BUGEL SOLAR (Bubur Gel Sorghum dan Ubi Jalar) : Diversifikasi Pangan Lokal dalam Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan di Indonesia Disusun Oleh : Mutiara.

Slides:



Advertisements
Presentasi serupa
HUBUNGAN MAKANAN DAN KESEHATAN
Advertisements

DIVERSITAS PANGAN ASAL TUMBUHAN
Kacang Hijau: Si Hijau yang Menyehatkan
SISTEM PENCERNAAN.
Kuliah Pengetahuan Bahan Agroindustri VITAMIN
Kekuatan Super di Balik Sayuran Tauge
Tingkatkan Kesehatan dengan Susu Kedelai (Soya)
Oleh: Weni Pratiwi Azhar Billah Aziz Agung Kurniaji
TEKNOLOGI UMBI-UMBIAN
Michael Fielbert Copperfield
ILMU KIMIA PANGAN Food chemistry
Produk-produk olahan berbasis Serealia
ARAH KEBIJAKAN KONSUMSI PANGAN UNTUK MEMENUHI SPM DI KABUPATEN/KOTA
PELATIHAN TEKNIS PENGANEKARAGAMAN PANGAN BERBAHAN BAKU LOKAL
Khasiat di Balik Pahitnya Mahoni
SEREALIA Serealia merupakan sumber energi bagi manusia.
POSISI PANGAN DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL
Komposisi dan Potensi Bekatul Sebagai Pangan Fungsional
* Dapat memberikan efek mengenyangkan, tetapi tidak menyebabkan gemuk.
Indeks Glikemik.
Peran Agroindustri Dalam Memperkuat Ketahanan Pangan
Berikut ini adalah beberapa penyakit dan cara pengobatannya:
AGUS HARTONO, SKM,MKes. Akademi Gizi Surabaya
limbah udang menjadi beberapa produk
SEREALIA DAN KACANG-KACANGAN
Materi kuliah: gizi dan kesehatan (bag.2)
Jenis-jenis Diet: Diet Makrobiotik, Diet Zona, dan Food Combining
AIR.
Penjabaran Diversifikasi Pangan
Mau Jantung Sehat? Jangan Lupa Serat!
Sejarah kimia pangan di mulai pada tahun 1700an, ketika para ahli kimia terlibat dalam penemuan senyawa kimia penting dalam bahan pangan termasuk Carl.
PEMELIHARAAN KESEHATAN
HUBUNGAN MAKANAN DAN KESEHATAN
ANALISIS KEBUTUHAN GIZI RUMAH TANGGA
Kimia mineral pangan.
PEMANFAATAN MIKROBA BAKTERI Lactobacillus sp PADA BIDANG KESEHATAN
Zat Makanan Proses Pencernaan Alat Pencernaan Gangguan Pencernaan
Jenis-jenis Diet: Atkins Diet dan South Beach Diet
Khasiat Dibalik Manisnya Buah Sawo
Menurut penelitian para ahli, beras hitam mempunyai khasiat:
Bekatul, Gizinya Kaya Betul
MANFAAT DAN PENGOLAHAN TANAMAN PISANG
Pembuatan pati ganyong
OLEH : IR H ABDUL RAHMAN MS
MAKANAN & FUNGSINYA OLEH: IDA RIANAWATY
KARBOHIDRAT.
KARBOHIDRAT.
Teknologi Pengolahan Sorgum
Pengetahuan Bahan AgroIndustri
GIZI UNTUK LANSIA NAMA:RIKA OKTAVIA IA.
GIZI PADA LANSIA Oleh : SILVIA MELINI
Prinsip Dasar Gizi Seimbang
Diet yang Tidak Diperbolehkan
FERMENTASI TAHU KELOMPOK 5 : ANDRIYANI.AR ( )
Stop gemukan & diabetes dari sekarang
Stop gemukan & diabetes dari sekarang
GIZI SEIMBANG BAYI DAN BALITA
MANFAAT ZAT-ZAT GIZI BAGI WANITA SEPANJANG DAUR KEHIDUPAN
Sejarah kimia pangan di mulai pada tahun 1700an, ketika para ahli kimia terlibat dalam penemuan senyawa kimia penting dalam bahan pangan termasuk Carl.
GIZI UNTUK LANSIA TRIWIDIARTI
TUBUH HEWAN dan MAKANANNYA
Oleh: Weni Pratiwi Azhar Billah Aziz Agung Kurniaji
Stop gemukan & diabetes dari sekarang
DEWAN SAPUTRA ARMAN ADI RACHMAN BAU HIJRAH LILIS KARLINA AGROINDUSTRI 28 A.
BERAGAM, BERGIZI SEIMBANG DAN AMAN (B2SA)
MENGENAL GARUT (Maranta arundinacea) LEBIH DEKAT
Gizi dan Evaluasi Pangan/ Pakan
METABOLISME KARBOHIDRAT DAN KELAINANNYA
KELOR -Salah satu jenis tanaman yang mudah tumbuh di daerah tropis dan subtropis. -Pohon dengan ketinggian 7-11 meter dan tumbuh subur di dataran rendah.
KARBOHIDRA T. Istilah karbohidrat timbul dari konsepsi yang salah mengenai struktur gula Rumus empiris gula = CH 2 O Rumus molekul Cx(H 2 O)y Rumus molekul.
Transcript presentasi:

BUGEL SOLAR (Bubur Gel Sorghum dan Ubi Jalar) : Diversifikasi Pangan Lokal dalam Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan di Indonesia Disusun Oleh : Mutiara Ramadhan Dhita Permatasari Asma Himmatul C Dosen Pembimbing ; Dr. Ir. Yudi Rinanto M.P Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional UNEJ Creative Competitionn (UCC) 2015

Ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga. Hal ini dapat dilihat dari jumlah ketersediaan pangan yang tercukupi, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya, aman, merata dan terjangkau. Ketergantungan pangan dari impor dan ketidakmampuan suatu bangsa mencapai kemandirian pangan menyebabkan ketahanan nasional terganggu. Secara umum, Indonesia masih merupakan negara importir pangan. Fakta menunjukkan bahwa saat ini Indonesia menjadi importir pangan Oleh karena itu perlu adanya upaya untuk mengatasi masalah ketahanan pangan tersebut, salah satunya yaitu dengan penganekaragaman pangan atau yang sering disebut diversifikasi pangan yang sudah dirintis sejak dasawarsa 60-an (Rahman, 2001).

PERMASALAHAN Disayangkan, masyarakat Indonesia masih terlena untuk mengonsumsi berbagai residual goods negara lain, yaitu produk-produk unggulan dari berbagai negara dengan harga murah tetapi tanpa disadari berdampak bagi eksistensi industri dalam negeri sendiri. Makanan pokok untuk masyarakat idealnya bersumber dari bahan baku lokal, sehingga dapat menekan biaya transportasi. Saat ini, masyarakat Indonesia yang hidup di daerah tropis dimana gandum sulit bisa tumbuh, menjadi pemakan mie dari gandum terbesar setelah RRC. Sebenarnya begitu banyak jenis umbi-umbian dan tanaman serealia indigenous lainnya selain gandum yang bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dan bisa menjadi alternatif menuju ketahanan pangan.

UBI JALAR Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman yang termasuk ke dalam famili Convolvulaceae. Syarat tumbuh Ubi Jalar : 1.Hawa panas dengan udara yang lembab, suhu optimumnya 27 o C dan lama penyinaran jam per hari. 2.Ubi jalar dapat tumbuh sepanjang tahun di dataran rendah maupun di pegunungan sampai 1000 m. 3.Ubi jalar tidak memerlukan tanah yang subur (Soemartono, 1984).

Kandungan gizi dan kalori ubi jalar dibandingkan dengan beras, ubi kayu, dan jagung per 100 g bahan

SORGHUM Sorgum ( Sorghum bicolor ) merupakan tanaman serealia yang cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia karena mempunyai adaptasi lingkungan yang cukup luas, khususnya pada lahan marginal. Sorgum mempunyai potensi cukup besar sebagai bahan pangan, namun pemanfaatannya belum berkembang karena pengupasan biji sorgum cukup sulit dilakukan, serta kandungan tanin yang tinggi (0,40-3,60%) (Sumarno dan Karsono, 1996).

Kandungan gizi sorgum dibandingkan dengan beras, jagung,gandum, dan jewawut per 100 g bahan

Sebagai sumber pangan, sorgum kaya karbohidrat dan mengandung beragam zat antioksidan. Kandungan yang dimiliki oleh sorgum sangat bermanfaat bagi manusia, dan dapat digunakan untuk menggantikan beras. Kelebihan sorgum sebagai bahan pangan, pakan, dan industri adalah kaya akan komponen pangan fungsional. Pemanfaatan sorgum dalam diversifikasi berbagai produk olahan memerlukan teknologi pengolahan yang tepat sehingga komponen pangan fungsional tersebut tetap berada dalam pangan siap konsumsi. Keunggulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan citra pangan sorgum yang sebelumnya dinilai sebagai bahan pangan kurang bergengsi.

Pati Menurut Greenwood dan Munro (1979) yang diacu dalam Muchtadi et al. (1987), pati memegang peranan penting dalam bidang pangan, terutama dalam hal penyediaan kebutuhan energi manusia di dunia dengan porsi yang tinggi. Pati merupakan polimer glukosa dengan ikatan α-glikosida yang berperan sebagai cadangan makanan yang terdapat dalam biji-bijian atau umbi- umbian. Pati atau karbohidrat secara umum merupakan bahan organik pertama yang diproduksi, yaitu reaksi antara karbondioksida dari udara dan air dari dalam tanah, pada suatu proses fotosintesis dengan menggunakan energi kimia menjadi suatu substansi atau zat yang dapat dimakan oleh manusia ataupun hewan pada umumnya (Greenwood dan Munro, 1979).

Pati Ubi Jalar Kadar pati ubi jalar dipengaruhi oleh umur tanaman ubi tersebut saat dipanen. Semakin tua umur ubi dipanen, maka kadar patinya semakin kecil Karbohidrat yang terdapat pada ubi jalar umumnya sekitar 80-90% dari bobot kering ubi jalar. Pati ubi jalar merupakan bagian terbesar karbohidrat dalam ubi jalar dan amilopektin merupakan bagian terbesar dari pati ubi jalar. Pati tersusun paling sedikit oleh tiga komponen utama, yaitu amilosa, amilopektin, dan material antara seperti protein dan lemak. Umumnya pati ubi jalar mengandung 60%-70% amilopektin, 10%-25% amilosa, dan 5%-10% material antara (Banks dan Greenwood, 1975).

Pati Sorghum Sorgum memiliki komposisi pati 70-80% (Suarni, 2004).Pati sorgum dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengisi, pengental makanan, dapat dibuat bubur, biskuit, dan olahan sejenisnya. Komposisi rasio amilosa/amilopektin adalah 25% : 75%

Pemanfaatan Ubi Jalar dan Sorghum Ubi jalar dan sorgum dapat diolah menjadi tepung kombinasi yang selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri mi, roti, dan kue. Sebagai upaya optimalisasi ubi jalar dan sorgum sebagai bahan pangan, kami mengusulkan ubi jalar dan sorgum sebagai bahan baku dalam pembuatan bubur gel instan. Dengan dijadikan produk olahan bubur gel instan ini, ubi jalar dan sorgum diharapkan memiliki nilai tambah yang lebih menguntungkan dan memiliki mangsa pasar yang jauh lebih besar karena dapat dijadikan komoditas dagang. Olahan bubur gel instan dari bahan ubi jalar dan sorgum ini merupakan inovasi pangan lokal yang diharapkan dapat meningkatkan kemandirian Indonesia dalam ketahanan pangan dan tidak lagi bergantung pada impor.

Pembuatan Pati Ubi Jalar 1.Cuci bersih ubi jalar yang sudah disiapkan. 2.Parut ubi jalar dan ambil sarinya menggunakan kain. 3.Diamkan sari ubi jalar hingga terbentuk endapan putih. 4.Keringkan endapan basah dari ubi jalar. 5.Haluskan tepung kering yang masih kasar. 6.Tepung siap digunakan.

Pembuatan Pati Sorghum

Pembuatan “BUGEL SOLAR”

“BUGEL SOLAR” kering sebelum ditepungkan

“BUGEL SOLAR” bubuk hasil penepungan

“BUGEL SOLAR” hasil seduhan dengan air panas

Keunggulan “BUGEL SOLAR” Sorgum mengandung serat pangan dalam jumlah tinggi yang dibutuhkan tubuh (dietary fiber), berfungsi untuk pencegahan penyakit jantung, obesitas, penurunan hipertensi, menjaga kadar gula darah, dan pencegahan kanker usus. Pada penderita penyakit cardio vaskuler (penyakit jantung koroner/PJK), serat pangan berfungsi mengikat asam empedu sehingga menurunkan kadar kolesterol darah. Sorgum mengandung mineral Fe yang tinggi dan serat pangan yang dibutuhkan tubuh, yang tidak dimiliki oleh gandum. Unsur mineral Fe sangat membantu dalam pembentukan sel darah merah. Sorgum juga kaya akan mineral Ca, P dan Mg. Minerak Ca berfungsi dalam pembentukan tulang, P berfungsi memelihara pertumbuhan dan kesehatan tulang, dan Mg berfungsi mempertahankan denyut jantung normal dan kekuatan tulang.

Serat alami oligosakarida yang tersimpan dalam ubi jalar dapat mencegah sembelit dan memudahkan buang angin. Kandungan serat sebagai komponen nongizi ini, juga bermanfaat bagi keseimbangan flora usus dan prebiotik, merangsang pertumbuhan bakteri yang baik bagi usus sehingga penyerapan zat gizi menjadi lebih baik dan usus lebih bersih. Pada anak terutama balita, ubi jalar dapat mengurangi resiko kebutaan. Tanin dalam tepung sorgum juga memiliki manfaat positif pada kadar tertentu bagi kesehatan, sehingga tepung sorgum dapat dianjurkan untuk dijadikan olahan pangan fungsional seperti bubur gel instan ini.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH