dalam Program Pembangunan guna Mewujudkan Kesetaraan Gender di berbagai bidang pembangunan di daerah Pembentukan Tim Teknis/Sekretariat PPRG Pemerintah Provinsi/Kabupa ten/Kota SKPD Provinsi/Kab upaten/ Kota Terwujudnya pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender di Prov/Kab/Kota Terlaksananya sosialisasi pengatusutamaa n gender pada seluruh unit kerja/SKPD Prov/Kab/Kota dan Pemerintah Kab/Kota, Kecamatan dan Kelurahan/Desa/ Nagari B03: 1.Permintaan Nama Personel Tim Teknis/Sekretariat PPRG dari SKPD Prov/Kab/Kota 2.Penyusunan rancangan Keputusan Kepala Daerah tentang Penetapan Tim Teknis/Sekretariat PPRG Prov/Kab/kota B06: 1.Ditetapkannya Tim Teknis/Sekretariat PPRG Prov/Kab/Kota oleh Keputusan Kepala Daerah 2.Sosialisasi pelaksanaan Tugas Tim Teknis/Sekretariat PPRG Prov/Kab/Kota yang dipimpin oleh Pelaksana Harian (Asisten Bidang Kesra) 3.Pelatihan Tim Teknis PPRG B09: - B12: -

49 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILA N UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Penetapan Pedoman dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG Pemerintah Provinsi/Kabupate n/Kota SKPD Provinsi/Ka bupaten/ Kota Pengintegrasi an gender dalam program pembangunan daerah Ditetapkannya peraturan Kepala Daerah terkait dengan Pedoman dan Pentunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG di Prov/Kab/Kota B03: Penyusunan rancangan Pedoman dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG pada SKPD Prov/Kab/Kota B06: Penetapan Pedoman dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG pada SKPD Prov/Kab/kota dengan Keputusan Kepala Daerah B09: - B12: - 49

50 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Publikasi Profil Gender Prov/Kab/Kota Pemerintah Provinsi/Kabu paten/Kota SKPD Provinsi/Kab upaten/ Kota Tersedianya informasi/data yang terpilah antara laki-laki dan perempuan dalam dokumen data daerah Terpubliksasinya Profil Gender Prov/Kab/Kota pada website daerah B03: Inventarisasi data/informasi yang akan dipublikasikan dalam profil gender Prov/Kab/Kota B06: Pengumpulan data/informasi yang terpilah yang akan dipublikasikan dalam profil gender Prov/Kab/kota B09: Tercetaknya Buku Profil Gender Prov/Kab/kota B12: Dipubliksasikannya Profil gender Prov/Kab/Kota dalam website Pemerintah Daerah 50

51 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) pada RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota Pemerintah Provinsi/Kabu paten/Kota SKPD Provinsi/Kab upaten/ Kota Terwujudnya kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan di daerah Publikasi Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) pada RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota pad website pemerintah daerah B03: 1.Pelaksanaan Pelatihan PPRG bagi Anggota Focal Point SKPD Prov/Kab/Kota 2.Pemilihan/Program Kegiatan Utama yang dimasukkan dalam PPRG B06: Penelaahan Gender Analysis Pathway oleh Tim Teknis/Sekretariat PPRG terhadap RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota B09: Penyusunan Gender Budget Statement pada RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota B12: Publikasi Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) pada RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota pad website pemerintah daerah 51

52 52 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILA N UKURAN KEBERHASILA N UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET OPTIMALISASI PEMANTAUAN PELAKSANAAN PUG Terwujudnya kebijakan Pengintegrasian Gender dalam Program Pembangunan sesuai dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi dan tepat sasaran Pemantauan pelaksanaan PUG di Pemerintah Prov/Kab/Kota Pemerintah Provinsi/Kabup aten/Kota SKPD Provinsi/Kabupa ten/ Kota Tersedianya hasil evaluasi pelaksanaan PUG di Prov/Kab/kota sebagai bahan perumusan kebijakan Tersusunnya rekomendasi kebijakan kepada Kepala Daerah melalui Wakil Kepala Daerah B03: 1.Penyusunan intrumen pemantauan PUG 2.Rapat Pemantauan dan Evaluasi PUG oleh Pokja PUG dengan melibatkan seluruh SKPD Prov/Kab/Kota triwulan I B06: Rapat Pemantauan dan Evaluasi PUG oleh Pokja PUG dengan melibatkan seluruh SKPD Prov/Kab/Kota triwulan II B09: Rapat Pemantauan dan Evaluasi PUG oleh Pokja PUG dengan melibatkan seluruh SKPD Prov/Kab/Kota triwulan III B12: 1.Rapat Pemantauan dan Evaluasi PUG oleh Pokja PUG dengan melibatkan seluruh SKPD Prov/Kab/Kota triwulan IV 2.Terususunnya rekomendasi kebijakan kepada Kepala daerah melalui Wakil Kepala Daerah

53 Kab/Kota Kep. Mentawai Pesisir Selatan VVVVVV Kab.Solok Sijunjung VVvV Tanah Datar VVVvVVV Pdg Pariaman VVV Agam VVVVVVVV Lima Puluh kota VVVVVV Pasaman VVVVVVV Solok Selatan VVVVVVV Dharmasraya Pasaman Barat VVVVVVV Padang VvVVVVV Kota Solok VVVVVVV Sawahlunto Pdg Panjang VVVVVV Bukitinggi VVVVVVVV Payakumbuh VVVV Pariaman VVVVVVV SUMATERA BARAT Kelembagaan PUG 2.Kelembagaan Focal Point 3.Penyusunan Rencana Kerja PUG 4. Sosialisasi dan Advokasi PUG 5. Pembentukan Tim Teknis/Set PPRG 6. Pedoman Pelaksanaan PPRG 7. Publikasi Profil Gender 8. Penyusunan GAP dan GBS 9. Pemantauan

54 Kab/Kota Draft Awal (sebelum tanggal 24 Juni 2014) Perbaikan (setelah tanggal 24 Juni 2014) Peraturan Kepala Daerah Kep. Mentawai -- ? Pesisir Selatan -Ada ? Kab.Solok -- ? Sijunjung -- ? Tanah Datar -- ? Pdg Pariaman -- ? Agam -- ? Lima Puluh kota -- ? Pasaman Ada ? Solok Selatan-- ? Dharmasraya -- ? Pasaman Barat Ada ? Padang -- ? Kota Solok -Ada ? Sawahlunto Ada- ? Pdg Panjang Ada ? Bukitinggi -- ? Payakumbuh -Ada ? Pariaman -- ? SUMATERA BARAT Ada Pergub Nomor 71 Tahun Kelembagaan PUG 2.Kelembagaan Focal Point 3.Penyusunan Rencana Kerja PUG 4. Sosialisasi dan Advokasi PUG 5. Pembentukan Tim Teknis/Set PPRG 6. Pedoman Pelaksanaan PPRG 7. Publikasi Profil Gender 8. Penyusunan GAP dan GBS 9. Pemantauan

55 55 Kab/KotaPUG Forum Data P2TP2A UPPAPKTWCCRPTCRPSA Satgas TKI Gugus Traficking Forum Kord Penanganan Korban kekerasan Kep. MentawaiV-V Pesisir SelatanVVVVVV Kab.SolokVProsesVV SijunjungV-V Tanah DatarV-VV Pdg PariamanVVVV AgamVVVVProses Lima Puluh kotaVVV PasamanV-VVLKSA Solok SelatanV DharmasrayaVVV Pasaman BaratVV PadangVV Kota SolokVV Sawahlunto VVV VVV Pdg PanjangVVVVVVVVV BukitinggiV PayakumbuhVVVVVV PariamanVV PROVINSI VVVVVVVV-VV Ket : PUG : Pengarusutamaan Gender P2TP2A : Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan&Anak UPPA : Unit Pelayanan Perempuan dan Anak PKT : Pusat Krisis Terpadu WCC : Women Crisis Center RPTC : Rumah Perlindungan Trauma Center  Dinsos RPSA : Rumah Perlindungan Sosial Anak  Dinsos Satgas TKI : Satgas Perlindungan TKI Bermasalah  Disnaker

56 56 Kab/KotaP2TP2A Forum Anak KLAABHABK POKJA AKTE POKJA PAUD KPAID KOMITE AKSI GUGUS TRAFICKING Kep. MentawaiVV Pesisir SelatanVVVVV Kab.SolokVV-- SijunjungVVV Tanah DatarVV-VV Pdg PariamanVVV AgamVVVVV-- Lima Puluh kotaVVVV PasamanVVV Solok Selatan DharmasrayaV Pasaman BaratVV PadangVVVV Kota SolokV Sawahlunto V VVVVVV Pdg PanjangVVVProsesVV Bukitinggi PayakumbuhVVVVVVV--V Pariaman SUMATERA BARAT VVVVVVVVVV Ket : P2TP2A : Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan&Anak KLA : Gugus Tugas Kabupaten/Kota Layak Anak ABH : Pokja Anak Berhadapan dengan Hukum ABK : Pokja Anak Berkebutuhan Khusus Pokja Akte Kelahiran Pokja Pengembangan Anak Usia Dini- Holistik Integratif LPA : Lembaga Perlindungan Anak KPAID : Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Komite Aksi Penghapusan Bentuk Pekerjaan Terburuk Anak Gugus Tugas Traficking

57 57 Kab/KotaRPJMD Renstra SKPD Pergub Kebijakan Teknis PUG Rencana Kerja Tahunan PUG Laporan PUG PPRGARG Analisis Gender Data Gender SDM Terlatih Alokasi Anggaran Kep. MentawaiVV Pesisir SelatanVVprosesVV VVVV Kab.SolokVVprosesV SijunjungVVVVVVV Tanah DatarVV---VVVVV Pdg PariamanVVVVV AgamVVVVVVV Lima Puluh kotaVVVVV-V PasamanVVVVVVVVV Solok Selatan DharmasrayaVVVVVVVVV Pasaman BaratVVVVV Padangproses -VV Kota SolokVV SawahluntoVVVVVVV Pdg Panjangproses VVVVVVVV Bukitinggi PayakumbuhVVprosesVVVVVVVV PariamanVVV SUMATERA BARAT

58

59 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET PENGUATAN KELEMBAGAAN PUG Terbentuknya wadah konsultasi bagi pelaksana dan penggerak pengarustamaan gender dari berbagai instansi/lembaga di Provinsi dan Kabupaten/Kota Pembentukan Kelembagaan Revitasilasi dan Peningkatan kapasitas/pengembangan Kelompok Kerja Pengarusutamaan Gender (Pokja PUG) Provinsi dan Kabupaten/Kota Pemerintah Provinsi/Kabup aten/Kota SKPD Provinsi/Ka bupaten/Ko ta Terbentuknya wadah konsultasi bagiRevitalisasi dan peningkatan kapasitas bagi pelaksana dan penggerak pengarustamaan gender dari berbagai instansi/lembaga di Provinsi dan Kabupaten/Kota Ditetapkannya Keputusan Kepala Daerah tentang Pembentukan Rev italisasi Pokja PUG di Provinsi/Kabupat en/Kota B03 : 1.Permintaan Nama Tim / Personel Anggota Pokja PUG 2.Penyusunan dan Penetapan Keputusan Kepala Daerah tentang Pembentukan Revitalisasi Pokja PUG B06: 1.Advokasi tugas, fungsi dan mekanisme kerja Pokja PUG kepada Ka. SKPD 2.Sosialisasi tugas, fungsi dan mekanisme kerja POKJA PUG kepada perencana komponen dari anggota Pokja B09: Pelatihan analisis GAP dan isu gender pada perencana komponen masig-masing anggota Poja (sebaiknya dilakukan selama 2 kali) B12 : Evaluasi pelaksanaan kegiatan dan mekanisme kerja Pokja RANCANGAN RAD PUG PROVINSI, KABUPATEN/KOTA TAHUN

60 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILA N UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET PembentukanRevitalisasi dan peningkatan kapasitasFocal Point pada seluruh SKPD Provinsi/Kabupaten/Kota Pemerintah Provinsi/Kabupat en/Kota SKPD Provinsi/K abupaten/ Kota Terlaksananya Pengarusutam aan Gender di masing-masing unit Kerja Revitalisasi dan peningkatan kapasitas Focal Point dan tim teknis dalam melakukan pendampingan kepada SKPD Ditetapkannya Keputusan Kepala SKPD tentang Penetapan Anggota Focal Point di seluruh SKPD Provinsi/ Kabupaten/ Kota B03: 1.Pengusulan nama/personel sebagai anggota Focal Point 2.Pengusulan nama sebagai tim teknis yang akan mendampingi SKPD (by name, dan bisa masuk unsur akademisi, atau LM) 3.Penyusunan dan penetapan Keputusan Kepala SKPD tentang Penetapan Anggota Focal Point di masing-masing SKPD dan tim teknis B06: 1.Sosialisasi integrasi gender dalam proses perencanaan, penganggaran maupun pelaksanaan dan evaluasi kegiatan di SKPD 2.Penentuan program priotas daerah yang akan dilaksanakan dalam integrasi gender 3.Pelatihan analisis gender dan penyusunan GBS B09: 1.Pendampingan teknis bagi SKPD dalam penyusunan GBS 2.Sosialisasi RPJMD yang responsif gender B12: Evaluasi peningkatan kapasitas bagi Focal Point dan tim teknis 60

61 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Penetapan Rencana Kerja Pokja PUG Provinsi/Kabupaten/Kota setiap tahunnya Pemerintah Provinsi/Kabupate n/Kota SKPD Provinsi/K abupaten/ Kota Terwujudnya Pola Kerja Pokja PUG yang aktif, terukur dan terjadwal dengan baik Ditetapkannya Program Kerja Tahunan B03: Penyusunan dan penetapan rancangan Rencana Kerja Pokja PUG Provinsi/Kabupaten/K ota B06: 1.Rapat koordinasi pelaksanaan rencana kerja 2.Penguatan jejaring isu strategis bersama dengan LM dan akademisi B09 : 1.Rapat koordinasi Pokja, Focal Point dan Tim Teknis 2.Pemantauan rencana kerja yang sudah disepakati oleh SKPD B12: Monitoring dan evaluasi 61

62 62 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET SOSIALISASI PENGARUSUTAMAAN GENDER Terimplementasinya Pengarusutamaan Gender dalam penyelenggaraan pembangunan daerah Sosialisasi dan Advokasi Pengarusutamaan Gender pada masing-masing SKPD Provinsi/Kab/kota dan Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Kelurahan/Desa/Nagari Pemerintah Provinsi/Kabupat en/Kota SKPD Provinsi/K abupaten/ Kota Unit Kerja/SKPD Prov/Kab/Kota memahami strategi yang dibangun untuk mengintegrasik an gender dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi Terlaksananya sosialisasi pengatusutamaa n gender pada seluruh unit kerja/SKPD Prov/Kab/Kota dan Pemerintah Kab/Kota, Kecamatan dan Kelurahan/Desa/ Nagari dan tersusunnya Laporan kerja tahunan Pokja PUG Prov/Kab/Kota B03: Penyusunan konsep promosi dan fasilitasi pengarusutamaan gender oleh Ketua dan Sekretaris Pokja PUG B06: 1.Sosialisasi Pengarusutamaan Gender pada seluruh anggota Pokja PUG dan Anggota Focal Point pada Pemerintah Prov/Kab/kota 2.Advokasi PPRG kepada anggota Dewan 3.Advokasi PPRG kepada eselon 1 dan 2 provinsi/kab/kota B09: Sosialisasi Pengarusutamaan Gender pada Pemerintah Kabupaten/Kota, Kecamatan dan Pemerintah Kelurahan/Desa/Nagari B12: Penyusunan Laporan Kerja Tahunan Pokja PUG Prov/Kab/KLota

63 63 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET IMPLEMENTASI PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN YANG RESPONSIF GENDER (PPRG) Pengintegrasian Gender dalam Program Pembangunan guna Mewujudkan Kesetaraan Gender di berbagai bidang pembangunan di daerah Pembentukan Tim Teknis/Sekretariat PPRG Pemerintah Provinsi/Kabu paten/Kota SKPD Provinsi/Kab upaten/ Kota Terwujudnya pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender di Prov/Kab/Kota Terlaksananya sosialisasi pengatusutamaa n gender pada seluruh unit kerja/SKPD Prov/Kab/Kota dan Pemerintah Kab/Kota, Kecamatan dan Kelurahan/Desa/ Nagari B03: 1.Permintaan Nama Personel Tim Teknis/Sekretariat PPRG dari SKPD Prov/Kab/Kota 2.Penyusunan rancangan dan penetapan Keputusan Kepala Daerah tentang Penetapan Tim Teknis/Sekretariat PPRG Prov/Kab/kota B06: 1.Ditetapkannya Tim Teknis/Sekretariat PPRG Prov/Kab/Kota oleh Keputusan Kepala Daerah 2.Sosialisasi pelaksanaan Tugas Tim Teknis/Sekretariat PPRG Prov/Kab/Kota yang dipimpin oleh Pelaksana Harian (Asisten Bidang Kesra) 3.Sosialisasi PPRG kepada driver/sekretariat PPRG 4.Pelatihan Tim Teknis PPRG 5.Pelatihan analisis gender dan penyusunan GBS kepada SKPD B09: 1.Pendampingan penyusunan lembar ARG 2.Penelaahan lembar ARG B12: 1.Monitoring dan evaluasi mekanisme kerja driver 2.Pemantauan lembar ARG di SKPD dan kab/kota

64 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILA N UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Penetapan Pedoman dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG Pemerintah Provinsi/Kabupate n/Kota SKPD Provinsi/Ka bupaten/ Kota Pengintegrasi an gender dalam program pembangunan daerah Ditetapkannya peraturan Kepala Daerah terkait dengan Pedoman dan Pentunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG di Prov/Kab/Kota B03: Penyusunan rancangan Pedoman dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG pada SKPD Prov/Kab/Kota B06: Penetapan Pedoman dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan PPRG pada SKPD Prov/Kab/kota dengan Keputusan Kepala Daerah B09: - B12: - 64

65 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Publikasi Profil Gender Prov/Kab/Kota Pemerintah Provinsi/Kabu paten/Kota SKPD Provinsi/Kab upaten/ Kota Tersedianya informasi/data yang terpilah antara laki-laki dan perempuan dalam dokumen data daerah Terpubliksasinya Profil Gender Prov/Kab/Kota pada website daerah B03: Inventarisasi data/informasi yang akan dipublikasikan dalam profil gender Prov/Kab/Kota 1.Penyusunan dan penetapan Pergub tentang Penyusunan dan Analisis Data Terpilah untuk PPRG 2.Penyusunan draft Pedoman Teknis Penyusunan dan Analisis Data Terpilah untuk PPRG B06: Pengumpulan data/informasi yang terpilah yang akan dipublikasikan dalam profil gender Prov/Kab/kota 1.Penyusunan mekanisme penyelenggaraan data gender dan anak baik di tingkat provinsi maupun kabupaten /kota 2.Inventarisasi data/informasi dalam profil gender sebagai dasar penyusunan PPRG di provinsi/kab B09: Tercetaknya Buku Profil Gender Prov/Kab/kota Penyusunan dan penyempurnaan draft provil gender provinsi/kab/kota sebagai dasar penyusunan PPRG B12: Dipubliksasikannya Profil gender Prov/Kab/Kota dalam website Pemerintah Daerah 65

66 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET Penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) pada RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota Pemerintah Provinsi/Kabu paten/Kota SKPD Provinsi/Kab upaten/ Kota Terwujudnya kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan di daerah Publikasi Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) pada RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota pad website pemerintah daerah B03: 1.Pelaksanaan Pelatihan PPRG bagi Anggota Focal Point SKPD Prov/Kab/Kota 2.Pemilihan/Program Kegiatan Utama yang dimasukkan dalam PPRG B06: Penelaahan Gender Analysis Pathway oleh Tim Teknis/Sekretariat PPRG terhadap RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota B09: Penyusunan Gender Budget Statement pada RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota 1.Penyusunan instrumen penelaahan lembar ARG 2.Memastikan GBS yang disusun masuk dalam RKA SKPD B12: Publikasi Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) pada RKA/DPA SKPD Prov/Kab/Kota pad website pemerintah daerah 66

67 67 RENCANA AKSI PENANGGUNG JAWAB INSTANSI TERKAIT KRITERIA KEBERHASILA N UKURAN KEBERHASILA N UKURAN KEBERHASILAN B03, B06, B09, B12 % CAPAIAN KET OPTIMALISASI PEMANTAUAN PELAKSANAAN PUG Terwujudnya kebijakan Pengintegrasian Gender dalam Program Pembangunan sesuai dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi dan tepat sasaran Pemantauan pelaksanaan PUG di Pemerintah Prov/Kab/Kota Pemerintah Provinsi/Kabup aten/Kota SKPD Provinsi/Kabupa ten/ Kota Tersedianya hasil evaluasi pelaksanaan PUG di Prov/Kab/kota sebagai bahan perumusan kebijakan Tersusunnya rekomendasi kebijakan kepada Kepala Daerah melalui Wakil Kepala Daerah B03: 1.Penyusunan intrumen pemantauan PUG 2.Rapat Pemantauan dan Evaluasi PUG oleh Pokja PUG dengan melibatkan seluruh SKPD Prov/Kab/Kota triwulan I B06: Rapat Pemantauan dan Evaluasi PUG oleh Pokja PUG dengan melibatkan seluruh SKPD Prov/Kab/Kota triwulan II B09: Rapat Pemantauan dan Evaluasi PUG oleh Pokja PUG dengan melibatkan seluruh SKPD Prov/Kab/Kota triwulan III B12: 1.Rapat Pemantauan dan Evaluasi PUG oleh Pokja PUG dengan melibatkan seluruh SKPD Prov/Kab/Kota triwulan IV 2.Terususunnya rekomendasi kebijakan kepada Kepala daerah melalui Wakil Kepala Daerah

68 Asistensi dilakukan oleh : 68 1.Kementerian PP dan PA  Ibu Eko Novi (Direktur pada Deputi PUG Bidang Ekonomi) 2.Bappenas  Ibu Destri (Kasubdit pada Direktorat Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak)

69 Kab/Kota Draft Awal (sebelum tanggal 24 Juni 2014) Perbaikan (setelah tanggal 24 Juni 2014) Peraturan Kepala Daerah Kep. Mentawai (Perempuan) -- ? Pesisir Selatan -Ada ? Kab.Solok -- ? Sijunjung -- ? Tanah Datar -- ? Pdg Pariaman -- ? Agam -- ? Lima Puluh kota -- ? Pasaman Ada ? Solok Selatan-- ? Dharmasraya -- ? Pasaman Barat Ada ? Padang -- ? Kota Solok -Ada ? Sawahlunto Ada- ? Pdg Panjang Ada ? Bukitinggi -- ? Payakumbuh -Ada ? Pariaman -- ? SUMATERA BARAT Ada Pergub Nomor 71 Tahun Kelembagaan PUG 2.Kelembagaan Focal Point 3.Penyusunan Rencana Kerja PUG 4. Sosialisasi dan Advokasi PUG 5. Pembentukan Tim Teknis/Set PPRG 6. Pedoman Pelaksanaan PPRG 7. Publikasi Profil Gender 8. Penyusunan GAP dan GBS 9. Pemantauan

70 Kab/KotaDraft AwalPeraturan Kepala Daerah Kep. Mentawai (BU Ayu, SKPD Perempuan) belum ? Pesisir Selatan (SKPD Perempuan) Sudah (softcopy belum) ? Kab.Solok (Kabid Sosbud Bappeda) proses (soft copy belum) ? Sijunjung (BU Nur, SKPD Perempuan) Proses (softcopy belum) ? Tanah Datar (Kepala SKPD Perempuan) Sudah (softcopy belum) ? Pdg Pariaman (Kepala Bappeda) Sudah (softcopy belum) ? Agam (Kabid Sosbud Bappeda) Sudah (soft copy belum) ? Lima Puluh kota (SKPD Perempuan) 23 Januari 2015 ? Pasaman (Kepala Bappeda) 23 Januari 2015 Proses (finalisasi lampiran/substansi) Solok Selatan (SKPD Perempuan)26 Januari 2015 ? Dharmasraya (SKPD Perempuan) Sudah (soft copy belum) Proses Pasaman Barat (Kabid Sosbud Bappeda) 11 Februari 2015 Proses (finallisasi) Padang (SKPD Perempuan) Sudah (softcopy belum) ? Kota Solok (Kabid Sosbud Bappeda) 4 Maret 2015 ? Sawahlunto (Kabid Sosbud Bappeda) Sudah (softcopy belum) ? Pdg Panjang (Kabid Sosbud Bappeda) 26 Januari 2015 ? Bukitinggi (Kepala SKPD Perempuan) Sudah (softcopy belum) proses Payakumbuh (Kabid Sosbud Bappeda) 4 Maret 2015 proses Pariaman (Sekretaris Bappeda) 2 Maret 2015 proses SUMATERA BARAT - Proses Penatapan Pergub

71 Kab/Kota Kep. Mentawai VVVVVVVVV Pesisir Selatan VVVVVVVV- Kab.Solok VVVVVVVVV Sijunjung VVV-V---- Tanah Datar VVVVVVVVV Pdg Pariaman VVVVVVVVV Agam VVVVVVVVV Lima Puluh kota VVVVV-V-V Pasaman VVVVVVVVV Solok Selatan VV-V----V Dharmasraya VVVVVVVVV Pasaman Barat VVVVVVVVV Padang VVVVVVVVV Kota Solok VVVVVVVVV Sawahlunto VVVV-V--V Pdg Panjang VVVVVVVVV Bukitinggi VVVVVVVVV Payakumbuh VVVVVVVVV Pariaman VVVVVVVVV SUMATERA BARAT Kelembagaan PUG 2.Kelembagaan Focal Point 3.Penyusunan Rencana Kerja PUG 4. Sosialisasi dan Advokasi PUG 5. Pembentukan Tim Teknis/Set PPRG 6. Pedoman Pelaksanaan PPRG 7. Publikasi Profil Gender 8. Penyusunan GAP dan GBS 9. Pemantauan

72 72


Download ppt "Disampaikan Oleh : 1. PROVINSI Angka Harapan Hidup ( Tahun ) Angka Melek huruf ( Persen ) Rata-rata lama Sekolah ( Tahun ) Pengeluaran riil per kapita."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google