Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok II Anggota : Lala Adila15.1.1.13.0. Riski Sulistiowati 15.1.1.13.0.001 Rizki Hadi 14.1.1.13.0.0 Didi Fahmi N 14.1.1.13.0.019 Nurhadiningrum 14.1.1.13.0.031.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok II Anggota : Lala Adila15.1.1.13.0. Riski Sulistiowati 15.1.1.13.0.001 Rizki Hadi 14.1.1.13.0.0 Didi Fahmi N 14.1.1.13.0.019 Nurhadiningrum 14.1.1.13.0.031."— Transcript presentasi:

1 Kelompok II Anggota : Lala Adila Riski Sulistiowati Rizki Hadi Didi Fahmi N Nurhadiningrum

2 PENGEMBANGAN KARIR

3 Pada awalnya pengertian karir diaplikasikan hanya pada kelompok manajer dan para profesional, namun seiring perkembangan jaman kata tersebut dinilai sesuai dengan semua level atau tingkatan dalam organisasi. Maka karir tidak hanya dipandang sebagai perpindahan ke atas (upward movement), tetapi saat ini perluasan pekerjaan atau pengembangan pekerjaan dipandang sebagai suatu peningkatan karir. Seseorang dapat berkembang apabila bekerja di berbagai organisasi dibandingkan dengan mereka yang hanya bekerja di satu organisasi saja sepanjang hidup mereka.

4 KARIR DAPAT DILIHAT DARI BERBAGAI SUDUT PANDANG H ARRIS DAN D E S IMONE (1994:325) Karir adalah sesuatu yang melekat pada suatu pekerjaaan atau suatu organisasi. Dalam pengertian ini karir dapat digambarkan sebagai pekerjaan itu sendiri (misalnya: pemasaran atau akunting) atau jabatan seorang pegawai dalam suatu organisasi. Karir berarti kemajuan. Dalam konteks ini, karir berarti kemajuan dan peningkatan keberhasilan seseorang dalam pekerjaannya atau organisasinya. Karir digunakan untuk menunjukkan perbedaan antara pekerjaan yang bersifat profesi dan yang bukan. Misalnya pengacara, insinyur dikatakan merupakan suatu karir, sedangkan tukang kayu atau tukang ketik bukan merupakan suatu karir. Karir adalah kestabilan dalam pola pekerjaan seseorang. “Karir adalah pola pengalaman yang berkaitan dengan pekerjaan yang menjadi bagian dari kehidupan seseorang”

5 M ENURUT T ORRINGTON ET AL (2005: 410): “ A career can be defined as the pattern or sequence of work roles of an individual.” M ENURUT C OLLIN AND W ATTS DALAM T ORRINGTON ET AL (2005: 410) “Career can also be conceptualised more broadly in terms of ‘the individual’s development in learning and work throughout life’.”

6 P YNES (2009: ) MENYATAKAN TERDAPAT DUA JALUR KARIR : Credential berarti jalur karir yang ditempuh setelah seseorang memenuhi persyaratan tertentu, misalnya persyaratan tentang pendidikan pada level tertentu. Certificate berarti jalur karir yang ditempuh setelah mengikuti pelatihan/kursus tertentu dan dinyatakan lulus pada pelatihan/kursus yang diikutinya tersebut. P YNES (2009: 325): Pengembangan karir harus dirancang sedemikian rupa agar pegawai yang ada saat ini dapat terpenuhi kebutuhan pengembanganya sehingga tidak berusaha untuk keluar dari organisasi.

7 H ALL (A RMSTRONG, 2009: 592) MENYATAKAN BAHWA 5 TAHAPAN KARIR SEORANG PEGAWAI ADALAH SEBAGAI BERIKUT : Tahap 1, ketika seorang pegawai bergabung dalam suatu organisasi. Tahap 2, ketika pegawai berkembang di suatu area pekerjaan tertentu sesuai dengan pengalaman pekerjaannya. Tahap 3, disebut pertengahan karir dimana seorang pegawai sudah mempunyai prospek karir yang bagus. Tahap 4, merupakan tahap dimana seseorang sudah merasa nyaman pad akarir yang dipilihnya. Tahap5, tahap dimana seorang pegawai akan mengahiri karirnya di organisasi dimana dia bekerja.

8 M ENURUT T ORRINGTON ET AL (2005: 419), ORGANISASI DAPAT MEMBERIKAN DUKUNGAN TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR PEGAWAI DENGAN CARA SEBAGAI BERIKUT : eksplorasi karir, menentukan tujuan karir, strategi berkarir dan rencana tindaknya, dan memberikan umpan balik yang berkaitan dengan karir. M ENURUT A RMSTRONG (2009: 593) STRATEGI PENGEMBANGAN KARIR ADALAH SEBAGAI BERIKUT : Organisasi harus mempunyai kebijakan promosi yang mendahulukan pegawai dari dalam organisasi. Organisasi harus menyediakan jalur karir yang jeals yang memungkinkan pegawai dapat mencapai puncak karirnya.

9 A RMSTRONG (2009: 593) STRATEGI PENGEMBANGAN KARIR (2) Organisasi harus menyediakan rencana pengembangan pegawai yang berbasis individual. Organisasi harus memfasilitasi terjadinya proses berbagi pengetahuan. Organisasi harus mampu membangun tim yang terdiri dari orang-orang yang mempunyai kompetensi yang berbeda.

10 M ENURUT A RMSTRONG MANFAAT YANG DIDAPAT OLEH ORGANISASI YANG MEMPUNYAI PENGEMBANGAN KARIR YANG BAIK ADALAH SEBAGAI BERIKUT : Mampu memikat pencari kerja yang potensial. Meningkatkan citra/nilai organisasi karena organisasi memberikan pemenuhan terhadap kebutuhan pegawai. Meningkatkan komitmen pegawai terhadap organisasi. Meningkatkan motivasi pegawai. Mendorong pegawai untuk mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya bagi organisasi.

11 SEKIAN DAN TERIMA KASIH


Download ppt "Kelompok II Anggota : Lala Adila15.1.1.13.0. Riski Sulistiowati 15.1.1.13.0.001 Rizki Hadi 14.1.1.13.0.0 Didi Fahmi N 14.1.1.13.0.019 Nurhadiningrum 14.1.1.13.0.031."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google